Perkuat Ketahanan Pangan, GSVL bidik budidaya perikanan

manadoterkini.com, MANADO – Sukses dengan program “Manado MariJo Bakobong” yang dijalankan Pemkot Manado, yang dicanangkan Februari 2020 lalu, kini Walikota GS Vicky Lumentut, membidik budidaya perikanan.

Walikota dengan latar belakang birokrat handal ini sangat kaya ide untuk kesejahteraan warga Kota Manado.

Tidak heran, sukses program “bakobong” (berkebun) ditenga pandemic covid-19, membuat Walikota Manado dua periode yang juga selaku Ketua P/KB Sinode GMIM ini mendapat apresiasi dari barbagai pihak.

Terbukti program #MariJo Bakobong diikuti berbagai pihak di daerah Nyiur Melambai, guna menjaga ketahanan pangan dikarenakan gejolak ekonomi global yang diakibatkan covid-19.

GSVL sapaan familiar Walikota yang selalu dekat dengan rakyat ini menggandeng semua stackholder untuk memanfaatkan lahan tidur dan pekarangan rumah. Seperti halnya, Sabtu (25/07/2020) pagi, bersama dengan Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli SIK, melaksanakan acara penyerahan bibit ikan kepada kelompok nelayan di Boulevard Dua Kelurahan Sindulang, Kecamatan Tuminting.

“Puji Tuhan kita boleh bersama dalam acara panen dan penyerahan bibit ikan guna menciptakan ketahanan pangan di bidang perikanan. Tentunya ini dapat bernilai ekonomis menambah pendapatan keluarga di tengah pandemi Covid-19. Selain ‘bakobong’ mari kita tekun juga dalam budidaya ikan. Semoga ini bermanfaat bagi kita semua,” ujar Walikota GSVL.

Pada kesempatan itu, suami tercinta Ketua TP-PKK Kota Manado Julyeta PA Runtuwene (JPAR) ini juga mengajak masyarakat dalam memasuki era adaptasi kebiasaan baru untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam menuju masyarakat Kota Manado yang produktif, mandiri terkait pemulihan ekonomi masyarakat.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Kasad Polairud AKP Krestman Mulalinda, Kadis Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) Kota Manado M Sofyan dan Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kota Manado Hendrik Warokka. (*/aldi)

GSVL dampingi PAHAM terima rekom Nasdem

manadoterkini.com, JAKARTA – Siapa yang di rekomendasi Partai Nasdem pada pilihan Walikota dan Wakil Manado, akhirnya terjawab sudah. Pasangan Julyeta Paula Runtuwene dan Harley Mangindaan (JPAR-Ai) menerima langsung rekomendasi yang diserahkan Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Prananda Surya Paloh disaksikan langsung Ketua DPD Partai Nasdem Kota Manado, GS Vicky Lumentut, kantor DPP Partai Nasdem, Jln Soeroso 44, Gondangdia Lama, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/07/2020) siang.

Dalam rekom tersebut, DPP Partai Nasdem memerintahkan DPD Partai Nasdem Kota Manado bersama-sama calon yang dikenal dengan jargon PAHAM untuk melakukan komunikasi dengan partai-partai lain guna mencari dukungan sehingga memenuhi syarat pencalonan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado.

Penyerahan surat rekomendasi tersebut disaksikan langsung DPP Partai Nasdem dan sejumlah pengurus Partai Nasdem Provinsi Sulut dan Kota Manado.

Informasi manadoterkini.com, pasangan JPAR-Ai memenuhi azas hasil survey tertinggi di internal Partai Nasdem sehingga mendapat untuk maju dan bertarung di Pilkada pada tanggal 9 Desember nanti. (aldi)

Pariwisata Manado sambut adaptasi kebiasaan baru

manado
Walikota Manado GS Vicky lumentut bersama relawan menaikan sampah ke Kapal untuk dibawa ke TPA

manadoterkini.com, MANADO – Taman laut Bunaken di Kota Manado menjadi salah satu destinasi unggulan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Untuk itu, menghadapi era adaptasi kebiasaan baru atau new normal, destinasi wisata yang menjadi primadona bagi penyelam mulai berbenah.

