Olly Minta Pembangunan RS Mata Selesai Tepat Waktu

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meminta pihak kontraktor pembangunan Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sulut dapat menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu.

“Saya mengimbau kalau bisa karena situasi sekarang walaupun masih pandemi Covid tapi gampang kita cari tukang kerja kalau bisa tambah supaya kita bisa selesaikan tepat waktu. Kalau dulu susah karena tidak ada penerbangan, sekarang kan penerbangan ada, tukang di Jakarta juga banyak nganggur karena di Jakarta justru daerah lain tidak ada pembangunan infrastruktur disini banyak. Tolong jadi catatan,” kata Olly di lokasi proyek RS Mata Sulut di Manado, Jumat (14/8/2020).

Olly memotivasi pihak kontraktor agar dapat bekerja keras menyelesaikan proyek sesuai waktu yang ditetapkan. Diketahui, sampai hari ini pengerjaan proyek sudah melalui 249 hari dari total 430 hari.

Selain itu perusahaan masih ada 180 hari waktu pemeliharaan bangunan sesudah penyelesaian proyek.

“Saya kira agar supaya prosesnya berjalan lancar tentunya semua harus ada, disini material harus sudah ada, onside harus sudah ada, kontrak-kontrak harus sudah beres, karena waktu tinggal 5 bulan. Jadi saya kira ini yang saya himbau supaya kita bisa sama-sama menyelesaikan tugas tanggung jawab kita.”

“Karena Pemerintah Provinsi bertanggung jawab buat masyarakat , Rumah Sakit ini harus beroperasi karena perhitungan kita Januari 2021 sudah beroperasi sudah bisa jalan sehingga manfaat dari pembangunan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Olly. (*/Rizath)

ROR Dampingi Olly Serahkan Bantuan di Pesisir Timur Minahasa

manadoterkini.com, MINAHASA – Bupati Minahasa Dr Ir Royke O Roring (ROR) mendampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyerahkan bantuan bahan pokok kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di pesisir timur Minahasa pada Jumat (26/08/20).

minahasaPenyerahan bantuan dimulai di Desa Temboan Kecamatan Langowan Selatan. Selanjutnya Olly didampingi ROR bersama rombongan menuju desa Ranowangko Dua Kecamatan Kombi, tepatnya di Gereja GMIM Kanisa Jemaat Tiberias.

minahasaDalam kesempatan itu Gubernur dan rombongan meberikan bantuan kepada warga termasuk para pelayan khusus yang ada di jemaat tersebut.

“Pada kesempatan yang baik ini kaki menyerahkan 151 paket sembako dan APD di Desa Temboan Kecamatan Langowan Selatan. Dan 240 paket sembako dan APD kepada masyarakat yang berada di Desa Ranowangko Dua Kecamatan Kombi,” ungkap Olly.

minahasaGubernur juga menyampaikan bahwa bantuan ini telah dilaksanakan diberbagai wilayah di Sulawesi Utara. “Ini merupakan kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Dan diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid -19 ini,” jelasnya .

Sementara itu Bupati ROR menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut, merupakan sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Minahasa. “Kiranya bantuan ini bisa membantu masyarakat yang benar-benar terdampak dari Covid-19,” ujar Bupati.

ROR juga meminta agar Camat dan Hukum Tua/Lurah supaya lebih aktif melakukan pendataan kepada masyarakat yang layak menerima bantuan. “Saya berharap agar para Camat dan Lurah atau perangkat lebih aktif dan teliti dalam melakukan pendataan, sehingga bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran,” tandasnya.

“Mari kita jaga diri, jaga keluarga, dengan mengikuti himbauan pemerintah untuk melaksanakan protokol kesehatan melawan Covid-19,” sambungnya.

