Tim GODAS for JPAR kembali salurkan hewan Qurban di Kecamatan Wenang dan Singkil

godas
Suasana pemotongan hewan Qurban oleh Tim GODAS di Kecamatan Singkil

manadoterkini.com, MANADO – Masih dalam rangkaian Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, komunitas yang tergabung dalam Tim Godas for JPAR kembali menyalurkan 2 ekor sapi sebagai hewan Qurban di Kecamatan Singkil dan Kecamatan Wenang, Sabtu (1/08/2020).

Penyalurkan hewan Qurban diserahkan langsung Yoppy Mandahari selaku Ketua Tim Godas for JPAR mewakili Pembina Tim GODAS, Julyeta PA Runtuwene (JPAR), kepada jemaah masjid yang diwakili Ustad Adi Misalah.

“Terima kasih kepada Tim godas, khususnya Ibu JPAR dan Keluarga Lumentut-Runtuwene atas bantuan hewan kurban ini. Hewan kurban berupa dua ekor sapi akan dibagikan kepada jemaah sebagai ungkapan syukur di hari Idul Adha ini,” ujar Ustad Adi.

Ustad Adi berharap, apa yang direncanakan JPAR bersama Harley ab Mangindaan (Ai) kedepan, termasuk dalam kontestasi Pilkada Manado tahun 2020, akan diridohi Allah SWT.

“Kami sudah paham. Semoga apa yang direncanakan JPAR-Ai dan keluarga kedepan dilapangkan jalan oleh Tuhan yang Maha Kuasa,” ujar Ustad Adi.

godas
Suasana pembangian hewan Qurban di Sekretariat Tim Gogas, seputaran Shopping Center

Sementara itu, Bang Ipoy sapaan familiar Ketua Tim GODAS kepada sejumlah wartawan menuturkan hewan kurban ini adalah bentuk silaturahmi JPAR dan keluarga dalam perayaan Idul Adha 1441 H ini.

“Salam hormat ibu JPAR kepada semua umat Islam di Kota Manado, semog tali silaturahmi tetap berjalan hingga hari-hari kedepannya,” ucap Bang Ipoy sembari menyebutkan penyaluran qurban di Kecamatan Wenang tepatnya di shopping center, Pusat Kota Manado.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Ipoy tidak lupa menyampaikan pesan Ibu JPAR yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama umat beragama di kota manado.

“Semoga menjadi berkah bagi Torang samua. Salam dari Ibu JPAR untuk warga Singkil. Selamat Idul Adha 1441 hijriah. Salam PAHAM for Torang Samua,” imbuhnya.

Untuk diketahui Jumat (31/7/2020) kemarin Tim Godas for JPAR telah menyerahkan 1 ekor sapi untuk disalurkan kepada Jemaah di Mesjid Albayyinah, Kelurahan Malalayang Satu Timur. (aldi)

 

manadomanadoterkini.com, MANADO – Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, yang diwakili Sekretaris Daerah ( Sekda ) kota Manado, Micler CS Lakat, SH, MH, menerima bantuan berupa alat pelindung diri ( APD) seperti masker dan hand sanitizier dari ACE Indonesia, Senin (27/07/2020).

Dalam upaya bersama bergotong royong memutus mata rantai penyebaran covid-19 di tengah masyarakat khususnya di kota Manado menjadi perhatian besar dari para pelaku usaha di ibukota Nyiur Melambai ini, dengan cara mendonasikan 3000 masker dan 50 liter hand sanitizier kepada Pemkot Manado.

“Atas nama Pemerintah Kota Manado, Pak Walikota GS Vicky Lumentut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada ACE Indonesia cabang Manado, atas bantuan 3000 masker dan 50 liter hand sanitizier,” ujar Sekda atas nama Walikota Manado.

