Disaksikan Bawaslu, KPU Manado Resmi Tutup Penyerahan Dokumen Syarat Dukungan Perseorangan

KPU Manadomanadoterkini.com, MANADO – Penyerahan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon jalur Independen, resmi ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Minggu (23/02/2020) tepat Pukul 24.00 Wita, di pantau langsung pihak Bawaslu dan aparat Kapolisian.

“Hingga batas waktu yang ditentukan sudah tidak ada lagi bakal paslon yang datang untuk membawa syarat dukungan di KPU Kota Manado. Sudah kita saksikan bersama bahwa hari ini 23 Februari 2020 tadi KPU Manado sudah siap menanti bakal paslon membawa syarat dukungan sebagaimana jadwal hingga 24.00 Wita,” ujar Ketua KPU Manado Jusuf Wowor, selesai penutupan kepada wartawan, Senin (24/2/2020), dini hari.

Dengan demikian hingga batas waktu, hanya satu paslon perseorangan yang datang ke KPU Manado untuk memasukan dokumen syarat dukungan.

“Yang menyarahkan dokumen hanya satu paslon perseorangan yakni Bakal paslon Wali Kota Manado dr Franky V.T Kambey dan Wakil Wali Kota Manado dr Daud Kirojan,” kata Wowor didampingi Komisioner KPU Manado, Sahrul Setiawan, Sunday Rompas, Ismail Harun, Abdul Gafur Subaer dan Sekretaris KPU Manado Jemmy Tamboto.

Setelah dilakukan penghitungan dan pengecekan dari 33.147 yang dimasukan, memenuhi syarat ada 31.005 dukungan dan tidak memenuhi syarat 2.142 dukungan. Untuk penyebaran, hasil hitung dan pengecekan dukungan tersebar di 11 Kecamatan.

“Jadi syarat minimal dukungan dan pesebaran yang ditetapkan KPU Manado 30.885 sudah terpenuhi dan selanjutnya masuk ke tahapan verfikasi administrasi,” pungkasnya. (malz)

Cek syarat dukungan Paslon Perseorangan, Ini Resep KPU Manado

KPU Manadomanadoterkini.com, MANADO – Sebanyak 33.147 dukungan yang dimasukan oleh bakal paslon perseorangan Wali Kota dr Franky V.T Kambey dan Wakil Wali Kota Manado dr Daud Kirojan ke KPU Kota Manado pada 20 Februari 2020, harus di hitung dan cek kembali. Pun, hingga Jumat (21/02/2020) larut malam masih dalam proses hitung dan cek syarat dukungan.

Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado mempunyai resep dalam melaksanakan hitung dan cek syarat dukungan bakal pasangan calon (Paslon) perseorangan Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Manado dan Wakil Wali Kota Manado tahun 2020 tersebut.

“Paling penting adalah menjaga kesehatan dari petugas yang akan melaksanakan hitung dan cek syarat dukungan. Kami berikan vitamin serta makanan-makanan bergizi ke petugas,” terang Komisioner KPU Manado Sahrul Setiawan juga sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, Jumat (21/2/2020), malam.

Lanjut dia, selain itu dalam melakukan pekerjaan tersebut kami membagi dua shift kerja, dimana shift pertama bekerja setengah hari dan dilanjutkan dengan shift kedua.

“Nanti petugas yang sudah tidak bertugas wajib istirahat tidak bisa bermain handphone ataupun nonton tv, harus istirahat dan makan-makanan bergisi serta vitamin,” jelas dia.

“Sudah ada beberapa KPU Kabupaten/Kota datang datang menyaksikan proses hitung dan cek syarat dukungan langsung di KPU Kota Manado, kami sudah menjelaskan caranya dan prosesnya serta apa-apa yang akan dilakukan, sehingga mereka bisa menerapkan di KPU Kabupaten/Kota,” pungkas dia.

