Walikota Manado Minta Sekwan Benahi Fasilitas Dewan

Banyak Agenda Dewan Mendesak Dibahas

manado, GSVL
Walikota GSVL pimpin rapat Setwan

MANADO, (manadoterkini.com) – Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut, Kamis (4/9) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di gedung DPRD Manado. Dalam sidak tersebut, Walikota meminta Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Manado Drs Johny Leo Sondakh Msi segera membenahi fasilitas dewan.

Walikota GSVL merasa prihatin dengan kondisi gedung kantor DPRD yang belum siap ditempati akibat banjir bandang 15 Januari lalu. Untuk itu, Walikota berkesempatan bertemu dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Sekretariat Dewan, bahkan sempat mengecek kehadiran 42 aparatur di lembaga legislative itu.

“Saya berharap, pegawai di Sekretariat Dewan ini bisa meningkatkan kinerjanya. Apalagi, tugas PNS di dewan adalah menjembatani serta melayani keperluan dan kebutuhan 40 anggota DPRD Manado,”pesan Walikota.

GSVL sapaan Walikota, sangat yakin dengan kemampuan yang dimiliki Sondakh dalam menata DPRD Manado menjadi lebih baik, dalam waktu tiga bulan kedepan. Menurutnya, penempatan Sondakh yang juga birokrat senior, diharapkan mampu membenahi fasilitas dewan yang hingga kini belum ada. Seperti ruang paripurna, ruang komisi, ruang fraksi serta ruang sekretariat.

manado, dprd manado
Walikota juga menemui pimpinan sementara dan sejumlah anggota DPRD Manado

“Masa’ instansi lain seperti Tata Kota, Capil, Bappeda, BP2T dan lainnya yang sama-sama terkena dampak bencana banjir 15 Januari, semuanya telah beraktifitas normal, kantor Dewan sendiri masih seperti ini. Padahal, dalam pergeseran anggaran kami memberikan perlakuan yang sama semua, untuk mengembalikan kondisi seperti sebelum 15 Januari,”ungkap Walikota.

Pembenahan fasilitas dewan mendesak dilakukan karena dalam waktu dekat ini banyak agenda yang harus diselesaikan memasuki tahun anggaran baru. Seperti pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2014, serta APBD induk tahun 2015.

“Banyak agenda dewan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat ini, makanya saya minta pak Sondakh dibantu seluruh jajaran Sekretariat Dewan Kota Manado untuk secepatnya melaksanakan pembenahan. Saya percaya dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki Pak Sondakh. Tolong dibantu,”tandas Walikota.

Sementara, Sekretaris DPRD Manado Johny Leo Sondakh, mengatakan dirinya telah melaksanakan rapat dengan seluruh staf, dan berjanji untuk menindaklanjuti petunjuk Walikota. Diketahui Walikota juga disambut pimpinan sementara DPRD Manado, Cicilia Longdong, Richard Sualang, Hengky Kawalo, serta Jimmy Sangkay.(advetorial/medco/ald)

Keluarga Bupati Minsel Berduka, KDP : Selamat Jalan Papaku Sayang

KDP dan TettyTOLITOLI, (manadoterkini.com) – Suasana duka menyelimuti keluarga Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE. Pasalnya, Ayahanda dari suami tercinta Bupati Minsel yakni Kristovorus Deky Palinggi SE, berpulang pada Minggu (30/8) lalu sekitar pukul 18:30 WITA di kediaman Keluarga Palinggi-Tondok di Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Selamat jalan papaku sayang,” ucap KDP yang didampingi istri tercinta Christiany Eugenia Paruntu SE pada acara pelepasan jenasah untuk di bawah di pekuburan umum Rabu (3/9).

Pada acara ibadah pelepasan jenazah ini di hadiri Bupati Kabupaten Tolitoli. Sejumlah pejabat Pemkab Minsel, pejabat dilingkup Pemkab Tolitoli, pihak Kopolisian, dan para tamu yang ada diluar Daerah.(dav)

Rangkaian HUT ke 80 GMIM Bersinode Dilaunching di Auditorium Bukit Inspirasi

MANADO, (manadoterkini.com) – Launching kegiatan dalam rangka 80 Tahun Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Bersinode, dilaksanakan di Convention Hall Auditorium Bukit Inspirasi (ABI) Tomohon, Senin (1/9) kemarin dihadiri Ketua BPMS GMIM Pdt Henny WB Sumakul MTh, serta para ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) dan para ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) se-GMIM. Ibadah yang dipimpin Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina STh, mengawali kegiatan tersebut.

