Sahrul : Syarat dan Dokumen Paslon Independen 19-23 Februari

Sahrul Setiawan
Sahrul Setiawan

manadoterkini.com, MANADO – Berdasarkan peraturan yang terbitkan KPU yakni PKPU No 16/2019, terkait penyerahan syarat dan dukungan pasangan calon (Paslon) independen yang ingin maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 dibatasi KPU selama lima hari.

Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Manado, Sahrul Setiawan mengatakan, dalam PKPU No. 16/2019 tentang perubahan atas PKPU No. 15/2019 tentang tahapan, program dan jadwal pemilihan gubernur dan wakil, bupati dan wakil bupati dan walikota dan wakil walikota tahun 2020.

“Jadi penyerahan syarat dukungan paslon independen dibatasi dalam lima hari. Terhitung 19 Februari sampai 23 Februari 2020,” kata Sahrul Setiawan kepada sejumlah wartawan.

Sahrul menjelaskan, untuk layanan penyerahan syarat dari independen dibuka pada jam kerja untuk hari pertam hingga hari keempat.

“Sedangkan pada hari kelimanya yaitu pada tanggal 23 Februari 2020, layanan penyerahan syarat dukungan dibuka sampai pada pukul 24.00 Wita,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk ketentuan bagi paslon independen di Kota Manado harus memiliki dukungan sebesar 30.885 tersebar pada 6 Kecamatan di Kota Manado. (*/aldi)

MANADO, (manadoterkini.com) – Pasca Gugatan Sengketa Pilkada Pasangan Independen Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado Markus Palantung – Robert Pardede dikabulkan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Manado, Selasa, (8/9), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Manado siap menjalankan putusan tersebut.

Ketua KPUD Manado Eugenius Paransi, SH, MH usai mendengarkan pembacaan hasil putusan Panwaslu Manado, mengatakan pihaknya akan segera melakukan rapat dengan Komisioner KPUD Manado untuk membahas tindak lanjut dari keputusan ini. “Kami akan segera melakukan rapat bersama komisoner mengenai langkah-langkah yang akan diambil setelah keluarnya keputusan ini,” ujar Paransi.

Paransi juga menjelaskan putusan yang diambil Panwaslu terkait dukungan yang ada di 4 kecamatan yang mendapat suara null merupakan fakta dilapangan sesuai verifikasi PPS. “Verifikasi tersebut sesuai temuan PPS,” ujarnya.

Menjawab terkait salah satu factor diterimanya gugatan paslon Independen karena dinilai KPUD Manado tidak memberikan surat undangan verifikasi kepada paslon dibantah oleh Paransi. “Kan hasil kesepakatan bersama bahwa tidak perlu surat menyurat tapi komunikasi dengan Handphone atau telpon saja,” kata Paransi.

Paransi juga mengatakan Panwaslu dinilai keliru memutuskan karena hanya menggunakan satu saksi, serta pembacaan putusan terlihat tidak kompak. “Saksi hanya satu, seharusnya harus lebih dari satu. Kalau hanya satu berarti tidak memenuhi syarat, dan pembacaan keputusan pada sore ini kami menilai Panwaslu Manado tidak kompak, ” tandasnya.

Panwaslu Manado dalam konfersensi pers mengatakan keputusan ini berdasarkan hasil musyawarah pimpinan atas kesepakatan bersama. “Keputusan ini merupakan keputusan bersama atas komisioner Panwaslu walaupun ada dinamika yang terjadi didalamnya,” ujar Roy Laya bersama .

Menjawab tudingan KPUD Manado yang mengatakan dalam sidang putusan sengketa terlihat tidak ada kekompakkan, Walandouw mengatakan semuanya itu adalah proses dinamika yang berjalan, “Pastinya keputusan ini sudah sesuai dengan data dan bukti dari setiap saksi,” tukas Walandouw. (chris)