Hadir juga dalam rombongan tersebut yakni Ketua Sinode GMIM Pdt Dr Hein Arina MTh, Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw SE, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo SSos MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa Dr Denny Magala MSi, Camat Langowan Selatan Donal Lumingkewas SPt, Camat Kombi Deidy Tumarar dan para Kumtua. (fis)

Olly Keluarkan Pergub Nomor 44 Tahun 2020 AKBM2PA COVID-19

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 44 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 (AKBM2PA Covid-19) di Sulut pada Selasa, 23 Juni 2020.

“Bahwa untuk mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara perlu dilakukan upaya di berbagai aspek kehidupan,” kata Gubernur Olly menjelaskan pertimbangan pertama dikeluarkannya Pergub AKB M2PA Covid-19.

Menurut Olly, Pergub ini didasari juga pertimbangan lainnya yaitu Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyakat yang wajib dilakukan upaya penanggulangan.

“Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Gubernur tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 di Provinsi Sulawesi Utara,” urainya.

Diketahui, sejumlah hal penting telah diatur dalam Pergub tersebut, diantaranya pada Pasal 3 tentang tujuan dikeluarkannya Pergub AKB M2PA Covid-19.

“Peraturan Gubernur ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid-19 dan mensinergikan keberlangsungan perekonomian masyarakat dan kebijakan pelaksanaan pembangunan,” jelas Olly.

Lanjut Olly, kunci keberhasilan pelaksanaan Pergub AKBM2PA COVID-19 adalah kedisiplinan masyarakat Sulut melakukan protokol kesehatan di era new normal seperti physical distancing, pakai masker, cuci tangan dengan sabun dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Sebagai informasi, Pergub AKBM2PA COVID-19 mengatur pelaksanaan aktivitas di luar rumah, aktivitas di tempat dan fasilitas umum baik pasar, pusat perbelanjaan/mall/pertokoan dan sejenisnya, hotel/penginapan/homestay/asrama dan sejenisnya, rumah makan/restoran dan sejenisnya, sarana dan kegiatan olahraga, penyelenggaraan kegiatan event pertandingan keolahragaan, pusat pelatihan olahraga.

Kemudian moda transportasi, terminal/pelabuhan/bandar udara, lokasi daya tarik wisata, jasa perawatan kecantikan/rambut dan sejenisnya, jasa ekonomi kreatif, kegiatan keagamaan di rumah ibadah, penyelenggaraan event/pertemuan dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kendati aktivitas sehari-hari dapat dilakukan kembali dengan menerapkan protokol kesehatan, Pergub AKB M2PA Covid-19 telah mengantisipasi penanganan bila ditemukannya kasus COVID-19 di tempat dan fasilitas umum.

Penanganan itu diatur dalam Pasal 22 yang menerangkan bahwa pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab yang menemukan adanya kasus COVID-19 di tempat dan fasilitas umum, wajib membantu dinas kesehatan setempat atau fasilitas pelayanan kesehatan untuk melakukan pelacakan kontak erat, melakukan identifikasi pekerja, pengunjung atau orang lain yang sempat kontak erat dengan orang terkonfirmasi dengan cara melakukan observasi, investigasi dan penyampaian pengumuman resmi kepada masyarakat.

Selain itu, penanganan lainnya dilakukan melalui pemeriksaan Rapid Test (RT) atau Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) COVID-19 sesuai petunjuk dan arahan dinas kesehatan setempat atau fasilitas pelayanan kesehatan, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan pemeriksaan rapid test atau RT-PCR pada pekerja, pengunjung atau orang lain yang teridentifikasi kontak erat hingga melokalisir dan menutup area terkontaminasi.

Lebih jauh, terkait kabupaten dan kota yang dapat melaksanakan Pergub AKBM2PA COVID-19 harus sesuai rekomendasi Gugus Tugas Provinsi.