Lumentut, BPS GMIM
Penekanan tombol pertanda semua rangkaian HUT ke 80 GMIM bersinode dimulai

Dimana Walikota Manado GS Vicky Lumentut dipercayakan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) menjabat Ketua Umum Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 GMIM bersinode tahun 2014.

Ketika didaulat menyampaikan sambutan, Lumentut yang juga anggota Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM itu, mengatakan GMIM sebagai organisasi gereja yang ada di tanah Toar Lumimuut, memiliki asset yang sangat banyak. Tidak hanya dalam bentuk fisik bangunan seperti di bidang pendidikan dan kesehatan, tetapi asset sumber daya yang dimiliki warga GMIM.

Walikota, GMIM
Penyerahan bendera start kepada 7 daerah

Asset GMIM dalam bentuk sumber daya manusia yakni warga GMIM yang duduk di Pemerintahan. Baik itu di provinsi Sulut maupun Kabupaten/Kota, termasuk warga GMIM yang menjadi anggota legislative baik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut dan Kabupaten/Kota juga Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

“Banyak warga GMIM yang diberkati oleh Tuhan dan tersebar dalam berbagai bidang pendidikan dan kesehatan. Belum lagi asset GMIM dimana ada warga GMIM yang berada di pemerintahan dan dewan perwakilan rakyat. Di ulang tahun ke-80 ini, kita memberikan kesempatan bagi warga GMIM sebagai asset yang diberkati Tuhan, untuk mendukung pelayanan GMIM,”tukas Lumentut.

GMIM, Lumenut
Pelepasan balon ke udara oleh BPS dan MPS

Berbagai kegiatan telah disiapkan selama sebulan, diantaranya pameran, seminar, pawai yang melibatkan sekira 800 ribu warga GMIM. Dalam kesempatan itu, diserahkan pataka bendera GMIM kepada perwakilan tujuh daerah pelayanan GMIM, yakni Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Acara pembukaan kegiatan HUT GMIM ditandai dengan penekanan tombol untuk membuka selubung papan nama 80 Tahun GMIM Bersinode dengan mengangkat tema “Tuhan berjalan bersama GMIM”, juga pelepasan balon ke udara.(advetorial/medco/ald)

Penerimaan CPNS di Manado Berhasil Dilobi Walikota GSVL

Formasi 30 ASN Siap Diperebutkan

Walikota, Lumentut
Walikota GS Vicky Lumentut

WALIKOTA GS Vicky Lumentut tak pernah lelah di dalam memperjuangkan kesejahteraan warganya. Salah satunya adalah dengan melobi pemerintah pusat agar memberikan kuota untuk penerimaan CPNS di kota Manado. Padahal sudah 3 tahun berturut-turut, Pemkot Manado tidak menerima CPNS. Dan melalui lobi walikota berhasil mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk memutuskan Tambahan Formasi Aparatur Sipil Negara untuk Kota Manado di tahun 2014. Penambahan formasi ini dilaksanakan pihak Kementerian PAN-RB setelah mempertimbangkan usulan Walikota G.S. Vicky Lumentut yang disampaikan melalui Surat No. 800/LT.08/BKD/266/2014 tanggal 21 Maret 2014.

Formasi yang disetujui untuk ditambahkan sebagai Aparatur Sipil Negara Kota Manado terdiri dari 10 jabatan, yaitu Dokter Pertama, Guru Kelas Pertama, Pranata Komputer Pertama, Analis Pembangunan, Analis Bencana, Penerjemah Pertama, Analis Anggaran, Analis Keuangan, Pengawas Pariwisata, dan Analais Kebijakan Pertama.

“Semua ini untuk kemajuan kota Manado, diharapkan dengan penerimaan CPNS kali ini, sumber daya aparatur di Pemkot Manado bisa lebih baik dan meningkat,” tandas Walikota. Untuk melihat rincian tersebut bisa dilihar disini “RINCIAN FORMASI ASN DARI PELAMAR UMUM KOTA MANADO” Sedangkan rincian formasi ASN yang akan diterima terlampir. Untuk proses pendaftaran dan seleksi menunggu pemberitahuan selanjutnya.(advetorial/medco/ald)

GSVL: Sejak 2010, Naik Delapan Persen Setiap Tahun

Manado, Pemkot Manado
Walikota GS Vicky Lumentut

MANADO, (manadoterkini.com) – Program pro-rakyat Pemkot Manado dibawa pemerintahan Walikota DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota DR Harley AB Mangindaan seperti program Universal Coverage (UC) yakni pemberian pelayanan kesehatan gratis dan pemberian santunan duka bagi warga Kota Manado, memicu terjadinya urbanisasi atau perpindahan penduduk dari Desa ke Kota.