“Ini merupakan wujud kerjasama dalam kita memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kota Manado. dan selamat untuk ACE Indonesia yang berulang tahun ke 25, Tuhan memberkati kita semua,” ucapnya. (*/mlz)

Tumbuh kembang anak, Bunda Paula : Optimalkan peran orang tua

manadomanadoterkini.com, MANADO – “Mari torang optimalkan peran keluarga dalam mendampingi proses belajar anak dan memenuhi kebutuhan tumbuh kembang”. Demikian salah satu kutipan pesan Ketua TP-PKK Kota Manado yang juga Bunda PAUD Kota Manado, Prof Julyeta PA Runtuwene (JPAR), memaknai HAN tahun 2020 ini.

“Pastikan anak-anak di Kota Manado terlindungi, tetap sehat, tetap kuat, ceria dan gembira di rumah, walaupun masa pandemi Covid-19 ini masih membantasi kita. Semangat para orang tua, berikan perhatian dan cinta kasih buat mereka. Semangat para bunda, guru-guru yang luar biasa,” ujar Bunda JPAR, Kamis (23/07/2020).

Karenanya sudah menjadi tugas orangtua dan kekluarga untuk memberikan ruang yang nyaman, aman, dan ramah bagi anak untuk tumbuh dan berkembang dalam kondisi apapun.

Isteri tercita Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) ini pun mendorong keluarga agar menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, dan berkualitas.

“Mari torang optimalkan peran keluarga dalam mendampingi proses belajar anak dan memenuhi kebutuhan tumbuh kembang mereka. Selamat Hari Anak Nasional. Anak Terlindungi, Indonesia Maju,” ujar Bunda JPAR.

Tidak heran HAN 23 Juli dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

Meski di tengah pandemi Covid-19, namun HAN 2020 yang berbeda kali ini tidak mengurangi makna komitmen orangtua dalam melindungi anak-anak, sebagaimana tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan tagline #AnakIndonesiaGembiradiRumah. (*/malz)

Hari Anak Nasional ditenga Pandemi Covid-19, Ini harapan DP3A Manado

manadoterkini.com, MANADO – Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2020 mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan tagline #AnakIndonesiaGembiradiRumah. Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Manado mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

“Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 23 Juli dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air,“ ujar  Kepala DP3A Kota Manado, Esther Mamangkey,  Kamis (23/7/2020).

Lanjutnya, di masa pandemi Covid-19 ini, diharapkan anak-anak tetap gembira di rumah, dan belajar di rumah sama cerdasnya dengan belajar di sekolah.

“Peringatan HAN tahun 2020 di masa pandemi Covid-19 ini adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian semua pilar bangsa Indonesia, baik orangtua, keluarga dan masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak,” terang Mamangkey.

Melalui kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi, serta memastikan segala hal yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Diharapkan pula di masa pandemi Covid-19 ini, anak-anak tetap terlidungi dari perbuatan-perbuatan jahat dan cabul,” tegas Kadis Esther.

Dari Jakarta, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga berharap peringatan HAN 2020 yang berbeda kali ini tidak mengurangi makna komitmen pemerintah melindungi anak-anak Indonesia.

“Sudah menjadi tugas kita bersama untuk memberikan ruang yang nyaman, aman, dan ramah bagi anak untuk tumbuh dan berkembang dalam kondisi apapun. Kita mendorong keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, dan berkualitas,” ungkap Menteri P3A, Bintang Puspayoga.

Ia menambahkan peran keluarga dalam pengasuhan semakin hari semakin berat tantangannya di era digital dan masa sulit pandemi saat ini, padahal pengasuhan yang baik dan aman sangat menentukan pembentukan karakter anak.

