Pemprov Sulut Juara 1 Tingkat Nasional Penghargaan Paritrana Award 2019

SULUTmanadoterkini.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw meraih juara I tingkat Nasional dalam penghargaan Paritrana Award 2019 yang digelar secara virtual oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK), Rabu (12/8/2020).

SUlutPenghargaan ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin kepada Pemprov Sulut sebagai pemenang dari kategori pemerintah provinsi.

SulutDiketahui, tujuan pemberian penghargaan Paritrana adalah untuk meningkatkan kepedulian dan citra positif Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada pemerintah, perusahaan dan masyarakat serta meningkatkan dukungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota.

SulutDalam meningkatkan cakupan kepesertaan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, yakni untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kematian (JKm).

Usai menerima Paritrana Award, Gubernur Olly menyambut dengan ucapan syukur. “Kita bersyukur karena hasil kerja kita bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan yang ada di Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat sehingga kita mendapatkan juara satu atas penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan Paritrana bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” kata Olly.

SUlutMenurut Gubernur Olly dibandingkan dengan daerah lainnya Sulut mempunyai beberapa kelebihan dalam memberikan jaminan sosial bagi tenaga kerja di daerah, antara lain memberikan jaminan sosial bagi pekerja sosial dari kematiannya, kecelakaan kerjaannya, hal ini sangat penting dan yang melakukan baru ada di Sulawesi Utara kalau di tempat lain yang ada hanya untuk karyawan untuk itulah Sulut boleh meraih juara I. (Adv/Rizath)

Momentum Idul Adha 1441 H, Pemkot Bitung Salurkan Hewan Kurban

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Melalui momentum Idul Adha 1441 H, yang jatuh pada 31 Juli 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung menyalurkan hewan kurban.

Penyerahan hewan kurban berupa 15 ekor sapi dan 10 ekor kambing secara simbolis ini, dilakukan Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban, SE MSi bertempat di Masjid Jami’ An-Nur Kelurahan Girian, kecamaran Girian.

bitungWali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa bantuan hewan kurban ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan seluruh warga muslim di Kota Bitung, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.

bitungDikatakan pula tujuan pemberian hewan kurban ini adalah meneladani syariat Nabi Ibrahim Alaihis Salam, menumbuhkan kesadaran dan peran serta umat Islam dalam menumbuhkan kecintaan kepada sesama dalam perwujudan taqwa kepada Allah SWT, juga untuk memperkokoh tali silahturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

bitungDalam kesempatan itu, Wali Kota Maximiliaan Jonas Lomban dan keluarga Lomban – Rawung serta Wakil Wali Kota Maurits Mantiri dan keluarga Mantiri – Tangkudung menyampaikan selamat memaknai dan merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H. (Refly/Adve)

Idul Adha 1441 Hijriah, Pemkab Minahasa Salurkan 35 Sapi Kurban

minahasamanadoterkini.com, MINAHASA – 35 ekor sapi disalurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dalam rangka Hari Raya Kurban atau Idul Adha 1441 Hijriah tahun 2020, Jumat (31/07/20) hari ini.

Bupati Minahasa Dr Ir Royke O Roring (ROR) menyerahkan secara langsung hewan kurban di Masjid Agung Al Falah Kyai Modjo Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tondano Utara.

Saat menyerahkan, ROR menyampaikan bahwa masyarakat harus membiasakan diri dengan tatanan normal baru. “Dalam tatanan normal baru, protokol kesehatan wajib kita taati,” ujar ROR.

minahasa“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Minahasa serta Keluarga Roring-Lumanauw dan Keluarga Wakil Bupati Dondokambey-Lengkong menyampaikan selamat merayakan hari raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun 2020 kepada segenap umat muslim di Kabupaten Minahasa tercinta ini,” ungkapnya

ROR juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, juga kepada pimpinan Bank Sulutgo, dan BNI Cabang Tondano yang telah mendukung Pemkab Minahasa dalam penyaluran hewan kurban untuk semua Masjid di Minahasa.