Akibatnya, jumlah penduduk Kota Manado sejak tahun 2010 sampai sekarang bertambah sekira delapan persen setiap tahun. Program UC sangat menarik karena hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) masyarakat bisa berobat gratis di Rumah Sakit yang bekerjasama dengan Pemkot. Sedangkan, warga yang meninggal dunia diberikan santunan duka sebesar Rp2,5 juta bagi keluarganya.

“Pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Manado setiap tahun bertambah delapan persen. Buktinya, ketika saya dan Pak Wakil (Wawali,red) dilantik untuk memimpin Kota Manado pada tahun 2010 jumlah penduduk Manado sekitar 400 ribu lebih, sekarang memasuki tahun keempat di tahun 2014 ini penduduk Manado sudah mencapai 500 ribu lebih. Ternyata, setelah ditelusuri pertambahan ini bukan karena kelahiran tetapi adanya urbanisasi. Rupanya mereka tertarik dengan program Pemkot salah satunya UC dan santunan duka,”ujar Walikota.

Pertambahan penduduk ini, tambah GSVL sapaan akrab Walikota, berdampak pada perilaku masyarakat yang menyimpang dan cenderung menimbulkan kriminalitas, karena terbatasnya lapangan pekerjaan. Sehingga, menurut Walikota, gangguan keamanan yang terjadi akhir-akhir ini di Kota Manado, salah satunya akibat bertambahnya penduduk Manado.

“Menjadi pekerjaan kami, untuk berupaya membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan. Karena berdasarkan analisa, timbulnya kekacauan dan kriminalitas di Kota Manado, salah satunya adalah meningkatkatnya jumlah penduduk yang tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada,”tandas GSVL.

Olehnya, Walikota mengajak orang tua diimbau untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berimplikasi pada persoalan hukum. Pasalnya, kecenderungan pelaku yang terlibat kenakalan remaja seperti tawuran dengan menggunakan senjata rakitan panah wayer, senjata tajam, narkoba dan ehabond, didominasi pemuda yang berusia dibawah 20 tahun.

“Anak-anak tolong dijaga, jangan sampai bawa-bawa senjata tajam, panah wayer, ehabond dan narkoba, supaya tidak bermasalah hukum,”pungkas Walikota.(advetorial/medco/ald)

Pemkot Manado Lakukan Penyegaran, Tendean Kadiknas Baru

Walikota: Maksimalkan, Lebih Keras Lagi Kerja Demi Kota Manado

pemkot manado
Pelantikan esalon II Pemkot Manado

MANADO, (manadoterkini.com) – Untuk memaksimalkan kinerja di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pemerintah kota (Pemkot) Manado bertempat di Balai Kota, Senin (26/8) kemarin, menggelar pengambilan sumpah dan pelantikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Nomor: 521.2/BKD/SK/09/2014, Tanggal 22 Agustus 2014, Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Strutural Eselon II B.

Dilantik Sekretaris Daerah (Sekda) kota Manado MHF Sendoh, mewakili Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan.

Sekda pada kesempatan membacakan sambutan Walikota mengemukakan, pelantikan ini adalah momentum yang harus dimaknai dan langkah penguatan ini sangat penting apalagi bila mengingat masyarakat semakin cerdas juga lebih terbuka dalam mengartikulasikan berbagai aspirasi. Tentunya pejabat harus bisa jawab dengan kesiapan dan responsifitas tinggi, yang teraktualisasikan melalui peforma kerja yang tinggi dan pelayanan yang profesional, yaitu pelayanan yang efektif, efisien, simpatik, sederhana dan transparan.

“Saya berharap kepada pejabat yang baru dilantik agar dapat mengemban jabatan dengan penuh tanggung jawab melalui kinerja yang optimal dibarengi dengan loyalitas serta jiwa pengabdian yang tulus,”kata Sekda mengutip sambutan Walikota.

Lebih lanjut Walikota mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan suatu bentuk kepercayaan yang telah diberikan pimpinan, bekerjalah sebaik mungkin sesuai dengan tupoksi pada jabatan yang melekat.

“Selamat berkarya, demi untuk kota Manado dan kepada pejabat lama terima kasih atas karya pengabdian. Teman-teman SKPD bisa memaksimalkan, lebih keras lagi kerjanya untuk mewujudkan Manado lebih baik lagi,”tutup Sendoh.