Terbukti gerakan bersih laut dan pantai di kawasan wisata Pulau Bunaken yang digagas Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Manado, dipimpin langsung Walikota GS Vicky Lumentut.

“Saya hadir disini melihat dari dekat objek wisata taman laut Bunaken, tentunya dalam persiapan era adaptasi kebiasaan baru di usaha pariwisata. Maka dalam persiapan ini sangat penting saya ingatkan tentang kebersihan lingkungan, “ ujar Walikota Manado dua perionde ini yang datang  menggunakan jetsky bersama putri tercinta Gracia Lumentut, Kamis (23/7/2020) kemarin.

Lanjutnya, tujuan dilaksanakan kegiatan bersih-bersih laut dan pantai untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat khususnya pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menggalang kekuatan bersama saling tolong-menolong menanggulangi dampak dari Covid-19.

“Kegiatan bersih laut dan pantai salah satu cara kita mempersiapkan dan menyambut tamu ataupun turis baik lokal dan mancanegara ke Bunaken dengan berpedoman pada protokol kesehatan,” kata GSVL sapaan familiar orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulawesi Utara.

Ketua Badan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menuturkan dampak covid-19 telah memporak-porandakan ekonomi global, termasuk industry pariwisata, sudah saatnya bangkit dengan mengedepankan protocol kesehatan.

“Ketika semua sudah siap untuk dioperasikan maka kita akan menyampaikan sekaligus meminta ijin kepada Bapak Gubernur Sulut, dan Kementerian Pariwisata sehubungan dengan pembukaan kembali usaha wisata di Bunaken ini, ” ucap Walikota terbaik yang periode sebelumnya dipercayakan sebagai Ketua APEKSI.

Hadir dalam kegiatan bersih-bersih laut dan pantai Kapala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Manado, Xaverius Runtuwene, S.IP, M.Si, juga selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Lingkungan Hidup Kota Manado, dan Kadis Pariwisata Kota Manado, Dra, Lenda Pelealu, M.Si serta Camat Bunaken Kepulauan, Cristian Salindeho, SH. (aldi)

Tumbuh kembang anak, Bunda Paula : Optimalkan peran orang tua

manadomanadoterkini.com, MANADO – “Mari torang optimalkan peran keluarga dalam mendampingi proses belajar anak dan memenuhi kebutuhan tumbuh kembang”. Demikian salah satu kutipan pesan Ketua TP-PKK Kota Manado yang juga Bunda PAUD Kota Manado, Prof Julyeta PA Runtuwene (JPAR), memaknai HAN tahun 2020 ini.

“Pastikan anak-anak di Kota Manado terlindungi, tetap sehat, tetap kuat, ceria dan gembira di rumah, walaupun masa pandemi Covid-19 ini masih membantasi kita. Semangat para orang tua, berikan perhatian dan cinta kasih buat mereka. Semangat para bunda, guru-guru yang luar biasa,” ujar Bunda JPAR, Kamis (23/07/2020).

Karenanya sudah menjadi tugas orangtua dan kekluarga untuk memberikan ruang yang nyaman, aman, dan ramah bagi anak untuk tumbuh dan berkembang dalam kondisi apapun.

Isteri tercita Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) ini pun mendorong keluarga agar menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, dan berkualitas.

“Mari torang optimalkan peran keluarga dalam mendampingi proses belajar anak dan memenuhi kebutuhan tumbuh kembang mereka. Selamat Hari Anak Nasional. Anak Terlindungi, Indonesia Maju,” ujar Bunda JPAR.