Diwaktu bersamaan, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD) menyerahkan hewan kurban di Masjid AL Hijrah Kelurahan Rinegetan Kecamatan Tondano Barat.

manadoSaat menyerahkan hewan kurban, RD menyampaikan bahwa kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Minahasa telah mendapatkan banyak pengakuan dari berbagai pihak. Karena itu, kerukunan yang terjaga selama ini harus terus dilestarikan.

“Daerah lain mengambil contoh di daerah kita terkait kelestarian kerukunan antar umat beragama. Dan kita harus bangga dengan hal itu. Karenanya, wajib bagi kita melestarikanya,” singkat RD.

Diwaktu yang sama juga Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Frits Muntu, menyerahkan hewan kurban di Masjid AT Taubah Kelurahan Kendis Kecamatan Tondano Timur.

Pada kesempatan tersebut, Muntu membacakan sambutan Bupati Minahasa yang isinya mengandung makna ucapan selama Idul Adha bagi umat Muslim. (fis)

Dilaunching awal Tahun 2020, #MariJoBakobong ala GSVL sedot perhatian publik

mari jo bakobong
Walikota GSVL didampingi Sekda Mikler Lakat dan Kadis Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, M Sofyan saat pencanangan Manado Bakobong Februari lalu

manadoterkini.com, MANADO – Pogram cerdas #MariJoBakobong ala Walikota GS Vicky Lumentut, dengan turun langsung serta mengajak masyarakat menanam memanfaatkan lahan tidur dan pakarangan rumah jauh sebelum Kota Manado, Sulawesi Utara terkena dampak Covid-19, sunggu sangat luar biasa.

Sejak di-launching atau dicanangkan pada 28 Februari 2020 silam, lewat Gerakan Manado Bakobong dengan #MariJoBakobong belakangan ternyata menyedot perhatian public Nyiur Melambai.

mari jo bakobong
Ketua TP-PKK Kota Manado Prof Paula Lumentut – Runtuwene turut mendampingi Walikota GS Vicky Lumentut melaunching Manado Bakobong #MariJoBakobong

Pasalnya, berbagai komoditi yang ditanam sudah ada yang panen dan terus panen di tengah pandemi covid-19. Program pertanian yang digagas Pemkot Manado ini seakan sudah mengantisipasi dampak gejolak ekonomi global.

“Program #MariJoBakobong salah satu upaya kita (Pemkot Manado,red) menjaga ketahanan pangan akibat gejolak ekonomi global dikemudian hari. Kita harus mengantisipasinya dengan memanfaatkan lahan dan pekarangan rumah,” ujar GSVL kepada wartawan usai melakukan launching Manado Bakobong dengan #MariJoBakobong, Jumat (28/2/2020) silam.

manadoKepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (DPKP) Kota Manado, M.Sofyan menegaskan program cerdas #MariJoBakobong yang dicanangkan Walikota GS Vicky Lumentut, sebelum pandemi covid-19 melanda Kota Manado.

“Sejak dilaunching 28 Februari 2020 silam, program #MariJoBakobong sudah beberapa kali-kali panen dengan berbagai komoditi di sejumlah tempat di Kota Manado,” ujar Sofyan kepada wartawan, Selasa (21/07/2020) siang.

Program Ba Kobong Menginspirasi Ditengah Pandemi

 

manadoSejak dicanangkan, lahan milik Pemkot Manado yang ditanami jagung, cabe dan berbagai tanaman lain, sudah berulang kali dipanen sehingga telah menunjukan hasil. Jadi tidak heran, program cerdas tersebut saat ini telah menjadi role model untuk berbagai pihak.

Kepolisian, TNI, Lapas, pihak swasta, rumah ibadah dan berbagai lapisan masyarakat mulai dengan dukungan dari Pemkot Manado, mulai memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah atau lahan yang belum digarap untuk ditanami berbagai tanaman.

“Mari, ASN, THL dan kelompok tani di Kota Manado, kita manfaatkan lahan tidur yang ada termasuk pekarangan rumah kita, untuk bercocok tanam dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatkan pendapatan dari kelompok tani yang ada di Kota Manado,” ujar Walikota

“Marijo Bakobong” Guna Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

 

manadoSeakan tahu pandemi Covid-19 akan berdampak signifikan bagi perekonomian, Gerakan “Manado Ba Kobong” ini menjadi salah satu strategi ampuh untuk menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi.