Sebagai referensi, untuk minimal syarat dukungan yakni 30.885 yang tersebar minimal di enam kecamatan. Bakal Paslon perseorangan sendiri memasukan 33.147.(*/malz)

Bawa 33ribu Dukungan ke KPU, Kambey-Kirojan siap tarung di Pilwako Manado

KPU Manadomanadoterkini.com, MANADO — Panyerahan syarat dukungan paslon Walikota dan Wakil Walikota lewat jalur perseorangan telah dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, Frangky Kambey dan Daud Kirojan menjadi bakal pasangan calon yang pertama menyerahkan syarat dukungan kepada pimpinan KPU Manado, Kamis (20/2/2020). Proses penyerahan hingga pemeriksaan disaksikan langsung oleh Bawaslu Manado.

Ketua KPU Manado Jusuf Wowor mengatakan, setelah menerima penyerahan syarat dukungan dari bakal paslon, langsung dilanjutkan dengan proses verifikasi sampai tuntas.

“Untuk sekarang proses masih berlanjut jadi kami pun belum bisa memberi pernyataan lebih. Kita selesaikan dulu proses yang sedang berjalan. Untuk hari ini, yang datang menyerahkan memang baru 1 bakal paslon, walaupun sebenarnya sudah dimulai dari kemarin, jadi mereka yang pertama menyerahkan,” jelas Jusuf Wowor.

Dalam sesi wawancara bersama media, Frangky Kambey yang didampingi Daud Kirojan mengatakan, ucapan terima kasih menjadi hal pertama yang harus disampaikan kepada warga yang dengan sukarela memberi dukungan lewat KTP hingga jumlah yang terkumpul dapat melampaui angka minimal yang ditetapkan.

Minimal dukungan yang ditetapkan ada di angka 30.385, sedangkan Frangky Kambey dan Daud Kirojan menyerahkan dukungan sebanyak 33.147.

“Tentu terima kasih juga kepada tim sukses kami yang telah bekerja keras siang dan malam untuk memenuhi persyaratan,” ujar Frangky Kambey.

Berasal dari profesi yang independen yaitu dokter, Frangky Kambey dan Daud Kirojan pun akhirnya sepakat untuk masuk lewat jalur perseorangan karena dapat mewakili semua suara masyarakat tanpa membeda-bedakan warna.

Hal tersebut sejalan dengan visi misi yang diusung yaitu sinergitas antara pemerintah kota, provinsi hingga pusat, dimana sinergitas yang berjalan baik akan berdampak pada semua program yang akan direncanakan kedepan.

Untuk saat ini, bakal paslon ini pun belum membicarakan hal yang jauh kedepan, tapi fokus pada proses yang sedang berjalan.

“Apa yang sudah kami laksanakan hingga bisa ada di tahap ini, kiranya bisa membawa kami ke tahapan selanjutnya,” kata Frangky.(*/tim)

KPU Manado resmi buka penyerahan syarat dukungan bakal paslon perseorangan

Sahrul Setiawan
Sahrul Setiawan

manadoterkini.com, MANADO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, secara resmi membukan tahapan penyerahan syarat dukungan bakal calon dan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado melalui perseorangan.

Komisioner KPU Manado Divisi Teknis Penyelenggara, Sahrul Setiawan mengatakan, sesuai tahapan, penyerahan syarat perseorangan dibuka pada pukul 08.00 Wita hingga pada pukul 16.00 Wita.

“Tahapannya dibuka pukul 08.00 – 16.00 Wita. Dan akan dilanjutkan pada besok hari di waktu yang sama juga,’ ujar Sahrul.

Sahrul mengatakan, diketahui ada tiga bakal paslon yang bakal maju perseorangan yakni Franky Kambey dan Daud Kirojan, Sonya Silviana Kembuan dan Troy Pomalingo serta Christianto Poae dan Eddy Terok.

“Ketiga bakal paslon tersebut kata Sahrul, sudah secara resmi menyatakan diri until maju lewat perseorangan dalam Pilkada Kota Manado 2020,” katanya.

Dirinya berharap, kepada para bakal paslon agar dapat memanfaatkan waktu dengan baik seperti yang telah disampaikan pada saat simulasi dan rapat koordinasi pada 17 Februari kemarin.

