BITUNG, (manadoterkini.com) – Hubungan baik yang terjalin antara Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Bitung, bisa bertanda baik pada pemilihan Walikota 2015 mendatang. Tak pelak, peluang koalisi Partai Penguasa (Garuda Putih) di Bitung dengan partai banteng moncong putih tidak menutup kemungkinan sepanjang itu untuk kepentingan masyarakat.

Informasi menyebutkan Walikota Bitung Hanny Sondakh yang adalah Ketua PKPI Bitung, kekurangan figur untuk Pilwako Bitung 2015 mendatang. Sementara Ketua PDIP Bitung, Maurits Mantiri disebut-sebut sebagai calonnya orang nomor satu di Bitung saat ini. Bahkan isu bakal berkoalisinya kedua partai tersebut, mengingat pada pemilihan presiden belum lama ini kedua partai tersebut dalam satu koalisi Indonesia Hebat saat mendukung Jokowi – JK.

“Sah-sah saja PKPI dan PDIP berkoalisi, karena keduanya memiliki idiologi yang sama yakni Pancasil. Kedekatan kedua pimpinan partai tersebut bukan baru, tapi sudah lama. Jadi tidak menutup kemungkinan keduanya telah melakukan komunikasi Politik sejak lama,”kata sumber yang engan namanya dipublis.

Terpisah, Mantiri yang belakangan mendapat banyak dukungan dari berbagai kalangan untuk meneruskan kepemimpinan Henson, tak menepis kalau PDIP merupakan partai terbuka berkoalisi dengan parpol lainnya.“Pada dasarnya kami tidak ada masalh jika berkoalisi dengan PKPI. Apalagi memang PDIP butuh partai lain untuk koalisi karena harus memenuhi persyaratan 20 persen kursi di dewan,”ujar Mantiri.

Hubungan harmonis hingga pada kebijakan Walikota Hanny Sondakh, manakalah PDIP terus menunjang dan mendukung setiap kebijakan program Pemkot Manado di DPRD Kota Bitung. Seperti diketahui pemilihan legilatif tahun 2014, PDIP hanya mampu meraih 4 kursi, jadi perlu melakukan koalisi agar bisa memenuhi syarat dalam pencalonan di Pilwako. Dimana untuk mencalonkan Walikota dan Wakil Walikota minimal memiliki 20 persen kursi di DPRD atau 6 kursi dari 30 kursi di DPRD Bitung.(tr1)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Arus pendatang di Kota Bitung terus mengalami peningkatan. Tak pelak, Pemerintah Kota Bitung memperketat pemberian surat Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bitung, Drs Efreinhard Lomboan, mengatakan pihaknya sangat selektif dalam mengeluarkan KTP.

“Jadi perlu diketahui jika ada pendatang tidak memiliki identitas, pihaknya tidak akan memberikan KTP. Namun apabila ada surat pindah bisa dilakukan pembuatan KTP,”ujar Lomboan.

Untuk itu Lomboan mengingatkan Camat, Lurah, Pala dan RT menyeruhkan akan hal ini.” Jadi pendatang yang tidak memiliki indentitas jangan dilayani untuk pengurusan KTP,”katanya.

Hal tersebut mendapat dukungan elemen masyarakat. Seperti yang disampaikan Ketua LSM Trias Politika Sulut Herry Mamontoh.”Saat ini kami menduga banyak pendatang yang harus diwaspadai akan identitasnya. Jangan sampai pendatang baru 2 bulan di Bitung tidak ada indentitas lainnya namun sudah mengantongi KTP,”tuturnya.

Makanya, Mamontoh meminta kepada Pemkot Bitung melakukan sidak atau sweeping KTP, karena di Bitung akhir-akhir ini banyak sekali pendatang yang mencari rumah kontrakan dan meminta untuk penghuni rusunawa harus benar-benar di selektif.

