Dinas Pendidikan Mitra Tunggu Surat Edaran Masuk Sekolah

manadoterkini.com, MITRA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) lewat kepalah Dinas Pendidikan Kabupaten Mitra Aske Benu menjelaskan prihal penetapan masuk Sekolah.

Menurutnya dinas pendidikan Mitra masih menunggu surat edaran Dinas pendidikan propinsi dan diharapkan agar orang tua murit untuk dapat mengawasi langsung para siswa untuk belajar dirumah.

“Memang ada beberapa informasi yang menyebutkan bahwa tanggal 1 julli dan ada juga tanggal 13 julli masuk sekolah, itu belum pasti karena belum ada pemberitahuan dari propinsi, kita masih menunggu keputusan dari pemprov,” jelas Benu.

Dijelaskanya, Dinas pendidikan sampai saat ini kami tetap menerapkan siswa belajar dirumah, dengan berbagai inovasi untuk menerapkan program belajar.

“Ada kunjunggan kusus dari tenagga pengajar, untuk menerapkan belajar kusus persiswa, tapi penerapanya belum diterapkan diseluruh wilaya, karena menyesuaikan dengan aturan dari pemerintah Mitra berkaitan dengan covid-19,” jelasnya.(win)

Olly Minta Kepsek Rawat Fasilitas Sekolah

manadoterkini.com, SULUT – Sulawesi Utara Olly Dondokambey meminta kepada seluruh kepala sekolah (kepsek) untuk merawat fasilitas sekolah.

Hal itu disampaikan Olly Dondokambey saat meresmikan sekaligus menandatangani prasasti sarana prasarana bidang pendidikan Tahun Anggaran 2019 yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Manado, Kamis (18/6/2020).

“Tentunya bersyukur kepada Tuhan semoga apa yang sudah kita laksanakan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh murid-murid SMA lebih khusus tentunya kepala sekolah dapat menjaga dan dapat memanfaatkan seluruh ruangan kelas, ruangan laboratorium dan ruang praktek dari siswa bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Olly Dondokambey.

Menariknya, Olly juga menyebut rencana bakal menggelar lomba kebersihan antar sekolah dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 yang jatuh pada tahun ini agar kebersihan sekolah dapat terus dijaga.

“Saya rencana memperingati HUT RI 17 Agustus nanti, kita akan bikin lomba kebersihan dan keindahan halaman sekolah, jadi saya minta kepada kepala-kepala sekolah halaman sekolah harus ditata dengan baik supaya pemandangan diluar gedung yang sudah bagus tambah lebih bagus lagi kalau halaman sekolah bagus,” ucap Olly.

“Manfaat dari kebersihan itu banyak apalagi di zaman COVID-19 ini torang harus ajarkan torang pe murid bersih, sehingga torang terhindar dari segala penyebaran penyakit COVID-19 ini dan saya kira hal-hal ini yang menjadi tugas tanggung jawab kita semua sebagai pemerintah, kepala dinas , sebagai kepala sekolah, guru dan semua aparat yang terlibat secara langsung harus memperhatikan hal-hal seperti ini,” jelas Olly.

Lebih lanjut, Olly mengingatkan pentingnya peranan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas belajar siswa terkait kebijakan pemerintah pusat menghapus ujian nasional mulai tahun depan.

“Kebijakan pemerintah pusat untuk menghilangkan ujian nasional saya kira ada baiknya, tetapi ada juga tidak baiknya karena tidak ada stimulus untuk memacu lagi bagi anak-anak di daerah karena kebijakannya ada ditangan Kepala Sekolah itu sendiri.”

“Jadi kami sangat mengharapkan betul-betul diberikan tanggung jawab sebagai kepala sekolah dimana pun anda berada betul-betul dimanfaatkan dengan baik untuk generasi-generasi kita kedepan karena persaingan generasi kita kedepan lebih ketat, tegas Olly Dondokambey.

Pada kesempatan itu hadir pula Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen dan Kadis Dikda Grace Punuh. (*/Rizath)

Bakal Picu Masalah, Penarikan Guru PNS di Minsel Belum Diterapkan

Raco
Fietber Raco

manadoterkini.com, AMURANG – Rencana Pemerintah untuk menarik guru PNS di sekolah swasta di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) hingga saat ini masih belum diterapkan. Pasalnya, hal tersebut dinilai bakal menimbulkan banyak polemik dan masalah baru.