“Menjadi keprihatinan bagi kita semua bahwa angka kekerasan terhadap anak sangat tinggi. Pekerjaan rumah kita masih banyak. Dalam masa pandemi, anak rentan menjadi korban kekerasan karena orangtua memiliki beban ganda mendidik, mendampingi, dan ikut menemani anak belajar sekaligus tetap bekerja. Tantangan tugas pengasuhan ini menjadi tugas dan tanggung jawab bersama ayah dan ibu, keduanya memiliki peran yang sama,” ujar Menteri Bintang. (*/malz)

Dilaunching awal Tahun 2020, #MariJoBakobong ala GSVL sedot perhatian publik

mari jo bakobong
Walikota GSVL didampingi Sekda Mikler Lakat dan Kadis Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, M Sofyan saat pencanangan Manado Bakobong Februari lalu

manadoterkini.com, MANADO – Pogram cerdas #MariJoBakobong ala Walikota GS Vicky Lumentut, dengan turun langsung serta mengajak masyarakat menanam memanfaatkan lahan tidur dan pakarangan rumah jauh sebelum Kota Manado, Sulawesi Utara terkena dampak Covid-19, sunggu sangat luar biasa.

Sejak di-launching atau dicanangkan pada 28 Februari 2020 silam, lewat Gerakan Manado Bakobong dengan #MariJoBakobong belakangan ternyata menyedot perhatian public Nyiur Melambai.

mari jo bakobong
Ketua TP-PKK Kota Manado Prof Paula Lumentut – Runtuwene turut mendampingi Walikota GS Vicky Lumentut melaunching Manado Bakobong #MariJoBakobong

Pasalnya, berbagai komoditi yang ditanam sudah ada yang panen dan terus panen di tengah pandemi covid-19. Program pertanian yang digagas Pemkot Manado ini seakan sudah mengantisipasi dampak gejolak ekonomi global.

“Program #MariJoBakobong salah satu upaya kita (Pemkot Manado,red) menjaga ketahanan pangan akibat gejolak ekonomi global dikemudian hari. Kita harus mengantisipasinya dengan memanfaatkan lahan dan pekarangan rumah,” ujar GSVL kepada wartawan usai melakukan launching Manado Bakobong dengan #MariJoBakobong, Jumat (28/2/2020) silam.

manadoKepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (DPKP) Kota Manado, M.Sofyan menegaskan program cerdas #MariJoBakobong yang dicanangkan Walikota GS Vicky Lumentut, sebelum pandemi covid-19 melanda Kota Manado.

“Sejak dilaunching 28 Februari 2020 silam, program #MariJoBakobong sudah beberapa kali-kali panen dengan berbagai komoditi di sejumlah tempat di Kota Manado,” ujar Sofyan kepada wartawan, Selasa (21/07/2020) siang.

Program Ba Kobong Menginspirasi Ditengah Pandemi

 

manadoSejak dicanangkan, lahan milik Pemkot Manado yang ditanami jagung, cabe dan berbagai tanaman lain, sudah berulang kali dipanen sehingga telah menunjukan hasil. Jadi tidak heran, program cerdas tersebut saat ini telah menjadi role model untuk berbagai pihak.

Kepolisian, TNI, Lapas, pihak swasta, rumah ibadah dan berbagai lapisan masyarakat mulai dengan dukungan dari Pemkot Manado, mulai memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah atau lahan yang belum digarap untuk ditanami berbagai tanaman.

“Mari, ASN, THL dan kelompok tani di Kota Manado, kita manfaatkan lahan tidur yang ada termasuk pekarangan rumah kita, untuk bercocok tanam dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatkan pendapatan dari kelompok tani yang ada di Kota Manado,” ujar Walikota

“Marijo Bakobong” Guna Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

 

manadoSeakan tahu pandemi Covid-19 akan berdampak signifikan bagi perekonomian, Gerakan “Manado Ba Kobong” ini menjadi salah satu strategi ampuh untuk menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi.

“Bila ini sudah jalan, kita bisa memenuhi kebutuhan pangan kita sendiri di tengah pandemi ini. Tidak perlu lahan besar, pekarangan kita bisa manfaatkan, jika tidak punya pekarangan kita bisa gunakan polybag,”terang Walikota

Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia menyebut, program ini jika dikelola dengan serius bisa menjadi sumber pendapatan baru, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih mandiri.