“Bila ini sudah jalan, kita bisa memenuhi kebutuhan pangan kita sendiri di tengah pandemi ini. Tidak perlu lahan besar, pekarangan kita bisa manfaatkan, jika tidak punya pekarangan kita bisa gunakan polybag,”terang Walikota

Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia menyebut, program ini jika dikelola dengan serius bisa menjadi sumber pendapatan baru, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih mandiri.

“Kita ingin masyarakat Kota Manado menjadi masyarakat yang produktif, mandiri dan sejahtera di tengah pandemi di era adaptasi kebiasan baru “ujar Walikota kembali.

TNI/Polri dan Swasta “Ba Kobong”

 

ba kobong
Walikota GSVL bersam Kapolres Manado panen jagung manis

Menariknya, program cerdas yang terus digaungkan Walikota GSVL juga selaku Ketua PKB Sinode GMIM terus mendapat respon positif, bahkan mulai diikuti berbagai pihak.

“Program ini sangat baik sehingga mendapat respon yang luar biasa dari berbagai kalangan. Kami telah melakukan kerjasama tidak hanya dengan kelompok tani tapi dengan TNI/Polri, pihak Swasta bahkan pribadi-pribadi,” kata Sofyan.

mari jo bakobong
Launching Gerakan Manado Bakobong #MariJoBakobong

Lanjutnya, ada berbagai jenis tanaman yang menjadi unggulan dalam program Manado Bakobong #Marijo Bakobong” ini. Mulai dari rica, umbi-umbian, kacang-kacangan, jagung, sayur-mayur, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kebutuhan dapur.

“Dengan demikian, kita sudah menjaga ketahanan pangan di Kota Manado tetap stabil, apalagi di situasi pandemi Covid-19 ini. Dan Pak Walikota sudah memprediksinya sebelum Covid-19 menyebar,” jelas Sofyan. (lipsus/aldi)

HUT ke 397 Kota Manado ditengah Pendemi Covid-19, GSVL : “Bersama torang bisa”

manado
Walikota GS Vicky Lumentut bertindak sebagai inspektur Upacara HUT ke-397 Kota Manado yang dilaksanakan secara virtual

Kota Manado kini genap berusia 397 tahun, Selasa (14/07/2020) kemarin. Tak ada perayaan besar-besaran seperti yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini hanya perayaan sederhana berupa upacara di Ruang Serbaguna Kantor Walikota, Jln Balaikota Tikala.

manado
Pembacaan Teks Pancasila oleh Walikota GS Vicky Lumentut

Dalam upacara dimana Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) menjadi inspektur, terbatas diikuti sedikit orang. Hanya ada Wakil Walikota Mor Bastiaan, Ketua DPRD Aaltje Dondokambey, Ketua TP-PKK Julyeta PA Runtuwene, Wakil Ketua TP-PKK Imelda Markus, Sekda Micler CS Lakat, Forkompimda, beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta beberapa pejabat. Selebihnya diikuti melalui virtual. Dalam sambutannya, Walikota GSVL mengucapkan puji syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan Kota Manado hingga boleh mencapai usia 397 tahun, atau hampir empat dekade, meskipun harus dirayakan di tengah masa pandemi Covid 19.

 

Pidato Walikota GS Vicky Lumentut dalam rangka HUT ke-397 Kota Manado

 

manado
Pidato Walikota GS Vicky Lumentut dalam rangka HUT 397 Kota Manado

Puji syukur kita boleh mengikuti upacara peringatan HUT kota ke 397 tahun, meski di tengah pandemi Covid-19. Ini pertama kali dalam sejarah Kota Manado, upacara peringatan HUT kota dilakukan secara virtual karena harus mematuhi protokol kesehatan. Walaupun demikian, dapat saya sampaikan, bahwa ada sejumlah pencapaian yang diraih oleh Kota Manado sepanjang tahun 2019-2020, beberapa di antaranya diganjar dengan penghargaan. Kita bersyukur bahwa sekian pencapaian tersebut merupakan penanda kerja keras, kerja sama dan kerja cerdas pemerintah bersama masyarakat Kota Manado.