Tidak heran HAN 23 Juli dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

Meski di tengah pandemi Covid-19, namun HAN 2020 yang berbeda kali ini tidak mengurangi makna komitmen orangtua dalam melindungi anak-anak, sebagaimana tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan tagline #AnakIndonesiaGembiradiRumah. (*/malz)

Hari Anak Nasional ditenga Pandemi Covid-19, Ini harapan DP3A Manado

manadoterkini.com, MANADO – Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2020 mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan tagline #AnakIndonesiaGembiradiRumah. Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Manado mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

“Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 23 Juli dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air,“ ujar  Kepala DP3A Kota Manado, Esther Mamangkey,  Kamis (23/7/2020).

Lanjutnya, di masa pandemi Covid-19 ini, diharapkan anak-anak tetap gembira di rumah, dan belajar di rumah sama cerdasnya dengan belajar di sekolah.

“Peringatan HAN tahun 2020 di masa pandemi Covid-19 ini adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian semua pilar bangsa Indonesia, baik orangtua, keluarga dan masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak,” terang Mamangkey.

Melalui kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi, serta memastikan segala hal yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Diharapkan pula di masa pandemi Covid-19 ini, anak-anak tetap terlidungi dari perbuatan-perbuatan jahat dan cabul,” tegas Kadis Esther.

Dari Jakarta, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga berharap peringatan HAN 2020 yang berbeda kali ini tidak mengurangi makna komitmen pemerintah melindungi anak-anak Indonesia.

“Sudah menjadi tugas kita bersama untuk memberikan ruang yang nyaman, aman, dan ramah bagi anak untuk tumbuh dan berkembang dalam kondisi apapun. Kita mendorong keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, dan berkualitas,” ungkap Menteri P3A, Bintang Puspayoga.

Ia menambahkan peran keluarga dalam pengasuhan semakin hari semakin berat tantangannya di era digital dan masa sulit pandemi saat ini, padahal pengasuhan yang baik dan aman sangat menentukan pembentukan karakter anak.

“Menjadi keprihatinan bagi kita semua bahwa angka kekerasan terhadap anak sangat tinggi. Pekerjaan rumah kita masih banyak. Dalam masa pandemi, anak rentan menjadi korban kekerasan karena orangtua memiliki beban ganda mendidik, mendampingi, dan ikut menemani anak belajar sekaligus tetap bekerja. Tantangan tugas pengasuhan ini menjadi tugas dan tanggung jawab bersama ayah dan ibu, keduanya memiliki peran yang sama,” ujar Menteri Bintang. (*/malz)

Kendarai Jetski, Gracia Dampingi GSVL pantau pembagian Bansos lansia di Alung Banua

Manadomanadoterkini.com, MANADO – Peran generasi muda atau kaum milenial sangat penting di tengah pandemi Covid-19, terutama memberikan informasi dan edukasi kepada orang-orang disekitarnya. Pasalnya, generasi muda saat ini sangat paham teknologi dan informasi.

“Kaum milenial itu kan sangat melek informasi, mereka juga kritis. Makanya di masa pandemi ini, kaum milenial harus jadi motor perubahan. Seperti halnya menjadi sarana informasi yang benar terkait covid-19, No Hoax, “ Gracia Lumentut.

Meski belum banyak kaum milenial yang terpanggil dangan aksi-aksi sosial, seperti yang dilakukan Gracia Lementut. Padahal masih muda, ditambah paras cantiknya, tak membuat putri pasangan Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Ketua TP-PKK Kota Manado Prof DR Julyeta PA Runtuwene (JPAR), berleha-leha.

ManadoTerbukti saat penyaluran bantuan sosial (Bansos) untuk para lanjut usia (lansia) di Kelurahan Alung Banua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Senin (20/07/2020) kemarin, Gracia mendampingi ayahnya dengan mengunakan jetski di lautan lepas. Bersama sang ayah bertolak dari dermaga Youth Center Kawasan Megamas Manado.

Menariknya, kehadiran Gracia ternyata ada misi khusus di kecamatan yang dikenal dengan keindahan bawah lautnya tersebut.