“Kita ingin masyarakat Kota Manado menjadi masyarakat yang produktif, mandiri dan sejahtera di tengah pandemi di era adaptasi kebiasan baru “ujar Walikota kembali.

TNI/Polri dan Swasta “Ba Kobong”

 

ba kobong
Walikota GSVL bersam Kapolres Manado panen jagung manis

Menariknya, program cerdas yang terus digaungkan Walikota GSVL juga selaku Ketua PKB Sinode GMIM terus mendapat respon positif, bahkan mulai diikuti berbagai pihak.

“Program ini sangat baik sehingga mendapat respon yang luar biasa dari berbagai kalangan. Kami telah melakukan kerjasama tidak hanya dengan kelompok tani tapi dengan TNI/Polri, pihak Swasta bahkan pribadi-pribadi,” kata Sofyan.

mari jo bakobong
Launching Gerakan Manado Bakobong #MariJoBakobong

Lanjutnya, ada berbagai jenis tanaman yang menjadi unggulan dalam program Manado Bakobong #Marijo Bakobong” ini. Mulai dari rica, umbi-umbian, kacang-kacangan, jagung, sayur-mayur, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kebutuhan dapur.

“Dengan demikian, kita sudah menjaga ketahanan pangan di Kota Manado tetap stabil, apalagi di situasi pandemi Covid-19 ini. Dan Pak Walikota sudah memprediksinya sebelum Covid-19 menyebar,” jelas Sofyan. (lipsus/aldi)

UKPBJ Dorong Program Pembangunan di Kota Manado

manadoterkin.com, MANADO – Tugas pokok dan fungsi Unit Layanan Pengadaan (ULP) atau Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kota Manado, melaksanakan tender proyek berdasarkan aturan dan mekanisme perundang-undangan.

“Di ULP ini kami melakukan tender proyek sesuai mekanisme dan aturan, bahkan ruangan klarifikasi kami adakan di depan ruangan, dan bisa dilihat secara transparan, hal ini bertujuan agar tidak ada yang namanya isu-isu yang tidak baik dalam tender proyek,” ujar Kabag UKPBJ Kota Manado Marcos Kairupan kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (13/7/2020).

Dijelaskannya, perusahan yang mengikuti tender dan berada di peringkat atas belum tentu menjadi pemenang karena ada tidak memenuhi persyaratan.

“Perusahan peringkat satu di board, itu belum tentu menjadi pemenang dalam tender. Bisa saja dalam klarifikasi teknis tidak lolos atau berkas tidak lengkap otomatis gugur,” tutur Kairupan.

Selama dirinya menjabat sejak bulan Desember 2019, pelaksanaan tugas sangat transparan dan sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku.

“Kita terus menggenjot pembenahan pelayanan secara transparan di berbagai bidang agar semua program bisa terlaksanakan dengan baik,” katanya.

Disinggung tentang tender proyek incinerator, Kairupan menjelaskan meski saat pelaksanaan tender proyek dirinya belum menjabat sebagai Kabag ULP, namun dia mendapatkan informasi dari bagian Pokja bahwa pelaksanaan tender proyek sudah sesuai dengan mekanisme yang ada,

“Semua arsipnya sudah kami sampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup, jadi kami sudah melaksanakan sesuai dengan mekanisme yang ada, tidak ada yang kami tutupi ataupun dugaan lainnya,” tandas Kairupan.

Kairupan juga menegaskan kepada stafnya untuk selalu melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya serta mematuhi aturan-aturan yang ada.

“Saat ini kita sedang mengenjot semua program pembangunan dari pemerintah kota Manado dalam hal ini bapak walikota dan wakil walikota diharapkan bisa terealisasikan hingga akhir masa jabatan,” pungkas Kairupan. (aldi)

Kapabilitas APIP dari BPKP, Pemkot Manado Raih Level 3

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Level 3 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya bisa diraih Pemkot Manado melalui Inspektorat.