Adapun setiap pelaku pelanggaran terhadap Pergub AKBM2PA COVID-19 akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*/Rizath)

Olly Tandatangani Pergub Pedoman “New Normal”

manadoterkini.com, SULUT – Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Utara (Sulut) Bidang Kebijakan Pemerintahan Dr Jemmy Kumendong mengatakan bahwa hari ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey telah menandatangani Peraturan Gubernur mengenai Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru.

Hal itu ditegaskan Jemmy Kumendong saat jumpa pers update terkini perkembangan COVID-19 di Sulut melalui video conference, Selasa (23/6/2020).

“Ini Pergub baru namanya PAKBMMPAC19, Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 di Provinsi Sulawesi Utara Sulut,” jelas Kumendong.

Menurut Jemmy Kumendong, nantinya inti dari Pergub tersebut adalah pedoman eksekusi di lapangan sesuai dengan kewenangan masing-masing daerah dengan memperhatikan kajian-kajian terkait statistik penyebaran COVID-19.

Sayangnya Pergub ini kata Kumendong belum bisa di publish hari ini, karena belum belum di cantumkan penomoran oleh Biro Hukum Setda Prov Sulut. (Rizath)

Gubernur Olly Dondokambey Sumbang Ventilator Untuk RS Awaloei

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama istri tercinta Ibu Rita Tamuntuan, Selasa (23/6/2020) memberikan bantuan pribadi satu unit ventilator (alat bantu pernafasan) bagi Rumah Sakit Dr JH Awaloei.

Ventilator itu sendiri sangat dibutuhkan RS untuk membantu mempercepat penanganan pasien COVID-19.

Bantuan kemanusiaan ini diserahkan melalui utusan keluarga Gubernur Sulut kepada Direktur RS, Boy Wajong.

Direktur RS mengapresiasi sumbangan dari keluarga Dondokambey-Tamuntuan karena telah membantu penanganan COVID-19 di RS Dr JH Awaloei.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Dondokambey – Tamuntuan atas bantuan ventilator ini,” kata Wajong. (*/Rizath)

Olly Dondokambey Sebut Baiknya Pilkada Digelar 2021, Ini Alasannya

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyatakan siap mematuhi keputusan pemerintah pusat untuk menggelar Pilkada serentak 9 Desember 2020 di 270 daerah di seluruh Indonesia termasuk Sulut.

Kendati demikian, Olly mengaku lebih memilih pelaksanaan Pilkada serentak pada tahun 2021 setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur Sulut di periode pertama.

“Kalau pribadi saya lebih baik setelah habis masa jabatan, kalau COVID-19 masih berkepanjangan karena kita tidak mungkin berhenti melakukan kegiatan membangun ekonomi masyarakat dan memberikan bantuan sosial tidak mungkin kita tidak melakukan hal-hal seperti ini,” tandasnya.

Menurut Olly, pelaksanaan Pilkada pada tahun depan untuk mencegah munculnya anggapan bahwa petahana memanfaatkan APBD untuk kepentingan Pilkada (seperti pemberian bansos) walaupun itu sebenarnya murni dilakukan untuk kesejahteraan warga ditengah pandemi COVID-19.

“Saya kira kalau bagi saya kalau petahana lebih bagus 2021 karena supaya ini dampaknya bisa bermasalah karena kami sebagai petahana dianjurkan melakukan kegiatan sosial untuk melakukan bansos dan kegiatan ekonomi. Kalau kita salah melangkah nanti dianggap petahana memanfaatkan APBD, nah itu kan masalah, bisa gugur kita dalam perjalanan Pilkada nanti jadi lebih bebas kalau ada situasi COVID-19 seperti ini petahana sudah bebas semua baru penyelenggaraan agar supaya betul-betul tidak ada masalah di kemudian karena hal-hal ini beda-beda tipis saja ini memanfaatkan bansos dan segala macam ini bagi petahana kalau salah terjemahkan,” jelas Olly.

Meski demikian Olly mengatakan tetap mendukung apa yang sudah diputuskan bahwa Pilkada digelar 9 Desember 2020.

