ASN Cantik Ditengah Bencana, Andalkan Ora Et Labora

manadoterkini.com, SULUT – Susan Imelda Mamahit, ST salah seorang ASN di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengakui jabatan merupakan kepercayaan yang harus diemban dimanapun dia berada.

Tak tanggung-tanggung, ditengah bencana alam maupun non alam seperti COVID-19, satuannya menjadi garda terdepan dalam menghadapi kondisi saat ini yang dipenuhi dengan bencana.

Namun dia menegaskan pekerjaan sebagai ASN adalah amanah. Apalagi memegang jabatan di lingkup BPBD yang sering berhadapan dengan kebencanaan.

“Sebagai bentuk pelayananlah,” aku Susan saat berbincang usai kegiatan penyerahan simbolis bantuan kemanusiaan di Bolsel dan Bolmong oleh Sekdaprov Edwin Silangen dan Ketu a KNPI Sulut Rio Dondokambey, Selasa (4/8).

Wanita kelahiran 22 September 1976 ini memiliki kesan tersendiri kala dipercayakan pimpinan sebagai Kasubag Pengelolaan Rumah Dinas pada Biro Infrastruktur dan Pengadaan Barang dan Jasa.

Apalagi baru memegang jabatan pertama di lingkup Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara.

“Pokoknya ada tantangan tersendiri usai pindah dari Pemkot Tomohon,” aku peraih predikat PNS Teladan tingkat Provinsi tahun 2015 silam.

Kendati masih di beban jabatan eselon IV, namun Susan cukup berpengalaman sebagai Kasubag.

Ia pernah menjadi Kasubag Registrasi, Verifikasi dan Standarisasi pada Bagian LPSE Biro PBJ Setdaprov Sulut.

Kini, jebolan Unsrat Manado ini memegang jabatan Kasubag Perencanaan dan Keuangan apda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut sampai sekarang.

Ia mengakui pada jabatan kali ini yang berurusan dengan bencana punya tantangan tersendiri.

Menurut Susan mengurus namanya uang pasti gampang-gampang susah, namun ada prinsip yang selalu dipegang, yaitu Ora Et Labora, yang artinya berdoa dan bekerja. (*/Rizath)

Pemprov Sulut terima bantuan 3 Unit Non Invasive Ventilator dari Gesit Foundation

manadoterkini.com, SULUT – Gesit Foundation memberikan bantuan 3 (tiga) unit Non Invasive Ventilator kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Kantor Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Utara Jl. Cempaka Putih No. 120
Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2020).

Bantuan diterima oleh Kepala Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Utara Christian Singal dari Peng Tjoan selaku pengurus Gesit Foundation.

“Melalui Provinsi Sulawesi Utara Gesit Foundation juga telah menyerahkan sebagian APD, Rapid Test dan Non Invasive Ventilator langsung kepada Palang Merah Indonesia (PMI), Pemprov DKI Jakarta, Pemerintah Kota Surabaya, Pemprov Kalimantan Barat,
Pemprov Maluku, Pemprov Kalimantan Tengah Pemerintah Kabupaten Sanggau dan Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta serta rumah sakit rumah sakit di daerah dan organisasi – organisasi atau instansi yang terlibat aktif membantu pemerintah melawan Covid 19,” jelas Peng Tjoan.

Gesit Foundation adalah sebuah lembaga nirlaba yang peduli kepada
rakyat, bangsa dan negara, sebagai bentuk kepeduliannya dalam rangka menanggulangi COVID-19.

Gesit Foundation juga telah memberikan bantuan sembako kepada masyarakat pra sejahtera yang terdampak COVID-19.

Gesit Foundation berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan dapat
mendukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam penanggulangan pandemi COVID-19 di Wilayah Provinsi Sulawesi
Utara. (*/Rizath)

Rumah Singgah Penuh, Pemprov Sulut Cari Tempat Lain

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Kapasitas rumah singgah yang disiapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Gedung Diklat BPSDMD Provinsi Sulut, Bapelkes dan Kantor Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan di Mapanget sudah terisi penuh. Sehingga harus disiapkan tempat lainnya yang bisa dijadikan rumah singgah.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut Dr Jemmy Kumendong saat jumpa pers melalui video conference, Selasa (2/6/2020) sebagai hasil rekomendasi dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pencegahan Penyebaran COVID-19 yang dipimpin Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw.