Prestasi yang membanggakan tersebut diterima langsung Walikota DR. Ir. G.S Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, di kantor BPKP Perwakilan Sulut, Rabu (10/6/2020).

manadoWalikota Manado pilihan rakyat dua periode ini mengatakan tahun 2020 ini Pemkot Manado telah menerima beberapa penghargaan, antara lain WTP dari BPK-RI, kemudian nilai SAKIP BB dari Kementerian PAN-RB dan hari ini penghargaan Kapabilitas APIP Level 3 dari BPKP.

“Sebelumnya kita mendapatkan penghargaan level 1, saya kira itu tertinggi ternyata paling rendah. Kemudian saya instruksikan Inspektorat, saya tidak mau tahu di ujung kepemerintahan saya pokoknya kita harus dapat level 3. Akhirnya lewat kerja keras pihak Inspektorat dan bimbingan dari BPKP kita bisa mewujudkan itu,” ucap Walikota GSVL.

GSVL apresiasi bimbingan dan dorongan BPKP

Walikota Manado yang adalah Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini mengapresiasi pihak BPKP yang terus memberikan bimbingan dan dorongan kepada Inspektorat Kota Manado untuk mendapat hasil yang lebih baik.

“Terima kasih BPKP yang terus mendukung meng-asistensi kami. Saya juga harap BPKP tetap mengawal setiap kegiatan kami di masa pandemi covid-19 saat ini,” ujar GSVL, seraya memberikan apresiasi kepada jajaran Inspektorat kota Manado yang telah bekerja keras sehingga ada di level sekarang ini.

 

Nugraha : APIP level 3 di Sulut baru 7 daerah

manadoKepala BPKP Perwakilan Sulut, DR. Setya Nugraha menyebut, dari 16 kabupaten/kota di Sulut baru 7 daerah yang mendapat APIP level 3 termasuk Pemkot Manado.

“Inspektorat Kota Manado perlu diapresiasi karena begitu gigih untuk menaikan level APIP, bekerja keras sehingga hanya perlu tiga bulan untuk menyelesaikan laporan untuk penilaian,”ungkap Nugraha

Lanjutnya menjelaskan, Level APIP itu dari 1-5, secara nasional kurang dari 50 persen yang mendapat level 3, yang dapat level 4 baru dua instansi. Artinya, memang tidak mudah untuk sampai ke titik ini.

“Saya harap pemerintah kota tidak cepat bangga dengan capaian ini. Jangan cepat puas, tanggung jawab lebih berat karena menyandang level 3. Terus beri value, ibaratnya Inspektorat ini jadi mata dan telinga pemerintah, jadi tempat bertanya, tempat meminta saran. Jadi teruslah berkarya, sekali lagi selamat,” imbu Kepala BPKP Perwakilan Sulut ini.

 

Bulo : Level 3 APIP atas arahan dan petunjuk Walikota

manadoInspektur Kota Manado, Atto Bulo, SH, MH menambahkan apa yang diraih oleh Inspektorat Pemkot Manado dengan meraih level 3 ini, adalah semua atas arahan dari dan petunjuk dari Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota dan Bapak Sekretaris Daerah Kota Manado, yang didukung oleh semua Perangkat Daerah di lingkungan pemerintahan kota Manado,.

manado“Selain arahan dan petunjuk Walikota GSVL, juga dibawah bimbingan BPKP Perwakilan Sulut, Bapak, DR, Setya Nugraha bersama Tim yang ada,” tutur Bulo.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Kota Manado, Johnly Evans Tamaka, SE, Kabag Pem-Humas Kota Manado, Drs Sonny M. Takumansang, M.Si dan jajaran pejabat dilingkungan Inspektorat Kota Manado.

(LiputanKhusus)

PDP Covid-19 Asal Manado Dimakamkan di Minahasa

minahasamanadoterkini.com, MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui gugus tugas penanggulangan percepatan pencegahan Covid-19 kembali memakamkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Daerah Noongan.

