Timsel Umumkan Calon KPU Kabupaten/Kota di Sulut Lulus Tes Psikologi

manadoterkini.com, SULUT – Calon Komisioner KPU Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara periode 2018-2023 yang lulus seleksi Psikologi diumumkan tim seleksi (timsel).

Dimana Calon KPU Kabupaten/ Kota Provinsi Sulut ini lolos seleksi Tahap II sesuai pengumuman No 1/TIMSEL Kabupaten/Kota. II-Sulut/VIII/2018 pada tanggal 5 Agustus 2018.Yang ditandatangani oleh Ketua Tim Seleksi Johni Tarore dan Sekretaris Wahyuddin Ukoli.

Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh membenarkan adanya pengumuman tahap II calon KPU Kabupaten/Kota Provinsi Sulut.(*/tim)

timsel timsel timsel timsel timsel timsel timsel

Hadir di Pleno, KPU Sulut Turut Kawal Pleno Pilkada Manado

momonganMTerkini.com, MANADO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara turut mengawal jalannya rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilihan walikota dan wakil walikota Manado bertempat di GKIC Manado, Kamis (25/2/2016).

Menurut Ketua KPU Sulut Yessy Momongan dinamika dalam pleno wajar. Ia mengatakan pengalaman waktu lalu pleno pasti akan diwarnai dengan interupsi terlebih mengenai data. “Sudah biasa, kalau setiap pleno ada adu argumen,” ujar Yessy.

Saat ditanya mengenai rekomendasi Panwascam terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) dibeberapa TPS, Yessy mengatakan KPU bekerja dengan profesional. Menurutnya setiap rekomendasi yang masuk akan dipelajari mendalam oleh komisioner.

Lanjut Yessy tidak semua rekomendasi harus dijalankan. Ia mengatakan kajian harus dipilah seperti pelanggaran administratif, pidana atau lain sebagainya. “KPU berjalan pada koridor yang ada dan sesuai dengan aturan,” tegas Momongan.

Ia mengatakan KPU Manado telah melaporkan terkait rekomendasi Panwascam kepihaknya. Yessy mengatakan hasil rekomendasi dinilai tidak memenuhi syarat dikarenakan tidak memakai logo surat dan cap dari Panwascam. “Ini kan lembaga resmi, jadi proses administratif harus jalan. Jangan memasukkan rekomendasi tidak ada logo dan cap,” tutup Yessy. (chris)

MTerkini.com, SULUT – Setelah KPU Manado, menetapkan Pilkada Manado Rabu (17/02/2016) lusa, KPU Sulut juga menegaskan hal yang sama. Seperti diungkapkan Komisioner KPU Sulut, Vivi George, Senin (15/02/2016).

“KPU konsisten. Untuk pelaksanaan Pilkada Manado susulan tetap dilaksanakan 17 Februari 2016,” tegas George.

Bahkan untuk memastikan pelaksanaan 17 Februari itu, seluruh personil KPU Sulut langsung bertolak ke kantor KPU Manado di kawasan Kairagi, Mapanget. “Sore ini kami akan rapat koordinasi bersama KPU Manado untuk memantapkan pelaksanaan pencoblosan 17 Februari,” ujar George.

Soal informasi berkembang akan terjadi pergeseran tanggal pelaksanaan, George dengan tegas membantah. “Itu hanya isu. Tidak benar akan ditunda. Kami sudah konsisten pelaksanaannya tetap 17 Februari,” jelasnya lagi.

Soal anggaran yang masih tersendat belum diterbitkannya Perwako oleh Royke Roring sebagai penjabat Walikota Manado, bukan menjadi hambatan bagi KPU. “Logistik semua sudah siap didistribusi. Termasuk ke wilayah kepulauan. Memang untuk anggaran tinggal honor ad hoc yakni PPK dan PPS tapi itu bukan hambatan kami untuk segera melaksanakan Pilkada Manado susulan 17 Februari,” tambah George. (*/ald)

Mewoh : KPU Akan Jalankan Tahapan Meski Terkendala Anggaran

KPU Sulut dan KomisiMTerkini.com, SULUT – Rapat dengar pendapat atau hearing antara KPU Sulut dan Bawaslu Sulut dengan Komisi I DPRD Sulut, Kamis (28/01/2016) di gedung cengkih sario, salah satunya membahas kelanjutan Pilkada Manado yang sempat tertunda.

“Pelaksanaan Pilwako Manado akan dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2016. Karena Pilwako ini masih merupakan tahapan Pilkada,”ujar Komisioner KPU Sulut Ardiles Mewoh.

Lanjutnya, sebagai penyelenggara Pemilukada, KPU akan tetap jalan terus meski tidak memiliki anggaran. “Kami akan berusaha untuk melaksanakan tahapan Pilkada di Manado ini walaupun KPU tidak memiliki anggaran,” tandasnya.

