APBD Tomohon Tahun 2020 Tembus 706,9 Miliar

tomohonmanadoterkini.com, TOMOHON – Setelah melewati berbagai tahapan dan pembahasan akhirnya TAPD dan DPRD Kota Tomohon akhirnya sepakat dan menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) untuk tahun 2020 mendatang sebesar Rp 706,9 Miliar.

Hak tersebut disahkan pada rapat paripurna yang dilaksanakan pada Minggu (15/9) sekira pukul 02.30 subuh. Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Tomohon Miky Wenur MAP didampingi wakil ketua Caroll Senduk dan Youdy Moningka melaksanakan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi dan laporan Badan Anggaran serta pendapat akhir Wali Kota Terhadap Ranperda APBD 2020 dilanjutkan penutupan masa sidang terakhir periode 2014-2019.

Wenur menjelaskan berbagai tahapan telah dilalui. “DPRD dan Pemkot Tomohon telah melakukan pembahasan mengenai APBD Kota Tomohon tahun depan, kesesuaian telah melalui proses baik Banggar maupun Tim Anggaran Pemerintah Daerah(TAPD), diharapkan bisa dimaksimalkan untuk pengembangan daerah baik dalam infrastruktur, peningkatan SDM hingga kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman beserta jajarannya. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD yang telah membahas Ranperda APBD 2020. Bukti baik DPRD maupun Pemerintah Kota bersinergi untuk kepentingan masyarakat Tomohon,” jelas Wali Kota.(yudi)

manadoterkini.com, AMURANG – Penarikan Guru ASN yang mengajar di sekolah swasta mendapat sorotan dari DPRD Kota Tomohon. Penarikan tenaga pendidik ini tidak relevan diimplementasikan di Kota Tomohon, yang notabenenya adalah Kota Pendidikan juga. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Tomohon Miky Wenur. Menurut Dia penerapan kebijakan ini harusnya dievaluasi kembali oleh SKPD terkait.

“Jangan sampai kegiatan belajar mengajar di sekolah swasta terganggu. Bagaimanapun juga, pilihan mendapat pelayanan pendidikan ada di tangan orang tua siswa. Harusnya pemerintah bisa melihat kondisi ini, mempertimbangkan kembali,” ujar Wenur.

Ditambahkannya, kondisi tenaga pendidik jika dibandingkan antara pengajar swasta dan ASN. Masih lebih banyak kategori pengajar dari sekolah swasta. Meski dominan, kondisi ini justru menjamin peserta didik,  mendapatkan edukasi dan literasi secara optimal pastinya.

“Kurang lebih 60 sekolah di Tomohon itu swasta sisanya negeri. Nah, bagaimana pelayanan pendidikan bisa jalan, kalau tenaga pengajarnya ditarik. Saya berharap kebijakan penarikan guru ASN di sekolah swasta ini bisa ditinjau kembali, sangat tidak cocok jika diterapkan di Tomohon,” katanya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Kristen I Tomohon Altje Liuw mengatakan, dirinya yang juga pengajar ASN yang bekerja  di sekolah swasta. Tak bisa berbuat banyak, perihal penerapan kebijakan ini. Memang, kata dia, pola yang selama ini berjalan, harusnya tak perlu diubah lagi. Mempertimbangkan kondisi sebaran guru di Tomohon, yang dinilai belum ideal.

“Khusus sekolah kita saja ada  35 guru ASN dari total 72 tenaga pengajar. Harusnya pemberlakuan kebijakan ini melibatkan kita juga para pengajar. Jangan sampai anak didik yang jadi korban nantinya,” tandasnya.(sem)

MTerkini.com, TOMOHON – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tomohon menggelar Rapat Paripurna penyampaian hasil rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun Anggaran 2015 di Ruang Paripurna lantai II Gedung DPRD Kota Tomohon, Senin (25/04/2016) siang.

Ketua Pansus LKPJ Erens Kereh AMKL dalam laporannya menyampaikan, Pansus menerima LKPJ Walikota Tomohon dengan berbagai rekomendasi atau catatan-catatan yang harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Tomohon agar ditindaklanjuti pada waktu yang akan datang untuk kemajuan Kota Tomohon.