“Hari ini tim gugus tugas memakamkan PDP asal Manado yang dirawat dirumah sakit Noongan Langowan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, ungkap Tim Gugus Tugas Pemkab Minahasa Dr Denny Mangala, kepada sejumlah awak media, Senin (08/06/20) siang tadi.

Mangala yang juga sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab mengungkapkan bahwa sampai saat ini pihaknya sudah memakamkan 14 PDP Covid-19 warga dari luar Minahasa.

“Jika ditambah dengan warga Minahasa, sudah mencapai 38 PDP dan positif Covid-19 yang dimakamkan di wilayah Minahasa, jadi Pemkab Minahasa tidak pernah menolak jika ada yang akan dimakamkan di Minahasa.

‘Apalagi kami telah menyiapkan lahan pekuburan khusus Covid-19 di tiga wilayah. Masing-masing Tondano Barat, Kakas, dan Kalasey,” pungkasnya. (fis)

Penanaman Nilai-Nilai Bela Negara Untuk Menangkal Ancaman Degradasi Terhadap Pancasila

Sulut hebatmanadoterkini.com, SULUT – Gerakan Kader Bela Negara menjadi kebutuhan mendesak saat ini sering maraknya ancaman terhadap kelestarian Pancasila sebagai ideologi negara.

Nilai-nilai Kader bela negara yang berbasis Pancasila, merupakan sumber kekuatan bangsa yang harus terus dilestarikan sebagai cerminan identitas karakter bangsa Indonesia.

Bela negara ini bukan pilihan, tapi kewajiban kita semua bersama seluruh komponen bangsa. Bela negara ini adalah sebuah konsep solusi terhadap semua persoalan bangsa.

Pancasila merupakan ideologi bangsa yang terbukti ampuh mempersatukan beragam perbedaan mulai dari suku, ras, budaya, dan agama di Indonesia. Oleh sebab itu, cara untuk menghancurkan Indonesia adalah dengan menjauhkan bangsa dari Pancasila.

Tanpa Pancasila, Indonesia berpotensi terpecah belah. Sehingga Pancasila itu sebagai alat pemersatu bangsa, alat perekat bangsa. Harus kita bela dengan kita semua menjadi kader bela negara.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wagub Drs Steven Kandouw mengamanatkan kepada Kaban Kesbangpolda Sulut dan jajarannya untuk mencetak 25.000 kader bela negara di Provinsi Sulawesi Utara pada 2020. Penanaman nilai-nilai bela negara dipercaya ampuh untuk menangkal ancaman degradasi terhadap Pancasila.

Upaya ini dapat mewujudkan SDM Indonesia unggul Sulut Hebat yang memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban, taat pada aturan hukum, disiplin, serta bekerja profesional sesuai bidang pengabdiannya.

SDM Unggul adalah manusia Indonesia yang lahir dan tumbuh dalam kondisi kesehatan yang baik, mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan memiliki karakter kuat. Dengan begitu, mereka siap bersaing di tengah situasi global yang kompetitif.

Dalam rangka meningkatkan program pembangunan SDM dengan perekrutan kader Bela Negara melalui Live Event dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke 75 Tanggal 1 Juni 2020.

Penanaman nilai-nilai bela negara dan pemberian pendidikan Kader Bela Negara kepada seluruh ASN Dan THL Pemerintahan Provinsi Sulut. Hal ini dilakukan untuk membentuk generasi Smart ASN dan THL demi terwujudnya birokrasi yang mampu menjaga loyalitas dan profesionalitas kerja yang didasari pemahaman nilai nilai Pancasila.

Kader Bela Negara yang akan direkrut nantinya harus memiliki delapan karakteristik, yaitu integritas, nasionalisme, profesionalisme, wawasan global, memiliki kemampuan IT, dan bahasa asing, hospitality, networking, serta entrepreneurship.
Selain itu Kader Bela Negara harus mempunyai sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Esensi nilai-nilai Bela Negara terdiri dari cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai Ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara baik psikis maupun fisik.

