Cegah COVID-19, Pemprov Sulut Konsisten, Kerja Profesional, Terprogram dan Terukur

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Konsisten dan keseriusan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tak perlu diragukan lagi, kerja profesional, terprogram dan terukur hal penting yang dilakukan.

Aktifitas sebagai Gubernur dan sebagai gugus depan, mampu berjalan seiring, seirama, baik bersama
Jajaran dengan tugas rutin, maupun bersama Tim gugus depan dengan tugas penanganan pandemi.

Sulut hebatSejak awal penyebaran COVID-19 terdeteksi di Sulut, Pemprov secara gencar melakukan sosialisasi baik melalui baliho, media cetak, media elektronik dan televisi terhadap pencegahan dan penanganan COVID-19 dan mengajak masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah untuk tetap di rumah, memakai masker, cuci tangan, menyediakan tempat cuci tangan, makan makanan bergizi, physical distancing, tidak berkerumun dan berkumpul ditempat tempat ramai atau tempat umum terus dilakukan.

Disamping itu juga Pemprov melakukan penyemprotan disinfektan dan pemasangan bilik disinfektan serta tempat cuci tangan di kantor-kantor, rumah ibadah, pasar, terminal dan tempat-tempat umum lainnya.

MinselPemprov Sulut secara rutin melakukan konferensi pers yang disiarkan secara langsung melalui Channel YouTube untuk menyampaikan perkembangan terkini perihal perkembangan COVID-19, di samping memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat perihal sejauh mana penanganan COVID-19 di Sulawesi Utara yang dilakukan Pemprov melalui Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut.

Bahkan Gubernur Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw dan jajaran turun langsung menyisir daerah kepulauan untuk memberikan bantuan paket bahan pokok berupa 5 kilogram beras, 10 bungkus mie instan, 1 liter minyak goreng, 3 kaleng ikan siap saji dan 5 buah masker.

MinselRombongan menggunakan jet ski dan kapal menyeberangi lautan untuk membagikan bantuan di Pulau Gangga, Talise, Kinabuhutan dan Bangka serta pulau-pulau lainnya.

Selain itu, ada beberapa poin penting lainnya yang dibahas dalam rapat koordinasi percepatan penanganan COVID-19 diantaranya penambahan kapasitas perlengkapan kesehatan, optimalisasi alur rujukan ditingkat pelayanan kesehatan dan peningkatan pengawasan penumpang di bandara.

MinselPerkembangan kasus Covid-19, maka beberapa hal yang perlu disikapi oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yaitu :

1. penambahan kapasitas:
a. Perlengkapan Kesehatan seperti Ventilator, APD, Mobile X-Ray;
b. Ruangan Perawatan;
c. Ruangan Isolasi;
d. Rumah Singgah.

Minsel2. Untuk Rumah Singgah harus ada pemisahan sesuai tingkatan pemeriksaan (Reaktif, ODP, PDP, Positif). Ini untuk mencegah berjangkitnya virus dari yang sudah positif atau potensi positif.

3. Memaksimalkan Alur Koordinasi dan Alur Rujukan di Tingkat Pelayanan Kesehatan antar Provinsi dan Kabupaten/Kota (Rumah Sakit, Puskesmas dan lainnya)

Sulut4. Meningkatkan Koordinasi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan melaksanakan rapat secara Virtual pada kesempatan pertama peserta rapat:

5. Meningkatkan pengawasan terhadap penumpang yang akan berangkat keluar daerah dengan membuat SOP yang jelas (dikoordinasi oleh BPBD) dan diterapkan secara maksimal oleh gabungan petugas posko yang ada di Bandara.

Begitu juga diberlakukan untuk penumpang yang masuk wilayah Sulawesi Utara.

6. Membentuk Tim Kecil dalam hal merumuskan kajian-kajian terkait penanganan COVID-19 sebagai alat pertimbangan pimpinan dalam pengambilan keputusan,

Tim Kecil dimaksud terdiri dari unsur: Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Perhubungan dan Biro Hukum

7. Dinas Kesehatan akan berupaya meningkatkan kapasitas pemeriksaan untuk mempercepat hasil pemeriksaan swab di laboratorium yang ada sebagai penentu langkah penanganan medis selanjutnya bagi pasien COVID-19.

8. Segera melaksanakan rapat terbatas dengan Pemerintah Kota Manado yang akan dimotori oleh Sekretaris Gugus Tugas COVID-19 terkait rencana penerapan “pembatasan orang keluar masuk Manado” yang rencananya akan dimulai tanggal 27 Mei 2020, hendaknya mempertimbangkan kajian Epidemiologi, diantaranya tempat tinggal pekerja (ASN/THL/Swasta) yang berada diluar wilayah Kota Manado. (Adv/Rizath)

Pemprov Sulut Ambil Kebijakan dan Langkah-Langkah Terupdate dan Terupgrade

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sulawesi Utara bahkan di seluruh dunia masih berlanjut.