Sementara itu Walikota Jimmy F Eman SE Ak, dalam sambutannya mengatakan, bahwa dalam pola kemitraan dan kerjasama yang ada, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tomohon Akhir Tahun Anggaran 2015 dalam waktu kurang dari 30 hari telah dipelajari serta dibahas secara mendalam oleh panitia khusus yang melahirkan suatu rekomendasi kepada Walikota dalam rangka pembenahan dan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke arah yang lebih baik.

Perlu dipahami bahwa rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD kepada Walikota, berupa catatan-catatan strategis yang berisikan saran, masukan atau koreksi terhadap 3 hal dari 5 hal pokok yang terkandung dalam LKPJ, yakni penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan akan ditindaklanjuti dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan sepanjang tahun 2015 mungkin belum memenuhi serta menjawab harapan dari seluruh lapisan masyarakat. Atas segala catatan-catatan strategis yang tertuang dalam rekomendasi Pansus, akan menjadi suatu bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Tomohon untuk terus berbenah diri dalam kerangka mensejahterakan masyarakat Kota Tomohon,” tutur Walikota Eman.

Rapat Paripurna DPRD ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Wenur didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Carrol Senduk, SH. dan Youdy Moningka, SIP, serta dihadiri oleh Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak, Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, Kajari Tomohon Mohamad Noor HK SH MH, Sekretaris Daerah Kota Tomohon DR. Drs. Arnold Poli SH MAP, seluruh Anggota DPRD Kota Tomohon dan Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon. (toar)

DPRD Kota Tomohon Gelar Paripurna LKPJ Walikota T.A 2015

tomohonMTerkini.com, TOMOHON – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tomohon menggelar Rapat Paripurna penyampaian hasil rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun Anggaran 2015 di Ruang Paripurna lantai II Gedung DPRD Kota Tomohon, Senin (25/04/2016) siang.

Ketua Pansus LKPJ Erens Kereh AMKL dalam laporannya menyampaikan, Pansus menerima LKPJ Walikota Tomohon dengan berbagai rekomendasi atau catatan-catatan yang harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Tomohon agar ditindaklanjuti pada waktu yang akan datang untuk kemajuan Kota Tomohon.

Sementara itu Walikota Jimmy F Eman SE Ak, dalam sambutannya mengatakan, bahwa dalam pola kemitraan dan kerjasama yang ada, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tomohon Akhir Tahun Anggaran 2015 dalam waktu kurang dari 30 hari telah dipelajari serta dibahas secara mendalam oleh panitia khusus yang melahirkan suatu rekomendasi kepada Walikota dalam rangka pembenahan dan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke arah yang lebih baik.

Perlu dipahami bahwa rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD kepada Walikota, berupa catatan-catatan strategis yang berisikan saran,masukan atau koreksi terhadap 3 hal dari 5 hal pokok yang terkandung dalam LKPJ, yakni penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan akan ditindaklanjuti dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan sepanjang tahun 2015 mungkin belum memenuhi serta menjawab harapan dari seluruh lapisan masyarakat. Atas segala catatan-catatan strategis yang tertuang dalam rekomendasi Pansus, akan menjadi suatu bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Tomohon untuk terus berbenah diri dalam kerangka mensejahterakan masyarakat Kota Tomohon,” tutur Walikota Eman.

Rapat Paripurna DPRD ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Wenur didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Carrol Senduk, SH. dan Youdy Moningka, SIP, serta dihadiri oleh Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak, Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, Kajari Tomohon Mohamad Noor HK SH MH, Sekretaris Daerah Kota Tomohon DR. Drs. Arnold Poli SH MAP, seluruh Anggota DPRD Kota Tomohon dan Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon. (toar)

Kejari Dan DPRD Tomohon Tandatangani MoU Tentang Masalah Hukum

MoU DPRD Tomohon dan KejariMTerkini.com, TOMOHON-Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menjalin kerjasama dalam rangka mengangani masalah hukum yang ada di Kota Tomohon.

Hal tersebut dibuktikan dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang dilakukan oleh Kejari dan DPRD Tomohon di Lanosa Guest House Walian, Kamis (18/2).

Kepala Kejari Tomohon Muhamad HK Noor SH MH kepada sejumlah wartawan menyampaikan bahwa, penadatanganan MoU tersebut dilakukan karena pihaknya bersama DPRD siap memberantas masalah Hukum yang ada di Tomohon.

