GSVL-MOR hadiri upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-59

manadoterkini.com, MANADO – Upacara dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-59, di alun-alun kota, Lapangan Sparta Tikala, Jln Balaikota Manado, Senin (22/07/2019) pagi tadi dihadiri Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor D Bastiaan SE.

Kejaksaan Sulut
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Andi Muh Iqbal Arief SH MH bertindak sebagai Inspektur Upacara

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Andi Muh Iqbal Arief SH MH, bertindak selaku Inspektur Upacara. Dalam sambutannya menekankan tentang peningkatan pengabdian Kejaksaan demi kemajuan keunggulan dan keutuhan Negeri.

Jaksa Agung M Prasetyo meminta agar jajarannya mempertimbangkan dampak dari segala penegakan hukum yang dilakukan. Prasetyo berharap tindakan hukum para jajarannya tidak memberi pengaruh buruk bagi pertumbuhan ekonomi.

Awalnya Prasetyo menyebut saat ini masih banyak peraturan perundang-undangan yang masih tumpang tindih yang dapat menimbulkan ketidakpastian hukum. Kondisi itu disebut Prasetyo dapat berdampak pada upaya pemerintah yang tengah menarik investor.

Sulut Kejaksaan
Suasana Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 di Lapangan Sparta Tikala, Manado

“Dengan adanya fenomena tersebut, kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum harus mampu turut serta membangun keyakinan dunia usaha, para pelaku ekonomi, dan masyarakat bahwa persoalan kepastian hukum selalu mendapat perhatian dan perbaikan sehingga tidak perlu terlalu dikhawatirkan akan menghalangi dan menyulitkan usaha dan investasi yang akan dijalankannya,” kata Prasetyo saat menyampaikan sambutan dalam peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 di Lapangan Upacara Badan Diklat Kejaksaan, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Senin (22/07/2019), dilansir dari detikcom.

Ditegaskannya, harus pula dipastikan bahwa setiap tindakan dan kebijakan penegakan hukum yang dilakukan sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan yang benar.

“Harus memperhatikan outcome dan dampak yang kemungkinan timbul yang dapat memberi pengaruh negatif terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi,” tukas Prasetyo.

manado
Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan serta Rektor Unima juga selakuk Ketua TP-PKK Kota Manado foto bersama Kejati Sulut Andi Muh. Iqbal Arief, SH, MH.

Hadir juga Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Ketua DPRD Sulut Andrei Anggouw, Rektor Universita Negeri Manado (UNIMA) Prof Ir Julyeta PA Runtuwene MS DEA, Ketua DPRD Kota Manado Noortje Van Bonne, serta sejumlah Kepala Daerah dan Forkompinda di Sulut. (*/ald)

GSVL-Mor: Idul Fitri 1440 Hijriah, momentum untuk kembali bersatu usai Pemilu 2019

Pemerintah Kota Manado melalui Walikota Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor D Bastiaan SE mengajak umat Islam Kota Manado agar Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 ini untuk menjadikan momentum kembali bersatu usai Pemilu 2019.

Idul fitri
Walikota Manado GS Vicky Lumentut berdialog dengan para Imam Mesjid di Rudis Walikota Manado.

“Di momen ini saya ajak untuk kita samua kembali bersatu, setelah sempat sedikit ‘tapela’ saat pemilu lalu. Mari kita mempererat kembali hubungan persudaraan dan menjaga kebersamaan di kota kita. Lupakan perbedaan politik saat Pemilu, kita bersatu kembali,” ujarnya.

Walikota GSVL bersyukur, secara umum pelaksanaan pemilu di Kota Manado berjalan lancar, hingga pengesahan oleh KPU beberapa waktu lalu. Bahkan kericuhan yang sempat terjadi di daerah lain, tidak terjadi di Manado.

idul fitri
Walikota Manado GS Vicky Lumentut usai berdialog dengan para Imam Mesjid di Rudis Walikota Manado.

“Manado adalah rumah besar kita bersama, tetap menjadi kota yang rukun sebagaimana predikat Kota Manado sebagai kota paling toleran di negeri ini,” ujar Walikota GSVL.

