Bupati : Jumlah Penerima BLT-DD di Desa Ongkaw Tiga Ditambah

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 06 tahun 2020 dimana Desa dapat menganggarkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD melebihi kuota setelah mendapatkan persetujuan Pemerintah Kabupaten.

Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE menyampaikan, BLT – DD Rp 600 ribu/ bulan diharapkan bisa dimaksimalkan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. BLT – DD sebesar Rp 600 ribu ini diberikan selama 3 bulan. Dengan demikian, total yang akan mereka terima Rp 1,8 juta.

“Dari anggaran DD di Desa Ongkaw Tiga Kecamatan Sinonsayang seharusnya bisa dimanfaatkan 25% sebagai BLT. Supaya bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Saya berharap semua desa juga harus bisa memaksimalkan anggarannya,” ujarnya saat melaksanakan kunjungan di Desa Ongkaw Tiga pada Rabu (10/6/2020) siang tadi.

Dilihat dari besar anggaran BLT di Desa Ongkaw Tiga, seharusnya target penerima BLT-DD harus lebih banyak lagi. Sementara sasaran di desa ini, saat ini baru 63 KK. Untuk itu, Bupati meminta Hukum tua (Kumtua) Desa Ongkaw Tiga Evan Tumangken untuk kembali melakukan Musyawarah Desa agar menambah jumlah penerima.

minsel“Jumlah penerima harus ditambah, nanti saya tanda tangan, hal ini agar anggaran BLT di Desa Ongkaw tiga dapat dimaksimalkan buat masyarakat”, paparnya.

Data penerima juga diharuskan dipasang ditempat terbuka, agar semua masyarakat bisa membaca data penerima. “Masyarakat juga boleh protes kepada Kumtua kalau ada data penerima BLT-DD yang tidak tepat sasaran. Bagi masyarakat penerima PKH atau BPNT tidak boleh menerima BLT ini,” ujarnya.

Selanjutnya Bupati melakukan peninjauan ke rumah-rumah warga masyarakat, dan mendapati beberapa keluarga yang layak untuk mendapatkan bantuan.

Dari pantauan media ini, Bupati didampingi Sekretaris Dinas PMD Minsel Altin Sualang SSTP MPA, Camat Sinonsayang Jhon Laoh, SIP  MSi dan kabag humpro Ysis Mangindaan, SSTP. Ketua BPD Refli Lepa, dan sejumlah perangkat dan relawan.(dav)

Diterima Bupati Tetty, PT PJB Ubjom Luar Jawa II PLTU Amurang salurkan CSR berupa APD

manadoterkini.com, SULUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) lewat Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE menerima bantuan CSR berupa APD dari PT PJB Ubjom Luar Jawa 2 PLTU Amurang yang bertempat di Rumah Dinas (Rudis) Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur.

Bantuan APD diserahkan secara langsung oleh Manager Unit PT PJB Ubjom Luar Jawa II PLTU Amurang Tumpal Sirait, yang diterima juga secara langsung oleh Bupati Minsel.

“Terima kasih telah membantu kami Pemkab Minsel berupa APD, ini menjadi sangat penting bagi para petugas medis apalagi mereka yang kerap evakuasi tindakan medis lainnya,” ucap Tetty sapaan akrab Bupati Minsel ini.

“Kami dari Pemkab Minsel menerima bantuan APD dan langsung dibagikan hari ini juga kepada para tenaga medis kita, sebagai garda terdepan dalam penanganan pencegahan pandemi Covid-19,” jelasnya.

Adapun perwakilan penerima APD yang dibagikan langsung Bupati CEP di antaranya RSUD Amurang, RS Kalooran Amurang, Puskesmas Amurang Barat, Puskesmas Tumpaan, Klinik Bala Kesalamatan Amurang, Posko Perbatasan Manado-Minsel, Posko Perbatasan Mitra-Minsel.(dav)

Bupati Minsel Terima Kunjungan Kepala Balit Palma Kantor Kementerian Pertanian Sulut

Minselmanadoterkini.com, AMURANG-Perhatian pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terhadap masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup petani kelapa.

Pada Kamis (4/6/2020), Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Minsel Frangky Pasla SE MSi menerima kunjungan dari Kepala kantor Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma), Badan Litbang Pertanian Kantor Wilayah Kementerian Pertanian Sulut Dr. Ir. Ismail Maskromo MSi.
Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan rencana pengembangan dan perluasan areal kelapa di Kabupaten Minsel. Selain itu diutarakan kendala yang dihadapi petani kelapa berupa produksi buah kelapa yang sangat sedikit sehingga petani sudah tidak lagi mengurus kebun kelapanya.