“Saya kira apa yang disampaikan oleh pak dirjen (Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri) tadi memang tidak ada permasalahan kalau kita menyelenggarakan sejauh kita melaksanakan protokol COVID-19 tapi dampak dari hal-hal ini yang harus kita sepakat karena kita bisa melihat pengalaman Pilkada-Pilkada yang lalu banyak hal dari sisi hukum ini yang menjadi persoalan,” kata Olly Dondokambey, Rabu (17/6/2020).

Karenanya, Olly meminta KPU dan Bawaslu dapat menjamin pergeseran waktu pelaksanaan Pilkada dari 23 September 2020 ke 9 Desember 2020 tidak menghalangi kewajiban para petahana termasuk dirinya dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah dalam mempercepat penanganan COVID-19.

“Nah ini yang harus kita lihat jangan orang sudah ikut Pilkada tiba-tiba ada kepentingan macam-macam tiba-tiba dirugikan ini yang harus dilihat, supaya demokrasi kita bisa berjalan dengan baik. Kalau sekadar penyelenggaraan saya kira tidak ada masalah, karena saya juga melihat industri di Sulut semua berjalan dengan baik pada saat mereka melakukan protokol COVID-19 tidak ada PHK semua berjalan tidak ada yang terjangkit tapi kan itu sederhana.”

“Yang paling persoalan ini dampak dari situasi kondisi seperti ini trus petahana harus melakukan kegiatan-kegiatan lain. Apakah panwas sama bawaslu sama KPU mau menerima memberikan masukan yang betul-betul terbuka tidak ada keberpihakan kiri dan kanan dan Kementerian Dalam Negeri mau mengambil sikap yang sesuai dengan aturan yang ada, ini harus dibicarakan jauh-jauh, yah kalau sudah gitu kita jalani, daerah kan tinggal mengikuti apa kepentingan dari Jakarta kita lihat aja sampai dimana penyelenggaraannya ini berjalan,” tutur Olly.

Seperti diketahui pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 bergeser dari 23 September 2020 ke 9 Desember 2020 karena pagebluk Covid-19.

Keputusan tersebut berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) No. 2 Tahun 2020. (*/Rizath)

Olly Minta Kepsek Rawat Fasilitas Sekolah

manadoterkini.com, SULUT – Sulawesi Utara Olly Dondokambey meminta kepada seluruh kepala sekolah (kepsek) untuk merawat fasilitas sekolah.

Hal itu disampaikan Olly Dondokambey saat meresmikan sekaligus menandatangani prasasti sarana prasarana bidang pendidikan Tahun Anggaran 2019 yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Manado, Kamis (18/6/2020).

“Tentunya bersyukur kepada Tuhan semoga apa yang sudah kita laksanakan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh murid-murid SMA lebih khusus tentunya kepala sekolah dapat menjaga dan dapat memanfaatkan seluruh ruangan kelas, ruangan laboratorium dan ruang praktek dari siswa bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Olly Dondokambey.

Menariknya, Olly juga menyebut rencana bakal menggelar lomba kebersihan antar sekolah dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 yang jatuh pada tahun ini agar kebersihan sekolah dapat terus dijaga.

“Saya rencana memperingati HUT RI 17 Agustus nanti, kita akan bikin lomba kebersihan dan keindahan halaman sekolah, jadi saya minta kepada kepala-kepala sekolah halaman sekolah harus ditata dengan baik supaya pemandangan diluar gedung yang sudah bagus tambah lebih bagus lagi kalau halaman sekolah bagus,” ucap Olly.

“Manfaat dari kebersihan itu banyak apalagi di zaman COVID-19 ini torang harus ajarkan torang pe murid bersih, sehingga torang terhindar dari segala penyebaran penyakit COVID-19 ini dan saya kira hal-hal ini yang menjadi tugas tanggung jawab kita semua sebagai pemerintah, kepala dinas , sebagai kepala sekolah, guru dan semua aparat yang terlibat secara langsung harus memperhatikan hal-hal seperti ini,” jelas Olly.