Hingga birita diupdate rapat evaluasi KPU dengan Komisi I DPRD Sulut masih berlangsung.(jef)

Mewengkang : Pilkada Manado Harus Kita Kawal Bersama

Hari Ini, Komisi I DPRD Sulut Panggil KPU dan BAWASLU

MewengkangMTerkini.com, SULUT – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut yang membidangi Pemerintahan, Politik, Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM), menyatakan akan memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Sulut.

“Kita akan panggil KPU dan Bawaslu hari ini. Kita jadwalkan sekitar Pukul 10.00 Pagi ini,” kata Mawengkang kepada wartawan yang keseharian melakukan peliputan di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Lanjut Mewengkang, pihaknya memiliki kewenangan melakukan pengawasan terhadap kedua lembanga penyelenggara pemilu tersebut.

“Kami memiliki wewenang untuk mengawasi tugas dan kinerja penyelenggara Pemilihan Umum dalam hal ini KPU dan BAWASLU. Kami juga akan bertanya selanjutnya bagaimana dengan Pilkada Manado,” papar Mewengkang.

Apalagi kata Politisi Gerindra ini, terkait Pilkada Manado sudah ada putusan dari Mahkama Konstitusi.

“Seperti yang kita ketahui bahwa sesuai dengan keputusan yang sudah ada dari Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa Pilkada Kota Manado harus dilaksanakan pada bulan Februari tanggal 17 Februari 2016. Itu yang harus kita kawal bersama,” tutup Mewengkang. (jef)

Besok Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Diparipurnakan

Mononutu : Hari Ini Banmus Bakal Agendakan Paripurna

dewan provinsiMTerkini.com, SULUT – Setelah menerima hasil pleno Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut terpilih dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sekretaris DPRD Sulut B Mononutu langsung menindaklanjuti dengan melakukan konfrensi pers.

“Hasil pembicaraan dengan KPU Sulut intinya bahwa inilah hasil dari pleno KPU,” kata Mononutu didampingi Kabag Humas Theresia Sundah dan Kasub Humas Harold Lumempouw.

Mononutu menambahkan, sesuai hasil pembicaraan, sebagai Sekretaris DPRD, Ketua DPRD sementara Stevanus Vreeke Runtu telah mendelegasikan untuk dilakukan pertemuan ini.

“Intinya, besok (hari ini,red) kami akan adakan Rapat Banmus. Substansi Banmus untuk mengagendakan rencana Paripurna follow-up hasil pleno yang sudah dibawa KPU tadi,” terangnya.

Walaupun tergantung besok, lanjut Mononutu, namun semua telah dikoordinasikan dengan semua pihak akan mengagendakan Paripuna pada hari Rabu (27/01) Pukul 19.00 Wita.

“Kenapa dilaksanakan malam, karena hari Rabu adalah HUT Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa Selatan. Pukul 10.00 Wita Penjabat Gubernur Sulut berada di Tomohon dan Pukul 13.00 Wita di Minahasa Selatan, setelah itu baru bergabung di DPRD Provinsi Sulut. Substansi Paripurna yaitu mengumumkan hasil Pleno KPU yang sudah dibawa tadi,” tutupnya.

Untuk diketahui kedatangan Komisioner KPU Sulut di DPRD Sulut, Senin (25/01/2016) sekitar Pukul 12.00 Wita, diterima Wakil Ketua Marthen Manopo dan Wenny Lumentut serta Sekretaris DPRD Provinsi Sulut B Mononutu.(jef)

KPU Serahkan SK Penetapan OD-SK ke DPRD Sulut

Kandow
Steven Kandow

MTerkini.com, SULUT – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut, Yessy Momongan bersama anggota Komisioner lainnya yakni Ardiles Mewoh, Zulkifli Golonggom, Fahrudin Noah, serta Sekretaris KPU, Yonah Oroh, Senin (25/01/2016) mendatangi kantor DPRD Sulut.

Kedatangan personil Komisioner KPU Sulut ini, untuk menyerahkan SK Penetapan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut terpilih berdasarkan plono, Sabtu pekan lalu.

Wakil Ketua Dewan Marthen Manoppo, yang menerima personil KPU Sulut menyatakan, setelah rapat pleno penetapan diserahkan ke Deprov tinggal diagendakan jadwal paripurnanya kapan dilaksanakan.