Tak lupa dia menegaskan bhwa peran tokoh agama sangat penting dalam membantu Pemerintah Kota Manado, untuk menjadikan Kota Manado lebih maju serta dalam mensejahterahkan masyarakat manado lewat program-program Pemkot Manado.

 

Pawai kendaraan hias meriahkan Malam Takbiran di Kota Manado

Warga Muslim di Kota Manado merayakan Malam Takbiran dengan menggelar pawai kendaraan baik roda empat dan dua yang sudah dihiasi dengan berbagai ornamen bertemakan Islami. Kendaraan hias ini berpawai dari depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (04/06/2019), dan finish di depan Masjid Miftaful Jannah Jln Piere Tendean Boulevard.

Idul Fitri
Wakil Walikota Mor Bastiaan menerima peserta malam takbiran Idul Fitri 1440 Hijriah di lokasi finish.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Mor atas nama Walikota GSVL dan jajaran Pemerintah Kota Manado serta masyarakat, menyampaikan selamat menyambut Idul Fitri dengan bertakbir. Kemenangan iman adalah kemenangan kita bersama, masyarakat Kota Manado dan sekitarnya.

“Mari terus kita jaga kerukunan antar umat beragama di Kota Manado ini, sebagai rumah kita bersama yang hidup harmonis dan damai,” ujar Wawali Mor Bastiaan.

 

Wawali Mor Bastiaan pimpin Safari Idul Fitri Pemkot Manado

Jajaran Pemerintah Kota Manado bersama unsur Forkopimda melakukan safari dalam rangka bersilaturahmi kesejumlah rumah mantan pejabat dan pejabat serta tokoh masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Rabu (05/06/2019).

Idul Fitri
Safari Idul Fitri Pemkot Manado di rumah Kadis Damkar M Sofyan.

Wakil Walikota Mor D Bastiaan SE memimpin kegiatan tersebut, didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kota Manado Imelda Bastiaan-Markus SE serta sejumlah pejabat Pemkot Manado.

Pertama rombongan safari Idul Fitri mengunjungi mantan birokrat yang juga mantan Plt Sekretaris Daerah Kota Manado Drs Rum Dj Usulu, selanjutnya berkunjung ke rumah Asisten I Setda Kota Manado Drs Heri Saptono, dan kemudian ke rumah Kadis Pemadam Kebakaran Kota Manado Muhamad Sofyan, dan dilanjutkan ke rumah sejumlah tokoh agama Islam dan tokoh masyarakat Islam di Kota Manado.

Idul fitri
Safari Idul Fitri Pemkot Manado di rumah mantan Plt Sekda Kota Manado Rum Usulu.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali atas nama Pemerintah Kota Manado, menyampaikan selamat merayakan Hari Idul Fitri kepada umat Muslim di Kota Manado. Wawali berharap momentum hari kemenangan iman bagi saudara-saudara yang sukses menjalankan ibadah puasa sebulan penuh itu.

“Makna perayaan Idul Fitri membawa hikmah dan berkah bagi mereka yang merayakannya, dan mengajak umat Muslim di Kota Manado yang toleran ini, untuk bersama membangun Kota Manado yang kita cinta dan banggakan ini, kedepan lebih baik dan sejahtera,” ujar Wawali.(LiputanKhusus)

Pesta Adat Tulude, Komitmen GSVL-MOR Kota Pariwisata

Pemkot Manado Sukses Gelar Pesta Adat Tulude 2019

pesta adat tulude
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut memberikan sambutan pada pesta Adat Tulude tahun 2019 yang digelar IKISST di lapangan Sparta Tikala

PEMKOT MANADO sukses gelar Pesta Adat Tulude di Lapangan Sparta Tikala Manado, Kamis (14/02/2019). Upacara adat Tulude bagi masyarakat etnis Nusa Utara yakni Sangihe, Sitaro dan Talaud merupakan warisan dari pendahulu/leluhur yang masih dilestarikan serta dirayakan hingga sekarang ini.