MinselHanya saja Salah satu solusi yang disampaikan oleh kepala Balit Palma menggunakan benih varietas unggul yang bersertifikat seperti kelapa Dalam, Kelapa Genjah atau kelapa Hibrida Indonesia. Disamping itu pola budidaya kelapa harus diperhatikan dimulai dari pembuatan lubang tanam sampai pada pemeliharaan. Penanaman kelapa dengan jarak tanam 6 m x 16 m sehingga memungkinkan untuk penanaman tanaman sela di antara kelapa seperti tanaman jagung, cabe dan lain sebagainya, pengelolaan pasca panen kelapa menjadi produk bernilai jual tinggi sehingga dapat menambah nilai tambah ekonomi petani selain dijual dalam bentuk kelapa butiran.
Ke depanl Bupati sangat mengharapkan ada kerjasama dan pendampingan dari Balit Palma Bersama dengan Pemkab Minsel untuk mensukseskan program kerja yang telah ditetapkan.
Dihadapan Kepala Balit Palma, Bupati juga membahas berbagai hal khususnya bidang pertanian dimana Bupati senantiasa memiliki pemikiran dan ide kreatif yang dikolaborasikan dengan teknologi terbaru dunia pertanian. Bupati terdorong untuk mengembangkan dunia pertanian Minsel dengan ide pengembangan pertanian plus lokasi wisata tani dengan berbagai tanaman unggulan disamping tanaman-tanaman eksotik ada juga kelapa pandan wangi dan kopyor. Bupatin selanjutnya langsung mengajak kepala balai melakukan peninjauan ke Lokasi lahan pertanian guna melihat keadaan dilapangan.(dav)

Wacana Penerapan “New Normal” Pemkab Minsel Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

Minselmanadoterkini.com, AMURANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat untuk menerapkan kebijakan new normal di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Meski begitu, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE mengatakan beberapa persiapan sudah mulai dilakukan.

Pemkab sementara melakukan persiapan di antaranya pembagian masker secara menyeluruh, pemetaan rapid test dari jumlah penduduk, serta melokalisasi persoalan di masing-masing wilayah.

”Jika masyarakat sudah mendapatkan masker semua, kemudian dilakukan razia simpatik secara persuasif oleh aparat penegak hukum terpadu untuk pakai masker, itu merupakan new normal,” kata Bupati melalui Kabag Humas Pemkab Minsel Ysis Mangindaan SSTP.

”Kemudian bisa melakukan kegiatan seperti pola hidup cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker dan rapid test secara terus-menerus di setiap desa yang ada di 17 Kecamatan yang ada di Minsel,” tuturnya.

Terkait rencana diperpanjangnya masa belajar dan bekerja di rumah bagi pelajar, mahasiswa/i dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai daerah, Bupati menerangkan, saat ini Pemkab Minsel masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Dia menjelaskan, Pemkab tidak bisa berdiri sendiri. Karena itu, kata Dia, harus sejalan dan sesuai dengan pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden RI serta Tim Gugus Tugas Nasional.

”Bagaimana kebijakan Presiden melalui kementerian/lembaga terkait yang akan berlaku secara nasional, baik itu libur ASN, anak sekolah, sistem penerimaan siswa baru dan memulai tahun ajaran baru, tidak mungkin kita Pemkab bergerak lebih dulu,” tandas.(dav)

Terkait Adanya Satu Warga Positif Covid-19, Bupati Minsel Minta Masyarakat Tetap Tenang dan Jangan Panik

minsel
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Minsel Bupati Christiany Eugenia Paruntu

manadoterkini.com, AMURANG – Perihal adanya satu pasien yang positif corona yang ada di Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Ketua Gugus Tugas Covid-19 Minsel yang juga Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE meminta kepada seluruh masyarakat Minsel untuk tidak panik, atau bahkan takut berlebihan. Melainkan tetap berpikiran positif bahwasanya Corona atau Covid-19 (Corona Virus Disease) bisa dikalahkan dengan mengikuti seluruh anjuran dari Pemerintah. Yakni senantiasa menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) meliputi mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin, makan makanan sehat dan bergizi, olahraga, minum air putih 8 gelas sehari, dan istirahat yang cukup.

Tidak hanya itu saja, Bupati juga meminta masyarakat untuk melaksanakan social and physical distancing (jaga jarak dan menghindari keramaian), memakai masker ketika berada di luar rumah serta selalu berada di rumah (stay at home) kecuali untuk keperluan yang bersifat mendesak, seperti kebutuhan pangan dan obat-obatan.