Kini, daya juang dan kebersamaan kita sebagai masyarakat kota manado tengah diuji dengan api pemurnian oleh pandemi. Kita harus siap fisik dan mental dalam menghadapi Covid-19. Kita harus membangun pemahaman, kesadaran, dan kesediaan, bahwa zaman yang tidak normal ini harus disikapi dengan kenormalan yang baru pula. Cermat memilah informasi for cegah hoax, karena informasi yang tidak benar atau hoax dapat memecah belah dan menyesatkan masyarakat. Dari upaya-upaya tersebut, niscaya kita dapat menekan dan mengurangi penularan Covid-19 sampai Kota Manado tidak lagi menjadi zona merah penyebaran virus corona.

manado
Suasana peringatan HUT Kota Manado di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado

Saya percaya, kita dapat mengupayakan yang terbaik, karena kita memiliki tradisi yang melekat erat dalam ingatan, yakni bahwa kita hidup untuk memanusiakan sesama manusia. Bersama kita bisa bersinergi untuk menyambut new normal. Bersama kita bisa membangun kembali ekonomi yang terdampak pandemi. Bersama kita bisa mematuhi protokol kesehatan. Bersama kita bisa melalui pilkada serentak di masa pandemi seraya mengutamakan keselamatan pemilih melalui penerapan protokol kesehatan. Tak henti-hentinya, saya sampaikan terima kasih kepada semua yang telah bekerja sama, bekerja keras dan bekerja cerdas selama ini. secara khusus, terima kasih kepada para tenaga medis, garda depan dalam penanganan pandemi Covid-19.

 

Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Manado secara virtual

 

manado
Sidang Paripurna Istimewa DPRD Manado yang dilaksakan secara virtual

Setelah upacara, dilanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa juga secara virtual bertempat di Ruang Utama Sidang Paripurna DPRD Kota Manado, dipimpin langsung Ketua DPRD Aaltje Dondokambey, didampingi Wakil Ketua, dan diikuti Anggota DPRD, dihadiri Asisten I Setdaprov Sulut Edison Humiang mewakili Gubernur Olly Dondokambey.

Pada kesempatan itu, Walikota GSVL membacakan berbagai pencapaian yang sudah dilakukan Pemkot Manado dalam membangun kota ini, khususnya sederet pencapaian, keberhasilan dan penghargaan yang diperoleh sejak Juli 2019 hingga Juni 2020:

GSVL
Walikota GS Vicky Lumentut membawakan sambutan dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Manado.
  1. Manado meraih 30 Penghargaan
  2. Indikator Pembangunan Makro Manado tahun 2019 (dibandingkan 2018)
  3. Indeks Pembangunan Manusia Kota Manado, 79,12 meningkat dari 77,59

b Angka Harapan Hidup naik dari 71,52 menjadi 71,80

  1. Angka Pertumbuhan Ekonomi (PE) 6,03 persen, 6,65 persen. Meskipun turun, lebih tinggi PE Sulut 5,66 persen, dan PE Indonesia 5 persen
  2. Angka Kemiskinan, 5,51 persen, 5,38 persen. Di bawah angka kemiskinan Sulut sebesar 7,66 persen dan Indonesia 9,40 persen
  3. Angka Pengangguran, naik menjadi 10,46 persen di tahun 2019 dibandingkan 2018 10,38 persen. Ketidakseimbangan pertumbuhan angkatan kerja dengan kesempetan kerja masih menjadi tantangan terbesar mengatasi masalah pengangguran selain kualitas kompetensi dan produktivitas yang relatif rendah.
  4. PDRB 2019 naik menjadi Rp.86,22 juta, dibandingkan 2018 hanya Rp.79,19 juta
  5. Data-data serta pencapaian tersebut menjadi referensi penting dalam mengevaluasi pelaksanaan pemerintahan yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.