“Ini juga dilakukan untuk menekan angka KKN yang terjadi dilingkup Pemkot Tomohon dan hal ini sebagai pendampingan hukum untuk proses di bidang perdata dan PTUN,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tomohon Ir Miky Junita Wenur yang didampingi Sekretaris Dewan Andrikus Wuwung mengatakan, dasar aturan yang mengatur jika ditemui terkait hukum antara pemerintah kota maupun dewan sebagai lembaga DPRD kajian hukum agar dalam melaksanakan kepastian hukum berharap MoU yang mereka lakukan bersama Kejari bisa menekan angka pelanggar hukum di Tomohon, baik dari pihak Legislatif maupun Eksekutif.

“DPRD Sebagai Lembaga Pengawasan dari Pemerintahan mewakili masyarakat harus paham aturan hukum karena fungsi pengawasan ini menentukan berhasil tidaknya pembangunan kota Tomohon termasuk dalam bidang hukum,” jelasnya. (efd)

MTerkini.com, TOMOHON-Dugaan adanya tunggakan listrik yang mencapai Rp 100 Juta lebih, Kepala PD Pasar Tomohon Ofny Kalalo SH, dipanggil  Komisi II DPRD Kota Tomohon untuk dimintai klarifikasi.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tomohon Freds Keles ST yang didampinginggi Sekretaris Komisi II Maria Pijoh ST, Harun Lululangi, Cherly Mantiri mengatakan, pemanggilan mereka karena tidak adanya pemasukan dalam kas Daerah. “Kita panggil mereka, karena tidak ada pemasukan di kas daerah,” ujarnya

Sementara itu, Dirut PD Pasar Ofny Kalalo, SH yang didampingi Badan Pengawas Wilhem Gontha saat dikonfirmasi manadoterkini.com tidak membantahnya. Dia mengatakan kepada wartawan terkait dengan pemasukan di kas daerah.

“Hal ini terjadi karena berbagai masalah yang dihadapi seperti tidak beroperasinya Pabrik Es, adanya tunggakan rekening listrik yang mencapai Rp 100 juta yang harus dibayar ke PLN, Pembayaran 3 Direksi yang tahun 2015 kosong, penagihan retribusi kepada 1500 pedagang yang sering nunggak, dan permasalahan lainnya yang mendera PD Pasar,” jelasnya.(efd/dav)

PIMPINAN DAN ANGGOTA DPRD TOMOHON

MENGUCAPKAN

DIRGAHAYU HUT ke-13 KOTA TOMOHON

Wenur
Ketua DPRD Tomohon Ir Miky Junita Wenur
Carol dan Moningka
Wakil Ketua DPRD Tomohon Carol Senduk dan Youddy Moningka

 

Andrikus Wuwung
Sekretaris DPRD Tomohon Andrikus Wuwung

HUT ke -13 Kota Tomohon, DPRD Tomohon melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa yang dipimpin langsung Ketua DPRD Ir Miky Yunita Wenur didampingi Wakil Ketua Caroll Senduk SH, dan Youddy Moningka SIP, Rabu (27/01/2016).

HUT Tomohon
Pj Gubernur, Pj Walikota dan pimpinan DPRD Tomohon dalam rangkah HUT ke 13 Kota Tomohon

Dalam kesempatan tersebut, Wenur mengapresiasi akan keberhasilan dan prestasi Pemerintah Kota Tomohon, sehingga berbagai agenda dan program telah berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat. “Penghargaan juga kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon yang senantiasa mendukung segala program pemerintah,” kata Wenur.

HUT TOmohon
Sambutan Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono MDM

Penjabat Gubernur Sulawesi Utara Dr Soni Sumarsono MDM, atas nama Pemerintah dan Warga Sulawesi Utara tak lupa mengucapkan selamat HUT ke-13 Kota Tomohon. “Saya mengatasnamakan pemerintah provinsi dan masyarakat Sulawesi Utara menyampaikan selamat ulang tahun untuk Kota Tomohon. Semoga sukses selalu dalam segala hal serta sukses dalam upaya membangun, mensejahterakan masyarakatnya,”ujar Sumarsono.