“Kami meminta agar pengurusan KTP oleh Camat, Lurah, Pala hingga RT harus sesuai dengan prosedur. Jangan sampai para aparat pemerintahan ini gelap mata dengan sogokan mereka,”pungkasnya.(tr1)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Dugaan adanya kong-kalingkong perusahan pemenang tender proyek jalan tol Manado – Bitung dengan panitia lelang mencuat. Menurut Sekretaris Jendral Brigade Manguni (BM) Indonesia Marcel Maramis SH MH, indikasi adanya kong-kalingkong antara dengan penitia lelang tersebut, karena meloloskan perusahan yang tidak berpengalaman membuat jalan.

“Ini aneh mereka lolos sementara tidak ada pengalaman buat jalan. Sedangkan perusahan yang berkompetan untuk pembangunan jalan tol tidak diloloskan,”kesalnya.

Untuk itu, Maramis akan terus mengusut indikasi kecurangan tersebut.”Kita tidak mau ada mafia pembuatan jalan. Karena ini menyangkut fasilitas publik,”tegas Maramis.

Terpisah, panitia pelaksana lelang dari balai jalan, Windu, mengatakan tak mau berkomentar terkait evaluasi tender ini.” Kalau mau langsung ke kantor saja,”singkat Windu ketika dikonfirmasi lewat ponsel.

Sementara itu, Sekretaris Kota Bitung Drs Edison Humiang, mengatakan permerintah kota dalam hal ini hanya bisa mengintervnsi sebatas mengusulkan saja.”Itu dibawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Aspirasi masyarakat ini kita tampung untuk disampaikan ke pihak terkait,”katanya.(tr1)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bitung, Ferdinand Tangkudung, mengatan pengadaan buku kurikulum 2013 (K-13) telah dievaluasi. Menurutnya, evaluasi dilakukan bersama seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se- Indonesia.

“Untuk Bitung memang telah terdistribusi. Namun kendalanya ketermbatan penyaluran serta tema dari buku terkadang tidak sesuai,”terang Tangkudung.

Lanjut Tangkudung, dari evaluasi itu ditarik kesimpulan perlu ada perhatian dari Lembaga Kajian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai lembaga yang menangani ini.

“Diharapkan dapat menata dengan baik pengadaan buku di Kabupaten/Kota se-Indonesia,”pungkasnya.(tr1)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Pamasangan lampu hias jalan yang menelan anggara sekitar Rp 400 Juta di Dinas Tata Ruang disorot. Pasalnya, pengerjaan proyek tersebut dinilai lamban, karena sejak Januari baru 37 unit yang terpasang dari target 187 unit.

“Karena anggarannya sudah ada, seharusnya cepat teralisasi. Tapi saat ini sudah tidak ada aktivitas pemasangan sama sekali,”kata personil LSM Lautan Bersatu, Darma Baginda.

Senada tokoh muda Bitung, Donald Bentian SH, menuturkan aktivitas pemasangan lampu hias ini belum tampak. “Kita belum lihat dimana-mana saja pemasangan lampu hias itu. Saya pikir dinas terkait harus lebih serius dan menujukkan kinerja,”tandasnya.

Terpisah, Kadis Tata Ruang, Stephen Tuwaidan, mengakui saat ini memang terhenti pemasangan. “Nanti mulai lagi Oktober karena petugas kita masih disibukan dengan aktivitas kerja di kantor,”katanya.

Lanjutnya, anggaran Rp 400 juta itu juga tidak semuanya untuk pengadaan lampu, karena Rp 200 juta untuk biaya perawatan.(tr1)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Ferdinand Tangkudung, SIP Msi, mengajak masyarakat ikut mengawasi Bantuan Oprasional Siswa (BOS) triwulan III serta Dana Alokasi Khusus.“Bos untuk triwulan III dan DAK telah dicairkan serta sementara berjalan,”ujar Tangkudung.

Lanjutnya, semua sekolah penerima BOS dan DAK harus menjalankan sesuai aturan dan tepat sasaran. “Apabila didapati menyimpang dari mekanisme, mohon masyarakat atau komite sekolah segera melaporkan ke Dikpora. Dan sekolah mana yang didapati menyimpang dari mekanisme akan mendapatkan sanksi tegas,”tegasnya.(tr1)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Walikota Bitung Hanny Sondakh, mengimbau kepada warga untuk mewaspadai cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini. Seperti halnya nelayan diminta tidak melaut pada kondisi hujan badai.