“Saya ajak seluruh masyarakat Minsel untuk tidak panic, tapi kita harus selalu waspada. Karena Corona ini virus yang tak terlihat tapi pergerakannya sangat cepat dan bisa menyebar ke mana-mana. Untuk itu, saya minta semuanya untuk tetap berada di rumah demi dapat memutus rantai penyebaran Virus Corona ini. Kita jaga pola dan gaya hidup kita dengan menjaga kebersihan dan kesehatan. Jaga jarak minimal 1 meter, hindari keramaian, dan pakai masker kemana-mana, apalagi sampai mudik atau pulang kampoung,” tegasnya.

Dalam hal pencegahan maupun penanganan Covid-19, Pemkab Minsel bersama TNI dan Polri dan stake holder penting lainnya, terus melaksanakan berbagai macam upaya. Mulai dari sosialisasi ke masyarakat, penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitiser dan masker ke masyarakat, memberlakukan work from home (bekerja dari rumah) bagi para ASN dan study at home (belajar di rumah) bagi para pelajar di Minsel, pemberlakukan kawasan Physical Distancing di sejumlah wilayah, hingga kesiapan anggaran terhadap dampak terburuk yang berpengaruh pada perekonomian daerah dan masyarakat.

Oleh karenanya, peran serta seluruh pihak, mulai dari camat, Hukum Tua (Kumtua), Lurah hingga Kepala lingkungan sangat dibutuhkan untuk sama-sama bisa membantu Pemerintah menyelamatkan masyarakat dari Virus Corona.

“Saya mengajak serta seluruh masyarakat desa dan kelurahan, ayo bersama sama sempatkan waktu untuk menyelamatkan kita semua. Bukan untuk apa apa, tapi untuk keselamatan dan masa depan penerus kita. Saya minta Lurah, Kumtua dan Camat untuk saling berkoordinasi seintens mungkin. Kalau ada pergerakan pemudik, langsung tanggap supaya bisa diantisipasi sedini mungkin, itu penting sekali,” terangnya.

Khusus untuk Pemerintah Desa, Bupati juga mengharapkan ada langkah inovatif dari para Kades untuk bisa memanfaatkan anggaran dari Dana Desa maupun Anggaran Dana Desa ke dalam kegiatan penanganan dan pencegahan Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

“Ayok para Kumtua, saya ajak untuk sama-sama kita bertekad memerangi Corona ini sampai tuntas. Termasuk penggunaan ADD dan DD untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 di desanya masing-masing. Pemkab Minsel bersama TNI, Polri dan tenaga medis akan terus berjuang untuk bisa membangtu masyarakat mengalahkan Corona ini,” tandasnya.(dav)

Serahkan BST di Tondano Timur, Muntu Berharap Supaya Tidak Disalahgunakan

Minahasamanadoterkini.com, MINAHASA – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Frits Muntu bersama Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Dr Denny Mangala menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp600 ribu buat masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Tondano Timur.

Penyerahan bantuan yang mengambil lokasi di Kantor Pos Tondano pada Kamis (14/05/20) tadi menerapkan protokol social distancing.

“Hari ini mulai disalurkan kembali BST, yang merupakan bantuan pemerintah pusat demi membantu masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19,” kata Muntu.

Dirinya berharap bantuan yang diserahkan berupa uang tunai dapat diperuntukan masyarakat demi membantu kebutuhan hidup keseharian dalam mencukupi ketersedian pangan.

“Bantuan ini kami mohon jangan disalah gunakan. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah Kabupaten Minahasa sangat peduli dengan masyarakat. Untuk itu segala bantuan terus diupayakan diberikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Hadir juga dalam momentum tersebut Kepala Dinas Sosial Denny Tualangi, Camat Tondano Timur Thelma Torar S Sos, dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Maya Kainde SH MAP. (fis)

Cegah Covid-19, Bupati Tetty bantu APD di 167 Desa dan 10 Kelurahan

minsel
Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE menyerahkan secara simbolis APD kepada Hukum Tua dan Lurah di rumah dinas Bupati Minsel

manadoterkini.com, AMURANG – Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE, memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada warga Minsel yang ada di 167 Desa dan 10 Kelurahan.

Bantuan APD tersebut diserahkan oleh Bupati kepada warga Minsel melalui Hukum Tua (Kumtua) dan Lurah di Rumah Dinas Bupati Minsel, Selasa (12/05/2020).