Sehingga Pemerintah Provinsi Sulut dibawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw terus melakukan kebijakan dan langkah-langkah yang terupdate dan terupgrade, dengan melihat perkembangan, yang setiap langkah dikoordinasikan dengan pemerintah Pusat.

SulutPemprov Sulawesi Utara Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, dalam memutus mata rantai pandemi, tetap konsisten, bekerja secara profesional, terprogram dan terukur.

Kebijakan yang diambil selalu melibatkan semua yang terkait, dan yang ber kompeten di bidangnya.

SulutKarena gubernur dan wakil gubernur merasa koordinasi itu penting, sehingga ketika ada aturan yang di berlakukan tidak ada yang merasa ter pinggirkan apalagi merusak tatanan.

Penerapan setiap Kebijakan terupdate dan terupgrade, dengan melihat perkembangan, yang setiap langkah dikoordinasikan dengan pemerintah Pusat.

SulutAda beberapa Kebijakan dan langkah-langkah yang ditempuh Pemprov Sulut sebagai usaha memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tanpa menyampingkan Koordinasi dengan pemerintah pusat.

Menurut Olly, koordinasi itu penting, sehingga ketika ada aturan yang di berlakukan tidak ada yang merasa ter pinggirkan apalagi merusak tatanan.

SulutPemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah komando Gubernur Olly Dondokambey terus melakukan berbagai strategi dan kebijakan untuk mempercepat penanganan pandemi COVID-19 di Sulut.

Adapun strategi dan kebijakan dari Pemprov Sulut tersebut dijalankan diantaranya dengan membentuk gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 di Sulut melalui SK Gubernur Sulut Nomor 126 tahun 2020, recofusing anggaran untuk penanganan kesehatan dan jaring pengaman sosial, menyiapkan rumah singgah untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan laboratorium PCR untuk memeriksa swab tes pasien COVID-19.

MinselPemprov Sulut juga menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran (OPP) COVID-19, sosialisasi pencegahan dan penanganan COVID-19 baik melalui media cetak dan elektronik serta menyampaikan perkembangan penanganan pasien COVID-19 melalui konferensi pers yang juga disiarkan melalui channel YouTube Pemprov Sulut.

Melakukan refocusing anggaran sebesar 96 Miliar yang terdiri dari :
1). 50,5 Miliar untuk penanganan kesehatan, yang diperuntukan bagi pengadaan ventilator, tandu darurat, bilik disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD), Rapid Tes, Ruang Isolasi, disinfektan, alkohol, vitamin, obat-obatan dan penunjang satuan tugas di bidang kesehatan.

2). 45,5 Miliar untuk Bantuan Sosial dan Jaring Pengaman Sosial sebanyak 250.000 paket.

Menyiapkan Rumah Singgah
1). Kantor Penanggulangan Krisis Kesehatan di Teterusan Mapanget (30 bed/tempat tidur)
2). Kantor Bandiklat Maumbi (100 bed)
3). Kantor Bapelkes di Malalayang (270 bed)
4). Asrama Haji di Tuminting (300 bed)
5). RSUD Bitung (20 bed ruang khusus isolasi)
6). Lembaga Pengembangan Mutu Pendidikan (eks BPG) di Pineleng (40 bed blm termasuk kamar ber AC)
7). RSUD Noongan (6 bed ruang khusus isolasi)
8). Gedung P3C di Kairagi Manado.

Menyiapkan laboratorium untuk pemeriksaan SWAB COVID-19 di 2 lokasi yaitu:
1). Laboratorium Covid-19 di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit (BTKLPP) di Mapanget Kota Manado (beroperasi mulai 4 Mei 2020)
2). Laboratorium RSUP Prof. Kandou Manado.

Menerbitkan Peraturan Gubernur Sulut Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara, dimana dalam Pergub ini diatur tentang Pembatasan sebagai berikut :
1). Pembatasan Pelaksanaan Pembelajaran di sekolah dan atau instansi Pendidikan lainnya;
2). Pembatasan aktivitas bekerja di tempat kerja;
3). Pembatasan kegiatan keagamaan di rumah ibadah;
4). Kegiatan di tempat atau fasilitas umum;
5). Pembatasan Moda Transportasi.

Menyiapkan lahan pekuburan untuk jenazah pasien covid-19 di lokasi :
1). Ilo-Ilo Desa Wori Minahasa Utara (masih belum disetujui Pemkab Minahasa Utara)
2). Desa Kalasey Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kota agar menyiapkan lahan pemakaman bagi korban positif COVID-19. (Adv/Rizath)

Momentun Idul Fitri 1441 H, Wali Kota Bitung Berharap Covid-19 Segera Berakhir

Idul fitri bitung
Caption : Keluarga Wali Kota Bitung Lomban -Rawung

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota Bitung dibawah kepemimpinan Wali Kota Maximilian Jonas Lomban, SE MSi dan Wakil Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM serta Sekretaris kota Bitung Dr. Audy Pangemanan mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah Minal Aidzin Wal Faidzin. Senin (25/05/2020)

Melalui Momentum Idul Fitri tahun ini, Wali Kota Max J Lomban berharap seluruh masyarakat diberi kekuatan ditengah-tengah upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan kita semua dalam keadaan sehat-sehat dan semoga Pandemi ini pula cepat berkahir.