Acara sakral dan riligi ini, menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehingga telah terpatri dalam adat, tradisi juga budaya masyarakat Sangihe, Sitaro dan Talaud, sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam penyertaannya bagi kehidupan masyarakat.

pesta adat tulude

Kegiatan ini didahului dengan prosesi arakan Kue Tamo yang dibawah dari gedung Gereja Sentrum Manado, sebelum diarakan ke lokasi acara lapangan Sparta Tikala, oleh pasukan adat serta para pentua adat terlebih dahulu di doakan oleh Hamba Tuhan.

“Sejatinya perayaan gelar adat Tulude merupakan wujud ungkapan syukur kepada Tuhan yang telah menyertai berjalan kehidupan kita semua, dari tahun yang lalu dan menapaki tahun yang baru ini, kita mohon pertolongan Tuhan guna pemeliharaanNya dalam setiap kehidupan kita,” ujar Walikota Manado DR. Ir GS Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA.

pesta adat tulude

Gelar adat Tulude mempunyai tujuan, untuk mempromosikan budaya serta memperkuat ketahanan nasional sekaligus mendukung wonderful indonesia serta memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia.

“Harapan kita bersama agar lewat gelar adat Tulude Kota Manado ini akan terbangun masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral, sosial dan toleransi,” terangnya.(*)

 

Sambil Nyanyi, GSVL-MOR Goyang Masamper Dengan Ribuan Warga Nusa Utara

pesta adat tulude

WALI KOTA Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor D Bastiaan disegani ribuan masyarakat Kota Manado asal Nusa Utara. Pasalnya, dalam perhelatan acara adat Tulude, Kamis (14/2) bertempat di Lapangan Sparta Tikala, keduanya begitu menyatu dengan warga saat goyang masamper sambil bernyanyi.

Dengan wajah tersenyum, Walikota Vicky Lumentut menerangkan bahwa Manado yang merupakan kota tujuan wisata di Sulawesi Utara, harus terus melakukan pembenahan baik dalam segi pelayanan maupun infrakstruktur.

pesta adat tulude

“Pengembangan potensi seni dan budaya yang menjadi daya tarik para wisatawan asing maupun lokal yang nantinya akan berwisata di kota Manado ini. Sebab itu, dalam perayaan adat Tulude ini merupakan sebuah kebahagiaan yang luar biasa. Kita semua senang dan menikmati acara ini,” jelas Walikota Vicky Lumentut.

Wali Kota GSVL, sangat mengapresiasi potensi seni budaya di kota Manado sangat besar. Sebab itu, perlu dikembangkan sebagai daya tarik pariwisiata, termasuk seni dan budaya asal Nusa Utara, seperti Tulude, Masamper, serta tarian adat lainnya yang masih perlu diangkat bersama.

pesta adat tulude

“Itu semua guna menopang Manado sebagai destinasi ekowisata berbasis keragaman budaya,” ujar Walikota GSVL usai goyang Masamper.

 

Tulude 2019 Sukses, IKISST Apresiasi GSVL-MOR

pesta adat tulude

KEPEMIMPINAN Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor Bastiaan (MOR) terkait pembangunan daerah yang kaya akan suku budaya, banjir apresiasi.

Kali ini datang dari masyarakat Nusa Utara, memberi pujian dan ucapan terima kasih kepada GSVL-MOR, karena telah menyukseskan acara adat Tulude 2019. Bahkan ramai dipadati pengunjung baik dari masyarakat Nusa Utara yang sudah menetap di Kota Manado maupun masyarakat bukan asli Nusa Utara.

pesta adat tulude
Prosesi upacara pemotongan kue tamo

Seperti yang disampaikan Ketua Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe, Sitaro dan Talaud (IKISST) Urbanus Naharia, menyampaikan terima kasih, sebab acara adat Tulude masuk agenda tahunan Pemkot Manado.

“Terima kasih pak Walikota dan Wakil Walikota yang sudah menetapkan budaya adat Tulude dalam agenda tahunan Pemkot Manado adalah seuatu hal yang sangat istimewa. Terutama menjadi salah satu ujung tombak promosi pariwisata Pemkot Manado,” ujar Naharia.

pesta adat tulude

Tambahnya, acara Tulude saat ini sangat meriah dan dan dinikmati oleh seluruh masyakat Nusa Utara yang hadir maupun warga lainnya yang ada di lokasi acara.