HUT Tomohon
Suasana Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke 13 Kota Tomohon

Lanjut Sumarsono, makna dari peringatan HUT dapat melihat kebelakang apa yang telah dicapai dan belum tercapai sehingga kedepan dapat membenahi segala sesuatu yang belum lengkap. Begitu juga yang belum terlaksana dapat dimaksimalkan sehingga sepenuhnya terus menerus mencapai, dan meraih kesuksesan. “Saya sangat salut dengan keberadaan Kota Tomohon, dengan keramah tamahan penduduknya, suasana yang aman, damai, udaranya yang sejuk, panorama alamnya yang selalu mengikat para pengunjung sehingga setiap orang yang datang ke Kota Tomohon tetap betah dan merasa nyaman. Demikian dalam sektor pariwisata seperti industry wisatanya, agro wisatanya dipastikan pengunjung merasa ingin selalu datang ke Kota Tomohon,” tutup Sumarsono.

Kota Tomohon
Suasana Paripurna Istimewa HUT Ke 13 Kota Tomohon

Sementra itu Penjabat Walikota Tomohon Drs Sanny J Parengkuan MAP menuturkan dalam kurun waktu 13 tahun semenjak dimekarkan, Kota Tomohon makin menunjukan perkembangan positif dalam eksistensi sebuah kota.

TOmohon
Penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Tomohon, Miky Junita Wenur

“Dimana dengan jumlah penduduk yang telah menyentuh 103.506 jiwa dan laju pentumbuhan penduduk sebesar 1,99 %, itu artinya Tomohon telah berada pada tingkat klasifikasi kota sedang dan berdasarkan tingkat perkembangnan kota. Kita masuk dalam kategori kota polis yaitu suatu daerah yang berkembang menjadi kota yang masih memiliki sifat agraris, sehingga banyak capaian yang ada, kilasan catatan capaian keberhasilan atas pelaksanaan RPJMD Kota Tomohon yakni dibidang pemerintahan dan kemasyarakatan, bidang pembangunan dan ekonomi daerah, bidang pendidikan dan agama, bidang kesehatan, bidang pembangunan/infrasturktur perkotaan, bidang pertanian, bidang pariwisata dan kebudayaan, serta bidang lingkungan hidup dan penanggulangan bencana,” ungkap Parengkuan.

TOmohon
Walikota dan Wakil Walikota Tomohon terpilih, Jimmy F Eman dan Sherly A Sompotan dalam rapat paripurna DPRD Tomohon

Untuk itu, kata Parengkuan, semoga dihari jadi ini semua elemen masyarakat Kota Tomohon bisa berefleksi dan merealisasikan filosofi lama. “Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini,” pungkasnya.

tomohon
Anggota DPD Stevanus BAN Liow, Sekda Arnold Poli, serta tamu undangan

Hadir dalam rapat paripurna tersebut Ketua TP PKK Provinsi Sulut Tri Rachayu Sumarsono, para Forkopinda, jajaran Pejabat Provinsi Sulut, jajaran Pemkot Tomohon, unsur PKK Kota Tomohon, para Muspida Tomohon, para Bupati/Walikota se Provinsi Sulut, jajaran BUMN/BUMD, para mantan Walikota Tomohon, tokoh agama dan masyarakat.(efd/adv)

MTerkini.com, TOMOHON – DPRD Kota Tomohon akhirnya menetapkan pasangan Jimmy Feidie Eman dan Sherly Adelyn Sompotan (EMAS) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tomohon periode 2016-2021, lewat Rapat Paripurna Istimewa, Selasa (26/01/2016).tomohon

Ketua DPRD Tomohon, Miky Junita Wenur mengatakan, pelaksanaan rapat paripurna ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 100/140/SJ tanggal 19 Januari 2016 tentang Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Wali Kota/Wakil Wali Kota sebagai implementasi dari Pasal 160 dan Pasal 160A Undang-undang (UU) Nmor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas UU 1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang (Perppu) 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi UU yang menegaskan bahwa Pengesahan pengangkatan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih dilakukan berdasarkan penetapan pasangan calon terpilih oleh KPU kota yang disampaikan oleh DPRD kota kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur.tomohon

“Pelaksanaan rapat paripurna pengumuman hasil penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tomohon masa jabatan tahun 2016-2021 telah dilaksanakan sesuai surat edaran Mendagri,” jelas Wenur.

Sementara itu, Penjabat Walikota Tomohon Drs. Sanny Parengkuan, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pihak DPRD Tomohon yang telah memprakarsai sehingga rapat paripurna istimewa boleh terlaksana dengan baik. ”Saya bersyukur agenda penetapan calon Walikota dan Wakil Walikota boleh terlaksana dengan baik berkat kasih Tuhan dan dukungan seluruh pihak,”kata Parengkuan.tomohon

Dia pun berharap Eksekutif dan Legislatif dapat berperan bersama dalam mengawal dan melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat. “Sedianya selalu hidup rukun dan harmonis,” tandasnya.