“Penarikan guru sudah didengungkan sejak lima tahun lalu oleh menteri karena masalah kekurangan guru. Salah satu solusi yang muncul saat itu adalah penarikan guru PNS di swasta. Namun setahun setelahnya kita lakukan rakor untuk tindaklanjuti itu dan wilayah indonesia timur tidak menerima itu. Jadi belum bisa kita eksekusi karena bakal timbul masalah-masalah baru,” ujar Kepala Dikpora Minsel DR Fietber Raco Spd MSi saat ditemui di ruang kerjanya.

Salah satu contoh masalah yang bakal muncul, menurut Raco adalah terkait jabatan kepala sekolah.”Ada sekira 234 SD di Minsel, 45 persennya atau sekira 80-an sekolah adalah SD swasta, sedangkan SMP ada 10 sekolah swasta. Jika kepala sekolah di SD dan SMP swasta ditarik ke negeri maka akan kehilangan jabatan. Itu akan berbuntut masalah juga kedepannya,” ungkapnya.

Lanjut Dia, belum lagi jika semua guru PNS di swasta ditarik, maka akan tersisa satu atau dua guru honorer yang belum berkualitas. “Apakah itu tidak akan berdampak pada siswa di sekolah tersebut. Ketika mereka tidak terlayani, maka akan melanggar UUD 31 tentang setiap warga negara berhak mendapat pendidikan yang juga mesti sesuai dengan undang-undang 20 tahun 2003 dimana pendidikan itu harus bermutu,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya sampai saat ini belum menerapkan penarikan guru swasta tersebut karena menimbang banyak masalah tersebut.

“Jadi untuk Minsel memang belum menerapkan itu karena berbagai faktor yang ada. Apalagi untuk wilayah seluruh Minahasa contohnya sekolah GMIM bakal terancam ditutup kalau itu diterapkan penarikan guru itu,” tandasnya.(dav)

Sosialiasi Sitahu 2019, Bupati Panambunan : Hindari Perilaku Hidup yang melanggar Hukum

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Vonnie Anneke Panambunan STh dalam hal ini Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi Siswa Taat Hukum (SITAHU) 2019 di Pendopo Kantor Bupati, Rabu (23/1/2019).

Sitahu Minut
Bupati Panambunan Saat memberikan sambutan di hadapan Siswa-Siswi Se Kabupaten Minut

Kegiatan sosialisasi Sitahu dihadiri langsung Bupati Vonnie Anneke Panambunan STh di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Bernadeth Londong.

“Kegiatan ini sangat baik untuk memberikan pengenalan hukum yang benar sejak dini tentang hukum kepada siswa-siswi. Sangat penting untuk membangun karakter bangsa yang taat dan patuh pada hukum bangsa yang positif,” ujar Panambunan.

VAP

Lanjutnya, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberi pemahaman kepada generasi muda khususnya para siswa/siswi untuk menghindari perilaku hidup yang tidak benar.

Panambunan

“Penyuluhan hukum ini bertujuan agar para peserta dapat memproteksi diri dan menghindari perilaku hidup yang melanggar norma hukum atau kaidah-kaidah hokum,” ujar Bupati Panambunan.

Vonny Panambunan

Turut memberikan materi tentang sosialisasi Siswa Taat Hukum (Sitahu) 2019 dari unsur Kejaksaan Negeri (Kejari), Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara (Minut) dan tokoh agama.

Sosialisasi Siswa Taat Hukum (Sitahu) 2019 di ikuti oleh para pelajar tingkat TK, SD, SMP dan SMK se-Kabupaten Minahasa Utara.(advertorial)

Ratusan Kepsek di Minsel Terancam di Copot

minsel
Kadis Pendidikan Minsel Fietber Raco dan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Minsel Roy Tiwa

manadoterini.com, AMURANG – Ratusan Kepala Sekolah (Kepsek) yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terancam jadi guru biasa. Pasalnya, ratusan ASN ini adalah Kepsek di sekolah swasta. Dan mereka harus kembali mengajar di sekolah negeri karena berdasarkan regulasi saat ini.