“Selain memantau pemberian dana lansia di Alung Banua, sekalian juga melakukan pendataan berapa anak muda di Bunaken untuk kegiatan kami berikutnya yang akan kami bikin di sana,” ujar Ketua Sahabat Milenial Kota Manado ini.

Untuk diketahui Sahabat Milenial Manado sudah dan akan terus melaksanakan aksi sosial di Kota Manado, sekaligus mensosialisasikan protap kesehatan memutus mata rantai covid-19. (aldi)

Komitmen GSVL penuhi janji Politik, 37.307 Lansia di Manado terima bantuan sosial

Lansia
Walikota GS Vicky Lumentut memberikan arahan dan sambutan terkait penyaluran dana lansia di Kecamatan Bunaken Darat

manadoterkini.com, MANADO – Bantuan Sosial kepada Lanjut Usia menjadi salah satu program prioritas Walikota GS Vicky Lumentut dalam RPJMD Kota Manado. Di tahun keempat memimpin ibukota Sulawesi Utara bersama Wakil Walikota Mor Bastiaan, komitmen dan janji politik tersebut terus mengalami peningkatan.

Sampai dengan akhir tahun 2019, data awal bantuan sosial lansia diperhitungkan 33.000 . Setelah dibuka pendaftaran kembali, ternyata jumlah calon penerima berkisar 45.000. ketika dilaksanakan validasi di Dinas Dukcapil, jumlahnya menjadi 37.000 sekian karena ada yang data ganda, meninggal, atau tidak jelas keberadaan/beda data kependudukan.

Dengan data tersebut, jumlah normal pembayaran seperti tahun 2019 (250.000 per bulan) ditambah kebijakan refocusing dan relokasi anggaran, maka diambil kebijakan pada tahap pertama, dibayarkan Rp 500.000 kepada sekitar 37.000 penerima.

Terkait mekanisme pembayaran semula ditawarkan oleh Pemkot Manado untuk dilaksanakan non tunai, tetapi terdapat kendala teknis terkait dengan penyediaan buku tabungan dan kartu ATM dalam wakttu singkat, sehingga pihak bank sendiri yang mengambil keputusan pembayaran dilakukan secara tunai oleh petugas bank BRI di lokasi penyerahan bantuan sosial. Pihak bank memiliki batasan pengeluaran kartu atm dalam jumlah terbatas dan tidak secara simultan memenuhi kebutuhan lansia di Manado. Untuk jumlah masih memungkinkan terjadi penambahan mengingat terdapat lansia yang memenuhi persyaratan tapi belum termasuk pada daftar penerima.

Walikota Manado, G.S. Vicky Lumentut, Senin (20/07/2020) menyempatkan diri berbaur dengan para lansia di Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kelurahan Alungbanua dan di Kecamatan Bunaken, di Kantor Camat Bunaken.

“Hari ini mulai disalurkan dana lansia di beberapa kecamatan, mohon maaf agak terlambat karena kami fokus pada refocusing anggaran khususnya untuk bantuan sosial bagi masyarakat terdampak covid-19. Dan kami berharap dana lansia ini dapat bermanfaat bagi para lansia di kota Manado, “ ujar Walikota.

Suami tercinta dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Pror. Dr/ J. P. A. Runtuwene menghimbau dalam penyaluran dan lansia agar tetap berpedoman pada protokol kesehataan covid-19. “Jadi kepada para petugas penyalur baik dari Bank BRI dan aparatur Pemerintah Kota Manado, lia akang bae-bae ini penyaluran. Tolong bantu Oma deng Opa supaya lancar terima itu bantuan. Jangan lupa kase inga terus agar mengikuti protokol kesehatan dalam penyaluran bantuan, “ujar Walikota dua periode tersebut. (*/aldi)

Dilaunching awal Tahun 2020, #MariJoBakobong ala GSVL sedot perhatian publik

mari jo bakobong
Walikota GSVL didampingi Sekda Mikler Lakat dan Kadis Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, M Sofyan saat pencanangan Manado Bakobong Februari lalu

manadoterkini.com, MANADO – Pogram cerdas #MariJoBakobong ala Walikota GS Vicky Lumentut, dengan turun langsung serta mengajak masyarakat menanam memanfaatkan lahan tidur dan pakarangan rumah jauh sebelum Kota Manado, Sulawesi Utara terkena dampak Covid-19, sunggu sangat luar biasa.

