Horee..!!! Pagi Ini KPU Manado Bayar Honor Pilkada, Wowor: Terima Kasih Pak Walikota

manado
Pertemuan Walikota GS VIcky Lumentut dengan KPU Manado dan Panwas Manado baru-baru ini.

manadoterkini.com, MANADO – Kabar gembira bagi penyelenggara Pilkada Susulan Kota Manado. Pasalnya pagi ini KPU Manado akan membayar honor bagi petugas yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Manado.

Ketua KPU Kota Manado Jusuf Wowor membenarkannya. Menurut Wowor, dana dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah diserahkan ke KPU Kota Manado. “Hari ini akan kami salurkan ke semua petugas pilkada waktu lalu,” kata Dosen FISIP Unsrat ini melalui sambungan handphone kepada manadoterkini.com Jumat, (01/07/2016).

KPU Manado sendiri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado yang telah merealisasikan pembayaran dana Pilkada susulan waktu lalu. “Mewakili semua penyelenggara Pilkada, kami berterima kasih kepada Walikota Manado Dr Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan yang telah membantu KPU Manado dalam pencairan anggaran ini,” tutur Wowor kepada manadoterkini.com.

Janji Walikota Manado Dr Vicky Lumentut saat menghadiri Pelantikan Antar Waktu Gregorius Tonny Rawung kepada Jonas Makawata terjawab sudah. Saat manadoterkini.com menanyakan dana tambahan Pilkada Manado, GSVL sapaan akrabnya mengatakan dana tersebut akan cair usai mendapatkan laporan audit BPK.

Ditempat terpisah, Kepala BPKBMD Kota Manado Manansar Panjaitan membenarkan dana tersebut telah diserahkan ke KPU Kota Manado. Ia mengatakan sebenarnya dana tersebut sudah ada tapi belum tersalurkan akibat menunggu hasil laporan audit BPK. “Hari ini honor PPK sampai KPPS akan dibayarkan oleh KPU Manado,” kata Panjaitan.

Hengky Sendow Ketua PPS Kelurahan Bumi Nyiur merasa lega dengan adanya pencairan dana ini. Sendow saat dihubungi mengatakan KPPS selalu menanyakan perihal honor mereka. “Saya sempat malu kadang kala ke warung ditanya terus kapan pencairan dana tersebut. Saya berterima kasih kepada Walikota yang telah mencairkan dana tambahan Pilkada Manado ini,” singkat Sendow. (chris)

Sukses Gelar Pilkada Serentak, KPU RI Beri Apresiasi Kinerja KPU Sulut

manadoMTerkini.com, SULUT – Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) memberikan apresiasi kepada KPU Sulawesi Utara atas kinerja penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2015.

“Saya mengapresiasi KPU Sulut yang telah bekerja menyukseskan Pilkada serentak. Pilkada telah usai dan telah terpilih gubernur dan wakil gubernur Sulut yang baru,” kata Ketua KPU RI Husni Kamil Manik kepada manadoterkino.com.

Selain mengapresiasi KPU Sulut, Ia juga mengapresiasi kinerja KPU Kabupaten dan Kota yang telah menyelesaikan tugas dalam pilkada serentak. “Terima kasih juga untuk KPU Kabupaten Kota lainnya di Sulut yang telah bekerja sampai selesai,” ujar Husni saat menghadiri rapat evaluasi pilkada Sulut tahun 2015 di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Rabu (16/3/2016).

Sementara itu anggota Komisioner KPU RI Rizky Kurnianzah saat ditanya terkait permasalahan anggaran Pilkada Susulan Kota Manado yang sampai saat ini belum kunjung cair, Ia mengatakan KPU RI telah mengirim pegawainya membantu mediasi pencairan anggaran tersebut.

“Kami telah mengirimkan pegawai kesana. Gunanya untuk memback up pencairan dana pilkada Manado. Kami juga berharap kiranya dana pilkada tambahan yang belum cair bisa dicairkan untuk pembayaran honor tim ad hoc dan lainnya,” ujar Rizky.

