manadoterkini.com, AMURANG-Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE terus menekankan agar seluruh jajarannya untuk memacu program di tiap instansi.

Salah satunya, tiga program prioritas, baik itu infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Pasalnya, saat ini sudah masuk pada triwulan III.

“Semua tugas harus diselesaikan. Jangan jadikan itu sebagai beban melainkan motivasi. Sehinga target yang diberikan bisa tercapai,” kata Bupati melalui Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey S. IP kepada manadoterkini.com.

Dia juga menegaskan, tidak ada alasan bagi pimpinan SKPD untuk meninggalkan tugas dan tanggungjawab yang diberikan.

“Evaluasi rutin terus dilakukan terutama dalam kegiatan sehari-hari,” tandasnya.(dav)

MTerkini.com, AMURANG – Pemilihan Hukum tua (Kumtua) serentak 49 desa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) direncanakan akan digelar pada bulan Juni nanti.

Meski begitu, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE mewarning kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab Minsel untuk tidak terlibat dalam politik di Pilhut mendatang.

“Awas, yang terbukti terlibat langsung dimutasi ke tempat lain,” tegas Bupati melalui Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey SIP.

Dia menuturkan, Pilhut serentak nanti harus benar-benar murni, dan bisa memberikan pembelajaran politik dan cara beremokrasi yang baik di desa.

“Silahkan berikan hak anda dalam pemilihan nanti. Tapi, jangan ikut campur sebagai Tim sukses (TS) dan memenangkan salah satu calon,” katanya.

Menurut dia, yang ditemukan dan terbukti sebagai TS atau ikut memfasilitasi untuk memenangkan salah satu kandidat, harus siap menerima konsekuensi. “Contoh, kalau dia guru, akan dimutasi ke desa yang lebih jauh,” jelasnya.

Bupati berharap, ASN jadi contoh yang baik di masyarakat, dan jangan jadi pemicu konflik.
“ASN tugasnya melayani masyarakat. Ini secara umum. Dan lebih khusus lagi, tertuang dalam aturan. Jadi, loyal saja kepada aturan,” ucap Mamangkey yang meniru pernyataan bupati dua periode ini.(dav)

MTerkini.com, AMURANG – Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) melalui Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey SIP mengharapkan kerja sama dari setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) untuk dapat berperan aktif dalam mempublikasikan setiap kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2016.

Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui setiap kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan oleh setiap SKPD dan unit-unit kerja pemerintah daerah.

“Saat ini pemerintah daerah telah melakukan kerja sama dengan semua media cetak dan elektronik untuk penyebarluasan informasi, sehingga itu setiap kegiatan pemerintah daerah tetap akan dipublikasikan,” kata Mamangkey.

Dia juga menjelaskan, jika setiap SKPD enggan memberikan informasi secara lengsung kepada wartawan, bisa langsung menghubungi Bagian Humas Pemkab Minsel, agar informasi dapat segera diakses pada website resmi pemerintah daerah.

“Setiap SKPD harus proaktif dalam memberikan data pendukung, sebab untuk memberikan informasi perlu adanya kelengkapan data sehingga semuanya bisa terpublikasi,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, penyampaian informasi kepada masyarakat sangat penting, karena selain untuk menyebarluaskan kinerja pemerintah daerah, juga dalam rangka transparansi kepemerintahan di daerah.

“Kewajiban kita untuk menyampaikan informasi publik ini dimaksudkan agar masyarakat mengetahui jelas perkembangan pembangunan daerah, sehingga mereka diharapkan berpartisipasi aktif bersama-sama pemerintah membangun daerah menjadi lebih baik dan transparan,” tandasnya.(dav)

MTerkini.com, AMURANG-Penggunaan pakaian dinas baru, menjadi kewajiban yang harus dipenuhi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minsel Drs Danny Rindengan MSi melalui Kabag Humas Pemkab Minsel Franky Mamangkey SIP kepada manadoterkini.com diruang kerjannya.
Menurut Mamangkey mengatakan, kewajiban menggunakan pakaian dinas baru, merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI No 6 tahun 2016 tentang perubahan ketiga Permendagri No 60 tahun 2007 tentang Pakaian Dinas PNS di lingkungan Kemendagri dan pemerintah daerah.
“Terhitung mulai pekan ini, semua ASN di Minsel sudah harus menyesuaikan dengan pakaian dinas yang baru,” ujarnya.
Lanjut Mamangkey, merujuk pada Permendagri tersebut, di hari Senin dan Selasa ASN wajib gunakan PDH (Khaki), Rabu kemeja putih celana/rok hitam atau gelap, Kamis – Jumat Batik.
“Aturan ini sudah disampaikan ke semua SKPD melalui surat edaran, jadi tidak ada alasan untuk tidak mematuhinya,” tandas mantan Kabag Ortal ini.(dav)

MTerkini.com, AMURANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) kini mulai melaksanakan Musrembang di tingkat Desa. Hal ini sebagai tindak lanjut pemantapan singkronisasi perencanaan pembangunan daerah untuk tahun 2017 mendatang.

