SBY Teken SK Nootje Van Bone Wakil Ketua DPRD Manado

Nortjemanadoterkini.com, MANADO – Akhirnya DPP Partai Demokrat mempercayakan Noortje Van Bone (NVB) menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Manado. Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Nomor: 221/SK/DPP.PD N/2019 Tentang Penetapan Unsur Wakil Ketua DPRD Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, ditandatangani Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sekjen Hinca Panjaitan.

Menariknya, rupanya SK untuk Van Bone ini sudah ditetapkan dan keluar sejak tanggal 30 Agustus 2019 lalu. “Penetapan ibu Noortje Van Bone ini juga merujuk pada berita acara rapat pengurus DPP Partai Demokrat tanggal 27 Agustus 2019, tentang Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi Partai Demokrat Kota Manado,” ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut, Marthen Manoppo, Kamis (5/9/2019) malam.

Kemudian merujuk pada Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) DPP Partai Demokrat Nomor 01/JUKLAK/DPP.PD/VIl/2019 tanggal 25 Juli 2019 tentang Persyaratan dan Mekanisme Pengajuan dan Penetapan Unsur Pimpinan DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota serta Pimpinan Fraksi Partai Demokrat.

van bone
Noortje Van Bone

Soal terlambatnya SK diserahkan, padahal sudah ada sejak 30 Agustus lalu, karena SBY diperhadapkan dengan peristiwa duka, atas meninggalnya ibunda tercinta almarhumah Siti Habibah.

“Kami berharap Ibu Van Bone bisa menjalankan tugasnya dengan baik, menjadi saluran aspirasi masyarakat Kota Manado. Ibu Van Bone juga tak perlu lagi diajarkan soal pimpjnan dewan, karena periode sebelumnya beliau menjabat Ketua DPRD Manado,” ujar Manoppo.

Dengan demikian, lengkap sudah posisi Pimpinan DPRD Kota Manado. Dimana dua kursi lainnya milik Altje Dondokambey dari PDIP, dan Andre Laikun dari Partai Nasdem.(*/malz)

DPC Demokrat Manado Dukung Vicky Lumentut Kembali Pimpin Demokrat Sulut

 

GSVL-Mormanadoterkini.com, MANADO – Dalam waktu dekat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Bahkanpun sumber dari internal partai berlambang bintang mercy ini, rencananya Musda Sulut akan dirangkaikan dengan pemilihan ketua DPC Kabupaten dan Kota se Sulut.

Lantas siapakah yang pantas memimpin Ketua DPD Partai Demokat Sulut periode 2016-2021?. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Manado Nortje Henny Van Bone saat dihubungi manadoterkini.com mengatakan Kota Manado tetap akan mendukung dan mencalokan kembali Ketua DPD Partai Demokat Sulut Dr. Vicky Lumentut untuk menahkodai Demokrat Sulut periode kedepan.

Menurut Van Bone keberhasilan GSVL terlihat ketika Ia kembali terpilih sebagai walikota Manado berpasangan dengan wakil walikota Mor Dominus Bastiaan. Selain itu di Legislatif DPRD Manado berkat kerja keras GSVL bisa meraih Ketua DPRD.

“Kami akan tetap mendukung dan mengusung kembali GSVL untuk menahkodai Ketua DPD Partai Demokrat Sulut,” ujar Van Bone Selasa (14/6/2016) diruang kerjanya DPRD Kota Manado.

Ia berharap Kabupaten dan Kota lainnya di Sulut bisa satu suara kembali mencalokan GSVL sebagai calon ketua DPD Demokrat Sulut.

“Saya yakin dengan kembali terpilihnya GSVL, Partai Demokrat Sulut akan siap bersaing meraih kejayaan di Sulut pada legislatif tahun 2019 mendatang,” kata Van Bone. (chris)

Dimenangkan Versi Quick Count, Nortje Van Bone: Selamat Buat GSVL-MOR

van boneMTerkini.com, MANADO – Nortje Henny Van Bone Ketua DPRD Kota Manado menyampaikan selamat untuk pasangan calon Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan atas hitungan cepata beberapa lembaga survei dan hasil upload C1 KPU Kota Manado.

Kendati demikian, Van Bone mengatakan Ia optimis GSVL-MOR akan menenangkan Pilkada Kota Manado. “Banyak selamat buat pak GSVL-MOR. Tapi kita harus menunggu hasil pleno KPU Kota Manado,” ujarnya.