“Tetap jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan terus berdoa,” ujar Lomban.

Idul fitri bitung
Caption : Keluarga Wakil Wali Kota Bitung Mantiri – Tangkudung

Lanjutnya, Atas nama pemerintah Kota Bitung dan Keluarga Besar Lomban-Rawung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon maaf lahir dan batin.

“Kami sekeluarga mohon maaf jika selama ini muncul tindakan atau kata-kata yang tidak berkenan di Hati. Semoga Allah SWA Segera Mengangkat Pandemi Ini dan kita kembali berjabat tangan lagi,” tutur MJL. (Refly/Adve)

Momentum Harkitnas, Komitmen GSVL untuk rakyat Manado

Walikota : Tugas Utama Kita selamatkan rakyat Manado dari bahaya Covid 19

manado cerdas
Walikota Manado GS Vicky Lumentut

Bukan rahasia lagi makin meningkatnya angka terkonfirmasi positif Covid 19 di kota Manado. Karenanya, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH M.Si DEA, kembali mengingatkan tugas kita semua “Selamatkan rakyat Manado dari bahaya Covid 19”.

“Untuk itu saya minta rekan – rekan semua bekerja Gotong Royong sesuai tupoksi,” kata Walikota

Ia pun menegaskan sebagai sebuah tim baiknya kita saling mengingatkan, saling menyemangati dan saling membantu agar tercapai tujuan utama yakni menyelamatkan rakyat kita.

“Mari Torang baku – baku bantu, sambil tetap berserah dan berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa,” tukas Walikota kembali.

 

Walikota GSVL beri semangat kepada rakyat Manado agar bangkit dalam optimisme

manado cerdasDalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2020, Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) berujar bahwa perlunya solidaritas sosial di tengah pandemi corona virus disease 2019 atau Covid-19.

“Lebih seabad lalu rakyat berjuang mewujudkan suatu bangsa yang besar, kuat, dan bersatu, yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo. Dan hari ini, 112 tahun kemudian, kita kembali ditantang untuk mewujudkan solidaritas sosial dan persaudaraan sejati mengatasi pandemi Covid-19,” ujarnya usai mengikuti Upacara Bendera Peringatan Harkitnas ke 12 di Lapangan Anantakupa Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (20/05/2020), secara virtual melalui link streaming https//komi.fo/Harkitnas2020, dari kediamannya, di Godbless Hill Malalayang.

Tak lupa ia menyampaikan selamat Hari Kebangkitan Nasional, dan memberi semangat kepada rakyat Kota Manado agar bangkit dalam optimisme baru.

“Jadikan life style kita menuju era normal baru ini dengan selalu memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, jangan suka berkumpul, bekerja tetap produktif, lebih tekun beribadah. Untuk warga Manado jangan lupa ‘bakobong’ untuk ketahanan pangan keluarga. Salam Sehat,” ucap Walikota GSVL.

Dilansir dari laman setkab.go.id, Menkominfo Johnny G Plate menyebutkan peringatan ke-112 Harkitnas 2020, yang berlangsung dalam situasi pandemi Covid-19, akan menjadi momentum bagi seluruh bangsa Indonesia untuk bangkit dalam optimisme normal baru.

Oleh karena itu, ia berharap agar kebangkitan nasional tidak sekadar diperingati sebagai ritual belaka. “Dalam setiap peringatan tentunya mengandung nilai-nilai afektif dan edukatif yang dapat dijadikan teladan untuk generasi masa kini dan yang akan datang,” ungkapnya.

GSVLPeringatan Harkitnas setiap tahun, menurutnya, menjadi titik awal membangun kesadaran bergerak bersama mengatasi permasalahan bangsa Indonesia. “Semangat Kebangkitan Nasional perlu ditanamkan dalam jati diri setiap warga negara Indonesia. Tujuannya dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta keutuhan NKRI dari berbagai bentuk ancaman serta memperbaiki kehidupan bangsa yang lebih baik ke depannya,” ujar Menteri Johnny.