Hal tersebut disampaikan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE melalui Kepala Dikpora Minsel DR Fiebert Raco SPd MSi kepada manadoterkini.com.

Menurut Dia mengatakan, aturan yang ada, kepsek yang berada di sekolah swasta gajinya akan tidak dibayarkan. “Karena, mereka guru ASN, tidak bisa lagi mengajar di sekolah swasta. Maka dari itu saya sudah ingatkan mereka harus kembali ke sekolah negeri, dan mengurus berkas karena kalau tidak akan kena sanksi,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel Drs Roy F Tiwa mengatakan, untuk guru ASN atau kepsek yang berada di swasta, harus dikembalikan di sekolah negeri.

“Jadi mereka kembali ke sekolah negeri dalam rangka pemenuhan ASN di Minsel. Karena hingga saat ini, guru-guru yang berada di Minsel sudah sangat di butuhkan.

Untuk sekolah negeri yang berada di pelosok atau pulau, sangat minim terutama guru ASN, kebanyakan honorer,” bebernya.

Dia menambahakan dalam UU ASN menyebutkan ASN hanya terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Keduanya mengabdi di instansi pusat maupun daerah.

“Guru ASN yang diperbantukan di swasta, sudah saatnya pulang ke asalnya. Kalau menolak, ada sanksi tegas yang akan diberlakukan sesuai PP 53/2010 tentang Disiplin PNS,” tutupnya.(dav)

Deysie Lumowa: Guru Wajib UKG

minutmanadoterkini.com, MANADO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbcud) Kota Manado menghadirkan terobosan untuk membuat guru benar-benar kompeten di bidangnya masing-masing, Lumowa menegaskan pihaknya mewajibkan semua guru di Kota Manado untuk mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG).

“Baik guru TK, SD serta SMP harus mengikuti UKG mandiri yang diprakarsai Disdikbud, ini merupakan upaya memperbaiki kompetensi guru yang ada. Pasalnya, dari penilaian provinsi beberapa waktu lalu, kompetensi guru di Manado berada di urutan bawah dibanding daerah lain di Sulawesi Utara,” Ujar Lumowa.

Lebih lanjut, Lumowa memaparkan selain harus mengikuti UKG, para guru dituntut agar mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.

“Sesuai instruksi pimpinan, kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Jangan hanya menggunakan internet untuk media sosial, tapi juga dalam proses belajar mengajar,” tutupnya. (angky)

Waspada Penculikan Anak, Wolajan Sarankan Sekolah Miliki Satpam

received_10209996823708268manadoterkini.com, AIRMADIDI – Kasus penculikan anak sekolah yang terjadi belum lama ini di Kota Manado, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dalam hal ini Dinas Pendidikan.

“Kami akan sarankan ke sekolah-sekolah, lebih khususnya sekolah yang berada di dekat jalan raya, agar ada satpam atau penjaga sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Minut Sofitje Wolajan, Rabu (29/11/2017).

Selain itu, Wolajan meminta pihak sekolah untuk tetap waspada, juga mengingatkan agar ada kerjasama dengan orang tua siswa, terkait dengan perhatian, penjagaan, serta memberikan pemahaman soal kasus yang terjadi tersebut, agar tidak terjadi pada anak-anak mereka.

“Ini menjadi perhatian kita bersama untuk selalu mengingatkan ke anak-anak kita, agar jangan mudah terbujuk dengan orang tidak dikenal. Dan kalau di sekolah ada satpam atau penjaga sekolah akan mempermudah pengawasan. Jadi kalau ada siswa lebih khusus siswa SD yang belum dijemput orang tua, satpam tidak boleh mengizinkan siswa untuk pulang, kecuali telah dijemput,” tandasnya.(Pow)

Lepas Pramuka ke Cibubur, Ini Pesan Gubernur Olly Dondokambey

manadoterkini.com, SULUT –  Gerakan pramuka merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Sulawesi Utara sekaligus sebagai wadah pembentuk karakter kaum muda yang positif. Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan, Gemmy Kawatu, SE, M.Si pada pelepasan keberangkatan utusan kwartir daerah gerakan pramuka Sulut pada raimuna nasional di halaman kantor gubernur, Rabu (9/8/2017) pagi.Pramuka

“Semua kegiatan yang diadakan oleh gerakan pramuka memiliki unsur kepemimpinan, kerjasama, keterampilan, kompetisi dan kepedulian baik pada sang pencipta, pada sesama maupun pada alam dan lingkungan,” katanya.