Lebih lanjut, Olly mengingatkan pentingnya peranan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas belajar siswa terkait kebijakan pemerintah pusat menghapus ujian nasional mulai tahun depan.

“Kebijakan pemerintah pusat untuk menghilangkan ujian nasional saya kira ada baiknya, tetapi ada juga tidak baiknya karena tidak ada stimulus untuk memacu lagi bagi anak-anak di daerah karena kebijakannya ada ditangan Kepala Sekolah itu sendiri.”

“Jadi kami sangat mengharapkan betul-betul diberikan tanggung jawab sebagai kepala sekolah dimana pun anda berada betul-betul dimanfaatkan dengan baik untuk generasi-generasi kita kedepan karena persaingan generasi kita kedepan lebih ketat, tegas Olly Dondokambey.

Pada kesempatan itu hadir pula Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen dan Kadis Dikda Grace Punuh. (*/Rizath)

Kendarai Traktor Sawah, Olly Dondokambey Panen Padi dan Cabai

manadoterkini.com, SULUT – Bukan hanya mahir mengendarai truk maupun speed boat, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey juga mahir mengendarai traktor sawah saat memanen dan melakukan penanaman padi.

Hal itu dilakukan dalam rangka pencanangan gerakan percepatan olah tanah dan penanaman padi masa tanam kedua tahun 2020 di Desa Touliang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Rabu (17/6/2020).

Selain menanam padi, Olly didampingi Sekdaprov Edwin Silangen juga memanen cabai di Desa Leleko, Kecamatan Remboken.

Agenda bertema strategi ekonomi sektor pertanian ditengah pandemi COVID-19 ini diselenggarakan atas kerjasama HKTI Minahasa, KSU Tibo Mapalus Sulut, Patricia Group dan BM-RD.

Pada kesempatan itu, Olly menyatakan dukungan penuh dari Pemprov Sulut kepada kelompok tani di Sulut untuk mewujudkan ketahanan pangan di Sulut.

“Tadi kita melihat itu lokasi hamparan sawah sekitar 200 hektar yang tak ada hujan kita dorong musim ada hujan sekarang ini untuk mereka melakukan penanaman. Pemerintah bekerja sama dengan kelompok akan bantu dari sisi bibit pupuk dan lain-lain guna ketahanan pangan di Provinsi Sulut,” kata Olly Dondokambey.

Olly juga mengajak masyarakat untuk mengolah lahan tidur menjadi lahan produktif dengan tanaman pangan.

Olly menambahkan kebutuhan pangan warga di tengah pandemi COVID-19 dapat berhasil dengan peran aktif masyarakat mendukung program ketahanan pangan.

“Kita selalu betul-betul siap menghadapi situasi kondisi saat ini begitu juga tanaman holtikultura sayur-sayur. Hari ini kita datang ke kebun cabai, kita melihat hasil tanaman masyarakat yang sudah bagus.”

“Jadi torang dorong supaya masyarakat menyentuh tanah semua sehingga hasilnya akan maksimal dan kita akan merasakan secara langsung,” jelas Olly. (*/Rizath)

ROR Dampingi Olly Resmikan RS dr Awaloei

manadoterkini.com, MINAHASA – Bupati Minahasa Dr Ir Royke O Roring (ROR) mendampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dalam peresmian Rumah Sakit (RS) dr Awaloei di Desa Tateli Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa pada Rabu (10/06/20) siang tadi.

Dalam momentum tersebut, ROR mengatakan bahwa pemerintah dan rakyat kabupaten minahasa mengapresiasi komisaris utama dr Awaloei yang memilih wilayah Kabupaten Minahasa sebagai lokasi pendirian rumah sakit.