Srikandi Partai Demokrat ini juga menyampaikan terima kasih kepada warga Kota Manado yang memilih pasangan GSVL-MOR. “Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Kota Manado karena telah memilih mendatangi TPS, kita bangun Kota Manado yang kita cintai ini,” ucap Van Bone. (chris)

Pilwako Manado, Noortje Van Bone: Sudah Jelas Diatur Permendagri 44 Tahun 2015

van boneMTerkini.com, MANADO – Pekan lalu, DPRD Kota ManadO melakukan konsultasi di Kemendagri. Hal ini berkaitan dengan pengelolaan dana pemilihan Kepala daerah Kota Manado. Menurut Ketua DPRD KOta Manado Nortje Van Bone sudah sangat jelas apa yang tertuang dalam yang tertuang dalam Permendagri No 44 tahun 2015. “Untuk melakukan pergeseran anggaran, tak perlu menunggu hasil audit BPK,” ujarnya kepada manadoterkini.com, Rabu (3/2/2016).

Dalam konsultasi ke Kemendagri telah disampaikan tentang laporan penggunaan belanja hibah kegiatan pemilihan sebagaimana dimaksud pada Ayat 1 (Pilgub) dan Ayat 2 (Pilwako).

“Penggunaan belanja hibah itu dilaporkan paling lambat 3 bulan setelah berakhirnya seluruh tahapan kegiatan pemilihan. Hal ini berarti pihak Eksekutif, tidak perlu menunggu hasil audit BPK, untuk melakukan pergesaran,”ungkap Van Bone. (chris)

Rumah Digusur, Warga Taas Mengadu ke DPRD Manado

taas taas 3MTerkini.com, MANADO – Puluhan warga Lingkungan 5 Kelurahan Taas Kecamatan Tikala, Rabu (27/1/2016) mendatangi kantor DPRD Kota Manado menyampaikan aspirasi penggusuran 8 rumah mereka pada kemarin hari.

Demo tersebut di terima langsung oleh Ketua DPRD Kota Manado Nortje Van Bone, Roy Maramis dan Legislator lainnya. Kedatangan pendemo sekitar pukul 11.00 Wita saat kantor DPRD sepi, tiba-tiba menjadi ramai ketika mereka datang.

Dalam tuntutannya, pendemo meminta ke legislator untuk membantu warga korban penggusuran yang berakibatkan 13 KK kehilangan rumah tempat tinggal. “Kami minta wakil rakyat terhormat untuk membantu kami. Kami kehilangan rumah, kehilangan sebagian barang harta benda dan sekarang tidak tahu lagi akan tinggal dimana” Terang salah satu pendemo.

Warga juga ikut sesalkan penggusuran itu dikarenakan tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu sehingga tidak bisa menyelamatkan semua barang-barang didalam rumah. “Torang kaget, langsung alat berat maso dan setelah dibacakan surat dari PN Manado selanjutnya langsung dieksekusi. Barang-barang lain tidak bisa kami selamatkan,” Tukas pendemo lainnya.

Ketua DPRD Kota Manado Nortje Van Bone usai aksi tersebut menegaskan pihak DPRD akan memanggil hearing instansi terkait untuk melihat detail masalah ini. “Untuk sementara saya sudah menelepon Kadis Sosial agar membantu warga ini. Apalagi mereka tinggal dirumah tetangga supaya cepat didirikan tenda dan suplai makanan supaya mereka bisa hidup seperti biasa,” ujar Srikandi Partai Demokrat ini.

Van Bone juga menambahkan terkait tanah penggusuran tersebut bersifat status Quo. “Dalam penggusuran tidak dilibatkan Camat dan Lurah, untuk sementara tanah tersebut bersifat status quo,” tutupnya.

Sementara itu pantauan manadoterkini.com dilokasi penggusuran, nampak warga untuk sementara tinggal di gudang Dinas Sosial Kota Manado yang berdekatan dengan lokasi penggusuran. Bahkan sebagian barang-barang warga dititipkan di pinggiran seputaran kantor tersebut. Sementara bangunan rumah telah rata tanah akibat digusur dengan memakai alat berat. (chris)

DPRD Manado Gelar Paripurna Tutup Buka Masa Sidang

Rapat paripurna DPRD ManadoMTerkini.com, MANADO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Rabu (13/01/2016) kemarin menggelar rapat paripurna penutupan masa sidang tahun 2015 serta pembukaan masa sidang pertama di tahun 2016, bertempat di Ruang paripurna kantor DPRD, dan dipimpin Wakil Ketua Danny RWF Sondakh.

Ketua DPRD Manado Noortje Van Bone yang ditemui terpisah mengatakan, DPRD telah menjadwalkan pembahasan tingkat satu atas Ranperda inisiatif serta beberapa ranperda yang akan diusulkan oleh eksekutiv.

”Ada yang penting dan mendesak yakni Perda tentang kepala lingkungan serta perda inisiatif tentang air limbah, yang akan dibahas pada pembahasan tingkat satu, dan masih ada lagi perda inisiativ yang tidak kala pentingnya. Intinya kita masih menunggu usulan pihak eksekutiv,”terang Van Bone.