Dengan semangat kebangkitan nasional, Menteri Johnny mengajak seluruh bangsa bergerak untuk menghadapi Covid-19. Targetnya agar masyarakat tidak terpapar sekaligus tidak terkapar karena dampak ekonomi dan sosial pandemi Covid-19.

manado“Pertama, memastikan agar protokol kesehatan dijalankan dengan menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker. Kedua, menjaga agar kepentingan rakyat secara khusus aspek perekonomian dan lapangan kerja tetap terjaga. Dan, ketiga sebagai bangsa, kita semua dipanggil untuk berkolaborasi dalam upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya merinci langkah yang bisa dilakukan setiap orang.

Menurut Menteri Johnny, pemerintah telah mengambil berbagai langkah kebijakan untuk mencegah penularan sekaligus memastikan agar kehidupan ekonomi masyarakat tetap berjalan. “Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa kedua pendekatan, ekonomi dan kesehatan, ini ditempuh sekaligus dalam takaran prioritas yang disesuaikan dengan data empiris dan kondisi Indonesia,” jelas Menteri Kominfo.

 

Pandemi Covid-19 mendorong percepatan memasuki era digital

manado

Sebagai tema pokok peringatan Harkitnas 2020, Menteri Johnny mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk membiasakan diri dengan cara hidup baru dan tetap produktif. “Saat ini bangsa sedang memanggil kita untuk bersatu padu untuk Bangkit dalam Optimisme Normal Baru. Kita harus membiasakan diri dengan cara hidup baru. Tetap produktif di tengah pandemi Covid-19. Terbiasa menerapkan protokol kesehatan, protokol transportasi dan protokol lainnya. Meskipun ada perubahan standar dalam mekanisme kerja, belajar maupun aktivitas lainnya,” ajaknya.

Menteri Johnny juga menilai kebangkitan nasional dalam masa pandemi Covid-19 harus dimaknai sebagai dorongan percepatan memasuki era digital. “Mari kita manfaatkan ruang digital secara tepat dan bijak. Katakan tidak pada segala jenis hoaks, ujaran kebencian dan berbagai jenis penyalahgunaan ruang digital yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan sebagai bangsa. Selalu isi dengan hal bermanfaat untuk kemajuan ekonomi, secara khusus ekonomi digital yang berkembang dari waktu ke waktu,” ajaknya.

(LiputanKhusus/Advetorial)

Opini WTP Lima Kali Beruntun, ‘Tangan Dingin’ JS Jadikan Kabupaten Mitra Fenomenal

Opini WTP Lima Kali Beruntun, ‘Tangan Dingin’ JS Jadikan Kabupaten Mitra Fenomenal

 mitra hebat

Minahasa Tenggara (Mitra), kembali dianugerahi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan mempercepat daerah tersebut terdepan di Sulawesi Utara.

Hasil ini, mengukuhkan Mitra meraih opini tertinggi dari BPK lima kali secara beruntun, dan nyaris tanpa ada catatan.

Capaian ini harus diakui tak terlepas dari ‘tangan dingin’ Bupati James Sumendap, yang sejak awal dirinya memimpin, menargetkan Minahasa Tenggara dapat keluar dari bayang-bayang opini disclaimer, sampai ke TW.

mitra hebat

Capaian fenomenal yang dipersembahkan Bupati James Sumendap untuk seluruh rakyat Minahasa Tenggara, tanpa terkecuali.

Perlu diingat, sebelum Bupati James Sumendap memimpin, atau sejak Minahasa Tenggara dimekarkan pada tahun 2007, daerah ini seakan ‘nyaman’ dengan opini disclaimer. Bahkan sempat dikatakan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang nyaris gagal setelah dimekarkan.

Namun angin perubahan pun datang di tanah Tonsawang, Pasan, dan Ponosakan ini. Memimpin Minahasa Tenggara sejak  akhir 2013, salah satu perubahan paling ‘radikal’ yang diambil Bupati yakni perubahan sistem pengelolaan keuangan, dari sebelumnya amburadul, mulai diarahkan ke taat aturan, akuntabel, dan sesuai Standard Akuntansi Pemerintah (SAP).

mitra hebat

Hasilnya, LKPD tahun anggaran 2013, Minahasa Tenggara mendapatkan opini Tidak Wajar (TW), hasil terbaik sejak 2007.

Berlanjut LKPD 2014, Minahasa Tenggara naik satu peringkat dengan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Upaya pembenahan yang terus dilakukan di segala sendi penyelenggara pemerintah di Minahasa Tenggara, akhirnya daerah ini mampu mencatat sejarah mendapatkan opini WTP untuk LKPD tahun anggaran 2015.

mitra hebat

Kerja tim yang digalakkan Bupati James Sumendap, terus memotivasi para jajarannya untuk terus berbuat lebih baik, dan Minahasa Tenggara terus meraih opini terbaik dari BPK sejak 2016, 2017, dan 2018. Sampai pada LKPD tahun anggaran 2019, Minahasa Tenggara mencatatkan rekor opini WTP kelima secara berturut-turut.