Komitmen ini tercermin dalam program pro rakyat seperti:

  1. Bantuan Sosial Kematian Rp.9,5 Milyar (Tahun 2020 Naik menjadi Rp15,7 Milyar)
  2. Bantuan Sosial Lansia Rp.36 Milyar
  3. Bantuan Sosial Siswa Miskin Rp.6 Milyar
  4. Dalam menghadapi, mencegah, meminimalisasi dan memitigasi bencana non alam Covid-19 meminimalisasi Rp.96,98 Milyar untuk mengatasi pandemi, dengan perincian:

– Penanganan Kesehatan Rp.32,18 Milyar

– Penanganan Dampak Ekonomi Rp.7,66 Milyar

– Bantuan Sosial dan Jaring Pengaman Sosial Rp.57,15 Milyar

manado
Forkopimda Kota Manado

Walikota GSVL berujar bahwa pencapaian-pencapaian tersebut hanyalah pemacu dan pemicu dirinya untuk terus bekerja hingga masa tugas sebagai Walikota Manado berakhir Mei 2021 mendatang. “Terima kasih atas kerjasama yang baik eksekutif dengan legaislatif, saran dan masukan dari rekan-rekan anggota dewan akan menjadi poin penting bagi kami dalam menjalankan pemerintahan,” ujar Walikota Manado dua periode ini. (Lipsus)

Momentum Hari Koperasi ke-73, Koperasi Harus Jadi Pionir Ekonimi Rakyat

Lomban
Kiri -Kanan : Dra. Khouni Lomban Rawung, MSi (Ketua TP PKK Kota Bitung) – Maximiliaan J Lomban, SE MSi (Wali Kota Bitung) – Ir. Maurits Mantiri, MM (Wakil Wali Kita Bitung) – Rita Mantiri Tangkudung, ST (Wakil ketua TP PKK Kota Bitung)

manadoterikini.com, BITUNG – Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-73 yang jatuh pada 12 Juli 2020 dijadikan momentum untuk menopang ekonomi kerakyatan. “Pandemi COVID-19 harus menjadi momentum persatuan koperasi di Indonesia terlebih khusus di kota Bitung. Koperasi harus tetap hadir dan sebagai pionir ekonomi rakyat di masyarakat sesuai dengan desain awal koperasi sebagai sistem pertahanan di tingkat akar rumput,” ujar Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban, SE MSi

Selain itu, Lomban juga terus mendorong agar koperasi tetap menjadi instrumen utama dalam Ekonomi Pancasila. Ekonomi Pancasila merupakan ekonomi yang mengedepankan kebersamaan dan loyalitas bersama sebagaimana cita-cita Bapak Koperasi Indonesia Moh Hatta: koperasi harus mewujudkan Ekonomi Pancasila yang menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lomban
Pemkot Bitung Dalam Momentum Hari Koperasi Nasional ke-7

“Meski kita terbatas dan kesulitan untuk bertemu secara fisik, akan tetapi ikatan sosial di antara kita tidak boleh putus. Itulah ikatan dan branding baru yang harus dibangun oleh koperasi. Pemerintah hadir untuk lebih menguatkan posisi koperasi di Indonesia terlebih khusus di Kota Bitung. Pemerintah tegas melakukan akselerasi, persatuan dan kebersamaan mengelola agar koperasi dapat lebih maju dan tampil lebih kuat dalam membangun ekonomi bangsa,” ucap lomban.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian khusus kepada koperasi di masa Pandemi COVID-19. Contohnya bisa dengan memberikan stimulus agar koperasi bisa berperan lebih besar menghadapi pandemi. “Koperasi pun membutuhkan stimulus agar bisa berperan lebih besar dalam menghadapi pandemi,” tutur Mantiri. (Refly /Advetorial)

Hasil “Manado Bakobong” ditengah pandemi, Walikota dan Kapolres panen jagung dan kacang hijau

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut mengarap kembali lahan yang siap untuk ditanami komoditi.

Awal Maret 2020 lalu, Pemerintah Kota Manado telah mencanangkan program “Manado Bakobong”, yang tujuannya, untuk ketahanan pangan. Alhasil, Jagung dan Kacang Hijau tersebut, telah membuahkan hasil dan mulai dipanen oleh Walikota GS Vicky Lumentut dan Kapolres Manado AKBP Elvianus Laoli SIK, , Jumat (26/06/2020) kemarin di Ringroad II, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget.

Saat melanching Manado Bakobong lalu oleh GSVL, berbagai komoditi di tanam di lokasi perkebunan Pemkot Manado. Dan kini hasilnya bisa dinikmati kelompok tani binaan Pemkot Maando melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP).