Dalam hasil rapat koordinasi tersebut pihak Pemprov nantinya akan mempersiapkan kemungkinan antara lain penggunaan ex Gedung Kitawaya, Asrama Haji, Balai Diklat Kemenag dan Kantor BARISTAN).

“Mengingat kasus positif saat ini terbanyak ada di Manado maka perlu disiapkan rumah singgah oleh Pemkot Manado. Di rumah singgah harus ada aparat keamanan gabungan (Satpol PP, Polri dan TNI), fasilitas dan makanan bagi yang diisolasi agar menjadi perhatian supaya tidak ada yang lari,” jelas Jemmy Kumendong mengutip salah satu hasil rekomendasi. (Rizath)

Cegah COVID-19, Pemprov Sulut Konsisten, Kerja Profesional, Terprogram dan Terukur

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Konsisten dan keseriusan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tak perlu diragukan lagi, kerja profesional, terprogram dan terukur hal penting yang dilakukan.

Aktifitas sebagai Gubernur dan sebagai gugus depan, mampu berjalan seiring, seirama, baik bersama
Jajaran dengan tugas rutin, maupun bersama Tim gugus depan dengan tugas penanganan pandemi.

Sulut hebatSejak awal penyebaran COVID-19 terdeteksi di Sulut, Pemprov secara gencar melakukan sosialisasi baik melalui baliho, media cetak, media elektronik dan televisi terhadap pencegahan dan penanganan COVID-19 dan mengajak masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah untuk tetap di rumah, memakai masker, cuci tangan, menyediakan tempat cuci tangan, makan makanan bergizi, physical distancing, tidak berkerumun dan berkumpul ditempat tempat ramai atau tempat umum terus dilakukan.

Disamping itu juga Pemprov melakukan penyemprotan disinfektan dan pemasangan bilik disinfektan serta tempat cuci tangan di kantor-kantor, rumah ibadah, pasar, terminal dan tempat-tempat umum lainnya.

MinselPemprov Sulut secara rutin melakukan konferensi pers yang disiarkan secara langsung melalui Channel YouTube untuk menyampaikan perkembangan terkini perihal perkembangan COVID-19, di samping memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat perihal sejauh mana penanganan COVID-19 di Sulawesi Utara yang dilakukan Pemprov melalui Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut.

Bahkan Gubernur Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw dan jajaran turun langsung menyisir daerah kepulauan untuk memberikan bantuan paket bahan pokok berupa 5 kilogram beras, 10 bungkus mie instan, 1 liter minyak goreng, 3 kaleng ikan siap saji dan 5 buah masker.

MinselRombongan menggunakan jet ski dan kapal menyeberangi lautan untuk membagikan bantuan di Pulau Gangga, Talise, Kinabuhutan dan Bangka serta pulau-pulau lainnya.

Selain itu, ada beberapa poin penting lainnya yang dibahas dalam rapat koordinasi percepatan penanganan COVID-19 diantaranya penambahan kapasitas perlengkapan kesehatan, optimalisasi alur rujukan ditingkat pelayanan kesehatan dan peningkatan pengawasan penumpang di bandara.

MinselPerkembangan kasus Covid-19, maka beberapa hal yang perlu disikapi oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yaitu :

1. penambahan kapasitas:
a. Perlengkapan Kesehatan seperti Ventilator, APD, Mobile X-Ray;
b. Ruangan Perawatan;
c. Ruangan Isolasi;
d. Rumah Singgah.

Minsel2. Untuk Rumah Singgah harus ada pemisahan sesuai tingkatan pemeriksaan (Reaktif, ODP, PDP, Positif). Ini untuk mencegah berjangkitnya virus dari yang sudah positif atau potensi positif.

3. Memaksimalkan Alur Koordinasi dan Alur Rujukan di Tingkat Pelayanan Kesehatan antar Provinsi dan Kabupaten/Kota (Rumah Sakit, Puskesmas dan lainnya)

Sulut4. Meningkatkan Koordinasi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan melaksanakan rapat secara Virtual pada kesempatan pertama peserta rapat:

5. Meningkatkan pengawasan terhadap penumpang yang akan berangkat keluar daerah dengan membuat SOP yang jelas (dikoordinasi oleh BPBD) dan diterapkan secara maksimal oleh gabungan petugas posko yang ada di Bandara.