Pejabat yang dilantik adalah, Donald Fanky Supit jabatan baru Definitif Staf Ahli, BJ Mailangkay jabatan baru Definitif Kepala Dinas Tata Kota, Sirang Fanny jabatan baru Staf Ahli, Dante Tombeg jabatan baru Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Corry Thelma Tendean jabatan baru Kepala Dinas Pendidikan dan Fery Soetanto diberbantukan di Setda.(ald)

Fort Amsterdam, Bioskop Benteng Hingga ‘Torang Samua Basudara’

MASIH segar dalam ingatan warga Nyiur Melambai, ada sebuah pemukiman di pusat Kota Manado yang dikenal dengan Kampung Texas. Sebuah kawasan padat penduduk. Sehari-hari penuh sesak dengan warga yang berbelanja sehingga menjadi celah terjadinya sejumlah tindakan kriminal. Nama ‘Texas’ seolah menggambarkan betapa kerasnya hidup di wilayah ini.

manado, taman torang samua basudara
Sketsa rencana pembangunan taman religi torang samua basudara

Eks Kampung Texas kini menjadi tempat dimana Walikota Manado GS Vicky Lumentut bersama Wawali Manado Harley AB Mangindaan mempersiapakan program pembangunan Taman Wisata Religius Simbol Pemersatu ‘Torang Samua Basudara’. Program penataan kawasan yang sebelumnya semerawut menjadi simbol kerukunan di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado. Bagian dari sebuah usaha tuk membangun keharmonisan hubungan antara umat beragama di Kota Tinutuan. Sebelum bernama Kampung Texas, daerah ini dahulu bernama Kampung Merdeka Haaven dan telah ada sejak pergolakan Permesta.

“Sebelum kemerdekaan daerah itu dikenal dengan Kampung Merdeka Haaven. Generasi pasca kemerdekaan mengenalnya dengan sebutan daerah ‘LLC’. LLC itu Lupa Lelah Club. Tempat hiburan yang didirikan di eks Benteng Ford Amsterdam. Itulah daerah dimana Jumbo Supermarket berdiri kemudian,” papar Sejarawan Sulut, DR Ivan Kaunang M.Hum.

taman religi, eks kampung texas
Sketsa taman religi torang samua basudara

Kawasan pusat perbelanjaan itu sangat dikenal dengan nama Bendar.“Bendar itu Bandar atau pelabuhan. Sebab itu memang daerah pelabuhan sejak zaman Portugis, Spanyol dan Belanda. Nama bendar itu sering disebut ketika ramai pusat perdagangan modern di wilayah itu. Sebelumnya, di situ berdiri benteng Fort Nieuw Amsterdam (Amsterdam Baru). Benteng Pertahanan VOC Belanda yang dibangun sejak tahun 1677 dan digunakan secara resmi sejak 1705,” jelasnya.

Pasca pergolakan permesta, awal tahun 1970-an, daerah itu menjadi fokus pemerintah untuk membangun pusat perbelanjaan di Kota Manado. Fasilitas yang dibangun antara lain pertokoan dan kawasan hiburan seperti Bioskop Benteng.

eks kampung texas
Inilah gambar pembangunan gereja

“Antara tahun 1957 hingga 1965 terjadi pergolakan Permesta dan G30S-PKI. Kondisi itu membuat orang-orang di Kampung Merdeka Haven mengungsi ke tempat-tempat yang dianggap aman. Pertimbangannya daerah tersebut sangat dekat dengan pelabuhan dan menjadi akses yang sangat mudah bagi tentara untuk menjadikannya sebagai wilayah agresi,” terang akademisi Unsrat ini.

“Pas aman, warga kembali menempati kawasan itu. Pembangunan digalakkan, termasuk berdirinya Bioskop Benteng. Film ‘Texas Adios’ sering diputar di situ. Menurut penuturan masyarakat, film top era tahun 70-an ini, ternyata menjadi inspirasi bagi masyarakat hingga sepakat mengganti nama Kampung Merdeka menjadi Texas,” sambung Kaunang.

Tahun 1994 terjadi kebakaran yang memusnahkan hampir seluruh rumah penduduk di pemukiman tersebut sehingga pemerintah merelokasi warga masyarakat yang berjumlah 73 kepala keluarga ke lokasi Mayondi Kelurahan Kombos Kecamatan Molas. Relokasi ini disetujui DPRD Kota Manado sehingga ditindaklanjuti dengan Keputusan Walikotamadya Dati II Manado Nomor 42 tahun 1994.

Dalam perkembangannya, pemukiman Kampung Texas ini menjadi kawasan yang kumuh dan tidak tertata. Tahun 2007 Pemerintah Kota Manado kembali merelokasi warga masyarakat ke Lokasi Mayondi Kelurahan Kombos Timur Kecamatan Singkil dengan kompensasi diberikan tanah hak milik yang ditetapkan dengan SK Walikota Nomor 36 tahun 2008 tentang nama-nama warga lingkungan VI Kampung Texas Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang Penerima Kapling seluas 150 m2.