Pada kesempatan itu, Juru bicara menyampaikan sejumlah Ranperda yang bakal dijadikan Perda dihadapan pimpinan DPRD, Penjabat Walikota Manado Royke Roring, para anggota DPRD, SKPD, Camat dan Lurah yang hadir.(tim redaksi)

BERIKUT SEJUMLAH RANPERDA YANG DISAMPAIKAN DAN AKAN DIBAHAS :

1. Pedoman tentang pembentukan kepala lingkungan

2. Penanganan air limbah

3. Kawasan Tanpa Rokok

4. Rencana tata bangunan dan lingkungan

5. Penyelenggaraan Perizinan

6. Sejarah Kota Manado

7. Penyelenggaraan Pendidikan

8. Master Plan Ruang Terbuka Hijau

9. Perlindungan Bagi Tenaga Kerja Lokal

10. Daerah Aliran Sungai

11. Pengelolaan dan Pengendalian Lingkungan Hidup

12. Pemekaran Kelurahan dan Lingkungan

13. Retribusi IMB (Revisi)

RANCANGAN PERATURAN DAERAH USULAN EKSEKUTIF:

1. Izin Pemanfaatan Ruang

2. Rumah Susun

3. RDTR dan Peraturan Zonasi

4. Penanaman Modal

5. Rencana Induk Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

6. Pemakaman Umum

7. Perpanjangan IMTA (Ijin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing)

8. Pengelolaan Barang Milik Daerah

9. Penyelenggara Kearsipan

10. Penyelenggara Perpustakaan

11. Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengurangan Resiko dan Rehab Rekon Pasca Bencana

12. HIV AIDS (Pencegahan)

13. Demam Berdarah (DBD)

14. Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah

PAW, Boda dan Tora di DPRD Manado Segera Berproses

Van BoneMTerkini.com, MANADO – Kekurangan personil di DPRD Manado dikhawatirkan dapat mempengaruhi kebijakan kolektif di lembaga legislatif tersebut. Untuk itu, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) 2 (dua) anggota DPRD Kota Manado, yakni Bobi Daud dan Gregorius Toni Rawung akan segera di konsultasikan kepada Badan Musyawarah DPRD kota Manado.

“Soal proses PAW nanti segera akan saya konsultasikan dulu dengan Badan Musyawarah, secepatnya akan disampaikan hasilnya,termasuk apakah berkas administrasinya apakah sudah lengkap dan sesuai aturan baru bisa dilaksanakan PAW tersebut, jadi tetap bersabar dulu sambil menunggu proses, tetap akan diagendakan di rencana kerja DPRD Manado di Tahun 2016 ini,” ujar Ketua DPRD kota Manado, Nortje Henny Van Bone kepada sejumlah Wartawan pos DPRD Manado, baru-baru, diruang fraksi gabungan kantor DPRD Manado, Tikala.

Lanjut Van Bone, dengan tertundanya pelaksanaan Pilwako Manado ini yang masih menunggu putusan tetap akibatnya sangat mempengaruhi tahapan PAW di DPRD Kota Manado.(chris)

Kunker DPRD Gorut di Manado, Van Bone dan Sualang Saran Konsultasi ke Kemendagri

kunker Gorut
Van Bone dan Sualang menerima langsung Kunker DPRD Kab. Gorontalo Utara. (ist)

MTerkini.com, MANADO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Nortje Van Bone bersama Wakil Ketua dr. Richard Sualang, Jumat (08/01/2016), menerima langsung Kunjungan Kerja Wakil Rakyat Kabupaten Gorontalu Utara.

Bertempat di ruang rapat Gabungan Kantor DPRD Kota Manado, Wakil Ketua Dekot dr. Richard Sualang, memimpin pertemuan bersama dengan Wakil Ketua Dewan Kabupaten Gorut Syaiful A. Karim bersama beberapa pendamping dari Sekretariat Dewan Gorut.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap maksud kunjungan DPRD Gorut untuk studi komparasi terkait Pembentukan Peraturan Daerah Pengelolaan Pulau dan Pantai.

“Kunjungan DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, terkait Pembentukan Perda Pengelolaan Pulau dan Pantai. Selanjutnya juga tukar informasi tentang kegiatan kesekretariatan DPRD di tahun 2016,” kata Sualang.