“Bantuan APD ini saya serahkan untuk diserahkan kepada masyarakat dan tenaga medis dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Minsel,” kata Bupati.

Menurut Tetty sapaan akrab Bupati dua periode ini, pemberian bantuan APD ini dilakukan untuk menggugah semua pihak supaya memiliki kepedulian untuk membantu Pemerintah Daerah dalam hal pemenuhan APD baik untuk tenaga medis maupun masyarakat.

“Semoga bantuan APD dan masker ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Saya berpesan agar masyarakat selalu memakai masker apabila sangat terpaksa untuk beraktifitas di luar rumah. Sering-sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, jaga jarak dan jaga kontak ketika sedang berkomunikasi,” terangnya.

Sementara Kumtua Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat Ruddy Kodongan SE menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan APD yang diberikan langsung oleh bupati.

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Ibu Bupati ini mampu menggugah semua pihak yang ada di Kabupaten Minsel agar bersama-sama memiliki kepekaan dan kepedulian dalam membantu kebutuhan masyarakat di tengah-tengah pandemi wabah COVID-19,” katanya.(dav)

Positif COVID-19 di Sulut Terus Bertambah, Bupati Minsel Perketat Perbatasan

minsel
Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE

manadoterkini.com, AMURANG – Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE meminta petugas di posko perbatasan memperketat pengawasan menyusul bertambahnya kasus COVID-19 di Sulawesi Utara (Sulut) menjadi 71.

Bupati meminta petugas di perbatasan jangan sampai lengah dan harus selalu siaga mengecek setiap kendaraan yang masuk. “Petugas yang berjaga di perbatasan, kita minta jangan lengah dan harus selalu siaga mengecek setiap kendaraan yang masuk,” katanya.

Posko pengawasan yakni perbatasan Kabupaten Minsel-Minahasa yakni di Desa Rap Rap Kecamatan Tatapan, Desa Munte, Desa Tangkuney, Kecamatan Tumpaan, perbatasan di Desa Rumoong Atas Kecamatan Tareran, perbatasan Minsel-Mitra di Desa Ranoketang Kecamatan Amurang dan Desa Beringin Kecamatan Ranoyapo, perbatasan Minsel-Bolmong di Desa Poigar Kecamatan Sinonsayang, dan perbatasan Minsel – Boltim di Desa Sinisir Kecamatan Modoinding.

Apalagi, imbuhnya, hasil rapid test menunjukkan warga yang positif di Sulut masih tinggi. “Meskipun suasananya Ramadhan, tetapi kita tidak boleh lengah. Sebab, hasil rapid test cenderung naik terus,” ujarnya.

Adapun, kasus pasien positif corona di Sulut tercatat sebanyak 71. Meskipun di Minsel belum ada warga yang terjangkit kasus corona. “Meskipun Minsel belum ada yang terjangkit, kita harus tetap waspada, apalagi Minsel merupakan jalur trans Sulawesi, kita berdoa agar warga Minsel tidak ada yang terjangkit,” ungkapnya.(dav)

Pemkab Minsel kembali Raih WTP, Tetty : Puji Tuhan

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kembali mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemeriksaan Keuangan. Prestasi ini menjadi yang keempat kali.

Raihan tersebut diberikan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dilakukan BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemkab Bekasi untuk tahun anggaran 2019.

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE mengucapkan rasa syukur atas raihan itu. Menurutnya, opini WTP yang diraih merupakan kerja keras seluruh perangkat daerah.

“Puji Tuhan, segala puji syukur yang tak terhingga serta ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras bapak/ibu kepala perangkat daerah sehingga pada hari ini kita kembali meraih predikat WTP untuk ke empat kalinya secara berturut-turut,” kata Bupati.

Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan. “Semoga prestasi ini dapat terus kita pertahankan untuk seterusnya dan menjadi penyemangat kita untuk terus berkarya yang terbaik demi Kabupaten Minsel,” ujarnya.(dav)

Bupati Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Minsel Tahun 2021 Lewat Vicon

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Minsel Tahun 2021. Kegiatan Musrenbang diikuti oleh Kepala Bappelibang Minsel Tertius Ulaan ST MT, Forkopimda, Sekdakab Denny Kaawoan SE MSi dan para pimpinan OPD Pemkab Minsel.