Sejak di-launching atau dicanangkan pada 28 Februari 2020 silam, lewat Gerakan Manado Bakobong dengan #MariJoBakobong belakangan ternyata menyedot perhatian public Nyiur Melambai.

mari jo bakobong
Ketua TP-PKK Kota Manado Prof Paula Lumentut – Runtuwene turut mendampingi Walikota GS Vicky Lumentut melaunching Manado Bakobong #MariJoBakobong

Pasalnya, berbagai komoditi yang ditanam sudah ada yang panen dan terus panen di tengah pandemi covid-19. Program pertanian yang digagas Pemkot Manado ini seakan sudah mengantisipasi dampak gejolak ekonomi global.

“Program #MariJoBakobong salah satu upaya kita (Pemkot Manado,red) menjaga ketahanan pangan akibat gejolak ekonomi global dikemudian hari. Kita harus mengantisipasinya dengan memanfaatkan lahan dan pekarangan rumah,” ujar GSVL kepada wartawan usai melakukan launching Manado Bakobong dengan #MariJoBakobong, Jumat (28/2/2020) silam.

manadoKepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (DPKP) Kota Manado, M.Sofyan menegaskan program cerdas #MariJoBakobong yang dicanangkan Walikota GS Vicky Lumentut, sebelum pandemi covid-19 melanda Kota Manado.

“Sejak dilaunching 28 Februari 2020 silam, program #MariJoBakobong sudah beberapa kali-kali panen dengan berbagai komoditi di sejumlah tempat di Kota Manado,” ujar Sofyan kepada wartawan, Selasa (21/07/2020) siang.

Program Ba Kobong Menginspirasi Ditengah Pandemi

 

manadoSejak dicanangkan, lahan milik Pemkot Manado yang ditanami jagung, cabe dan berbagai tanaman lain, sudah berulang kali dipanen sehingga telah menunjukan hasil. Jadi tidak heran, program cerdas tersebut saat ini telah menjadi role model untuk berbagai pihak.

Kepolisian, TNI, Lapas, pihak swasta, rumah ibadah dan berbagai lapisan masyarakat mulai dengan dukungan dari Pemkot Manado, mulai memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah atau lahan yang belum digarap untuk ditanami berbagai tanaman.

“Mari, ASN, THL dan kelompok tani di Kota Manado, kita manfaatkan lahan tidur yang ada termasuk pekarangan rumah kita, untuk bercocok tanam dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatkan pendapatan dari kelompok tani yang ada di Kota Manado,” ujar Walikota

“Marijo Bakobong” Guna Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

 

manadoSeakan tahu pandemi Covid-19 akan berdampak signifikan bagi perekonomian, Gerakan “Manado Ba Kobong” ini menjadi salah satu strategi ampuh untuk menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi.

“Bila ini sudah jalan, kita bisa memenuhi kebutuhan pangan kita sendiri di tengah pandemi ini. Tidak perlu lahan besar, pekarangan kita bisa manfaatkan, jika tidak punya pekarangan kita bisa gunakan polybag,”terang Walikota

Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia menyebut, program ini jika dikelola dengan serius bisa menjadi sumber pendapatan baru, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih mandiri.

“Kita ingin masyarakat Kota Manado menjadi masyarakat yang produktif, mandiri dan sejahtera di tengah pandemi di era adaptasi kebiasan baru “ujar Walikota kembali.

TNI/Polri dan Swasta “Ba Kobong”

 

ba kobong
Walikota GSVL bersam Kapolres Manado panen jagung manis

Menariknya, program cerdas yang terus digaungkan Walikota GSVL juga selaku Ketua PKB Sinode GMIM terus mendapat respon positif, bahkan mulai diikuti berbagai pihak.

