Warga Apresiasi Dampak Pembangunan Jalur Ambulans

manado
manadoterkini.com, MANADO
— Warga yang sering melalui Jalan Wolter Mongisidi, Manado, mengapresiasi pembangunan jalur ambulans yang sedang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manado.

Mereka menilai, dampak pembangunan jalur tersebut sudah bisa dirasakan. “Memang pembangunannya belum 100 persen selesai. Tapi kalau mau jujur kita sudah bisa merasakan dampaknya,” ungkap Ikal, yang mengaku berdomisili di Malalayang Satu.

Menurut dia, dengan dibangunnya jalur khusus tersebut, kemacetan parah yang biasanya terjadi di ruas Jalan Mongisidi bisa sedikit terurai. “Biasanya di jalan tersebut macetnya parah sekali. Sekarang sudah lumayan berkurang,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, jalur khusus ini juga nantinya akan sangat membantu ambulans yang membawa orang sakit ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof Kandou (RSUP Prof Kandou). “Sekarang kita tinggal menunggu penyelesaian pekerjaan ini 100 persen,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Manado Royke Mamahit mengaku sudah mendengarkan secara langsung apresiasi warga terhadap pembangunan jalur ambulans. “Kalau nantinya semuanya selesai, saya berharap jalur khusus ini bisa kita jaga bersama,” jelasnya. (***)

Kelanjutan Pengerjaan Jalur Khusus Ambulans Tunggu Balai Jalan

manadomanadoterkini.com, MANADO – Pengerjaan jalur khusus ambulans di sepanjang jalan Wolter Mongisidi Malalayang menuju ke RSUP Prof Kandou, masih akan dilanjutkan. Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Royke Frits Mamahit, ketika ditanya sejumlah wartawan, Rabu (14/11/2018).

Manurutnya, dana pengerjaan tahap dua untuk jalur ambulans sudah dianggarakan di APBD-P, hanya saja belum ada jawaban pasti dari Balai Jalan Nasional XI. “Kami pun masih menahan pelaksanaanya, sebelum ada jawaban dari Balai Jalan Nasional,. Yang pasti kita tetap berkoordinasi untuk kelanjutan jalur ambulance tersebut,”jelas Mamahit usai rapat pembahasan LP2B di Kantor Walikota Manado.

Makanya ketika didesak wartawan batas waktu penyelesaian jalur tersebut, Mamahit mengungkapkan itu tergantung balai jalan.

“Jika dalam satu atau dua hari ini mendapat jawaban pasti Balai Jalan, bisa saja diselesaikan tahun (2018) ini,”katanya.

Dilain pihak, masyarakat sangat antusias dan merasa puas dengan adanya pembangunan jalur evakuasi khusus ambulance tersebut. “Meski baru beberapa ratus meter, namun sudah ada manfaat positifnya,”tukas Mamahit.(mlz)

Dinas PUPR Manado Segera Realisasikan Lajur Evakuasi

manado
Rapat koordinasi dengan Balai Jalan Nasional, Dirlantas Polda Sulut, Dinas PUPR Manado, Satlantas Polres Manado, Dinas Perhubungan Kota Manado

manadoterkini.com, MANADO – Respon cepat Kadis PUPR Peter Kart Bart Assa ST MSc PhD, menjawab kerinduan DR Ir Walikota GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wawali Mor Bastiaan SE SH, untuk pembangunan jalur khusus ambulance sepanjang 2,2 km, mulai dari Bahu hingga RSUP Kandouw.

“Kita akan mulai pembangunannya. Jalur khusus ambulance sepanjang 2,2 kilometer. Kita beri nama Jalur Evakuasi,” kata Assa kepada manadoterkini.com, Selasa (9/1/2018).

Lanjut Assa, tahapan pembangunan lajur evakuasi diawali dengan rapat koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulut, Dirlantas Polda Sulut, Satlantas dan Dinas Perhubungan.

manado
Rapat Koordinasi terkait pembangunan Lajur Evakuasi (jalur ambulance)

“Ya kita telah mengawali dengan rapat koordinasi. Dipastikan pekan depan sudah jalan. Akan lebih cepat tentunya semakin baik,” ujar mantan Kaban Bappeda Kota Manado ini.

Seperti diketahui pada rapat evaluasi akhir tahun 2017 lalu, Walikota GSVL meminta Kadis PUPR untuk membuat jalur khusus bagi Ambulance menujuk ke RSUP Kandouw, dan langsung direspon dengan pembangunan yang akan segera dimulai.(ald)