Ketua KPU Kota Manado Jusuf Wowor saat ditanya mengenai turunnya pegawai KPU RI ke kantornya terlihat kaget. Bahkan Wowor tidak tahu kalau KPU RI telah menurunkan tim untuk memback up KPU Kota Manado. “Tidak tahu, mungkin tadi ada yang kesana. Kan dari saya dan teman-teman KPU Manado disini (Rakor KPU Sulut di Hotel Peninsula -red).” ujar Wowor singkat. (chris)

KPU Manado Siap Hadapi Gugatan Ai-JA di MK

KPU manadoMTerkini.com, MANADO – Ketua KPU Manado Jusuf Wowor menyatakan, pihaknya memang sudah mendapatkan informasi terkait gugatan paslon nomor urut Ai-JA ke MK. Namun, dia menuturkan belum mengetahui pasti langkah hukum paslon nomor empat HJP-ToRa yang memilih ke Bawaslu RI.”Iya, untuk Ai-JA, kami sudah diberitahukan telah mendaftarkan gugatannya ke MK. Kalau untuk HJP-ToRa, kami belum dapat informasi,”kata Wowor.

Dia menegaskan, pihak KPU Manado tentu akan sangat siap menghadapi semua gugatan ataupun laporan terkait adanya dugaan pelanggaran atau kejanggalan saat pilkada yang dinilai merugikan.”Kami bekerja berdasarkan aturan dan transparan. Kalau mau gugat atau lapor, itu hak dari paslon yang diatur dalam PKPU,”ujarnya.

Persoalan gugatan ke MK, kata Wowor, menjadi hak paslon selama waktu tiga hari setelah pleno rekap suara tingkat kota berlangsung.

”Ini mungkin hari terakhirnya (kemarin). KPU tentu tak gentar menghadapi, karena jelas kami menjalankan semua tahapan sesuai aturannya. Tunggu saja hasil prosesnya di MK,”tukas Wowor.

Pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka menuturkan, pendaftaran gugatan merupakan hak paslon, dan tentunya harus difungsikan sebisa mungkin untuk bisa mendapatkan hasil yang sesuai harapan. Artinya, kata Taufik, pendaftaran gugatan ke MK akan berproses sangat selektif berdasarkan pengkajian dan juga klarifikasi untuk pihak pemohon dan termohon.

”Kalau gugatannya tidak memenuhi unsur dari gugatan itu sendiri, tentunya MK akan memutuskan menolak gugatan tersebut. Namun, jika gugatannya kuat atau sesuai kriterianya, pastilah gugatan yang dilayangkan akan diproses,”ungkapnya.

Infomarsi menyebutkan paslon Walikota dan Wakil Walikota Manado Harley Mangindaan dan Jemmy Asiku (Ai-JA) dan Hanny Joost Pajouw dan Tony Rawung (HJP-ToRa) melayangkan gugatan serta laporan terkait pelanggaran pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.(tim)

Patuhi Semua Prosedur, GSVL-MOR Terima Hasil Audit dari KPU

KPU Manado
Mor Bastiaan bersama Anggota KPU Manado. (ist)

MTerkini.com, MANADO – Tahapan demokrasi di Pilkada 17 Februari 2016 berjalan dengan baik. Mematuhi semua prosedur sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan, pasangan yang akrab disebut GSVL-MOR ini menerima hasil audit dana kampanye yang digunakan selama ini dari KPU. Hasil laporan tersebut kemudian diaudit, dan selanjutnya mengembalikan hasil audit itu kepada pasangan calon.

Kemudian, untuk menunjukkan transparansi penggunaan dana kampanye selama ini, maka pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, GSVL-MOR sudah menerima hasil audit dana kampanye dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, Minggu (21/2/2016) sore di kantor KPU Manado, Mapanget.

Laporan dana kampanye ini diterima langsung oleh Calon Wakil Walikota Mor D Bastiaan, didampingi sejumlah Tim Pemenangan Daerah (Timkada) GSVL-MOR, antara lain Remmy Ngangi, Cicilia Londong, dan Stela Pakaja.

”Iya, KPU menyerahkan hasil audit laporan dana kampanye kepada pasangan GSVL-MOR, sesuai jadwal yang ditetapkan,” kata Londong pada wartawan, Senin (22/2/2016)

Terlihat, Mor dan Timkada menerimanya dari para Komisioner KPU Manado, antara lain Ketua Jusuf Wowor, anggota Eugenius Paransi dan Rommy Poli. Diketahui, pelaporan dana kampanye ini diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 8 Tahun 2015 tentang Dana Kampanye.

Dalam PKPU tersebut, diuraikan tentang Pelaporan dana awal kampanye, penerimaan dana kampanye, dan penggunaan uang kampanye tersebut diaudit oleh tim audit publik dari KPU.(*/ald)

PPK Mulai Plenokan Hasil TPS Pilkada Manado

pilkada manadoMTerniki.com, MANADO – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dibeberapa Kecamatan di Kota Manado mulai memplenokan hasil perolehan TPS. Beberapa kecamatan terebut diantaranya Kecamatan Malalayang, Mapanget dan Tuminting. “Hari ini mulai pleno tingkat kecamatan, laporan ada Malalayang, Tuminting dan Mapanget,” ujar Ketua KPU Kota Manado Jusuf Wowor saat dihubungi manadoterkini.com malam ini Pukul 19.00 WITA, Kamis (18/2/2016).