“Angin bertiup begitu kencang akhir-akhir ini. Jadi jangan memaksakan melaut pada kondisi cuaca yang kurang baik,”ujar Sondakh.

Walikota juga mengingatkan akan potensi kebakaran. Pasalnya, sudah berapa kasus kebakaran yang terjadi belakangan.

“Makanya semua potensi yang bisa menyebabkan kebakaran harus harus diminimalisir,”pungkasnya.(tr1)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi impian Pemkot Bitung kedepan. Tak ayal, anggaran untuk pendidikan mendapat porsi yang besar di APBD 2015. Demikian dikatakan Kabag Humas dan Protokol Pemkot Bitung, Erwin Kontu SH.

“Total anggaran yang ditata untuk pendidikan Rp 27,25 persen. Jadi tidak benar kalau anggaran untuk pendidikan hanya Rp 1,6 Miliar,”ujar Kontu.

Lanjutnya, angka Rp 1,6 miliar tersebut hanya biaya oprasional Dikpora. Total anggaran untuk pendidikan sebesar Rp 181 miliar lebih dan ini cukup besar. Ini menandahkan Pemkot Bitung konsisten untuk kemajuan pendidikan dan kesehatan serta program lainnya.

“Semua untuk kemajuan Kota Bitung. Tidak ada yang diabaikan tetapi tetap melihat skala prioritas,”kunci juru bicara Pemkot Bitung itu.(tr1)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Bagi hasil pajak kendaraan bermotor dari Pemprov Sulut melalui UPTD Dispenda atau Samsat Kota Bitung, diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Edison Humiang. Bagi hasil pajak untuk bulan April dan Mei 2015 tersebut diserahkan Sekprov Sulut Ir Siswa Mokodongan.

“Ya, bagi hasil pajak untuk bulan April Rp. 2.568.879.878 sedangkan untuk bulan Mei berjumlah Rp.2.174.360.433. Pajak bagi hasil diserahkan bersama Kabupaten/Kota di Sulut oleh Pak Sekprov,”ujar Humiang.

Dalam kesempatan tersebut, kata Humiang, Sekprov Sulut banyak membahas tentang hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2014. Dimana terdapat tunggakan pajak kendaraan bermotor yang kurang lebih 300 ribu kendaraan roda dua dan 93 roda empat tersebar di Sulut.

“Tunggakan ini harus ditagih Dispenda Sulut melalui UPTD/Samsat di Kabupaten /Kota, kepada wajib pajak kendaraan bermotor,” tukasnya.(hez)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ir Mourits Mantiri, kabarnya dipercayakan kembali menjadi pimpinan di Dewan Kota Bitung untuk periode 2014-2019.

“Jika itu perinta partai sebagai kader harus siap mengamankannya. Tentunya kami siap menjalankannya,”tutur Politisi yang dekat dengan kalangan Pers tersebut.

Dilain pihak, informasi nama Wakil Ketua DPRD Bitung periode 2009-2014 itu masuk dalam daftar nama-nama pimpinan dewandari PDIP, Kabupaten/Kota di Sulut.

“Memang SK dari DPP PDIP belum turun secara resmi ke DPD dan DPC, tapi nama Mantiri keluar sebagai pimpinan dewan di Bitung,”ujar sumber resmi manadoterkini.com sembari meminta namanya jangan dipublis.

Bahkan perkembang kabar dua nama calon pimpinan yang diusulkan oleh DPC PDIP Kota Bitung, termasuk di dalamnya Mantiri.

“Dua nama yang diusulkan tersebut Mourits Mantiri dan Robby Lahamendu,”kata sumber.

Alhasil, banyak kalangan berpendapat jika Mantiri menjadi pimpinan dewan apakah beliau masih diperkenankan mencalonkan diri sebagai Walikota Bitung. Pasalnya, politisi low profil tersebut sangat layak maju pada pemilihan kepala daerah kota Bitung tahun depan.

“Mantiri memiliki basis masa yang terbilang fanatik. Beliau memang layak mengantikan Sondakh, karena memiliki kemampuan menjadi Walikota Bitung,”ujar Romel warga Aertembaga.(hez)