Relokasi ini berjalan efektif karena warga telah tinggal menetap. Pada tahun 2009, Pemerintah Kota Manado menyusun Perencanaan Teknis atau Detail Engineering Design (DED) Revitalisasi Kawasan Eks Kampung Texas. (advetorial/medco/aldi)

Walikota manado
Walikota GSVL didampingi SKPD terkait saat menerima Tim KemenPAN-RB

MANADO, (manadoterkini.com) – Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia yang dipimpin Agusdin Mutaqin Ak MM, Kamis (21/8) kemarin, menemui Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut, meminta ijin melakukan evaluasi dan penilaian terhadap Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).

Dimana Pemkot Manado diwakili empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yakni, Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Walikota GSVL, menjelaskan kedatangan tim KemenPAN-RB ke daerah ini, untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja empat instasi di Pemkot Manado, selanjutnya akan diberikan penilaian.

“Tahun lalu (2013, red) kita mendapat nilai B, saya berharap juga nilai kita untuk LAKIP ini bisa dipertahankan tapi kalau boleh juga ditingkatkan,”ujar Walikota.

Selain di Pemkot Manado tim KemenPAN-RB juga akan melakukan evaluasi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sitaro.

Dalam pertemuan dengan tim KemenPAB-RB, Walikota didampingi Kepala Inspektorat Andre J Hosang, Kepala Bappeda Peter KB Assa, Kepala Disparbud Hendrik Warokka, Kepala Dinas PU Ferry Siwi, Kepala Bagian Organisasi Inov Walelang dan Kabag Humas dan Protkoler Franky Mocodompis.(advetorial/medco/ald)

Pemkab Minsel Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke- 69

Pemerintah dan Masyarakat Minahasa Selatan

Mengucapkan

Dirgahayu Republik Indonesia ke- 69

Minsel
Pengibaran bendera di Minsel
manado
Tetty diundang khusus mengikuti Upacaya di Istana Negara
amurang
Ketua DPRD Minsel bertindak sebagai Inspektur Upacara

Dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, kita dukung dan sukseskan kepemimpinan nasional hasil pemilu 2014 demi kelanjutan pembangunan menuju Indonesia yang makin maju dan sejahtera.

jakarta
Bersama Petinggi Polri di istana Negera
jakarta
Bersama Kadiv Humas Polri Ronny Sompie
amurang
Tos kenegaraan di Minsel dipimpin Kapolres Iis Kristian

Banyak pekerjaan yang telah bersama-sama kita lakukan dengan penuh pengorbanan dan saling mendukung. Mari kita terus bersatu, saling bahu membahu, bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita perjuangan bangsa dan pembangunan di Kabupaten Minahasa Selatan.

amurang
Sekda Minsel bersama tokoh Pemuda
amurang
Sekda bersama Praja IPDN

“Atas Nama Pemerintah dan Masyakarat Kabupaten Minahasa Selatan Mengucapkan Selamat HUT RI ke-69…..Merdekaaaa…,” ucap Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE yang didampingi Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan M.Si.(Adv/david masengi)

Ketua DPRD Minsel Irup HUT Proklamasi ke – 69

amurang
Irup menyerahkan benderah merah putih untuk dikobarkan.(ist)

Ketua DPRD Boy V.A Tumiwa BSc, SH, Minggu (17/8/2014) bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke – 69 di Lapangan kantor Bupati Minahasa Selatan.

amurang
Paskibraka siap mengibarkan benderah merah putih.(ist)

Upacara yang diikuti segenap elemen masyarakat Minahasa Selatan tersebut berlangsung khidmat. Pasalnya, pasukan pengibar bendera mampu menjalankan tugasnya.

amurang
Penghormatan kepada sangsaka merah putih.(ist)

Hadir dalam upacara tersebut, Kapolres Minsel AKBP Iis Kristian SIK, Dandim 1301 Minahasa, Sekda Drs Danny Rindengan Msi, jajaran Pemkab Minsel, Ketua KNPI Minsel Tertius Ulaan ST MT, Anggota DPRD Minsel, para LVRI Minsel serta undangan lainnya.

amurang
foto bersama Irup dengan pasukan pengibar benderah.(ist)

Usai upacara bendera Ketua DPRD Minsel melepas kirab atau gerak jalan yang mengambil start di lapangan kantor Bupati Minsel.(dav/advetorial)