Sementara itu Wagub Steven Kandouw berharap pelantikan secepatnya dilaksanakan. “Lebih cepat lebih baik,”ungkap Kandouw Sabtu kemarin.(jef)

Resmi Ditetapkan KPU, Gubernur dan Wagub Ajak Semua Stakeholder Bangun Sulut

Penetapan Gubernur dan wakil gubernurMTerkini.com, SULUT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) Sabtu (23/01/2016) kemarin, telah menetapkan pasangan Olly Dondokambey-Steven Kandouw sebagai sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur untuk periode 2016-2021, di Hotel Peninsula, setelah gugatan Benny Mamoto – David Bibihoe ditolak oleh Mahkama Konstitusi (MK).

Setelah ditetapkan pasangan yang diusung oleh Partai Demokraai Indonesia Perjuangan (PDIP) mengajak semua stakeholder untuk membangun daerah Sulawesi Utara yang lebih baik.

“Kami membutuhkan semua stakeholder untuk bisa melangka bersama, berjalan bersama. Bahkan lari bersama untuk membangun Sulawesi Utara dari ketertinggalan dari daerah lain serta bisa melampaui daerah lain juga,” ungkap Wakil Gubernur Sulut terpilih Steven Kandouw kepada wartawan.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini berharap agar mereka segera dilantik mengingat jika Gubernur dan Wakil Gubernur terlambat dilantik. Akan berimbas kepada Kabupaten/ kota yang lain bupati, wakil bupati, walikota, wakil walikota terlambat juga dilantik maka program pemerintah tidak akan jalan. “Lebih cepat dilantik lebih baik,” aku Kandouw.

Sementara itu, Ketua KPU Sulut, Yessi Momongan menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat lebih khusus penjabat gubernur, Sony Sumarsono sehingga pilkada bisa berjalan dengan baik.

“Hasil penetapan ini akan segera kami sampaikan ke DPRD Sulut agar supaya segera diparipurnakan,” tambahnya. (jef)

Pilwako Manado Bisa Berlangsung Dalam Waktu Dekat

mewohMTerkini.com, MANADO – Komisioner KPU Sulut, Ardiles Mewoh menuturkan, putusan Kasasi kemungkinan besar bakal turun awal Januari ini. “Informasinya seperti itu,” kata Mewoh.Dikatakan Ardiles, pihaknya punya waktu 21 hari untuk melaksanakan Pilwako setelah putusan Kasasi keluar.

Saat ini, kata Ardiles, pihaknya sementara melakukan persiapan pelaksanaan Pilwako Manado seperti yang diminta KPU RI. “Kita persiapkan dari sekarang agar supaya tidak buru-buru saat putusan keluar,” kata dia.

Komisioner KPU Manado Sunday Rompas mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu tentang perbaikan DPT Kota Manado. Sunday mengakui, ada banyak kekeliruan DPT, yang nampak dari banyaknya pemilih menggunakan DPTB 2. “Kita segera verifikasi lagi,” kata dia.

Dikatakan Sunday, pihaknya hanya butuh waktu tiga hari untuk melakukan ferivikasi DPT. Untuk masalah pendanaan, beber Sunday, pihaknya sudah mendapat sinyal positif dari Pemko Manado dan Dewan Kota Manado. “Sudah kita koordinasikan,” ujar dia.

Dikatakan Sunday, pihaknya butuh dana Rp 5 miliar untuk menggelar Pilwako susulan. Uang di kas saat ini tersisa sekitar Rp 3 miliar lebih.(chris)

Tiga Personil PDIP Bersiap Berkantor di Deprov Sulut

KPU SulutMTerkini.com, MANADO – Ada tiga anggota Fraksi PDIP DPRD Sulut yang ikut maju dalam Pilkada Serentak 9 Desember. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara, telah mengelar rapat pleno berkaita dengan Pergantian Antar Waktu (PAW) sebagai anggota DPRD Sulut.

Vivi George Komisioner KPU Sulut kepada harian ini mengakui pada 4 Januari 2016 telah dilaksanakan rapat pleno pergantian 4 anggota dewan. Yaitu Frangki Wongkar diganti oleh Boy Tumiwa dari dapil V (Mitra-Minsel), Steven Kandouw diganti Lucia Taroreh dapil VI( Tomohon-Minahasa), Vonny Paath diganti oleh Jelly Mumek dari dapil VI.

Begitu juga dengan Hanny Jost Pajow (HJP) yang adalah anggota DPRD Sulut dari Partai Golkar daerah pemilihan Kota Manado, sudah masuk daftar Pergantian Antar Waktu (PAW). HJP sendiri maju sebagai calon Walikota Manado melalui PDIP yang pada 9 Desember lalu ditunda karena adanya gugatan IMBA-Boby di PT-TUN Makasar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulut, Wenny Lumentut SE ketika dikonfirmasi ia mengakui jika kemungkinan besar pelantikan 4 anggota dewan tersebut akan dilantik pertengahan Januari. “Nama-nama anggota dewan yang di PAW sudah masuk ke pimpinan dewan,” jelas Lumentut.(jef)