“Kita tau persis bagaimana kebutuhan masyarakat terhadap keberadaan RS terlebih saat ini dimasa pandemi Covid-19. Dan tadi kita sudah dengarkan bahwa di rumah sakit ini menyiapakan 50 tempat tidur dikhususkan bagi pasein Covid-19. Tentu kita berharap semua bejalan dengan baik sesuai harapan kita semua,” singkat ROR kepada sejumlah awak media.

Sementara dr Awaloei sendiri berkomitmen bersama Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Kabupaten Minahasa akan ikut serta dalam penanggulangan Covid-19.

Dalam peresmian ini Bupati ROR bersama dengan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Ketua Dewan Provinsi Sulawesi Utara Andrei Angow menandatangani Prasasti.

Hadir juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Wenny Lumentut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen, Direktur PT Sukses Medika Pritoni Roni Awaloei, Direktur Rumah sakit Pancaran Kasih dr Boy Edward Wajong Pdt Leni Matoke, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa Dr Denny Mangala, Kepala Dinas Kesehatan Minahasa dr Maya Rambitan, Kaban Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu Mekry Sondey, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Maya Marina Kainde, Camat Mandolang Arthur Palilingan. (fis)

Gubernur Olly Dondokambey Jual Kopra ke Bitung

Olly Dondokambeymanadoterkini.com, SULUT – Bagi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Senin (8/6/2020) dengan menyetir mobil truk, bermuatan kopra sebanyak 4,12 ton yang akan dijualnya ke PT Multi Nabati Sulawesi, Kota Bitung.

Berangkat dari kediamannya di Desa Kolongan, Kabupaten Minahasa Utara, sambil didampingi istri tercinta, Rita Tamuntuan.

Ditengah perjalanan, tepatnya di Wangurer, Bitung, Olly sendiri sempat berhenti sejenak untuk mengurus surat jalan sebelum menyopir truk hingga pabrik.

Selain menjual kopra yang ditampung pabrik dengan harga Rp 7.150 per kilogram, Olly juga berkesempatan melihat langsung proses pembelian kopra yang dilakukan pihak pabrik.

Menurut Olly oopra tersebut diangkut dari tempat fufu (tempat pengolahan kopra) dan membawa kopra ke pabrik.

“Saya datang kemari untuk melihat secara langsung mutu kopra itu sendiri dan konsultasi dengan pabrik bagaimana meningkatkan hasil mutu kopra petani sehingga harganya juga bisa maksimal dan masyarakat mendapatkan manfaat yang lebih baik,” kata Olly.

Dirinya juga meminta masyarakat tidak takut menjual kopra berkualitas baik ke pabrik.

“Melihat secara langsung kegiatan ini ternyata berjalan dengan baik sehingga petani di Sulut jangan takut seluruh produk kopra mereka pasti dibeli oleh Wilmar yang penting mutunya kita akan jaga terus supaya kadar airnya tambah lebih baik sehingga manfaat buat kita semua bisa kita rasakan secara langsung,” ungkap Olly.

Lebih lanjut, Olly juga mengajak masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Sulut.

“Masyarakat jangan berhenti beraktifitas ekonomi tapi syarat-syarat yang diminta pemerintah untuk melakukan standar COVID-19 seperti hari ini pabrik ini bisa berjalan dengan baik, tapi semua menggunakan masker, semua menggunakan standar COVID-19 sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah, sehingga pabrik ini tidak diam dan saya juga mengharapkan masyarakat juga begitu,” ujar Olly.

“Semua harus mengikuti standar COVID-19 agar supaya kegiatan ekonomi di Sulut itu berjalan, karena virus COVID-19 ini setali tiga uang dengan kegiatan ekonomi kita, harus berjalan bersama sama. Kita lawan virus COVID-19 ini dan ekonomi kita juga harus jaga dan jangan kita takut sambil kita memproteksi diri kita,” tegas Olly Dondokambey. (*/Rizath)