Lanjut Wowor, besok juga ada laporan beberapa PPK akan melakukan pleno. “Besok ada Kecamatan Wanea,” ujarnya.

Sementara itu ketika ditanya kapan pleno tingkat Kota Manado, Wowor menjelaskan akan dilaksanakan pekan depan. “Untuk pleno tingkat Kota Manado dilaksanakan rabu 24 februari 2016,” pesan Wowor.

Ia juga mengajak kepada tim pasangan calon dan warga Kota Manado untuk mengawal hasil suara di setiap TPS. “Mari torang kawal hasil yang ada,” singkat Wowor.

Sementara itu informasi yang didapatkan manadoterkini.com di media centre GSVL-MOR di Hotel Quality, saat ini GS Vicky Lumentut sedang melakukan perkunjungan di beberapa kecamatan yang sementara melakukan pleno penghitungan suara. “Bapak (GSVL -red) sementara berkunjung ke pleno kecamatan,” ujar seorang pendukung GSVL-MOR. (chris)

Semua Paslon Klaim Menang, KPU Manado: Warga Tenang dan Tunggu Hasil Pleno KPU Manado

pilkada manadoMTerkini.com, MANADO – 3 Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado mengklaim kemenangan masing-masing. Bahkanpun kemenangan calon tersebut diposting di jejaring media sosial. Bahkanpun ada warga Kota Manado dibuat pusing dan membuat status Manado memiliki 3 Walikota. “Selamat! Manado bakal dipimpin tiga wali kota,” ujar netizen Livrando Kambey.

Atas klaim kemenangan tersebut, KPU Manado meminta kepada masyarakat untuk tenang dan menunggu hasil resmi pleno KPU Kota Manado. “Kami minta kepada warga Kota Manado menunggu hasil resmi pleno KPU Manado, quick count dari tiap-tiap pasangan calon memang wajar disetiap pilkada,” ujarnya.

Menurut Wowor proses selanjutnya pasca pungut hitung di TPS, kotak suara langsung diantar KPPS dan PPS menuju sekretariat PPK di Kecamatan masing-masing. Setelah pleno kecamatan, barulah diantar dan di Pleno KPU Kota Manado. Ia berharap masyarakat jangan muda terpancing dan terprovokasi dengan semua postingan dijejaring media sosial.

“Pleno di KPU Manado sesudah pleno di tingkat kecamatan usai, dan itu akan dilaksanakan beberapa hari kedepan,” ungkap Wowor yang juga mantan ketua program studi Ilmu Politik FISIP Unsrat Manado. (chris)

365.580 Warga Manado Hari Ini Mencoblos

woworMTerkini.com, MANADO – Sebanyak 365.580 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Manado, hari ini akan menyalurkan hak politiknya memilih Walikota dan Wakil Walikota Manado periode 2016-2021.

Sesuai dengan data dari KPU Kota Manado dari 811 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 87 Kelurahan, jumlah pemilih laki-laki 181.418 dan jumlah pemilih perempuan 184.162 dengan total keseluruhan pemilih 365.580.

Ketua KPU Kota Manado Jusuf Wowor, SIP, M.Si berharap kepada warga Kota Manado untuk menyalurkan hak politiknya dengan mendatangi TPS dimana dia berdomisili atau terdaftar.

“Kami berharap warga Kota Manado datang ke TPS sesuai dengan jam yang ditentukan KPU. Jangan lewat dari jam 1 siang. Jika tidak dapat surat undangan model C6-KWK silakan datang ke TPS dengan membawa identitas kependudukan lainnya” ujar Wowor. (chris)

Anggaran Tidak Masalah, Wowor : Pilkada Tetap 17 Februari 2016

jusuf woworMTerkini.com, MANADO – Belum disetujuinya pergeseran anggaran untuk membiayai kebutuhan KPU Manado dalam menjalankan Pilkada Manado tidak membuat KPU gentar. Konsistensi menggelar pemungutan suara Rabu (17/2/2016) lusa tetap akan dilakukan. “Apa yang telah kami tetapkan Pilkada 17 Februari tidak berubah,” ujar Ketua KPU Manado Jusuf Wowor SIP MSi usai melakukan pertemuan dengan Penjabat Walikota Ir Royke O Roring (ROR) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Manado di ruang kerja Walikota, komplek Balaikota Tikala, Senin (15/2/2016) siang ini.