“Semoga proses tahapan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dan tentunya juga sesuai dengan aturan yang ada,” harapnnya sembari mengimbahu kepada para bakal paslon agar bisa secepatnya menyerahkan segala persyaratan, mengingat nanti ada proses perbaikan. Kalau datang sudah mendekati akhir, kami khawatiran yang muncul adalah waktu yang tidak akan cukup.(*/tim)

Sahrul : Syarat dan Dokumen Paslon Independen 19-23 Februari

Sahrul Setiawan
Sahrul Setiawan

manadoterkini.com, MANADO – Berdasarkan peraturan yang terbitkan KPU yakni PKPU No 16/2019, terkait penyerahan syarat dan dukungan pasangan calon (Paslon) independen yang ingin maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 dibatasi KPU selama lima hari.

Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Manado, Sahrul Setiawan mengatakan, dalam PKPU No. 16/2019 tentang perubahan atas PKPU No. 15/2019 tentang tahapan, program dan jadwal pemilihan gubernur dan wakil, bupati dan wakil bupati dan walikota dan wakil walikota tahun 2020.

“Jadi penyerahan syarat dukungan paslon independen dibatasi dalam lima hari. Terhitung 19 Februari sampai 23 Februari 2020,” kata Sahrul Setiawan kepada sejumlah wartawan.

Sahrul menjelaskan, untuk layanan penyerahan syarat dari independen dibuka pada jam kerja untuk hari pertam hingga hari keempat.

“Sedangkan pada hari kelimanya yaitu pada tanggal 23 Februari 2020, layanan penyerahan syarat dukungan dibuka sampai pada pukul 24.00 Wita,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk ketentuan bagi paslon independen di Kota Manado harus memiliki dukungan sebesar 30.885 tersebar pada 6 Kecamatan di Kota Manado. (*/aldi)

110 calon PPK ikuti test wawancara, KPU Manado tunggu tanggapan masyarakat

test PPK
Lima Komisioner KPU Kota Manado, saat melakukan test wawancara kepada calon PPK di Sintesa Peninsula Hotel Manado. (foto:ist)

manadoterkini.com, MANADO – Selama tiga hari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, melaksanakan test wawancara kepada 110 calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Sintesa Peninsula Hotel Manado.

Dalam test wawancara tersebut, 110 calon PPK diwajibkan menjawab pertanyaan-pertanyaan oleh lima komisioner yaitu Jusuf Wowor, Sunday Rompas, Ismail Harun, Moch Syahrul HS, Abdul Gafur Subaer.

“Test wawancara diikuti 110 calon PPK yang sebelumnya telah dinyatakan lulus test CAT,” kata Ketua KPU Manado, Jusuf Wowor, Senin (10/02/2020) di Sintesa Peninsula Hotel Manado.

Wowor menjelaskan, masing-masing calon PPK yang mengikuti tahapan test wawancara diberikan waktu 10 hingga 20 menit untuk menjawab dan memberikan tanggapan apa yang disampaikan oleh lima komisioner KPU Manado.

Tugas dan fungsi sebagai pelaksana pemilu, menjadi materi utama yang harus dijawab oleh para calon PPK termasuk wawasan mereka terkait dengan wilayah kerja nanti.

“Materinya terkait pemahaman soal kepemiluan termasuk integritas dalam menjalankan tugas sebagai badan adhoc di tingkat kecamatan,” jelasnya.

Wowor menambahkan, usai pelaksanaan test wawancara, KPU Manado masih harus menjalankan agenda tanggapan masyarakat tahap kedua kepada para calon PPK.

“Masih ada tanggapan masyarakat tahap kedua. Jika ada keberatan masyarakaat kepada calon PPK disertai bukti-bukti kuat sesuai dengan undang-undang, yang bersangkutan digugurkan,” pungkasnya. (malz)

Diiringi Kabasaran, Partai Perindo Kota Manado Daftar ke KPU

perindomanadoterkini.com, MANADO – Walaupun diguyur hujan deras, ratusan massa DPD Partai Perindo Kota Manado mendatangi Kantor KPU Kota Manado untuk melakuan pendaftaran sebagai calon partai politik baru untuk pemilu 2019 mendatang. Terlihat 11 Kecamatan dan pengurus DPD melakukan longmarch sekitar 2 kilometer ke kantor KPU Manado.