Hasil yang mensejajarkan bahkan menjadikan Minahasa Tenggara terdepan di antara kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

mitra hebat

Hasil ini pun, menjadi harapan bersama bagi seluruh rakyat untuk terus mendukung dan menyukseskan setiap program pemerintah daerah, dalam upaya memajukan Kabupaten Minahasa Tenggara(*)

 

Apa kata mereka?

 

Olly Dondokambey (Gubernur Sulawesi Utara)

 mitra habat

“Bagi Seorang Pemimpin, Dirinya (Bupati-red) Pantas berbanga Atas Perestasinya”

 

Marty Ole (Ketua DPRD Mitra)

 manado

Apresiasi yang setinggi-tingginya buat Pemkab Mitra didalamnya bupati James Sumendap dan wakil bupati Jocke Legi, para pejabat, pegawai, serta pimpinan bersama seluruh anggota DPRD yang terus bersinergi dengan eksekutif”

 

Jermia Damongilala (Tokoh Masyarakat Mitra)

 mitra hebat

“Ini sangat Spesial, yang sangat menarik bagi saya ialah ketika prestasi 5 kali WTP dari BPK bersanding dengan capaian MCP (Monitoring Center of Prevention) 91% oleh KPK, tertinggi di Sulut dan menjadikan Mitra sebagai contoh dalam pencegahan korupsi oleh KPK”

 

 

Oding Rantung (Pegiat Anti Korupsi Mitra)

 mitra hebat

“Argument yang kami berikan cukup berdasar mengingat prestasi yang ditorehkan sosok James Sumendap sangat langka. Nantinya jika berkesempatan dan diminta kami akan mempresentasikan di depan panelis Hata Foundation. Kami akan membandingkan capaian Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang telah lebih dulu dianugerahi Hatta Awards dengan James Sumendap”

 

 

Artly Kountur (Pimpinan Ormas Islam Mitra)

Mitra hebat 

“Tidak dipungkiri, dan harus diakui Minahasa Tenggara lima kali mendapatkan WTP secara berturut-turut bukan urusan yang mudah. Bupati James Sumendap mampu membawa Minahasa Tenggara ke era emas yang diimpikan setiap rakyat, soliditas tim di jajaran Pemkab harus semakin baik sesuai slogan mitra hebat bergerak cepat”

—– Advetorial/Liputan Khusus ——

LKPD 2019, Pemkot Manado Raih WTP

Diumumkan lewat Vidcom, Manado Pertahankan Opini WTP

WTP
Pengumuman opini WTP dari BPK-RI Perwakilan Sulut melalui vidcon.

LAPORAN Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota Manado Tahun Anggaran 2019 diserahkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Dimana pengumuman opini Senin (11/05/2020) hari ini dilakukan melalui video conferance (vidcon), mengingat protokol kesehatan di tengah wabah coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Dalam LHP tersebut, BPK-RI memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap LHP LKPD Pemerintah Kota Manado tahun anggaran 2019.

WTP
Kepala Inspektorat Manado Atto Bulo memberikan dokumen hasil pemeriksaan BPK-RI kepada Walikota GS Vicky Lumentut.

“Kepada Pemerintah Kota Manado, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, menyatakan bahwa LKPD Pemerintah Kota Manado, tahun anggaran 2019 memperoleh Opini WTP,” ujar Kepala Perwakilan BPK-RI Perwakilan Sulut Karyadi dalam vidconnya, yang disambut tepuk tangan.

WTPDengan demikian, pemerintahan Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor D Bastiaan, kembali mempertahankan opini tersebut. Adapun dokumen fisik yang masih tersegel, sudah dikirim terlebih kepada Pemkot Manado.

Opini WTP ini juga menjadi hadiah khusus bagi GSVL-Mor yang pada 9 Mei 2020 genap 4 tahun memimpin di Kota Manado.

Karyadi mengatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan BPK-RI Perwakilan Sulut ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran Laporan Keuangan kepada Kabupten/Kota di Sulut, dengan memperhatikan kesesuaian Laporan Keuangan dengan Standar Akutansi Pemerintahan, Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

 

Wakili kepala daerah se-Sulut, Walikota GSVL bawakan sambutan

WTP

Walikota Manado GS Vicky Lumentut yang diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan mewakili pemerintah kabupaten/kota se-Sulut, menyampaikan pujian dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dalam suasan bulan Ramadhan serta di tengah situasi dimana kita masih sama-sama berjuang melawan pandemi Covid-19.

Dan di hari ini diberikan kesehatan kekuatan, dan kesempatan untuk bisa bersua meskipun tanpa melalui tatap muka, tetap melalui ‘tatap layar’ via Vidcon, dalam rangka penyerahan LHP LKPD tahun anggaran 2019 serentak pada kabupaten/kota Sulut.

WTP“Meskipun dilaksanakan dalam kondisidan situasi yang agak berbeda, semoga tidak akan mengurangi subtansi tujuan dan manfaat dari pertemuan kita pada hari ini,” ujar Walikota GSVL.