Bupati Minsel mengatakan, Musrenbang yang dilaksanakan ini, karena kesamaan niat untuk memajukan daerah, inilah menjadi salah satu faktor penting yang mendorong dan meluangkan waktu untuk hadir dalam acara ini. Ia menyampaikan, pelaksanaan kegiatan Musrenbang ini terasa berbeda dibandingkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, karena situasi bangsa dan bahkan seluruh dunia saat ini sedang dilanda wabah Covid-19 yang mengharuskan pemerintah membuat instruksi dan himbauan agar masyarakat menjaga jarak fisik atau physhical distancing dan meniadakan kegiatan yang dapat mengumpulkan banyak orang atau berkerumun.

“Maka dengan berpedoman pada Surat Mendagri Nomor 440/2552/SJ tanggal 23 Maret 2020 perihal Pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2021 yang menunjukkan betapa pentingnya agenda kegiatan musrenbang ini harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang pelaksanaannya dengan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi atau interaksi online,” kata Bupati.

Disebutkannya, Tahun 2021 merupakan pelaksanaan tahun kedua perwujudan visi dan misi Pemkab Dairi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Minsel dengan visi dan Misi. Penyusunan RKPD Kabupaten Minsel Tahun 2021 merupakan salah satu momen penting dalam menetapkan kebijakan dasar untuk pembangunan Tahun 2021 dan menjadi penting untuk melakukan sinergitas, sinkronisasi, introspeksi serta penetapan skala prioritas terhadap sejumlah usulan pembangunan yang telah dan akan disampaikan para stakeholders (pemangku kepentingan).

“Memperhatikan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini harus menjadi pertimbangan dan memikirkan langkah-langkah recovery yang akan dilakukan pemerintah daerah pada tahun 2021,” ucapnya.

Lanjut Dial, dengan berpedoman pada RPJMD Minsel maka Arah Kebijakan Pembangunan Kabupaten Dairi Tahun 2021 adalah Pengembangan sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing melalui prioritas pembangunan dengan sasaran :

(1) Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat, (2) Meningkatnya kualitas pendidikan masyarakat, (3) Meningkatnya cakupan keluarga berencana, (4) Menurunnya tingkat kemiskinan dan (5) Menurunnya tingkat pengangguran sehingga dapat mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di lingkungan Pemerintah Daerah.

“Perencanaan pembangunan yang kita rancang diharapkan tidak hanya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan saat ini, namun juga mampu mengantisipasi permasalahan di masa mendatang. Untuk itu dibutuhkan kepekaan yang tinggi terhadap permasalahan pembangunan yang ada di sekitar kita. Komitmen tinggi untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan tersebut juga harus sejalan dengan penanganan yang komprehensif dan inovatif, perlunya penerapan prinsip berkelanjutan serta penanganan yang terintegrasi dan tidak parsial,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan mengacu pada sistem perencanaan pembangunan nasional, maka penyusunan RKPD Minsel Tahun 2021 diharuskan merujuk pada dokumen–dokumen perencanaan baik di tingkat nasional maupun tingkat provinsi. Terutama dilihat dari keterkaitan prioritas pembangunan, kebijakan dan arah pembangunan yang akan dilaksanakan Tahun 2021. Dimana arah kebijakan pembangunan Kabupaten Dairi Tahun 2021 selaras dengan salah satu agenda pembangunan nasional.

“Output dari pelaksanaan musrenbang ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan. Hal ini tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) hingga penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Minsel Tahun Anggaran 2021. Diharapkan dalam penyusunannya benar-benar sesuai kebutuhan daerah dan keinginan masyarakat,” terangnya.

Sementara,Kepala Bappelibang Minsel Tertius Ulaan ST MT menyampikan akan memperhatikan arahan Bupati dalam melaksanakan dan mengkoordinasikan Musrenbang RKPD Kabupaten diantaranya Penyelaraasan program kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran prioritas pembangunan provinsi termasuk mengklarifikasi program kegiatan kewenangan daerah kabupaten dengan program kegiatan usulan desa hasil Musrenbang kecamatan.

Dia menyampaikan, dari permasalahan pembangunan yang dihadapi, yakni aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanaan umum dan aspek daya saing daerah akan diarahkan sasaran yang lebih tepat untuk pembangunan Minsel tahun 2021, antara lain meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat, meningkatnya kualitas pendidikan masyarakat, meningkatnya cakupan keluarga berencana, menurunkan tingkat kemiskinan, menurunkan tingkat pengangguran.

“Target pembangunan di Minsel tahun 2021 adalah indeks pembangunan manusia (IPM) 70,6 persen, pertumbuhan ekonami 5, 05 persen dan tingkat pengangguran 1,34 persen,” katanya.(dav)