“Nantinya, kekururangan dari pagelaran acara ini akan kami mantapkan dan sempurnakan pada Tulude 2019 mendatang. Dimana semua adat dan budaya yang ada di manado akan kami tampilkan untuk memeriahkan acara ini,” sambung Naharia.(*)

 

Tulude Masuk Agenda Tahunan Pemkot Manado

pesta adat tulude

WALI KOTA Manado GS Vicky Lumentut mengatakan turut bangga masyarakat Manado, asli Nusa Utara, terlihat sangat senang mengikuti acara ini.

pesta adat tulude

“Acara adat tulude kami sudah masukan dalam agenda tahunan Pemkot Manado. Sebab, Tulude ini bagian dari merah putih dan pantas untuk dilestarikan. Untuk itu kita semua warga Kota Manado mari torang baku-baku bae, baku sayang dengan baku jaga. Jaga kedamaian dan budaya kita untuk tetap dilestarikan. Buktikan kalau manado ini aman dan damai, seperti label Kota Manado saat ini sebagai kota toleran,” tandas Walikota Vicky Lumentut.

pesta adat tulude

Dalam acara Tulude tersebut turut didoakan antar tokoh agama serta hadir beragam penampilan seni budaya, seperti musik Qasidah, Barongsai, Vokal grup Gereja, koor dan masamper.(Liputankhusus)

Pemulihan Pasca Bencana, GSVL-MOR : Stop Buang Sampah Sembarangan

manado manadomanadoterkini.com, MANADO – Sampah menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. Untuk itu, Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan mengajak warga stop buang sampah sembarangan.

Dalam rangka pemulihan pasca bencana Manado akibat terjangan banjir dan longsor, Senin (4/2/2019) hingga hari ini Selasa (5/2/2019) Walikota GSVL dan Wawali Mor Bastiaan mengerahkan Aparatur Sipil Negera (ASN) membersihkan sampah dan puing-puing di Bailang, Cempaka Molas, Taas, Paal II, Mahawu, Ranomuut, Simphoni Sumompo, Karame dan Singkil II.manado

Bahkan Walikota GSVL turun langsung mengangkat sampah plastik akibat banjir, yang ada di depan rumah warga kelurahan Mahawu Lingkungan III.

Orang nomor satu di kota Manado itu, rela berjibaku membersihkan tumpukan sampah dibantu petugas kebersihan. Dengan memegang sekop Walikota Vicky Lumentut membantu mengangkat sampah bercampur lumpur yang berserakan di jalan.

manado

“Sejak hari kemarin dan hari ini saya bersama Wakil Walikota dan ASN kota Manado semua turun ke lokasi untuk membantu. Yang dibersihkan pertama yaitu jalan agar dapat dimanfaatkan kembali, kedua membantu membersihkan rumah warga, mengurangi beban mereka, ketiga mendata yang rusak berat, sedang dan ringan, dan mencatat warga yang memerlukan bantuan, seperti popok untuk bayi, pakaian orang dewasa, mendirikan Posko Kesehatan dan Dapur Umum untuk makanan karena ini keputusan tanggap darurat,” ujar Lumentut.

Dalam kesempatan tersebut Walikota mengenakan kemeja lengan panjang berwarna hitam yang bertuliskan Manado Bersih Jangan Buang Sampah Sembarangan, adalah sebuah pesan untuk mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. (*/mlz)

Kerahkan Ribuan ASN, GSVL-MOR Pimpin Langsung bersih-bersih lokasi bencana

manado
Walikota GSVL dan Wawali Mor saat turun ke lokasi terdampak banjir

manadoterkini.com, MANADO – Instruksi langsung Walikota GS Vicky Lumentut kepada ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Manado, untuk turun membantu masyarakat membersihkan lumpur dan samp di lokasi terkena dan terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Senin (04/02/2019).

Instruksi tersebut disampaikan langsung Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) didampingi Wakil Walikota Mor D Bastiaan SE, pada apel awal bulan Februari 2019. Dan semua perangkat daerah hingga pemerintah kelurahan, turun langsung dan disebar di beberapa titik wilayah.