“Puji syukur kepada Tuhan, program Manado Bakobong yang sudah mulai dilakukan sebelum pandemi ini ada di Manado, telah membuahkan dan saat ini kita panen bersama,” ujar Walikota GSVL di lokasi perkebunan.

Usai memanen, kemudian lanjutkan dengan penanaman kembali bibit jagung dan bibit kelapa.

 

GSVL ajak manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah

 

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut dan Kapolresta AKBP Elvianus Laoli menyiram jagung di perkebunan Pemkot Manado di Buha yang tak lama lagi dipanen.

Upaya ketahanan pangan di masa pandemi terus digalakkan Pemkot Manado. Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengajak warga agar manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah untuk bercocok tanam.

“Mari kita manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah kita, untuk bercocok tanam sebagai upaya ketahanan pangan di masa pandemi. Karena dalam menjaga ketahanan pangan di masa pandemi ini, sektor pertanian menjadi harapan, tulang punggung di tengah upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19,” ajak Walikota GSVL.

Dijelaskannya, untuk perkebunan Pemkot Manado di Kelurahan Buha ini akan terus menjadi percontohan bagi petani. Dimana ada berbagai komoditi yang ditanam, antara lain rica, tomat, bawang, ubi, jagung, kacang hijau dan lain sebagainya.

gsvl“Lahan ini akan terus menjadi percontohan bagi petani di Kota Manado. Karena komoditi yang akan ditanam ini diproses ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi pertanian,” ujar Walikota GSVL.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat Pemkot Manado, diantaranya Staf Ahli Walikota Hans Tinangon, Asisten II Philips Sondakh, Asisten III Peter KB Assa, Kadis PKP Muh Sofyan, Kadis Pariwisata Lenda Pelealu, Kalak BPBD Donald Sambuaga, dan Kabag Pemhumas Sonny Takumansang.

Juga ada sejumlah personil Polresta Manado, Ketua FKUB Pdt Renata Ticonuwu dan sejumlah kelompok tani.

 

“Manado Bakobong”, upaya ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19

 

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut bersama Kadis PKP M Sofyan

Pemerintah Kota Manado memang terus menggalakan kegiatan program “Manado Bakobong” sebagai salah satu upaya ketahanan pangan di tengah masa pandemi Covid-19.

Program ketahanan pangan keluarga ini diketahui sudah digiatkan Walikota GSVL sejak awal tahun 2020, dan ia sudah memprediksi bahwa pandemi Covid-19 akan mewabah ke seluruh dunia, tak terkecuali Kota Manado.

“Mengingat saat itu ada penerbangan direct langsung Manado ke China, dan sebaliknya. Saya sudah memperkirakan, wabah ini akan berdampak luas ke seluruh dunia, mengingat penyebarannya sangat cepat,” ujar Walikota GSVL.

Karena itu, ia mengajak warga Kota Manado untuk memanfaatkan lahan tidur, pekarangan rumah untuk ditanami kebutuhan dapur. Dan hal itu sudah dilakukannya di pekarangan rumahnya di Godblessn Hill Malalayang.

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut bersama Kadis PKP M Sofyan

Beberapa hari lalu juga, bagian dari kegiatan Manado Bakobong, Walikota GSVL didampingi Ketua TP-PKK Prof DR Julyeta PA Runtuwene (JPAR), mengikuti giat tanam rica bersama Kelompok Tani Solagratia Tongkaina, Kelurahan Tongkaina.

“Ayo tetap sosialisasikan serta kerja Manado Bakobong untuk ketahanan pangan keluarga dan ketahanan imun,” ajak Walikota GSVL.

Pengertian ketahanan pangan, tidak lepas dari UU No. 18/2012 tentang Pangan. Disebutkan dalam UU tersebut bahwa Ketahanan Pangan adalah “kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan”. (LIPSUS)

ROR Dampingi Olly Serahkan Bantuan di Pesisir Timur Minahasa

manadoterkini.com, MINAHASA – Bupati Minahasa Dr Ir Royke O Roring (ROR) mendampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyerahkan bantuan bahan pokok kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di pesisir timur Minahasa pada Jumat (26/08/20).

minahasaPenyerahan bantuan dimulai di Desa Temboan Kecamatan Langowan Selatan. Selanjutnya Olly didampingi ROR bersama rombongan menuju desa Ranowangko Dua Kecamatan Kombi, tepatnya di Gereja GMIM Kanisa Jemaat Tiberias.

minahasaDalam kesempatan itu Gubernur dan rombongan meberikan bantuan kepada warga termasuk para pelayan khusus yang ada di jemaat tersebut.

