Pekan Depan, Pasangan CEP dan FDW Dideklarasikan

MinselAMURANG, (manadoterkini.com)-Menjelang pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati akhir Juli 2015 ini, PDI-P dikabarkan akan segera mendeklarasikan pasangan Christiany Eugenia Paruntu SE dan Frangky Donny Wongkar SH (CEP – FDW).

Hal ini dikatakan Ketua DPC PDI-P Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Steven Lumowa SE saat kepada manadoterkini.com.”Kalau tidak ada aral melintang, pekan depan kita dari PDI-P akan mendeklarasikan pasangan CEP dan FDW sebagai calon bupati dan wakil bupati Minsel periode 2015-2020 di Pilkada yang akan dilaksanakan secara serentak pada akhir tahun 2015 ini,” terang Lumowa.

Saat disinggung penugasan yang diberikan DPP PDIP kepada pasangan CEP – FDW, Lumowa mengatakan tugas yang diberikan DPP PDIP untuk melakukan konsolidasi ke partai-partai politik sudah selesai dan hasilnya telah dilaporkan ke DPC, DPD, dan DPP PDIP. “Jadi tugas yang diberikan sudah terpenuhi, dan puji Tuhan hasilnya sangat positif,” tutupnya.(dav)

Kader PDI-P Siap Menangkan CEP – FDW di Pilkada Minsel

MinselAMURANG, (manadoterkini.com) – Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Steven Lumowa SE mengatakan, pihaknya akan menjalankan rekomendasi dari DPP PDI-P terkait penunjukkan Christiany Eugenia Paruntu SE dan Frangky Donny Wongkar (CEP – FDW) menjadi calon Bupati dan calon Wakil Bupati dalam Pilkada Minsel yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang.

“Semua kader partai harus mengamankan, melaksanakan dan memenangkan. Jika kader tidak bisa melaksanakan perintah itu makan diberi sanksi sesuai dengan organisasi,” ujarnya.

Soal strategi kemenangan, ia menegaskan bahwa yang penting bagaimana tanggung jawab kader yang wajib hukumnya harus berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan pasangan calon yang diusung oleh PDI-P.

Dia juga meminta kepada seluruh kader untuk memilih CEP – FDW. Pasalnya, mereka adalah pasangan terbaik dari PDI-P. “Jadi saya kira sepantasnya kader harus memilih pasangan CEP – FDW pada Pilkada mendatang,” katanya.

Alasannya bukan semata-mata didasari sifat primordial kedaerahan. Menurutnya, CEP yang saat ini menjabat bupati Minsel sudah terbukti membawa Minsel lebih maju, sedangkan FDW yang saat ini menjabat Ketua Fraksi PDI-P DPRD Sulut merupakan politisi dengan wawasan dan pengalaman berskala nasional. “Jadi kita sebagai kader harus amankan, karena CEP dan FDW merupakan pasangan yang cocok dan layak untuk membawa Minsel makin terdepan,” tutupnya.(dav)

Koalisi Besar Dibentuk Hadang Kekuatan Tetty-Wongkar di Pilkada Minsel

CEP-Wongkar
Tetty-Wongkar

AMURANG, (manadoterkini.com) – Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Minahasa Selatan, semakin menarik untuk diikuti. Pasalnya,diskusi panel dengan tema mencari pemimpin lebih baik, Sabtu (27/6) kemarin memberikan sinyal bahwa kelima partai tersebut akan berkoalisi membentuk suatu kekuatan besar untuk menghadang dominasi Partai Golkar dan PDIP yang katanya mengusung Incumbent Christiany Eugenia Paruntu dan Sekretaris PDIP Sulut Frangky Wongkar.

Menurut tokoh pemuda Minsel Carter Lumantow SH MH, koalisi lima partai bakal menjadi kekuatan besar menghadapi Pilkada Minsel. “Memang itu adalah hitun-hitungan politik koalisi tersebut akan menghadang dominasi pasangan Incumbent (Tetty Paruntu,red) dengan Frangky Wongkar. Makanya koalisi besar itu perlu mempertimbangkan figur yang bakal diusung nantinya. Karena figur menjadi penentu meskipun lima partai ini telah membentuk koalisi besar,”ujar Lumentow.

Diakuinya mesin partai akan menjadi dominan dalam kualisi besar, namun perlu diingat juga PDIP memiliki kekuatan yang luar biasa ketika Olly Dondombey turun tangan. “Koalisi besar memang sangat baik untuk mengimbangi dominasi Tetty-Wongkar. Mengingat ketika Golkar dan PDIP bersatu di Minsel, kedua partai tersebut memiliki masa militan. Apalagi Golkar di Minsel satu komando mulai dari orang tua hingga pemilih pemula. Dan perlu diingat PDIP sejak ditangani oleh sudah terbukti dibeberapa Pilkada Kabupaten/Kota di Minsel,”ungkap Lumantow.

Ditambahkan Lumantow, kalau pun koalisi besar itu terwujud dan DPP PDIP mengeluarkan SK bagi pasangan Tetty – Wongkar, pastinya Pilkada Minsel hanya akan diikuti dua pasang calon. “Kalau koalisi besar terwujud dan CEP-FDW direstuai DPP PDIP, yang pasti Pilkada Minsel hanya akan diikuti dua pasang calon,”tutur Lumantow.

Dilain pihak dalam koalisi besar tersebut ada empat nama diantaranya Asiano Gemmy Kawatu (AGK), Ramoy Markus Luntungan (RML), Ventje Tuela (VT) dan Sonny Frans Tandayu (SFT).

Figur lain yang disebut-sebut dan patut diperhitungkan yakni Edison Masengi serta Andry Harits Umboh.(tim)