Kedatangan DPD Partai Perindo Kota Manado ke Kantor KPU Manado diiringi tarian kabasaran, maengket dan drum band. Bahkan disepanjang jalan kader Partai Perindo turut membagikan bunga kepada masyarakat.

Ketua DPW Partai Perindo Sulut Hendrik Kawilarang Luntungan yang ikut bersama rombongan mengatakan hari ini serentak Partai Perindo se Indonesia mendatangi KPU untuk mendaftarkan Partai Perindo termasuk di 15 Kabupaten Kota di Sulut.

“Nah untuk Kota Manado kami berjalan kaki sambil diiringi drumband, tarian adat, maengket, kabasaran dalam rangka untuk menunjukan bahwa kami juga megangkat budaya, adat kearifan lokal Manado,” ujar Luntungan Senin (9/10/2017).

Kedatangan rombongan berjumlah langsung diterima oleh Komisioner KPU Kota Manado. Ketua KPU Kota Manado Jusuf Wowor menyambut baik kedatangan pimpinan Partai Perindo Kota Manado. “Hari ini Partai Perindo telah melakukan pendaftaran di Kantor KPU. Nantinya kami akan melakukan verifikasi sesuai dengan waktu dan tahapan yang ada,” kata Wowor. (ons)

Horee..!!! Pagi Ini KPU Manado Bayar Honor Pilkada, Wowor: Terima Kasih Pak Walikota

manado
Pertemuan Walikota GS VIcky Lumentut dengan KPU Manado dan Panwas Manado baru-baru ini.

manadoterkini.com, MANADO – Kabar gembira bagi penyelenggara Pilkada Susulan Kota Manado. Pasalnya pagi ini KPU Manado akan membayar honor bagi petugas yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Manado.

Ketua KPU Kota Manado Jusuf Wowor membenarkannya. Menurut Wowor, dana dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah diserahkan ke KPU Kota Manado. “Hari ini akan kami salurkan ke semua petugas pilkada waktu lalu,” kata Dosen FISIP Unsrat ini melalui sambungan handphone kepada manadoterkini.com Jumat, (01/07/2016).

KPU Manado sendiri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado yang telah merealisasikan pembayaran dana Pilkada susulan waktu lalu. “Mewakili semua penyelenggara Pilkada, kami berterima kasih kepada Walikota Manado Dr Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan yang telah membantu KPU Manado dalam pencairan anggaran ini,” tutur Wowor kepada manadoterkini.com.

Janji Walikota Manado Dr Vicky Lumentut saat menghadiri Pelantikan Antar Waktu Gregorius Tonny Rawung kepada Jonas Makawata terjawab sudah. Saat manadoterkini.com menanyakan dana tambahan Pilkada Manado, GSVL sapaan akrabnya mengatakan dana tersebut akan cair usai mendapatkan laporan audit BPK.

Ditempat terpisah, Kepala BPKBMD Kota Manado Manansar Panjaitan membenarkan dana tersebut telah diserahkan ke KPU Kota Manado. Ia mengatakan sebenarnya dana tersebut sudah ada tapi belum tersalurkan akibat menunggu hasil laporan audit BPK. “Hari ini honor PPK sampai KPPS akan dibayarkan oleh KPU Manado,” kata Panjaitan.

Hengky Sendow Ketua PPS Kelurahan Bumi Nyiur merasa lega dengan adanya pencairan dana ini. Sendow saat dihubungi mengatakan KPPS selalu menanyakan perihal honor mereka. “Saya sempat malu kadang kala ke warung ditanya terus kapan pencairan dana tersebut. Saya berterima kasih kepada Walikota yang telah mencairkan dana tambahan Pilkada Manado ini,” singkat Sendow. (chris)

Terima Kunker KPU Brebes, KPU Manado Jadi Percontohan di Indonesia

kunker kpu brebesMTerkini.com, MANADO – Kota Manado patut berbangga dengan kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kota Manado. Pasalnya seminggu terakhir ini KPU Manado kedatangan tamu studi Banding 2 daerah dan bisa saja kedepan seluruh daerah Pilkada bisa saja datang ke KPU Kota Manado.