“Saya mohon bantuan kita riil dan serius jangan hanya serius di media sosial seperti facebook, padahal realita di lapangan tidak ada. Pigi di lapangan, beking Manado jadi bersih ulang, biarlah hari ini torang samua berkotor-kotor,” ujar Walikota GSVL.

Nampak instruksi tersebut langsung dijalankan para ASN dan THL. Bahkan Walikota GSVL, Wawali Mor, dan Sekda Micler CS Lakat SH MH, ikut berbaur dengan masyarakat membersihkan sisa-sisa lumpur dan sampah.(*/mlz)

Selarasakan Program 2019, GSVL-MOR Kumpul Pejabat Pemkot Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO – Selaraskan program kerja di tahun 2019, Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan mengumpulkan pejabat Esalon II hingga Esalon IV di jajaran Pemkot Manado, di ruang serbaguna, Senin (21/01/2019).

Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA mengatakan, pertemuan saat ini merupakan strategi bagi jajaran Pemerintah Kota Manado yang akan menjalani tugas kerja di tahun 2019, serta untuk membahas program sebelumnya di tahun 2018.

“Kita juga akan mendengarkan paparan para asisten terkait kerja kita di tahun 2018, apakah tercapai programnya atau tidak, jika terjadi deviasi terlalu jauh antara rencana dan realisasi maka ada masalah di situ, masalah itu yang akan kita coba dalami bersama,” kata Walikota Vicky Lumentut.

Selain itu, Walikota mendengarkan program-program strategis di tahun 2019, termasuk adanya peraturan-peraturan baru yang harus dilaksanakan dalam pengelolaan Pemkot Manado.

“Karena itu, saya berharap teman-teman pejabat yang hadir, agar ikut mencermati dengan baik rapat kerja ini, karena ini sangat penting untuk pembangunan Kota Manado kedepan,” ujar Walikota Vicky Lumentut.

Lanjutnya, pada Raker akan membahas tentang Peraturan Pegawai Non PNS, “Peraturan-peraturan terbaru yang ada mengenai penerimaan pegawai yang sifatnya kontrak di tahun 2019 ini, kita dengarkan seperti apa kesempatan yang diberikan oleh pemerintah untuk menerima pegawai non PNS ini apakah bebas atau hanya ada syarat-syarat tertentu yang bisa di usulkan,” ungkap Walikota.manado

Walikota Vicky Lumentut juga menambahkan mengenai pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan regulasi yang ada.

“Pengelolaan pengadaan barang dan jasa sehingga ada peraturan baru yang harus dipedomani agar tidak salah dalam mengelola tugas-tugas pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2019 kita dengarkan sebentar,” kata Vicky Lumentut.

Walikota berharap semua yang hadir dapat mencermati setiap pembahasan yang ada, karena sesudah Raker akan di implementasikan pada tahun 2019.

Sebelumnya, Sekretaris Kota Manado Micler C. S. Lakat, SH, MH saat membacakan laporan kegiatan menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakannya rapat kerja tersebut.

“Yaitu sebagai wahana untuk evaluasi pelaksanaan program kegiatan Pemkot Manado tahun 2018 dan penyelarasan program kegiatan di tahun 2019 ini,” jelas Sekda Lakat.

Kegiatan yang berlangsung dari siang sampai sore hari tersebut, ditutup dengan penandatanganan pakta intergritas oleh para pejabat esalon II dan III.

Turut hadir pada agenda tersebut, Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan, SE, Ketua DPRD Nortje Van Bone, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Imelda Bastiaan Markus, Kajari Manado Maryono, SH, MH, Kasdim 1309 Manado, Wakapolres Manado AKBP Arya Perdana, unsur Forkompinda, BKSAUA, FKUB, FKDM, para kepala PD, serta camat dan lurah.(*/tim)

Dukung Program GSVL-MOR, Bapelitbanda Manado Rame-rame Buat Decomposer

manadomanadoterkini.com, MANADO – Perang terhadap sampah menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Manado. Tidak heran, Walikota GS Vicky Lumentut, terus mengkampanyekan pemanfaatan pekarangan dengan membuat decomposer.