“Program ini sangat baik sehingga mendapat respon yang luar biasa dari berbagai kalangan. Kami telah melakukan kerjasama tidak hanya dengan kelompok tani tapi dengan TNI/Polri, pihak Swasta bahkan pribadi-pribadi,” kata Sofyan.

mari jo bakobong
Launching Gerakan Manado Bakobong #MariJoBakobong

Lanjutnya, ada berbagai jenis tanaman yang menjadi unggulan dalam program Manado Bakobong #Marijo Bakobong” ini. Mulai dari rica, umbi-umbian, kacang-kacangan, jagung, sayur-mayur, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kebutuhan dapur.

“Dengan demikian, kita sudah menjaga ketahanan pangan di Kota Manado tetap stabil, apalagi di situasi pandemi Covid-19 ini. Dan Pak Walikota sudah memprediksinya sebelum Covid-19 menyebar,” jelas Sofyan. (lipsus/aldi)

P/KB GMIM menanam, Pnt GSVL : #MariJo Bakobong

GSVL
Pnt Vicky menanam jagung dengan mengunakan sentuhan teknologi

manadoterkini.com, AMURANG – Gerakan #MariJo Bakobong terus digaungkan Pnt GS Vicky Lumentut tak hanya di Kota Manado dalam kapasitas sebagai Walikota Manado, tapi juga selaku Ketua Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM).

Kali ini Pnt Vicky, naik roda sapi untuk pencanganan penanaman jagung di perkebunan Rote Desa Tewasen, dalam kegiatan Ba Kobong (berkebun) oleh Panji Yosua P/KB Jemaat Bukit Zaitun Tewasen Wilayah Amurang II, Jumat (17/07/2020).

Bakobong
Pemberian bibit jagung kepada Panji Yosua PKB GMIM Wilayah Amurang II

“Puji Tuhan, ditengah pandemi ini penyertaan Tuhan nyata dalam kehidupan kita semua. Saat ini saya ada di perkebunan Rote desa Tewasen Minahasa Selatan, bersama teman-teman P/KB dan Panji Yosua, dalam giat Ba Kobong penanaman jagung sebagai upaya kita menjaga ketahanan pangan dan dari sini juga kita lawan covid-19 dengan cara disiplin mengikuti semua protokol kesehatan, ” ucap Pena Vicky yang juga Walikota Manado dua periode.

Diketahui Pena Vicky bersama teman P/KB dan Panji Yosua serta rombongan yang ada harus berjalan kaki dan menggunakan roda sapi serta motor untuk sampai di lokasi perkebunan tersebut namun semangat dan sukacita melayani semua boleh dilakukan dengan baik dan nama Tuhan Yesus dipermuliakan dalam tugas gereja bersaksi, bersekutu dan melayani.

Pencanangan penanaman jagung, diawali dengan ibadah oleh Ketua Jemaat, Pdt.Andreta Sengke Suoth, S.Th, sekaligus dihadiri Panglima Panji Yosua, James Karinda, SH, MH, Komisi P/KB, Pnt, Ari Turangan, Ketua PKB Wilayah, Pnt. Roy Tambingon, Ketua PKB Jemaat, Pnt, Jhon Rempowatu dan anggota Panji Yosua wilayah dan jemaat. (aldi)

Walikota Manado ajak masyarakat sukseskan Pilkada Serentak 2020

manado
Pembukaan kegiatan sekaligus arahan Mendagri Tito Karnavian.

PEMERINTAH melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara intens memantau kesiapan daerah melaksanakan Pilkada Serentak 2020. Mendagri Tito Karnavian turun ke beberapa wilayah dalam rangka memastikan persiapan dan pencairan dana hibah untuk penyelenggara pemilu.

Dan kali ini giliran Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dimana Mendagri memimpin rapat koordinasi (rakor) Pilkada Serentak Desember tahun 2020, bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jl 17 Agustus, Kamis (16/07/2020) malam.