“Pada kesempatan yang baik ini kaki menyerahkan 151 paket sembako dan APD di Desa Temboan Kecamatan Langowan Selatan. Dan 240 paket sembako dan APD kepada masyarakat yang berada di Desa Ranowangko Dua Kecamatan Kombi,” ungkap Olly.

minahasaGubernur juga menyampaikan bahwa bantuan ini telah dilaksanakan diberbagai wilayah di Sulawesi Utara. “Ini merupakan kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Dan diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid -19 ini,” jelasnya .

Sementara itu Bupati ROR menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut, merupakan sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Minahasa. “Kiranya bantuan ini bisa membantu masyarakat yang benar-benar terdampak dari Covid-19,” ujar Bupati.

ROR juga meminta agar Camat dan Hukum Tua/Lurah supaya lebih aktif melakukan pendataan kepada masyarakat yang layak menerima bantuan. “Saya berharap agar para Camat dan Lurah atau perangkat lebih aktif dan teliti dalam melakukan pendataan, sehingga bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran,” tandasnya.

“Mari kita jaga diri, jaga keluarga, dengan mengikuti himbauan pemerintah untuk melaksanakan protokol kesehatan melawan Covid-19,” sambungnya.

Hadir juga dalam rombongan tersebut yakni Ketua Sinode GMIM Pdt Dr Hein Arina MTh, Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw SE, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo SSos MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa Dr Denny Magala MSi, Camat Langowan Selatan Donal Lumingkewas SPt, Camat Kombi Deidy Tumarar dan para Kumtua. (fis)

Kapabilitas APIP dari BPKP, Pemkot Manado Raih Level 3

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Level 3 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya bisa diraih Pemkot Manado melalui Inspektorat.

Prestasi yang membanggakan tersebut diterima langsung Walikota DR. Ir. G.S Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, di kantor BPKP Perwakilan Sulut, Rabu (10/6/2020).

manadoWalikota Manado pilihan rakyat dua periode ini mengatakan tahun 2020 ini Pemkot Manado telah menerima beberapa penghargaan, antara lain WTP dari BPK-RI, kemudian nilai SAKIP BB dari Kementerian PAN-RB dan hari ini penghargaan Kapabilitas APIP Level 3 dari BPKP.

“Sebelumnya kita mendapatkan penghargaan level 1, saya kira itu tertinggi ternyata paling rendah. Kemudian saya instruksikan Inspektorat, saya tidak mau tahu di ujung kepemerintahan saya pokoknya kita harus dapat level 3. Akhirnya lewat kerja keras pihak Inspektorat dan bimbingan dari BPKP kita bisa mewujudkan itu,” ucap Walikota GSVL.

GSVL apresiasi bimbingan dan dorongan BPKP

Walikota Manado yang adalah Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini mengapresiasi pihak BPKP yang terus memberikan bimbingan dan dorongan kepada Inspektorat Kota Manado untuk mendapat hasil yang lebih baik.

“Terima kasih BPKP yang terus mendukung meng-asistensi kami. Saya juga harap BPKP tetap mengawal setiap kegiatan kami di masa pandemi covid-19 saat ini,” ujar GSVL, seraya memberikan apresiasi kepada jajaran Inspektorat kota Manado yang telah bekerja keras sehingga ada di level sekarang ini.

 

Nugraha : APIP level 3 di Sulut baru 7 daerah

manadoKepala BPKP Perwakilan Sulut, DR. Setya Nugraha menyebut, dari 16 kabupaten/kota di Sulut baru 7 daerah yang mendapat APIP level 3 termasuk Pemkot Manado.