Untuk mendukung program Walikota GS Vicky Lumentut, Beking Bersih Manado #BBM, Bapelitbangda Kota Manado rame-rame membuat dekomposer.

Kepala Badan Dr Liny Tampajong ST, memimpin langsung pembuatan decomposer sendiri untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.

“Nantinya, decomposer ini di tanam di tanah untuk pembuangan sisa-sisa makanan, sayur, buah, sisa pembersihan ikan dan lain-lain. Pembusukan sisa-sisa makanan diupayakan diolah dirumah masing-masing agar tidak menambah volume sampah kota yang menyebabkan bau busuk,” ujar Tambojong, Jumat (11/1/2019).

Program pengurangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi salah satu upaya Pemkot Manado, mengingat sudah over capasitas.(aldi)

GSVL-MOR Sepakat Benahi BUMD Kota Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO – Pada rapat paripurna penetapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di DPRD Kota Manado, sejumlah anggota Dewan yang terhorhat menyentil keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Air dan PD Pasar.

Gayung bersambut, Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan sangat setuju untuk dilakukan pembenahan terhadap kedua perusahan daerah tersebut.

“Saya dan Pak Wakil sangat setuju jika dilakukan pembenahan di PD Pasar dan PT Air. Bahkan, untuk PT Air kami telah melakukan langkah untuk penyediaan air bersih. Salah satunya dengan mengisi penampungan air bersih di Teling namun itu tidak cukup,” ujar Wali Kota dua periode itu pada rapat paripurna penetapan OPD, Senin (07/01/2019).

Makanya, Pemkot Manado telah melakukan upaya pinjaman dana kepada PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur). “Makanya pada pinjaman di PT SMI kami akan menambah pipa baru untuk memperbaiki layanan air bersih di kota kita,” tandas orang nomor satu di Manado.(ald)

GSVL-MOR Canangkan Manado Kota Doa

Walikota GSVL : Jadikan Doa Sebagai Gaya Hidup Warga Manado

 manado kota doa

manado kota doa manado kota doaPERJALANAN ziarah spiritual Walikota Manado bersama para tokoh agama di Turki, Palestina dan Israel, menjadi dasar inspirasi untuk menjadikan Manado sebagai Kota Doa. Dimana, selain melibatkan para pemimpin agama, juga pemerintah dan masyarakat Kota Manado. Hal itu dikatakan Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dalam acara pencanangan Manado Kota Doa di areal Godbless Park atau Taman Berkat, kawasan jalan Piere Tendean Boulevard Manado, Rabu (28/11/2018) pagi tadi.

manado kota doa

“Ide untuk pencanangan Manado sebagai Kota Doa muncul saat saya dan para tokoh agama melakukan perjalanan spritual ke Palestina, Israel, dan Turki. Saya menyaksikan langsung bagaimana kehidupan beragama mereka di sana. Dimana, kehidupan Toleransi terjalin erat walaupun terdapat 95 persen penduduk Turki beragama Islam, dan sisanya 5 persen adalah pemeluk agama lain, namun tidak ada pertentangan satu dengan yang lain, tidak ada sekat antar rumah ibadah. Termasuk di Palestina dan Israel. Dari situ kami melihat, yang menjadi permasalahan di sana bukanlah agama tetapi sengketa tanah leluhur,” jelas Walikota Vicky Lumentut.manado kota doa manado kota doa

Lanjut dikatakan Walikota dua periode tersebut, sama halnya dengan masyarakat di Turki, Palestina dan Israel, masyarakat Manado yang majemuk dengan berbagai pemeluk agama dan keyakinan serta ditengah perbedaan suku dan etnis, bisa menyatu dalam Doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini dimaksudkan agar Kota Manado selalu dijaga oleh Tuhan dan dijauhkan dari berbagai musibah, ancaman serta gangguan.manado kota doa manado kota doa

“Kegiatan pencanangan Manado Kota Doa ini merupakan kesepakatan para tokoh agama di Kota Manado. Karena, kehidupan masyarakat yang religius yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, saya yakin kota ini akan selalu dijaga dan diberkati oleh Tuhan. Sehingga, kita bisa terhindar dari bencana atau musibah juga ancaman-ancaman disintegrasi yang dapat memecah belah kebersamaan kita di Manado,” tukas orang nomor satu di Manado itu.manado kota doa