Dalam pertemuan tersebut, Sualang menyarankan kepada Pimpinan DPRD Gorut untuk berkonsultasi ke Kementerian terkait guna penyusunan Perda dimaksud.(chris)

RSUP Kandou Sumber Kegaduhan Masyarakat Manado Soal Program UC

program kesehatan gratis
Pengumuman Penghentian Layanan UC oleh RS Prof Kandou.(ist)

MTerkini.com, MANADO – Kabar layanan kesehatan gratis atau program Universal Coverage (UC) tidak berlaku lagi di RSUP Prof Kandou Malalayang menjadi momok pembicaraan warga Kota Manado. Pasalnya, program pro rakyat hasil terobosan GS Vicky Lumentut ketika menjabat Walikota Manado sudah dinikmati masyarakat Kota Manado. Rata-rata masyarakat merasa sangat terbantu dengan program tersebut.

Kabar RSUP Prof Kandou menghentikan sementara pelayanan kesehatan peserta UC ini membuat kereseahan warga saat ini. “Saya melihat pihak RSUP Prof Kandou ini sumber kegaduhan masyarakat soal UC,” tegas Ketua DPRD Manado, Noortje Van Bone kepada sejumlah wartawan.

Srikandi Fraksi Partai Demokrat ini juga mengaku ada beberapa konsituennya yang mengadu dan menanyakan kabar program UC benar-benar sudah dihapus atau belum. “Jangan mentang-mentang hanya di RSUP Kandou yang bisa melayani pasien cuci darah dengan memakai pelayanan UC terus bikin diri,” tandas Van Bone.

Tudingan Ketua Partai Demokrat Kota Manado ini beralasan. Pasalnya, dari 7 rumah sakit yang bekerjasama dengan Pemkot Manado dalam pelayanan peserta UC ini, hanya pihak RSUP Prof Kandou yang menyampaikan belum menerima pasien layanan kesehatan gratis UC. “Rumah sakit yang lain yang bekerjasama dengan Pemkot Manado kan tidak. Hanya RSUP Kandou. Tapi kami sudah menyurat ke pihak manajemen RSUP Prof Kandou untum member jaminan,” tukas Van Bone. (tim/ald)

Membangkan, Pemecatan dan PAW Mananti Pengurus dan Anggota Fraksi Demokrat

Partai DemokratMANADO, (manadoterkini.com) – Sikap tegas untuk loyal terhadap partai benar-benar ditunjukan DPC Partai Demokrat (PD) Manado terkait dukungan kepada pasangan GS Vicky Lumentut – Mor Bastiaan (GSVL once MORe) yang diusung partai berlambang Bintang Mercy untuk bertarung di Pilkada Manado, 9 Desember mendatang.

Buktinya, saat ini partai tidak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada kader yang tidak mengamankan SK DPP untuk memenangkan pasangan GSVL-Mor. Jika ketahuan ada pengurus PAC yang membangkang, partai siap memberhentikan dari jabatannya. Akan halnya anggota Fraksi PD di DPRD Manado. Ketahuan membelot, terancam di-PAW (Pergantian Antar Waktu).

Dalam rapat internal DPC di sekretariat DPD PD di kawasan ruko Bahu Mall, Senin, (3/8) kemarin, dengan dihadiri 11 PAC serta anggota fraksi minus Anita de Blouwe sudah ada beberapa kader yang sebelumnya membangkahg perintah partai telah menyatakan sikap siap mendukung pasangan GSVL-Mor dalam surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai 6000.

Kader-kader tersebut antara lain Royke Anter, Ketua Komisi A DPRD Manado dan Jimmy Sangkay, anggota Komisi B. Meski demikian, masih ada juga PAC pengurus yang belum bersedia menyatakan sikap mendukung pasangan GSVL-Mor dalam rapat dipimpin Ketua DPC PD Manado, Noortje Van Bone, Sekretaris Deasy Roring ikut dihadiri Sekretaris DPD, Marthen Manoppo.

Antara lain Anita de Blouwe, wakil Ketua Komisi C DPRD Manado dari Fraksi PD, Ketua PAC Sario, Yudi Sangkay dan Ketua PAC Tuminting, Lusye Barakati. Menurut ketua DPC, Noortje Van Bone melalui sekretaris Deasy Roring, mereka bertiga diberi waktu sampai Rabu. “Kami akan rapat kembali Rabu,” kata Roring.

Dalam rapat perdana, khusus De Blouwe menurut Roring, masih berada di Jakarta. Sementara Yudi Sangkay masih meminta kesempatan akan memberika pernyataan sikap. Begitu juga Barakati, masih akan pikir-pikir untuk mendukung GSVL-Mor. “Jadi kami masih memberika mereka kesempatan,” ujar Roring sambil menambahkan, bagi kader yang tidak loyal, akan ada sanksi tegas dari partai.

Menurut Roring, jika dia pengurus akan diberhentikan. Kalau anggota fraksi, tentunya ada proses PAW. “Tapi mudah-mudahan tidak sampai ada sanksi. Semua saya kira ada prosesnya. Kita tunggu saja sampai rapat hari rabu nanti,” pungkas Roring. (ald)