Begitu juga diberlakukan untuk penumpang yang masuk wilayah Sulawesi Utara.

6. Membentuk Tim Kecil dalam hal merumuskan kajian-kajian terkait penanganan COVID-19 sebagai alat pertimbangan pimpinan dalam pengambilan keputusan,

Tim Kecil dimaksud terdiri dari unsur: Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Perhubungan dan Biro Hukum

7. Dinas Kesehatan akan berupaya meningkatkan kapasitas pemeriksaan untuk mempercepat hasil pemeriksaan swab di laboratorium yang ada sebagai penentu langkah penanganan medis selanjutnya bagi pasien COVID-19.

8. Segera melaksanakan rapat terbatas dengan Pemerintah Kota Manado yang akan dimotori oleh Sekretaris Gugus Tugas COVID-19 terkait rencana penerapan “pembatasan orang keluar masuk Manado” yang rencananya akan dimulai tanggal 27 Mei 2020, hendaknya mempertimbangkan kajian Epidemiologi, diantaranya tempat tinggal pekerja (ASN/THL/Swasta) yang berada diluar wilayah Kota Manado. (Adv/Rizath)

Pemprov Sulut Ambil Kebijakan dan Langkah-Langkah Terupdate dan Terupgrade

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sulawesi Utara bahkan di seluruh dunia masih berlanjut.

Sehingga Pemerintah Provinsi Sulut dibawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw terus melakukan kebijakan dan langkah-langkah yang terupdate dan terupgrade, dengan melihat perkembangan, yang setiap langkah dikoordinasikan dengan pemerintah Pusat.

SulutPemprov Sulawesi Utara Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, dalam memutus mata rantai pandemi, tetap konsisten, bekerja secara profesional, terprogram dan terukur.

Kebijakan yang diambil selalu melibatkan semua yang terkait, dan yang ber kompeten di bidangnya.

SulutKarena gubernur dan wakil gubernur merasa koordinasi itu penting, sehingga ketika ada aturan yang di berlakukan tidak ada yang merasa ter pinggirkan apalagi merusak tatanan.

Penerapan setiap Kebijakan terupdate dan terupgrade, dengan melihat perkembangan, yang setiap langkah dikoordinasikan dengan pemerintah Pusat.

SulutAda beberapa Kebijakan dan langkah-langkah yang ditempuh Pemprov Sulut sebagai usaha memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tanpa menyampingkan Koordinasi dengan pemerintah pusat.

Menurut Olly, koordinasi itu penting, sehingga ketika ada aturan yang di berlakukan tidak ada yang merasa ter pinggirkan apalagi merusak tatanan.

SulutPemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah komando Gubernur Olly Dondokambey terus melakukan berbagai strategi dan kebijakan untuk mempercepat penanganan pandemi COVID-19 di Sulut.

Adapun strategi dan kebijakan dari Pemprov Sulut tersebut dijalankan diantaranya dengan membentuk gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 di Sulut melalui SK Gubernur Sulut Nomor 126 tahun 2020, recofusing anggaran untuk penanganan kesehatan dan jaring pengaman sosial, menyiapkan rumah singgah untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan laboratorium PCR untuk memeriksa swab tes pasien COVID-19.

MinselPemprov Sulut juga menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran (OPP) COVID-19, sosialisasi pencegahan dan penanganan COVID-19 baik melalui media cetak dan elektronik serta menyampaikan perkembangan penanganan pasien COVID-19 melalui konferensi pers yang juga disiarkan melalui channel YouTube Pemprov Sulut.

Melakukan refocusing anggaran sebesar 96 Miliar yang terdiri dari :
1). 50,5 Miliar untuk penanganan kesehatan, yang diperuntukan bagi pengadaan ventilator, tandu darurat, bilik disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD), Rapid Tes, Ruang Isolasi, disinfektan, alkohol, vitamin, obat-obatan dan penunjang satuan tugas di bidang kesehatan.

2). 45,5 Miliar untuk Bantuan Sosial dan Jaring Pengaman Sosial sebanyak 250.000 paket.