Kegiatan tersebut diikuti Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL), Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, para Walikota/Bupati se-Sulut, Komisioner KPU Sulut, dan Bawaslu Sulut.

manado
Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat mendengarkan materi.

Rakor ini dihadiri juga Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Syafrizal.

Walikota GSVL mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. “Tahapan sudah mulai jalan, mari kita bantu KPU dan Bawaslu agar demokrasi di kota kita ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, karena Pilkada dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini, protokol kesehatan harus menjadi salah satu fokus utama.

“Protokol kesehatan harus dilakukan dengan cermat di setiap tahapan, karena itu perlu juga dukungan dan kedisiplinan masyarakat. Mari kita kawal bersama agar Pilkada bisa berjalan dengan baik,” ujar Walikota GSVL.

Mendagri pastikan Pilkada di Sulut berjalan dengan lancar dan aman dari Covid-19

 

manadoSebelumnya, Mendagri Tito memastikan bahwa Pilkada di Sulut berjalan dengan lancar dan aman dari Covid-19. Hal ini dapat dilihat dari realisasi anggaran dari Pemda untuk KPUD dan Bawaslu setempat.

“Dari kesiapan anggaran, saya sangat optimis bahwa Sulut ini sangat baik ya, karena saya sudah keliling 10 provinsi dan saya melihat yang paling hijau ya ini, artinya anggarannya (NPHD) 100 persen itu sudah 5 dari 8 kabupaten,” kata Tito.

Pada kesempatan tersebut, Tito menegaskan kembali tentang keberadaan anggaran dalam seluruh tahapan suskesi kepemimpinan di daerah. Dana hibah Pilkada menjadi pendukung sehingga proses berjalan dengan baik.

manadoJika anggaran bermasalah, tahapan Pilkada pasti tidak berjalan dengan baik. Karena itu, ia meminta kepada Pemda yang belum menyelesaikan tanggung jawab ini, untuk segera diselesaikan.

“Yang lain belum 100 persen tapi sudah mendapatkan komitmen dari kepala daerah untuk nanti secara bertahap, karena memang problema kemampuan fiskal, diantaranya adalah menunggu dana alokasi umum transfer pusat termasuk dana alokasi khusus dari Kemenkeu,” jelas mantan Kapolri ini.

 

Pilkada di tengah pandemi Covid-19 harus mematuhi protokol kesehatan

 

manadoPilkada di tengah pandemi Covid-19, mengharuskan kita untuk mematuhi protokol kesehatan. Baik penyelenggara maupun masyarakat diminta melaksanakan ketentuan terkait protokol kesehatan dari pemerintah.

Ini menjadi kewajiban mencegah penularan Covid-19. Dengan demikian, Pilkada tidak menjadi kluster baru dalam penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Kemudian yang lain ada tambahan dari APBN, khususnya penambahan TPS ya, karena 800 pemilih per TPS diubah menjadi 500, untuk mengurangi terjadinya kerumunan, sehingga berimplikasi pada penambahan anggaran termasuk anggaran perlindungan dari Covid bagi penyelenggara, pemilih, maupun aparat keamanan,” ungkapnya.

manadoTujuh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2020 akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah serentak. Tidak hanya itu, pelaksanaan Pilkada juga akan digelar untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

Tito meminta kepada masyarakat untuk mendukung proses Pilkada. Dukungan masyarakat berupa partisipasi aktif dalam kegiatan sosialisasi maupun mengikuti Pemilihan Kepala Daerah pada bulan Desember mendatang.

“Sekali lagi saya sangat optimis bahwa Pilkada di Sulut bisa berjalan dengan lancar dari sisi anggaran dan sisi kesiapan, sehingga kita memberikan dukungan, masyarakat juga memberikan dukungan. Pilkada menjadi momentum kita untuk menekan kurva pandemi sekaligus juga mendukung ekonomi,” tutupnya.(LIPSUS)