Walikota Vicky Lumentut juga mengajak warga Kota Manado agar menjadikan Doa sebagai Gaya Hidup. “Saya harapkan komitmen ini tidak hanya ditekadkan dalam pencanangan pada hari ini, tetapi mari kita jadikan Doa sebagai lifestyle atau gaya hidup kita warga Kota Manado. Kita jaga toleransi dan kedamaian di kota yang kita cintai ini,” tandasnya.manado kota doa

Olehnya, kata Walikota Vicky Lumentut, setiap tanggal 1 bulan berjalan, seluruh tempat ibadah dibuka untuk kegiatan Doa Bersama. “Setiap tanggal 1 awal bulan, rumah-rumah ibadah akan dibuka dan diadakan Doa Bersama sesuai ajaran agama masing-masing. Kita berdoa agar Tuhan selalu menjaga kita semua.” pungkasnya.manado kota doa

Acara ditutup dengan doa bersama enam agama yang ada di Kota Manado, yakni Kristen, Katolik, Islam, Buddha, Hindu dan Kong Hu Chu. Pencanangan dilakukan dengan menekan tombol dan pembukaan selubung papan nama Manado Kota Doa.manado kota doa manado kota doa

Tampak hadir, Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene dan Imelda Bastiaan Markus SE, Sekretaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat SH MH, Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Pdt Roy Lengkong STh, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pdt Renata Ticonuwu STh, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Drs Albert Wuysang, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) James Karinda SH MH, mewakili Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado serta para tokoh agama se-Kota Manado serta ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) dan Kepala Lingkungan se Kota Manado.(liputankhusus)

GSVL – MOR Luncurkan Gebyar Undian Taat Bayar Pajak

manadomanadoterkini.com, MANADO – Pemerintah Kota Manado akan memberikan reward bagi warga taat bayar pajak. Terbukti dengan launching Gebyar Undian Taat Bayar Pajak yang dilakukan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Alex Kawilarang, Pusat Kota, Manado, Sabtu (14/7/2018).

Langkah awal penerapan Gebyar Undian Taat Bayar Pajak itu dilakukan pada tempat usaha restoran atau rumah makan, namun kedepan akan meliputi seluruh tempat usaha yang ada di wilayah Kota Manado termasuk tempar parkir. “Launching Gebyar Undian Taat Bayar Pajak, saat ini baru akan diberlakukan bagi warga taat bayar pajak khusus ditempat-tempat makan atau restoran. Dan kemudian juga akan diberlakukan untuk undian parkir, guna memberi reward bagi warga yang taat bayar pajak, serta meminimalisir terjadinya kecurangan atau aksi main mata antara oknum-oknum pengusaha resto dengan petugas yang dipercayakan untuk menarik Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang merupakan ujung tombak pembangunan di daerah ini,” jelas Walikota Vicky.

Dikatakan orang nomor satu di Manado itu, Gebyar Undian Taat Bayar Pajak khusus restoran dan rumah makan, penarikkannya akan dilakukan setiap Bulan pada Tanggal 14 disesuaikan dengan Hari Ulang Tahun Kota Manado yakni 14 Juli. “Dan bagi warga taat pajak yang beruntung, akan diberikan hadiah berupa sepeda motor, telivisi, kulkas dan sejumlah hadiah menarik lainnya. Warga taat bayar pajak yang mengikuti penarikkan undian dilakukan tiap bulan, tidaklah susah. Yakni, hanya mengambil Bill atau Struk disetiap restoran yang dikunjungi, lalu memasukkan Bill atau Struk itu ke kotak yang disediakan pemilik restoran saat keluar makan. Serta mencantumkan atau menulis identitas nama dan nomor telepon Handphone, agar bisa diketahui dan dihubungi pihak Pemkot Manado nantinya,” ujar Lumentut.

Launching Gebyar Undian Taat Bayar Pajak tepat di HUT Kota Manado ke – 395 ini dihadiri Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA dan Imelda Bastiaan Markus SE, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado serta masyarakat yang memadati areal TKB.(*/ald)