SULUT, (manadoterkini.com) -Dari saling banding demi satu pengakuan, hingga ditetapkannya islah damai agar Partai Golkar bisa ikut pada Pilkada dibeberapa daerah pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Meski sudah ditempuh dengan solusi itu,sejumlah Bakal Calon baik dari kubu ARB maupun kubu Agung, masih menyimpan keraguan.

Menurut kader, Islah belum bisa memberikan kekuatan penuh terhadap siapa saja yang berniat maju di Pilkada nanti. Calon yang ditetapkan oleh partai harus diperkuat dengan Surat Keputusan (SK).

“SK itu sangat penting. Masalahnya, siapa yang akan menandatangani SK tersebut?,” ujar salah satu kader yang tidak mau namanya diberitakan.

Persoalan yang dihadapi di internal partai itu semakin meruncing dan terlalu sulit untuk selesai dalam waktu dekat.

“Yah, ini masa yang sulit untuk Golkar. Namun, saya berharap Golkar tetap bisa ikut di Pilkada mendatang. Optimis saja,” tuturnya.

Diketahui, pengusungan pasangan calon kepala daerah dari partai politik ke KPU akan dimulai pada 26-28 Juli mendatang.

Sementara dari hasil putusan, bakal calon dari kedua kubu akan dilihat dari hasil survey.

“Yang tertinggi akan mewakili golkar bertarung di pilkada,”tambanya.(alfa)

MANADO, (manadoterkini.com)-Malam sehari sebelum digelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Jumat (3/7), DPP Partai Demokrat (PD) telah menggelar presentasi hasil survey dari lembaga survey yang ditunjuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum PD.

Ada 4 lembaga survey dipakai DPP PD melakukan survey elektabilitas para calon, masing-masing Indikator Politik Indonesia-LSI Burhanudin Muhtadi, Saiful Mujani Research and Consultant (SMRC), Populi Center dan Cyrusnetwork.

Khusus Pilkada Kota Manado, hasil survey salah satu dari empat lembaga survey itu, GS Vicky Lumentut memperoleh elektabiltas tertinggi dari calon lainnya. Begitu juga dengan lembaga survey lainnya yang melakukan survey secara independent masih menempatkan posisi GSVL, sapaan Lumentut di posisi jawara.

Seperti dilakukan lembaga survey Indo Survey & Strategi yang beralamat di jalan H.R Rasuna Said Kav X-5/7 Kuningan-Jakarta. Dalam survey yang dilakukan selang Juni 2015, GSVL disukai 30,00 % responden untuk tingkat pemikiran calon wali kota (Top Of Mind). Disusul Harley Mangindaan dengan 21,60 % responden, Hanny Joost Pajouw 4,80 % disusul calon lain.

Begitu juga untuk tingkat elektabilitas calon wali kota. GSVL masih menempati posii pertama dengan tingkap keterpilihan 35,70 % responden kemudian Harley Mangindaan 26,60 %, Hanny Joost Pajouw 6,80 %, kemudian Ayub Al Bugis 5,50 % respondan yang memilih selanjutnya calon-calon lain. Berikut hasil lembaga survey yang ditunjuk DPP PD maupun lembaga survey lainnya yang melakukan survey secara independent. (redaksi)

HASIL SURVEY INDIKATOR POLITIK INDONESIA-LSI BURHANUDIN MUHTADI:

manadomanadomanadomanadomanadomanadomanado

Survey Indikator Politik Indonesia GSVL Teratas

manado

MANADO,(manadoterkini.com)- Kabar gembira bagi warga Kota Manado. Jumat (3/7) malam, DPP Partai Demokrat (PD) telah mempresentasikan hasil survey internal terhadap sejumlah kader yang layak direkomendasikan sebagai bakal calon kepala daerah di sejumlah daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 9 Desember nanti, termasuk untuk Pilkada Kota Manado.

Hasilnya khusus Manado, GS Vicky Lumentut (GSVL) layak dicalonkan kembali dari PD sebagai bakal calon (balon) Wali Kota incumbent. Itu berdasarkan data hasil survey Indikator Politik Indonesia-LSI Burhanudin Muhtadi beralamat di Jalan Cikini V No. 15 A Menteng – Jakarta Pusat.

manado

Indikator Politik Indonesia-LSI Burhanudin Muhtadi, salah satu dari 4 lembaga survey ditunjuk Ketua Umum DPP PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melakukan survey kader-kader dalam rangka untuk direkom sebagai calon kepala daerah dari PD. Tiga lembaga survey lainnya yakni, Saiful Mujani Research and Consultant (SMRC), Populi Center dan Cyrusnetwork.

Hasil survey Indikator Politik Indonesia-LSI berdasarkan temuan survey tanggal 24-29 Juni 2015 untuk tingkat pemikiran (Top of Mind) dengan mengambil sampel 18 bakal calon, posisi GSVL teratas dipilih sebanyak 27,6 % responden. Kemudian disusul Harley Mangindaan dengan 24,6 % responden selanjutnya Hanny Jost Pajouw 9,5 % responen, Maya Rumantir 2,7 % responden, Ayub Al Bugis 2,2 % responden diikuti calon lainnya.

manado

Selanjutnya, untuk pilihan kepada calon wali kota dengan sistim simulasi pilihan tertutup mengambil 10 nama calon, GSVL masih mengungguli calon lainnya, yakni dengan pilihan responden sebanyak 36,8 %. Harley Mangindaaan 32,4 % dipilih responden disusul Hanny Joost Pajouw 11,2 %, Ayub Al Bugis 6,1 %, Richard Sualang 3,2 % disusul calon lainnya.

Begitu juga pola survey dengan simulasi semi terbuka untuk pilihan kepada calon wali kota. Pilihan responden kepada GSVL sebanyak 34,6 %. Harley Mangindaan dipilih responden 29,3 %. Hanny Joost Pajouw 11,2 %, Ayub Al Bugis 4,1 %, Maya Rumantir 3,4 % disusul calon lainnya.

manado

GSVL sendiri mengakui sudah mengetahui hasil survey tersebut. Namun dirinya menitip pesan kepada seluruh masyarakat Kota Manado untuk bersabar dan menahan diri agar jangan terpancing dengan gejolak politik yang terjadi saat ini karena semuanya masih berproses. “Hasil survenya sudah dipresentasikan kepada saya,’’ tandas suami tercinta Prof. Paula Lumentut-Runtuwene ini singkat.

Meski demikian, sebagian kalangan di Manado masih pesimis hasil survey yang direkomendasi SBY sebagai tolak ukur partai mencalonkan kadernya di Pilwako Manado. Nah, akankah PD tetap memaksakan calonnya orang yang bukan kader? (redaksi)