Oleh karenanya, menurut Gubernur Olly, pelaksanaan raimuna tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Cibubur tanggal 13-20 Agustus 2017 itu harus menunjukkan karakter unggul pramuka Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan ajang eksistensi gerakan pramuka yang dapat menunjukan jati diri, karakter dan profesionalitas sebagai bagian dari pramuka indonesia,” tandasnya.

Disamping itu, Olly menjelaskan kegiatan kepramukaan juga menanamkan nilai-nilai penting dalam kehidupan yang harus selalu diterapkan termasuk dalam agenda raimuna tingkat nasional.Pramuka

“Kewajiban terhadap Tuhan, mengamalkan pancasila, membangun masyarakat serta peningkatan mental intelektual, seperti tercantum dalam trisatya dan dasa dharma,” ujarnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Olly mengingatkan seluruh peserta utusan Sulut dapat menjadi teladan pada pertemuan pramuka tingkat nasional itu.

“Jagalah sikap, tindakan dan perilaku dalam bersosialisasi dengan peserta lainnya dan lingkungan sekitar. Perkenalkanlah budaya, keindahan panorama alam serta keramahtamahan masyarakat Sulut selama pelaksanaan kegiatan nantinya,” imbuhnya.

Adapun kegiatan itu turut dihadiri Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulut, Vanda Sarundajang.(humas/timredaksi)

Jabatan Kepsek SMP dan SD di Minsel Dilelang

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minsel mengelar jabatan kepala sekolah (Kepsek). Baik Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minsel Dr Fietber Raco SPd MSi mengatakan, tahun 2017 ini pengangkatan Kepsek memakai sistem lelang jabatan.

Hal ini dilakukan, agar setiap Kepsek yang ditempatkan, benar-benar berkualitas memiliki kemampuan.

“Supaya adanya SDM yang berkompetensi memimpin sekolah, sehingga boleh maju dan berkembang. Terutama meningkatkan mutu pendidikan para siswa, agar boleh berprestasi,” kata Raco.

Lanjut Dia, Mekanismenya setiap pelamar baik Kepsek maupun guru, memasukkan berkas lamaran berupa biodata. Juga, berkas administrasi lainnya dan mencantumkan tiga nama sekolah sebagai pilihan.

“Batas usia pelamar bagi mereka yang sekarang menjabat kepsek maksimal berusia 56 tahun, dan mereka yang tak menjabat kepsek usia maksimum 54 tahun,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk pelamar yang sekarang menjabat kepsek di sekolah yayasan yang ingin mengikuti proses lelang, harus memasukkan surat keterangan rekomendasi yayasan dari sekolah bersangkutan.

“Untuk tahap seleksi akan dilakukan Dikpora bersama BKDD Minsel,” tandasnya.(dav)

Wabup Minsel Buka UNBK di SMK N 1 Amurang

Wabup Minsel, Franky Wongkzar, Pemkab Minselmanadoterkini.com, AMURANG – Wakil bupati (Wabup) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada Senin (3/4) siang tadi, secara resmi membuka pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) N 1 Amurang. “Saya harapkan para peserta ujian tetap fokus dan jujur serta berintegritas,” harapnya.

Lanjut Wongkar, dirinya mengapresiasi kerja dari Dikpora Minsel dalam melaksanakan ujian berbasis komputer. “Walaupun ditengah keterbatasan dengan sering adanya pemadaman listrik dan jaringan yang tidak baik,namun langkah yang diambil oleh Dikpora Saya apresiasi. Saya yakin 100 persen peserta ujian akan lulus,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dikpora Minsel DR Fietber Raco SPd MSi mengatakan, sebelum mengikuti UN, para siswa lebih dahulu akan mengikuti ujian sekolah dan try out dilaksanakan kabupaten dan provinsi.

“Termasuk pembekalan dengan mengikuti pelajaran tambahan atau pengayaan, untuk mematangkan semua materi mereka pelajari selama mengenyam bangku kelas tiga,” tandasnya.(dav)