“Inspektorat Kota Manado perlu diapresiasi karena begitu gigih untuk menaikan level APIP, bekerja keras sehingga hanya perlu tiga bulan untuk menyelesaikan laporan untuk penilaian,”ungkap Nugraha

Lanjutnya menjelaskan, Level APIP itu dari 1-5, secara nasional kurang dari 50 persen yang mendapat level 3, yang dapat level 4 baru dua instansi. Artinya, memang tidak mudah untuk sampai ke titik ini.

“Saya harap pemerintah kota tidak cepat bangga dengan capaian ini. Jangan cepat puas, tanggung jawab lebih berat karena menyandang level 3. Terus beri value, ibaratnya Inspektorat ini jadi mata dan telinga pemerintah, jadi tempat bertanya, tempat meminta saran. Jadi teruslah berkarya, sekali lagi selamat,” imbu Kepala BPKP Perwakilan Sulut ini.

 

Bulo : Level 3 APIP atas arahan dan petunjuk Walikota

manadoInspektur Kota Manado, Atto Bulo, SH, MH menambahkan apa yang diraih oleh Inspektorat Pemkot Manado dengan meraih level 3 ini, adalah semua atas arahan dari dan petunjuk dari Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota dan Bapak Sekretaris Daerah Kota Manado, yang didukung oleh semua Perangkat Daerah di lingkungan pemerintahan kota Manado,.

manado“Selain arahan dan petunjuk Walikota GSVL, juga dibawah bimbingan BPKP Perwakilan Sulut, Bapak, DR, Setya Nugraha bersama Tim yang ada,” tutur Bulo.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Kota Manado, Johnly Evans Tamaka, SE, Kabag Pem-Humas Kota Manado, Drs Sonny M. Takumansang, M.Si dan jajaran pejabat dilingkungan Inspektorat Kota Manado.

(LiputanKhusus)

Terus Perangi Covid-19, Bupati VAP Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Pemukiman Warga

Minutmanadoterkini.com, AIRMADIDI-Komitmen untuk memerangi Corona Virus Disease (Covid-19), terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) dibawah kepemimpinan Bupati DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh.

Buktinya, orang nomor satu di tanah Tonsea ini, kembali memimpin penyemprotan disinfektan sebagai bagian dari upaya antisipasi perkembangan pandemik Covid-19, yang dilakukan di pemukiman warga Kecamatan Kalawat, Senin (8/6/2020).

“Penyemprotan disinfektan ini kembali dilakukan untuk mencegah dan memerangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Minahasa Utara. Tentunya kita harus bahu-membahu dalam memerangi wabah ini. Penyemprotan disinfektan ini sebagai langkah serius, tindakan preventif, pencegahan terhadap virus Corona. Dalam menghadapi Covid-19 ini, kita akan terus tetap konsisten memutus rantai penularan virus Covid-19,” ujar Bupati VAP.

Lebih lanjut, Bupati VAP-sebutan akrab DR (HC) Vonnie Panambunan STh, usai memimpin langsung penyemprotan disinfektan, juga berbagi kasih dengan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat berupa masker dan uang tunai.

Minut“Menghadapi pandemi Covid-19, menghimbau masyarakat agar jangan resah dan jangan panik, tetapi tetap tenang dan tetap waspada, tetap mengikuti protokol kesehatan dan patuhi aturan pemerintah, bekerja dari rumah, jangan keluar rumah kecuali ada keperluan dan harus selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah, jaga jarak minimal satu meter, mencuci tangan sesering mungkin pakai sabun dengan air mengalir minimal 20 detik, semua ini untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease dan yang terpenting tetap berdoa memohon kepada Tuhan agar pandemi Covid-19 ini cepat berlalu sehingga kita bisa beraktivitas seperti biasa,” imbau Bupati VAP.

Sementara itu, penyemprotan tersebut diketahui melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dan Damkar yang dipimpin oleh Kasat Robby Parengkuan SH, personel Polres serta sejumlah Ormas dan LSM. Diungkapkan Parengkuan.

“Untuk penyemprotan disinfektan ini kami mengerahkan dua unit mobil Damkar. Selain dengan mobil Damkar, penyemprotan disinfektan juga dilakukan dengan alat handspray untuk ruangan di perkantoran pelayanan publik,” terang Kasat Pol PP Robby Parengkuan SH.(ADVETORIAL)