MTerkini.com, LOLAK – Kementerian Agama kembali diterpa isu tak sedap. Hal itu disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow, Shabri Makmur Bora, S.Ag pada apel di halaman kantor Kemenag pagi tadi (03/2/2016).

“Penipuan bermodus pengangkatan CPNS kategori K2 santer terdengar. Kemarin sudah ada beberapa orang yang mengadu tentang hal tersebut. Bahkan sudah ada yang siap mengirim berkas,” ungkap Bora.

Namun pihaknya telah mengkonfirmasi ke Kemenag Sulut melalui Kasubag Kepegawaian, Yahya Pasiak bahwa berita tersebut tidak benar dan murni penipuan.

“Masyarakat harus waspada terhadap penipuan semacam ini, apalagi jika ada iming-iming meminta sejumlah uang. Sudah pasti itu tipuan,” himbau Bora di hadapan sekira 30 jajaran pegawai di lingkungan Kemenag Bolmong.

Bora mengajak seluruh jajaran pegawai untuk membantu meluruskan jika ada informasi yang menyimpang di masyarakat. “Nama baik Kementerian Agama harus tetap dijaga, terlebih khusus Kemenag Bolmong. Dan itu menjadi tugas kita bersama,” imbuhnya.(ons)

Kemenag Sulut Ingatkan ASN/PNS Tidak Terlibat Kegiatan Politik

Suleman
Drs. H. Suleman, M.Pd

SULUT, (manadoterkini.com) – Jelang Pilkada Serentak, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara (Sulut), Drs. H. Suleman, M.Pd mengingatkan jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparat Sipil Negara (ASN) untuk tidak melibatkan diri dengan kegiatan politik.

“Mari kita sukseskan program kerja di Kementerian Agama, koordinasi dan bekerja sesuai tupoksi masing-masing. Tingkatkan Disiplin kerja dan jangan melibatkan diri pada kegiatan politik,” terang Suleman.

Suleman juga menjelaskan tentang larangan yang ditegaskan dalam PP. 53 tahun 2010. “Jadi ASN/PNS harus netral tidak memihak kepada salah satu kontestan di Pilkada,” tandas Suleman saat rapat evaluasi kepegawaian jajaran Kemenag Sulut di Hotel Travello Manado, baru-baru ini.(chris)

SULUT, (manadoterkini.com) – Bertempat diruang Komisi empat DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Kakanwil Kemenag Sulut Drs. H. Suleman Awad, M.Pd memenuhi undangan rapat dengar pendapat dengan Komisi empat yang membidangi masalah Agama. Rabu (30/9).

Datang tepat waktu, Kakanwil Kemenag Sulut Drs. H. Suleman Awad, M.Pd di dampingi Pembimbing Syariáh Drs. H. Muchtar G. Bonde, Kasubag Kepegawaian dan Ortala H. Yahya W. Pasiak, MM dan Kasubag Humas Suharto Rondo, S.Ag beserta jajaran Bidang Haji dan Umrah Kemenag Sulut.

“Saya datang memenuhi undangan Komisi empat dalam rangka melakukan rapat dengar pendapat dengan wakil rakyat untuk menginformasikan masalah ibadah haji,” tutur Suleman.

Setelah menunggu lebih satu jam, rapat dengar pendapat antara Kementerian Agama Sulut dengan komisi empat yang di pimpin Ketua Komisi akhirnya dimulai.

“Sambil menunggu teman-teman anggota komisi empat, rapat segera kita mulai,” Kata James Karinda, Ketua Komisi empat.

Setelah diawali dengan doá, Ketua Komisi James Karinda mempersilahkan Kakanwil Kemenag Sulut menjelaskan tentang perkembangan ibadah haji, khususnya jamaáh haji asal Sulawesi Utara.

Dalam pemaparannya, Kakanwil Drs. H. Suleman Awad, M.Pd menjelaskan bahwasanya jamaáh haji asal Sulut dalam keadaan sehat wal afiat.

“Alhadulillah, jamaáh haji kita terhindar dari tiga bencana yang ada di tanah suci, yaitu jatuhnya Crane (Alat Berat) di Masjidil Haram, musibah di Mina, akibat berdesak-desakan serta Kebakaran yang terjadi di pemondokan (Hotel),” terang Kakanwil.

Orang nomor satu dijajaran Kemenag Sulut ini menambahkan, Insya Allah jamaáh haji kita akan tiba di Bandara Samratulangi Manado pada tanggal 14 Oktober 2015.