Menyiapkan Rumah Singgah
1). Kantor Penanggulangan Krisis Kesehatan di Teterusan Mapanget (30 bed/tempat tidur)
2). Kantor Bandiklat Maumbi (100 bed)
3). Kantor Bapelkes di Malalayang (270 bed)
4). Asrama Haji di Tuminting (300 bed)
5). RSUD Bitung (20 bed ruang khusus isolasi)
6). Lembaga Pengembangan Mutu Pendidikan (eks BPG) di Pineleng (40 bed blm termasuk kamar ber AC)
7). RSUD Noongan (6 bed ruang khusus isolasi)
8). Gedung P3C di Kairagi Manado.

Menyiapkan laboratorium untuk pemeriksaan SWAB COVID-19 di 2 lokasi yaitu:
1). Laboratorium Covid-19 di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit (BTKLPP) di Mapanget Kota Manado (beroperasi mulai 4 Mei 2020)
2). Laboratorium RSUP Prof. Kandou Manado.

Menerbitkan Peraturan Gubernur Sulut Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara, dimana dalam Pergub ini diatur tentang Pembatasan sebagai berikut :
1). Pembatasan Pelaksanaan Pembelajaran di sekolah dan atau instansi Pendidikan lainnya;
2). Pembatasan aktivitas bekerja di tempat kerja;
3). Pembatasan kegiatan keagamaan di rumah ibadah;
4). Kegiatan di tempat atau fasilitas umum;
5). Pembatasan Moda Transportasi.

Menyiapkan lahan pekuburan untuk jenazah pasien covid-19 di lokasi :
1). Ilo-Ilo Desa Wori Minahasa Utara (masih belum disetujui Pemkab Minahasa Utara)
2). Desa Kalasey Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kota agar menyiapkan lahan pemakaman bagi korban positif COVID-19. (Adv/Rizath)

Pemprov Sulut Raih WTP Keenam Kali Berturut-turut

manadoterkini.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulut tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).

SulutBahkan WTP ini mampu diraih Pemprov Sulut untuk keenam kalinya secara berturut-turut atau Doble hattrick.

Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Pemprov Sulut diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK RI Sulut Karyadi kepada Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw sambil disaksikan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Sekdaprov Edwin Silangen di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Sulut, Senin (11/5/2020).

SulutPenyerahan LHP turut dihadiri secara virtual oleh Gubernur Olly Dondokambey dan anggota VI BPK RI, Harry Azhar Azis.

Sebelumnya, BPK juga mengumumkan LHP LKPD tahun 2019 kepada 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut lewat video conference di Kantor BPK RI Perwakilan Sulut.

SulutAdapun dari 15 kabupaten dan kota di Sulut, 14 diantaranya juga sukses meraih WTP.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menjadi satu-satunya pemda yang mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

SulutNamun pencapaian itu jauh lebih baik dari sebelumnya karena BPK Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atas LKPD Pemkab Bolmong tahun 2018.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi BPK karena dapat melakukan audit dan penyerahan LHP LKPD di tengah pandemi corona.

Sulut“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran BPK RI, karena tengah-tengah pendemi COVID-19 yang melanda kita semua, jajaran BPK RI tetap optimal melakukan audit terhadap LKPD Provinsi Sulawesi Utara, memberikan masukan dan koreksi terhadap kelemahan ataupun kekurangan kami dalam menyusun LKPD, serta memberikan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan,” kata Olly.

“Tentunya hasil yang disampaikan hari ini, akan memberi arti dan berimplikasi terhadap manajemen pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk kedepannya semakin transparan, akuntabel, efektif dan efisien,” sambungnya.

SulutOlly juga meminta seluruh Pemda yang berhasil meraih opini WTP dapat mempertahankannya pada tahun depan. Ia juga optimis keberhasilan Pemkab Bolmong memperbaiki laporan keuangan dari TMP ke WDP di LHP tahun 2019 dapat meningkat ke opini WTP pada LHP LKPD tahun 2020.

“Saya mengajak kita semua untuk tidak pernah puas dengan opini WTP yang telah kita raih selama ini, tetapi terus mampu menjaga apa yang telah kita raih bersama, bahkan terus terpacu untuk melakukan perbaikan-perbaikan, pembenahan-pembenahan dan memaksimalkan pengelolaan keuangan di daerah yang merupakan pertanggungjawaban konstitusional kita kepada negara, serta pertanggungjawaban moral kita kepada rakyat,” paparnya.