Ditanya soal permintaan anggaran yang belum ditandatangani Penjabat Walikota, Wowor mengatakan bahwa hal tersebut tidak masalah bagi KPU Manado. “Tetap 17 Februari 2016, dan kami memanfaatkan anggaran yang ada saat ini,” tegas Wowor.

Diketahui, anggaran yang telah dikucurkan ke KPU Manado sejauh ini baru anggaran sisa 2015 sebesar Rp2,3 Miliar.

Kemudian terkait surat yang dilayangkan Kapolres Manado yang meminta agar Pilkada 17 Februari 2016 ditunda karena bertepatan dengan hari pelantikan Bupati/Walikota, Wowor mengatakan hal itu tak berpengaruh. “Atasan kami KPU RI, jadi kami hanya dengar apa yang jadi permintaan dan rekomendasi KPU RI. Dan sampai saat ini belum ada petunjuk baru dari KPU RI. Itu artinya Pilkada tetap 17 Februari 2016,” tandas Wowor.

Di tempat yang sama, ROR saat dimintai keterangan mengatakan kalau pihaknya tidak bisa mengintervensi soal tanggal pemungutan suara, karena itu rahan KPU. Sementara soal anggaran yang masih tertahan, ROR menjawabnya singkat. “Yang pasti kita mendukung pilkada ini berjalan lancar dan aman,” ucapnya.(*/tim)

Ajakan Pilwako Manado 17 Februari 2016 Dibacakan di Rumah-rumah Ibadah

6559-surat-edaran-kpu-yang-dibacakan-di-rumah-rumah-ibadah KPU ManadoMTerkini.com, MANADO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado sejak pekan lalu terus melakukan sosialisasi pelaksanaan Pilwako 17 Februari 2016. Selain baliho sudah terpampang di 100 titik, juga ajakan untuk memilih sudah dibacakan di tempat rumah-rumah ibadah di Kota Manado.

“Bagi warga Kota Manado yang sudah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT), atau DPT tambahan I, pada tanggal 9 Desember 2015 lalu, dan warga masyarakat berumur 17 tahun atau sudah kawin untuk dapat menggunakan hak pilihanya pada hari Rabu 17 Februari 2016, mulai pukul 07.00 wita sampau pukul 13.00 wita, di tempat pemungutan suara,” demikian bunyi imbauan dan ajak dalam surat yang ditandatangani Ketua KPU Manado Drs Jusuf Wowor MSi.

Bersamaan dengan itu, Komisioner KPU Manado Amrai Razak menambahkan, agar seluruh warga Kota Manado ikut mensosialisasikannya, baik-baik dari mulut ke mulut, maupun Medsos agar dapat menggunakan hak pilih dalam pesta Demokrasi 17 Februari 2016.(chris/tim)

Matangkan Pilwako, KPU Manado Sosialisasi di Kampus FISIP Unsrat

woworMTerkini.com, MANADO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado terus mensosialisasikan pemlihan Walikota dan Wakil Walikota Manado 17 februari 2016. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di aula lantai 2 FISIP Unsrat, Jumat (12/6/2016).

Ardiles Mewoh komisoner KPU Sulut mengatakan KPU selalu taat aturan. Menurut Mewoh KPU Kota Manado menunda pungut hitung suara pilwako (17/2/2016). “Kami sebagai penyelenggara mengajak kepada seluruh warga Kota Manado untuk menggunakan hak pilih di Pilwako Manado 17 februari 2016,” tutur Mewoh.

Ia juga meminta mahasiswa Unsrat mensosilisasikan kepada warga Kota Manado yang wajib pilih agar ke TPS. “Kami berharap mahasiswa bisa memberikan pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat,” himbau Ardiles yang membidangi divisi hukum dan teknis KPU Sulut.

Sementara itu Komisioner KPU Manado Jusuf Wowor menegaskan pihaknya tetap optimis Pilwako digelar 17 februari 2016. “Tetap dilaksanakan sesuai jadwal KPU, saya mengajak kepada mahasiswa mari kita sosialisasikan hari dan tanggal pemilihan walikota dan wakil walikota,” ujar Wowor.

Ia juga mengajak kepada mahasiswa untuk sama-sama mengawal pilwako Manado sehingga akan terpilih yang akan mensejahterakan rakyat kota Manado. “Jangan golput, torang samua saling mengajak. Apalagi adik-adik mahasiswa mohon dibantu mensosialisasikan kepada warga Manado,” pungkas Wowor. (chris)