“Kloter 10 akan tiba tanggal 14 dan kloter 11 akan tiba satu hari kemudian, atau tanggal 15 Oktober” Jelas Awad. (ons)

MANADO, (manadoterkini.com) – Jemaat GMIM Ruth Matungkas sebagai satu-satunya paduan suara utusan Minahasa Utara berhasil meraih juara 1 pada kategori bergengsi, campuran dewasa. Acara penutupan, pengumuman dan penyerahan hadiah bagi peserta pemenang lomba paduan suara interdenominasi gereja se-Sulawesi Utara dilaksanakan di Hotel Quality Manado.

Lomba yang dilaksanakan 17-19 September 2015 di Manado Trade Center (MTC), jemaat Ruth menyanyikan dua lagu yaitu Gema Persaudaraan sebagai lagu tuntutan dan Hikmat Allah sebagai lagu pilihan. Lagu pilihan sendiri diciptakan oleh pelatih sekaligus dirigen, James Dalige, SPd Ing.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Drs H Suleman MPd saat menutup kegiatan tersebut memberi apresiasi kepada seluruh peserta terlebih khusus jemaat Ruth yang termasuk pemain pemula.

“Walaupun baru kali ini mengikuti ajang yang diselenggarakan oleh Bidang Urusan Agama Kristen Kanwil Kemenag Sulut dan Ruth langsung mendapatkan juara 1,” kata Suleman.

Selanjutnya Suleman menyerahkan secara langsung piala dan uang pembinaan sejumlah Rp. 5.000.000 kepada perwakilan dari jemaat Ruth, Syamas Febry Suharja dan Penatua Evanglie Manarisip.

“Kami sangat bangga terhadap pencapaian ini karena dapat memotivasi kami untuk terus memberi diri dan lebih maksimal lagi mempersembahkan pujian terbaik bagi Tuhan,” ujar Jefry Tumengkol salah satu peserta yang juga aktif pada kelompok paduan suara kebanggaan Kabupaten Minahasa Utara, LPPD Choir.

Kepala Kantor Kemenag Minut, Johni Tilaar STh MSi turut memberi selamat kepada paduan suara jemaat GMIM Ruth Matungkas atas pencapaian yang telah dilakukan. Hal senada diungkapkan oleh Ketua Harian Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah Minahasa Utara, Ir. Ronny Siwi. (chris)

Penderita HIV-AIDS Sulut Capai 1.836 Orang

kemenagSULUT, (manadoterkini.com) – Epidemi HIV-AIDS telah menyebar diberbagai belahan dunia saat ini. Virus mematikan ini telah menginfeksi 60 juta orang dan lebih dari 21 juta orang meninggal dunia. Menurut WHO, apabila disatu daerah terdapat 1 kasus HIV positif (menurut laporan pemerintah setempat) maka sesungguhnya ada 100 orang yang telah terinfeksi.

Dari rapat koordinasi tokoh agama Provinsi Sulawesi Utara dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di Kanwil Kemenag Sulut, Selasa (15/9) terungkap penderita HIV-AIDS di Sulut sampai Juni 2015 ada 1.836 orang. Tujuan rapat koordinasi ini untuk mengevaluasi komitmen bersama para tokoh agama dan meningkatkan dukungan terhadap program pencegahan dan pena.

Wakil Gubernur Sulut yang diwakili Kakanwil Kemenag Sulut, Drs H Suleman MPd saat membuka rapat koordinasi menyampaikan agar tokoh agama terus meningkatkan kerja dan karya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di Sulut. Paradigma dan cara pandang masyarakat terhadap HIV-AIDS sejauh ini hanya sebagai penyakit dan tidak berimplikasi pada aspek yang lain, sehingga populasinya meningkat.

Sekretaris KPAP Sulut dr MSJ Tangel-Kairupan mengarahkan ke-30 peserta dari organisasi keagamaan se Sulut dan Kanwil Kemenag agar perangi virusnya, jangan orangnya. Dia mengungkapkan penderita virus ini berlatar belakang paling banyak adalah wiraswasta. “Karenanya peran aktif seluruh komponen masyarakat termasuk tokoh agama untuk menyikapi hal ini secara baik dan bijaksana,” terang Suleman.

Asisten Pengelola Program KPAP Sulut Noldy Mandolang, BSc berharap adanya laporan dari masing-masing tokoh agama dan lintas/lembaga terkait dalam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS. “Terbentuknya jaringan tokoh agama dan rencana tindak lanjut mereka yang peduli HIV-AIDS di Sulut,” tuturnya.