Ia berujar kalau hari ini, pemerintah sampai pada tahapan puncak dari proses administrasi ini, yakni penyerahan laporan hasil penilaian ataa laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2019 untuk kabupaten/kota se-Sulut.

“Untuk itu, atas nama segenap kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Sulut, saya menyampaikan terimkasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPK RI Perwakilan Sulut, atas perkenaan serta kerja kerasnya dalam melakukan audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah,” kata Walikota GSVL.

Dikatakannya, walaupun bekerja dalam suasana dan mekanisme kerja yang berbeda dari sebelumnya karena penyesuaian dalam menghadapi pandemi Covid-19, namun seluruh prosedur pemeriksaaan mulai dari pemeriksaan interim sampai pemeriksaaan substantif bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, hingga kita bisa tiba pada tahap ini.

 

 

Walikota : Jadikan motivasi bekerja di tengah pandemi Covid-19

WTP

Di sisi lain, Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan, sebagaimana dinamika penyelenggaraan pemerintahan yang terus berproses untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, tentu saja dalam hasil pemeriksaan ini masih saja terdapat temuan-temuan yang harus ditindaklanjuti demi perbaikan kedepan.

Oleh karenanya, ia memohon bimbingan dan arahan dari BPK RI untuk menyusun action plan agar tindaklanjut hasil audit dapat terselesaikan secara akurat dan tepat waktu.

WTP“Semoga sinergitas dan kerjasama yang baik ini antara pemerintah daerah bersama BPK bisa terus terjaga dan ditingkatkan, agar penyelenggaraan pemerintahan di daerah dapat mencapai muaranya, yakni peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Walikota Manado dua periode pilihan rakyat ini.

Penyampaian LHP melalui vidcon bertempat di pendopo lantai 2 Kantor Walikota Manado, Jln Balaikota Tikala, dihadiri Walikota GSVL, Wawali Mor D Bastiaan, Ketua DPRD Aaltje Dondokambey, Sekda Micler CS Lakat, Kepala Inspektorat Atto Bulo, Kaban Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Johnly Tamaka, serta sejumlah jajaran pejabat Pemkot Manado.

(Liputankhusus/Advetorial)

Minahasamanadoterkini.com, MINAHASA – Mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) adalah cita-cita semua daerah termasuk Kabupaten Minahasa.

Dibawah kepemimpinan Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi MM (ROR-RD), Minahasa kembali meraih prestasi di sektor pengelolaan keuangan.

Hal tersebut dibuktikan dengan raihan opini WTP dari BPK RI Pewakilan Sulut atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019.

rorRaihan WTP Kabupaten Minahasa yang diumumkan Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulut Karyadi SE MM Ak, melalui video conference Senin, (11/05) hari ini adalah yang ke 6 secara berturut.

Dengan demikian, opini WTP ini menambah deretan prestasi dan merupakan hal yang spesial bagi ROR-RD karena untuk pertama kalinya secara penuh dalam kepemimpinan mereka meraih WTP, meski ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Syukur kepada Tuhan, karena di tengah-tengah situasi pandemi COVID-19 ini, Kabupaten Minahasa boleh mempertahankan predikat WTP untuk ke-6 kalinya. Karena itu, saya mengajak semua komponen baik Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, Pimpinan dan Anggota DPRD, Sekda, seluruh jajaran, dan masyarakat Minahasa, untuk memanjatkan puji syukur atas tuntunan dan penyertaan Tuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan di tahun 2019, sehingga bisa meraih prestasi WTP atas pengelolaan keuangan daerah,” kata Bupati ROR.

wtp“WTP ini sepenuhnya berada dibawah kendali ROR-RD sebagai Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, yang tentunya berbeda dengan WTP yang diperoleh atas pengelolaan keuangan daerah tahun 2018, yang merupakan hasil dari tiga masa kepemimimpinan di Minahasa, yaitu dari Bupati periode sebelumnya, Penjabat Bupati dan diakhir tahun saya dan pak RD,” tambah ROR.

ROR kemudian menyampaikan bahwa, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan sinergitas dari semua komponen bangsa yang ada di Minahasa. Karena itu, prestasi ini dipersembahkan untuk Rakyat Minahasa.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa pelaksanaan pemerintahan di Minahasa, khususnya pengelolaan keuangan, berjalan dengan baik, transparan dan akuntabel,” jelasnya.

wtpROR-RD juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. Seluruh jajaran, Pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda serta semua elemen masyarakat Minahasa. Yang secara langsung maupun tidak langsung, telah ikut memberikan topangan dan dukungan, sehingga Kabupaten Minahasa mampu mempertahankan prestasi WTP dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Secara khusus tentu, saya sangat memberikan apresiasi dan terima kasih Kepada Kepala BPK Perwakilan Sulut, bapak Karyadi sebagai Penanggung Jawab tim, bapak Nurendro Adi Kusuma sebagai Wakil Penanggung Jawab, bapak Abdul Somad sebagai pengendali tekhnis, serta Ketua Tim bapak Rheinhard Lumban Batu, dan seluruh anggota Tim Auditor masing masing Yoan Trifyani Tandi, Ade Santoyo Prastomo, Indra Pramana Raharjo, Anugrah Alviontika Tana yang tidak henti hentinya memberikan bimbingan, arahan, petunjuk dan bahkan semangat kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk proaktif dan responsif dalam melengkapi semua dokumen pertanggung jawaban yang diminta tim,” ungkapnya.