Dengan demikian, semangat membangun SDM Indonesia Unggul Sulut Hebat yang kita lakukan bersama dengan masyarkat akan dapat mewujudkan keberhasilan berupa prestasi-prestasi kerja yang profesional dan menjadikan Sulut Hebat di mata Dunia.

Penanaman lima nilai bela negara bagi ASN dan THL serta masyarakat akan meningkatkan kesadaran bela negara dengan ditandai munculnya esensi nilai-nilai Bela Negara yang terdiri dari cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai Ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara baik psikis maupun fisik.

Sehingga Kader Bela Negara yang memiliki fondasi dasar pancasila tentunya berpengaruh terhadap kesadaran masyarakat Sulawesi Utara dalam mendukung pembangunan nasional dalam membangun SDM yang unggul untuk Indonesia maju Sulut Hebat. (Rizath)

Manado, Kamis, 28 Mei 2020
Kaban Kesbangpolda Sulut
Evans Steven Liow, SSos

Dalam rangka peringatan Hari Lahirnya Pancasila Ke 75 (01 Juni 2020).

Langgar Maklumat Walikota, Siap-siap Izin Usaha Retail Dicabut Dinas PM-PTSP

manado
Wali Kota GS Vicky Lumentut saat mengunjungi salah satu pusat retail di Kota Manado belum lama ini.

manadoterkini.com, MANADO –  Maklumat Walikota Manado GS Vicky Lumentut terkait pembatasan jam operasional sejumlah retail atau toko modern yang tersebar di Kota Manado mulai pukul 09.00 pagi sampai pukul 21.00 atau jam 9 malam, telah disepakiti bersama melalui meeting vidcom yang diikuti perwakilan retail seperti  Fresh Mart, Galaxy Mart, Multimart, Smart Store, Golden Swalayan, Transmart, Lotte Mart, Alfamart, Indomaret, Paniki Jaya, Fiesta Ria, Alfamidi, Jumbo Swalayan, Indo Grosir dan Hypermart disaksikan DPD Aprindo Sulut, Rabu (13/5/2020) sore tadi.

Pembatasan jam operasional ini diberlakukan mulai Kamis (14/5/2020) besok. Dinas PM-PSTP (Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Manado sendiri siap mengedarkan dan mensosialisasi maklumat tersebut ke masyarakat luas setelah ditanda tangani wali kota.

“Diharapkan pemilik retail ikut mensosialisasi maklumat Wali Kota ini, ditempel sejumlah retail. Jangan ada lagi bilang tidak tahu soal ini maklumat itu,” tegas Kadis PM-PSTP Kota Manado, Charles Rotinsulu.

Isi maklumat wali kota terkait social dan physical distancing tersebut antara lain, tidak memperbolehkan pembeli atau pengunjung yang tidak memakai masker melakukan transaksi jual beli dalam retail.

Ada petugas khusus setiap retail untuk melakukan alat pengukuran suhu tubuh terhadap pengunjung. Dalam melakukan transaksi, memperhatikan jarak 1 meter antar pengunjung maupun kasir.

“Jadi sirkulasi udara diperhatikan. Jangan paksakan pengunjung terkumpul berlebihan dalam ruangan yang kapasitas hanya mampu melayani beberapa orang saja, karena memperhatikan jarak. Dan pastikan pengunjung memakai masker, jika tidak jangan dilayani,” pesan Wali Kota GSVL.

Ada sanksi menanti jika ditemukan toko-toko modern tersebut tidak memperhatikan maklumat wali kota tersebut. “Sanksinya ditutup, atau bisa sampai pencabutan izin usaha oleh PTSP. Maklumat ini nanti ditaruh di tempat-tempat strategis,” tegas GSVL.

Maklumat wali kota ini berlaku selama masa tanggap darurat hingga 29 Mei nanti sambil melihat perkembangan pasca pandemic covic-19. “Kasat Pol PP saya minta dikawal maklumat ini,” pesan Wali Kota dua periode.(*aldi)