Sekretaris KPAP Sulut dr MSJ Tangel-Kairupan mengarahkan ke-30 peserta dari organisasi keagamaan se Sulut dan Kanwil Kemenag agar perangi virusnya, jangan orangnya. Dia mengungkapkan penderita virus ini berlatar belakang paling banyak adalah wiraswasta. “Wiraswasta/swasta 561 orang dan ibu rumah tangga terbanyak kedua berjumlah 354 orang. Kasus HIV-AIDS terdengar pertama kali di Bali, 1987 dan di Sulut 1997. Tepatnya di RS Bethesda Tomohon,” ujar Kairupan.

Pengelola Program KPA Provinsi Sulawesi Utara Jones Oroh SIK menguraikan HIV-AIDS menyerang sistem kekebalan tubuh dengan menggandakan diri. Penyakit ini hanya bisa tertular apabila melalui hubungan sex, lewat darah atau air susu ibu (ASI). “Jika telah terinfeksi, maka penderita harus minum obat seumur hidup. Bahkan bagi wanita bisa hamil dan melahirkan anak tanpa virus HIV-AIDS jika imun tubuh kuat dan virusnya tidak bisa menginfeksi orang lagi,” kunci Oroh.

Saat ini Sulut telah melakukan pelayanan berkesinambungan di seluruh puskesmas yang ada di Manado, Bitung dan Tomohon. Rapat ini dilaksanakan atas kerjasama Subag Hukum dan KUB dan KPAP Sulut. (chris)

SULUT, (manadoterkini.com) – Kakanwil Kemenag Sulut Drs. H. Suleman Awad, M.Pd, Senin (14/9) kemarin, menerima kunjungan Pengurus Karang Taruna Kota Kotamobagu yang dipimpin langsung ketuanya Rudini Sako SE, di aula Kanwil Kemenag Sulut.

Dalam kunjungan tersebut Kakanwil didampingi Kabid Bimas Islam Aswin Kyai Demak, SAg., M.Pd.I, Kasie Urais Drs. Kalo Tahirun, dan Hamka Dondo, S.Ag., M.Pd.I Kasie Penerangan Islam.

Pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu, Kakanwil Kemenag Sulut Drs. H. Suleman Awad, M.Pd memaparkan lima tugas utama Kemenag yakni, meningkatkan kualitas kehidupan beragama, meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama, meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Usai menjelaskan tugas pokok kemenag, Kakanwil dan para pengurus karang taruna kota Kotamobagu saling memperkenalkan diri dan beraudiens. “Forum ini kita gunakan untuk saling share kegiatan dan agenda kerja masing-masing,” tutur suleman.

Ketua Karang Taruna Kota Kotamobagu Rudini Sako, S.E. dalam penyampaiannya mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan pemberian informasi kepada karang taruna. “Ïnsya Allah kedepannya kita bisa saling bersinergi, untuk mencapai tujuan bersama,” paparnya. (chris).

SULUT, (manadoterkini.com) – Subbag Hukum dan KUB menyelenggarakan dua kegiatan sekaligus Orientasi Perancangan Peraturan Perundang-undangan dan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Kementerian Agama Tahun 2015.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aryaduta Manado tersebut berlangsung selama tiga hari kedepan dan dibuka langsung Kepala Kanwil Kemenag Sulut Drs. H. Suleman Awad, M.Pd pukul 14.15 Wita.

Dalam arahannya Kakanwil Kemenag Sulut Drs. H. Suleman Awad, M.Pd mengatakan pembinaan SDM merupakan modal utama yang perlu mendapat perhatian, karena keberhasilan suatu organisasi pemerintahan salah satunya terletak pada kulitas kemampuan dan disiplin Sumber Daya Manusianya.

Orang nomor satu dijajaran Kemenag Sulut ini menuturkan, dengan meningkatnya kemampuan dibidang hukum maka SDM kita mampu berfikir logis dan rasional, serta dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab disertai mental dan integritas moral yang baik, tutur Suleman.

“Meningkatkan kesadaran dan pemberdayaan ASN di Kanwil Kemenag Sulut, khususnya dibidang hukum adalah sangat penting,” tegas Awad.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabag TU Drs. H. Abjan Halek, M.Si, Kasubag Hukum dan KUB, Jansje A.H. Rumondor, S.Th, Kakan Kemenag Kabupaten Kota dan Kasubag TU Se-Sulut. (chris).

PKUB Kemenag RI Laksanakan Worhsop Sosialisasi Peraturan Perundangan Pelayanan Hak Sipil Agama Konghucu

Kemenag SulutSULUT, (manadoterkini.com) – Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag RI melaksanakan Workshop Sosialisasi Peraturan Perundangan Pelayanan Hak Sipil Agama Khonghucu yang dilaksakan di Hotel Joanne Tomohon.