Selanjutnya, kepada seluruh Perangkat Daerah, ROR berharap agar prestasi ini tidak membuat berpuas diri. Tetapi justru makin meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan agar lebih baik lagi kedepan.

“Semua catatan dan petunjuk Tim Auditor agar dilaksanakan dengan sebaik baiknya, termasuk tentu kedepan seluruh jajaran dimintakan agar makin disiplin, makin teliti, serta tetap mengedepankan aturan dan ketentuan yang berlaku sebagai fondasi bagi pengelolaan keuangan daerah,” pungkasnya. (fis)

Pemkot Bitung Kembali Raih Opini WTP Dari BPK

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung kembali diberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut atas Hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019.

BitungOpini WTP kepada Pemkot Bitung kali ini merupakan raihan yang ke sembilan kali secara berturut-turut sejak tahun 2011.

Penyampaian opini WTP ini, diumumkan dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan serentak atas LKPD Tahun Anggaran 2019 pada Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulut melalui Video Conference (Vicon). Senin (11/5/2020).

BitungDalam kesempatan tersebut, Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Karyadi SE MM Ak CA CFrA CSFA mengatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan sesuai undang-undang. BPK melakukan pemeriksaan LKPD dan audid yang sudah diserahkan oleh kepala daerah maksimal dua bulan setelah diserahkan, tepat waktu dan ditambah pemeriksaan intern selama tiga puluh hari, terkahir 6 Mei 2020. Hari ini kita akan menyaksikan penyerahan LHP.

“Karena kita semua bersama-sama bersepakat saling mendukung dan saling berkoordiasi dan saling menunjukan keterbukaan sesama kita dan tetap komit menjalankan tugas negara ini walaupun dalam masa musibah yang masih menderak kita semua, ini buktinya BPK selalu berkomitmen bekerja tepat, cepat dan modern untuk kesejahteraan masyarakat, dengan memegang prinsip integritas, independen dan profesional,” ujar Karyadi

BitungLanjutnya, pada pemeriksaan LKPD Tahun 2019 BPK telah berhasil menyelamatkan keuangan pemerintah daerah sebesar Rp.39.422.242.228 dengan rincian telah disetor sebesar 2,5 M dilakukan sebelum pemeriksaan dan 36,8 M akan direkomendasikan oleh BPK kepada kepala daerah untuk dipertanggung jawabkan terhadap kelebihan pembayaran maupun kekurangan setoran akan disetorkan ke kasda, juga berhasil selamatkan aset-aset yang hilang dan rusak.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kepala daerah yang telah bekerja keras dan berkomitmen serius dalan mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sehingga lebih baik dan akuntabel, serta semua pihak yang telah mendukung dan membantu jalannya pemeriksaan ini,” tuturnya.

BitungKaryadi juga menambahkan, setelah pihaknya menyerahkan LHP BPK kepada ketua DPRD dan jajaran pimpinan, agar dapat ditindak lanjuti sebagai bahan evaluasi kepada pihak eksekutif, sebagaimana peran dan fungsi kontrol DPRD. “LHP BPK merupakan perubahan publik, sehingga kami persilahkan dipergunakan dan diinformasikan ke publik sehingga perubahan ini bermanfaat kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini pula, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran karena pemeriksaan BPK bisa selesai meski dalam kondisi covid-19. “Meskipun hanya melalui vicon, saya mengucapkan terima kasih kepada 15 Kabupaten/Kota karena hasilnya memuaskan meski belum seluruhnya bisa menerima WTP. Walau kita sadari tenaga keuangan Sulut belum makismal, karena sekian tahun belum ada penerimaan ASN khususnya tenaga akuntansi,” ujar Gubernur.

BitungLanjutnya, LHP BPK kali ini merupakan kerjasama sekaligus memberikan dorongan kepada pihaknya, baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota.

Sementara itu, Wali Kota Bitung Max J Lomban mengatakan bahwa ada kegembiraan selaku Wali Kota karena masih boleh dipercayakan oleh BPK Perwakilan Sulut mendapatkan opini WTP.