Parengkuan juga mengajak agar seluruh pihak menjaga dan memelihara suasana yang aman dan kondusif dalam menyambut Walikota dan Wakil Walikota Definitif.

Untuk diketahui rapat yang dipimpin Ketua DPRD Tomohon Micky J.L Wenur didampingi Wakil Ketua Dewan Caroll Senduk, SH, Wakil Ketua II Youdy Moningka, ditidaklanjuti dengan penandatanganan berita acara oleh Pj Walikota Tomohon, Walikota dan Wakil Walikota terpilih serta pimpinan Dewan.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut Pj Walikota Sanny Parengkuan, Sekretaris Daerah (Sekda) DR, Arnold Poli ,Map , Anggota DPRD , Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),Tokoh agama , Tokoh masyarakat, para pejabat pemkot BUMN/BUMD, komisioner KPU dan Panwas Kota Tomohon, Camat dan Lurah.(efd/tim)

MTerkini.com, TOMOHON – Sejumlah elemen Masyarakat yang ada di Desa Pangol meminta kepada DPRD dan Pemkot Tomohon agar membentuk Panitia Khusus (Pansus) agar bisa memantau perkembangan PT Geothermal selang 14 hari kedepan agar serius menangani persoalan yang sudah terjadi dilapangan.

Seperti halnya yang dimintakan oleh Pemerhati Lingkungan Didi Mantiri. “Dampak PGE harus disikapi serius terlebih pemerintah dan Wakil Rakyat yang ada di kantor DPRD Tomohon untuk secepatnya membentuk tim Pansus untuk dapat memantau kenirja PGE selang 14 hari kedepannya,” pintanya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Tomohon Carol Senduk, menyampaikan hal tersebut akan disampaikan ke Ketua DPRD untuk menindaklanjuti perkembangan dilapangan karena dewan merupakan rumah rakyat jadi harus memahami peka dan reaktif terhadap apa yang diinginkan masyarakat.

“Kami sebagai wakil rakyat terus memantau perkembangan dilapangan terkait pekerjaan PGE dalam mencari penyebab terjadinya kasus luapan dan sumur dikompleks cluster 24, disampaikan juga kepada masyarakat agar memberikan waktu kepada PGE menjawab terkait pengerjaan dan penanganan lumpur tersebut,” tandasnya.(efd)

FPG DPRD Tomohon Rombak Alat Kelengkapan, Sundah dan Pungus Masuk Banggar

DPRD TomohonMTerkini.com, TOMOHON -Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Kota Tomohon melakukan rolling atau perombakan di Alat Kelengkapan Dewan.

Seperti James Kojongian ST yang sebelumnya duduk di Badan Anggaran (Banggar) digantikan oleh Djemmy Sundah SE, dan posisi di Komisi 2 digantikan Piet H. Pungus SPd, Sementara James Kojongian dipindahkan ke Komisi 1 sebelumnya diduduki Piet HK Pungus SPd.

Hal tersebut dibacakan dalam rapat paripurna Buka Tutup masa persidangan Tahun 2015-2016 Perubahan, Rabu (06/01/2016).

Ketua Fraksi DPRD Tomohon Piet HK Pungus SPd mengatakan, perubahan ini sudah sesuai Tata Tertib (Tatib) dimana tiap tahun anggaran dilakukan perubahan alat kelengkapan dewan. “Jadi ini untuk optimalisasi dan penyegaran kinerja di dikantor dewan,” katanya.

Ditempat yang sama Walikota Jimmy F Eman SE Ak yang pada Kamis (07/01/2016) meminta agar sinergitas penyelenggara pemerintah untuk meyelesaikan pembangunan kedepan.

Disisi lain Ketua DPRD Ir Junita M Wenur menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tinginya kepada Walikota JFE yang telah memimpin Kota Tomohon meski tidak ada wakil walikotanya. Menunggu pelantikan devnitif disampaikan juga seluruh ASN untuk terus menjaga kebersamaan kerja keras dan kerja tuntas dalam memaksimalkan kinerja di tahun 2016 ini.(efd)