Sebagaimana dikatakan Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey SIP, bahwa dimana saat ini Pemkab Minsel mulai action untuk penyusunan program. Hal ini terlihat dengan mulai dilaksanakanya pelaksanaan musrembang di tingkat desa yang di fasilitasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

“Saat ini musrembang desa sudah mulai jalan, dan di targetkan pada pertegahan februari 2016 nanti untuk pelaksanaan musrembang di tingkat kecamatan sudah selesai dilaksanakan. Karena ini adalah ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah untuk jangka pendek, maka pemkab sudah harus mengikuti prosedur,” kata Mamangkey.

Ditambahkannya bahwa, tujuan kegiatan ini adalah, agar perencanaan pembangunan daerah di tahun 2017 akan berjalan terarah, terukur, transparan dan akuntable.

“Jadi Pemkab berharap nantinya dalam pelaksanaan musrembang desa ini, agar proaktif dari pemerintah desa dalam meberikan masukan, sebab nantinya masukan dari musrembang desa akan menjadi dokumen pemkab pada pelaksanaan musrembang ditingkat kecamatan dan kabupaten begitu juga dengan reses DPRD nanti. Jadi semua akan disingkronkan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati,” tandasnya.(dav)

Penghargaan Lingkungan HidupAMURANG, (manadoterkini.com)-Menyusul penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM, Pemkab Minahasa Selatan kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali yang ini yang didapat adalah penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) dan Kehutanan RI serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI berupa Sekolah Adiwiyata Nasional (SAN).

Hal tersebut disampaikan Kabag Humas Setdakab Minsel Frangky Mamangkey SIP kepada manadoterkini.com Senin (14/12) sore tadi.

Penghargaan Lingkungan HidupMenurut Dia, Minsel mendapatkan penghargaan tersebut karena Pemerintah pusat menilai Minsel merupakan Kabupaten yang peduli pembangunan berwawasan lingkungan melalui SD Negeri 2 Amurang.

Menurut Dia juga yang mana penghargaan ini sudah diterima Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE dari Menteri LH dan Kehutanan RI serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. “Ini merupakan penghargaan yang diterima Bupati saat masa jabatannya berakhir yakni pada Senin (12/12) siang tadi, jadi ini merupakan penghargaan bupati yang terakhir ditahun 2015,” ujarnya.

Penghargaan tersebut, lanjut Mamangkey yang mana dalam penilaian pusat, Kabupaten Minsel tergolong daerah yang mampu memberikan jaminan Pendidikan bagi masyarakatnya. “Baik dari aspek pendidikan maupun kebijakan lainnya, kita dinilai sangat peduli terhadap pembangunan berwawasan lingkungan melalui SD N 2 Amurang. Makanya kita menerima penghargaan ini,” tukasnya.

Keberhasilan ini sudah pasti jadi kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Minsel. Apalagi sepanjang tahun ini, banyak penghargaan lain yang juga diterima. “Penghargaan ini melengkapi keberhasilan yang lain. Makanya tidak salah kalau dikatakan tahun 2015 jadi tahun berprestasi bagi Pemkab Minsel,” katanya.

Adapun saat menerima penghargaan ini, Bupati tidak sendirian. Ia didampingi beberapa pejabat, yakni Kakan Lingkungan Hidup dan pejabat yang ada diinstansi terkait.(dav)

AMURANG, (manadoterkini.com) – Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) Rabu (22/7) hari ini, diwajibkan untuk masuk kantor. Pasalnya, usai menjalani cuti bersama dalam rangka Idul Fitri 1436 Hijriyah.

“Seluruh PNS akan di data oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) saat pelaksanaan apel perdana, karena sesuai jadwal ibu bupati langsung akan memimpin apel di hari pertama masuk kantor,” ujar Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey SIP.