“Saya berharap teman-teman terkait dalam rangka mempersiapkan ini semua, kita tetap semangat dan kita tetap tertib dalam pengelolaan keuangan supaya kwalitas WTP kita semakin hari semakin meningkat,”ujar Lomban

Ditambahkan Lomban, kegembiraan kedua karena dari 15 Kabupaten/Kota Se-Sulut hanya satu tapi sudah meningkat dari WDP menjadi WTP. “Saya sekali lagi apresiasi bagi teman-teman yang terkait dengan pengelolaan pertanggung jawaban keuangan, kita dinilai baik dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian, artinya semua rupiah yang yang diberikan untuk diolah, dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat dan dana tersebut kita gunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat,” tutur Lomban
(REFLY)

Bupati VAP Sukses, Minut Raih WTP Ke-5

Minutmanadoterkini.com, AIRMADIDI-Luar biasa, Bupati Minahasa Utara (Minut) DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh (VAP), sukses membawa pemerintahannya mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pengelolaan keuangan daerah.

MinutDan ini untuk ke-5 kalinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) (Minut) dibawah kepemimpinan Bupati VAP, meraih WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut.

Minut“Puji Tuhan, ini WTP yang ke lima (5), yang berhasil kita raih dimasa kepemimpinan saya. Terima kasih kepada semua pejabat dan ASN Pemkab Minut yang sudah membantu dan bekerja keras hingga Opini WTP bisa diraih,” ujar Bupati VAP, Senin (11/5/2020).

MinutMenariknya lagi, WTP ke-5 atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan Tahun Anggaran 2019, Pemkab Minut adalah terbaik se-Sulawesi Utara (Sulut).

MinutBupati VAP, turut didampingi Sekkab Ir Jemmy Kuhu MA, Kaban Keuangan Petrus Macarau SE, Inspektorat Inspektur Umbase Mayuntu SSos, Kepala Bapelitbang Arnolus Didi Wolajan SSTP, Kepala Diskotikdansa Theodore Lumingkewas, dan sejumlah Camat.(Advetorial)

Pemprov Sulut Raih WTP Keenam Kali Berturut-turut

manadoterkini.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulut tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).

SulutBahkan WTP ini mampu diraih Pemprov Sulut untuk keenam kalinya secara berturut-turut atau Doble hattrick.

Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Pemprov Sulut diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK RI Sulut Karyadi kepada Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw sambil disaksikan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Sekdaprov Edwin Silangen di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Sulut, Senin (11/5/2020).

SulutPenyerahan LHP turut dihadiri secara virtual oleh Gubernur Olly Dondokambey dan anggota VI BPK RI, Harry Azhar Azis.

Sebelumnya, BPK juga mengumumkan LHP LKPD tahun 2019 kepada 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut lewat video conference di Kantor BPK RI Perwakilan Sulut.

SulutAdapun dari 15 kabupaten dan kota di Sulut, 14 diantaranya juga sukses meraih WTP.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menjadi satu-satunya pemda yang mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

SulutNamun pencapaian itu jauh lebih baik dari sebelumnya karena BPK Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atas LKPD Pemkab Bolmong tahun 2018.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi BPK karena dapat melakukan audit dan penyerahan LHP LKPD di tengah pandemi corona.

Sulut“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran BPK RI, karena tengah-tengah pendemi COVID-19 yang melanda kita semua, jajaran BPK RI tetap optimal melakukan audit terhadap LKPD Provinsi Sulawesi Utara, memberikan masukan dan koreksi terhadap kelemahan ataupun kekurangan kami dalam menyusun LKPD, serta memberikan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan,” kata Olly.

“Tentunya hasil yang disampaikan hari ini, akan memberi arti dan berimplikasi terhadap manajemen pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk kedepannya semakin transparan, akuntabel, efektif dan efisien,” sambungnya.

SulutOlly juga meminta seluruh Pemda yang berhasil meraih opini WTP dapat mempertahankannya pada tahun depan. Ia juga optimis keberhasilan Pemkab Bolmong memperbaiki laporan keuangan dari TMP ke WDP di LHP tahun 2019 dapat meningkat ke opini WTP pada LHP LKPD tahun 2020.

“Saya mengajak kita semua untuk tidak pernah puas dengan opini WTP yang telah kita raih selama ini, tetapi terus mampu menjaga apa yang telah kita raih bersama, bahkan terus terpacu untuk melakukan perbaikan-perbaikan, pembenahan-pembenahan dan memaksimalkan pengelolaan keuangan di daerah yang merupakan pertanggungjawaban konstitusional kita kepada negara, serta pertanggungjawaban moral kita kepada rakyat,” paparnya.

Lebih jauh, Olly mengajak segenap komponen pembangunan bangsa di Sulut untuk senantiasa menjaga sinergitas yang telah terbangun secara efektif sejauh ini dan tetap bekerja bersama dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan untuk melanjutkan pembangunan daerah dan memajukan Sulawesi Utara, termasuk dalam penanganan COVID-19. (ADV/Rizath)