SKPD di Mitra Harus Maksimalkan‬ Serapan Anggaran

mitra
Kantor bupati Mitra

MTerkini.com, RATAHAN -Bupati Mitra James Sumedap SH, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs Piether Owu, memintakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dimintakan lebih memaksimalkan serapan anggaran di masing-masing instansi, lebih khusus lagi yang masuk dalam kategori merah dan kuning agar memperhatikan realisasi anggaran tersebut.‬

“Ini menjadi perhatian dari SKPD-SKPD yang realisasi anggarannya masih sangat minim, harus lebih optimalkan kegiatan yang ada, juga dengan memaksimalkan realisasi anggaran,” ujar Owu.‬

Diungkapkannya evaluasi penyerapan serta realisasi anggaran tersebut akan dilakukan secara terus menerus dan akan dilaporkan ke kepala daerah.

Sementara itu, Kepala Bagian Pembangunan Boyke Akay, menguraikan sampai 31 April lalu, dalam laporan realisasi anggaran dari sebanyak 17 SKPD yang masuk dalam kategori merah dengan realisasi 0 sampai 18%, 7 SKPD dengan realisasi anggaran 19% sampai 22%, 13 SKPD masuk kategori hijau dengan realisasi 23% sampai 25%, sementara realisasi di atas 25% masuk kategori biru.‬

“Dari hasil evaluasi yang kami lakukan memang masih banyak SKPD yang realisasi anggaran masih masuk dalam kategori merah karena realisasinya sampai akhir bulan april belum mencapai 18%,” ujar Akay.

Ditambahkannya juga bahwa banyaknya SKPD yang belum memaksimalkan penyerapan serta realisasi anggaran tersebut dikarenakan adanya sejumlah kegiatan yang belum dilaksanakan.‬

“Selain itu juga ada beberapa SKPD yang kegiatannya sudah dilaksanakan, atau proyek yang dalam pengerjaan namun anggarannya belum direalisasikan,” tandasnya.(ger/pow)

Walikota Manado Buka Sosialisasi Perpres Nomor 4 Tahun 2015

sosialisasi pengadaan barang dan jasaMANADO, (manadoterkini.com) – Sosialisasi Peraturan Presiden nomor 4 Tahun 2015, tentang pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Manado, yang digagas Bagian Administrasi Pembangunan, Sekretaris Daerah di ruang serbaguna Rabu (8/4) dibuka Walikota GS Vicky Lumentut.

Dalam sambutannya GSVL sapaan akrab Walikota Manado, mengingatkan peserta yang mengikuti kegiatan dapat mengikuti sosialisasi dengan penuh tanggung jawab dan penuh kesungguhan.

“Saya harapkan semua peserta yang ikut sosialisasi ini, bisa dapat benar-benar mengetahui dan memahami tentang peraturan barang dan jasa pemerintah ini. Agar kedepannya saudara selaku abdi negara, bisa dapat menjadi aparatur yang profesional dalam hal pengadaan barang jasa pemerintah,”ujar Lumentut.

Nantinya, kedepan pengadaan barang dan jasa benar-benar berkualitas bukan hanya segi fisik tapi dalam segi keuangan. “Setiap barang/jasa yang diadakan nantinya merupakan barang/jasa yang betul-betul terjangkau, berkualitas serta dapat di pertanggungjawabkan baik dari segi fisik, keuangan, maupun manfaatnya untuk kelancaran tugas pemerintah kota dan pelayanan ke tengah masyarakat dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih,” tegas Walikota GSVL yang turut didampingi Sekretaris Utama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia, Ir Ikak G Patriastomo MSP.(ald)