Menurutnya, pemerintah daerah sejak awal telah mengingatkan kepada para PNS agar tidak menambah waktu libur. Sebab pemerintah daerah sejak awal telah menerbitkan surat edaran Bupati tentang libur bersama. “Pada hari yang sama juga aktifitas para PNS sudah berlangsung normal seperti biasanya, jadi sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak masuk kantor,” tandasnya.(dav)

AMURANG, (manadoterkini.com)-Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Sekretariat Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), Senin (15/6) pagi tadi sekitar pukul 08.30 WITA dihebohkan dengan penemuan sebuah tas yang diduga berisikan bom rakitan. Tas tersebut tergeletak di ruangan kantor Humas Pemkab Minsel.

Berdasarkan data informasi yang berhasil dirangkum manadoterkini.com menjelaskan, tas berwarna coklat yang diduga berisikan bom rakitan awalnya ditemukan oleh seorang anggota polisi Pamong Praja (Pol-PP) Pemkab Minsel, lelaki Noflan Robot. Tas berwarna coklat tersebut langsung diamankan anggota Pol PP ke lapangan Kantor Bupati Minsel lantaran takut meledak.

Kabag Humas Pemkab Minsel, Frangky Mamangkey ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan tas yang diduga berisikan bom rakitan didalam kantornya.

Menurut Mamangkey, mengetahui adanya tas yang diduga berisikan bom rakitan, pihaknya langsung saja melaporkan penemuan tersebut ke pihak Kepolisian Resor (Polres) Minsel. “Kami curiga isi dalam tas tersebut adalah bom. Karena didalam tas itu terdapat semacam benda yang dipenuhi kabel, dan diduga kuat adalah bom,” ujar Mamangkey.

Lanjut, Mamangkey menambahkan, Polisi kala itu langsung datang untuk memeriksa tas yang diduga bom tersebut. Saat proses evakuasi, seluruh pegawai diharuskan menjauh.” Kami khawatir akan memakan korban, begitu polisi datang untuk memeriksa isinya, ternyata tidak berisikan bom, namun hanya berisikan kabel,” kata mantan Kabag Ortal Pemkab Minsel ini.(dav)

Februari Mendatang, Menteri LH dan Kehutanan RI Bakal Kunjungi Minsel

jakarta
Bupati Tetty bersama Manteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan terlihat akrab

AMURANG, (manadoterkini.com) – Kalau tidak ada aral melintang awal Bulan Februari mendatang Menteri Lingkungan Hidup (LH) dan Kehutanan RI DR Ir Siti Nurbaya MSc, kemungkinan akan mengunjungi Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Demikian disampaikan langsung Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE melalui Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey SIP kepada sejumlah wartawan senin (19/1).

Menurut Mamangkey, kunjungan Nurbaya tidak lepas dari ajakan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, saat melakukan pertemuan dengan ibu Menteri pekan lalu, usai memaparkan materi terkait lingkungan hidup dan kehutanan, diantaranya penanaman 1 milyar pohon.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Minsel Ir Frans Tilaar. Selain membicarkan keberhasilan Minsel dalam program penanaman pohon, juga membicarakan rencana kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ke Kabupaten Minsel. “Sesuai rencana, Menteri akan berkunjung di Minsel pada awal bulan Februari mendatang,” ujar Tilaar.

Seperti diketahui dalam pertemuan tersebut, Nurbaya mengapresiasi Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE, atas perhatiannya terhadap lingkungan hidup dan kehutanan yang ada di Minsel.(dav)

Bupati Percayakan Mamangkey Jabat Kabag Humas Pemkab Minsel

Minsel
Frangky Mamangkey saat dilantik

AMURANG, (manadoterkini.com)-Rolling jabatan yang dilakukan Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE, pada Rabu (31/120 malam tadi, membuat beberapa posisi diganti, seperti posisi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minsel kembali mengalami pergantian pejabat. Adalah Frangky Mamangkey SIP yang sebelumnya menjabat Kabag Ortal diangkat memegang jabatan tersebut, menggantikan Tusrianto Rumengan SSTP MSi, yang mendapat tugas baru sebagai Kabag Ortal.

Mamangkey kepada sejumlah wartawan usai dilantik mengukapkan bahwa jabatan dan tugas yang dipercayakan saat ini membutuhkan kerja sama dengan para awak media.

” Ini menyangkut informasi. Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama yang baik dari seluruh awak media yang bertugas di Minsel. Selanjutnya juga perlu diingatkan, untuk penyampaian informasi kepada masyarakat agar memperhatikan kode etik jurnalistik. Ini semua demi lancarnya tugas dan kerja kita masing-masing,” tandasnya.(dav)