Kakanwil Kemenag Sulut Drs H Suleman MPd membuka secara resmi kegiatan ini. Dia menyampaikan salah satu tugas dari Kemenag yakni memelihara kerukunan antar umat beragama.

“Sehingga terjadi hubungan yang harmonis baik antara pemeluk agama dan kelompok-kelompok agama lain yang merupakan salah satu syarat mutlak bagi terpeliharanya kerukunan umat beragama,” tutur Suleman.

Untuk pelayanan kepada umat Khonghucu, Kemenag telah membentuk Bidang Bimbingan Masyarakat Khonghucu di PKUB melalui PMA No.10 tahun 2010. Penambahan tugas dan fungsi Subbag Hukum dan KUB di Kantor Wilayah serta Kasubag Tata Usaha pada Kantor Kemenag kab/Kota selaku penanggungjawab pelayanan dan pembinaan umat khonghucu melalui PMA No.13 Tahun 2013.

Selanjutnya Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI H. Mubarok menyampaikan materi tentang kebijakan pembinaan masyarakat khonghucu.

“Umat Khonghucu berdasar sensus penduduk menurut agama tahun 2010 berjumlah 117 ribu jiwa,” terang Mubarok.

Data terbaru umat Khonghucu saat ini begitu penting agar perencanaan anggaran pemerintah kepada umat Konghucu dapat lebih maksimal. Diharapkan kepada umat Khonghucu untuk dapat memberikan data terbaru.

Untuk pelayanan umat khonghucu sudah diatur didalam undang–undang penjelasan Pasal UU No. 1/PNPS/1965. Agama-agama yang dipeluk oleh penduduk di indonesia adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu.

Hal ini dibuktikan dalam sejarah perkembangan agama-agama di Indonesia, sehingga pelayanan hak sipil untuk agama Khonghucu diberikan oleh pemerintah sama dengan agama yang lain sesuai dengan undang-undang.

Peserta yang hadir terdiri dari perwakilan umat Khonghucu se Sulut, jajaran Dinas catatan sipil Pemerintah Daerah di Sulut, tokoh-tokoh agama, anggota FKUB Sulut dan Kasubag TU Kemenag Kabupaten/Kota. Hadir pula pada kegiatan ini Kepala Kemenag Kota Tomohon Cintya Sepang. (chris)

SULUT, (manadoterkini.com) – Salah satu Calon Jemaah Haji (CJH) Sulut Kloter 10 dari Bolsel atas nama Martina Nakola meninggal di balikpapan karena sakit sebelum diberangkatkan ke Jeddah.

CJH Sulut yang meninggal di balikpapan kemudian diberangkatkan kembali ke Sulawesi Utara menuju bandara Samratulangi Manado, Selasa (8/9).

Kakanwil Kemenag Sulut Drs. H. Suleman MPd beserta pejabat dan panitia haji jajaran Kemenag Sulut bersama keluarga menjemput langsung di Bandara Samratulangi Manado.

Sesampainya di Bandara Samratulangi Manado kemudian Kakanwil Kemenag Sulut H. Suleman dalam sambutannya menyampaikan turut berduka semoga niat haji almarhumah diterima Alllah SWT dan bagi keluarga diberikan kesabaran atas musibah ini.

Selanjutnya almarhumah bersama-sama keluarga diberangkatkan kembali menuju Bolaang Mongondow Selatan untuk dimakamkan. (chris)

MANALU, (manadoterkini.com) – Memeriahkan kegiatan yang dilaksanakan Bidang Pendidikan Agama Kristen Kantor Wilayah Kemenag Sulut, SMTK Manalu Tabukan Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan Porseni yang dilaksanakan di Manado Tateli pekan lalu.

Kepala SMTK Manalu Elke Linsehe menyampaikan walaupun fasilitas dan sarana pendukung tidak dimiliki SMTK Manalu, namun demi kebersamaan anak-anak tetap ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“SMTK Manalu berhasil membawa pulang satu medali emas cabang atletik 100 meter putri dan lomba vokal group menduduki posisi IV,” ujar Kepala SMTK Elke Linsehe S.Th.

Linsehe bangga dengan prestasi yang dicapai anak asuhnya. Dia berharap akan mendapat sarana dan prasarana penunjang dari Bidang Bimas Kristen Kemenag Sangihe agar kedepan anak-anak akan lebih berprestasi lagi pada ajang porseni yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali ini.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh SMTK yang ada di lingkungan Kantor Wilayah Kemenag Sulut Bidang Pendidikan Agama Kristen. (chris)