Jika pekan lalu KPU Kabupaten Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan berkunjung ke KPU Manado, Kali ini KPU Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah melakukan hal sama yakni studi banding ke KPU Kota Manado.

Kedatangan KPU Kabupaten Brebes diterima langsung Ketua KPU Manado Jusuf Wowor Jumat (29/4/2016) Pukul 10.40 WITA. “Sudah 2 kali ini kami kedatangan tamu. Kedatangan mereka untuk belajar pengalaman di Kota Manado sukses dalam Pilkada Susulan walaupun banyak dinamika didalamnya,” ujar Wowor yang juga Dosen FISIP Unsrat.

Wowor memaparkan lika liku pelaksanaan Pilwako Kota Manado. Ia mengatakan dengan adanya penundaan Pilkada Manado lalu Wowor menjelaskan tingkat partisipasi politik masyarakat menurun jika dibandingkan Pilpres dan Pilkada. “Permasalahan Pilkada Kota Manado ada banyak dinamikanya, tapi kami jalankan sesuai dengan aturan, jadi kami tidak takut,” kata Wowor.

Ia menambahkan itulah konsekuensi ketika menjadi publik figur. Karena harus diakui ini adalah lembaga administratif tapi didalamnya masuk dalam dunia politik. “Kami bermitra dengan DPRD dan Pemkot Manado sehingga komunikasi politik kami membuat pendekatan kepada mereka,” jelas Wowor.

Selanjutnya anggota Komisioner Eugenius Paransi, SH, MH menceritakan kronologis saat tahapan dimulai pilkada Manado sampai pada Pilkada Susulan 17 Februari 2016. Tampak KPU Brebes tertarik mencermati putusan KPU Manado mengenai putusan TMS dan MS pasangan calon walikota Manado serta masalah anggaran. “Kami berharap KPU Brebes sudah menandatangani NPHD dengan Pemerintah Brebes, sehingga kami berharap kasus ini menjadi pembelajaran di Indonesia,” kata Paransi.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Brebes tampak serius menyimak pemaparan KPU kota Manado. “Kami tertarik dinamika Pilkada Kota Manado sehingga kami datang kesini. Terima kasih atas waktu dan kesempatan telah menerima kami, ada banyak ilmu yang kami dapatkan disini,” ujar Dahleni.

Rombongan KPU Brebes dibawah langsung Ketua M. Riza Dahleni, anggota Mahsyuri, Widiyawati dan staff Pemkab Brebes. (chris)

GSVL-MOR Pemenang Pilkada Manado, Gugatan Ai-JA Tidak Diterima MK

jakarta
Hakim MK ketika membacakan pertimbangan dalam sidang PHP Pilkada Manado

MTerkini.com, JAKARTA – Akhirnya penantian warga Kota Manado terjawab sudah. Setelah Ketua Mejelis Hakim MK Arief Hidayat mengetuk palu tidak bisa menerima uji materi pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Harley Mangindaan-Jemmy Asiku (Ai-JA).

Sidang ketiga perkara sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada Kota Manado yang digelar di gedung MK, jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (22/03/2016) siang.

“Berdasarkan UU nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2014 amar putusan mengadili mengabulkan eksepsi termohon dan pihak terkait, sedangkan permohonan pemohon tidak diterima,”tandas Arief Hidayat sambil mengetukan palunya.

Sebelumnya, secara bergantian sidang yang dipimpin hakim Arief Hidayat SH itu, didampingi ketujuh hakim MK membacakan putusan terhadap perkara nomor 151/PHP.KOT-XIV/2016 itu, dan memutuskan gugatan Ai-JA terhadap hasil pleno Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang ditetapkan KPU Manado, tidak diterima. Dimana, prosentase pengajuan gugatan yang memenuhi syarat yakni 1,5 persen selisih suara dengan pemenang Pilkada. Sedangkan, jika dihitung dari jumlah pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT), prosentasenya mencapai 9,22 persen.

Dengan putusan MK tersebut, telah memenangkan KPU dan pihak terkait yakni paslon nomor 3 GS Vicky Lumentut-Mor Dominus Bastiaan (GSVL-MOR) sebagai pemenang Pilkada Manado.(ald)