Lebih jauh, Olly mengajak segenap komponen pembangunan bangsa di Sulut untuk senantiasa menjaga sinergitas yang telah terbangun secara efektif sejauh ini dan tetap bekerja bersama dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan untuk melanjutkan pembangunan daerah dan memajukan Sulawesi Utara, termasuk dalam penanganan COVID-19. (ADV/Rizath)

Bantuan Sembako Pemprov Untuk Warga Ditolak Oknum Pejabat Sangihe

SULUT Advetorial
Salah satu contoh penyaluran bantuan Pemprov Sulut oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada warga Nyiur Melambai belum lama ini. foto 1) kepada nelayan ditengah lautan, Foto 2) kedua kepada warga lanjut usia di Minahasa Tenggara, foto 3) ketiga kepada umat muslin di Manado, Foto 4) kepada jemaat di Gereja.

manadoterkini.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyesalkan ada pejabat eselon II di Kabupaten Sangihe yang menolak bantuan sembako untuk warga dari pemerintah provinsi Sulut.

Hal itu terungkap saat Asisten I Pemprov Sulut Edison Humiang melaporkan masalah ini ke Wagub Sulut Steven Kandouw.

Dalam laporan yang disampaikan lewat medsos bahwa Kepala Dinas PMD Kabupaten Kepulauan Sangihe Jefry Gaghana yang juga punya hubungan saudara dengan Bupati melarang Kapitalaung/ Kepala Desa supaya tidak menerima bantuan dari pemerintah Provinsi.

“Bukti larangan sudah ada sama ibu Rinny Tamuntuan Kadis Sosial Provinsi,” terang Asisten I.

Bukti penolakan itupun sempat viral di masyarakat melalui media sosial (medsos)

Saat dikonfirmasi Asisten I, penolakan itupun dikarenakan ada ketakutan dari pejabat tersebut terhadap rombongan ASN yang membawa bantuan sembako itu tidak tidak melaksanakan Protap COVID-19 sebagai “pelaku perjalanan” karena para ASN ditakuti bisa saja merupakan “carrier atau pembawa” Virus COVID-19. (Rizath)

Gubernur Apresiasi Kabupaten/Kota Yang Siapkan Lahan Pekuburan COVID-19

sulut hebat
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memberikan apresiasi bagi pemerintah kabupaten/kota yang terus bekerja keras melakukan pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) dengan menyiapkan lahan pekuburan serta petugas atau relawan pemakaman Jenazah COVID-19.

Apresiasi itu disampaikan Olly Dondokambey melalui Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut Dr Jemmy Kumendong, di kantor Gubernur Sulut.

“Pak Gubernur Olly Dondokambey (OD)memberi apresiasi kepada kabupaten/kota yang sudah menyiapkan lahan pekuburan bagi PDP maupun pasien yang positif COVID-19,” kata Jemmy Kumendong.

Pasalnya dibanyak tempat, terjadi penolakan Masyarakat terhadap orang-orang yang meninggal dengan menggunakan protokol COVID-19.

Sementara itu selain Kota Manado dan Minahasa Tenggara telah menyiapkan lahan pekuburan dan petugas pemakaman jenazah COVID-19, apresiasi juga diberikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada Kabupaten Minahasa yang sudah menyiapkan rumah singgah bagi orang yang dikategorikan ODP.

“Persoalan, keduanya menjadi penting karena Gubernur Olly Dondokambey juga mendorong kabupaten/kota yang lain agar menyiapkan lahan pekuburan dan rumah singgah untuk meminimalisir permasalahan dalam penanganan COVID-19,” harap Kumendong yang juga sebagai Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara. (Rizath)

OD-SK Pemimpin Yang Melayani

sulut hebat
OD-SK lawan corona

manadoterkini.co, SULUT – Gubernur Sulawesi utara  Olly Dondokambey dalam situasi pandemi COVID-19 terbagi fokus, dalam artian sibuk dalam pemerintahan dengan segala kebijakannya, beliau juga sibuk dalam penanganan yang terkena COVID-19 dengan segala kebutuhannya.

Sulut
Foto 1) Gubernur Sulut Olly Dondokambey memberikan sambutan sekaligus arahan dalam kunjungan Kerja Forkopimda Sulut di Minahasa Tenggara, Foto 2) Gubernur Sulut Olly Dondokambey mendampingi Menteri Pertanian dalam kunjungan kerja di Bumi Nyiur Melambai, Foto 3) Gubernur Sulut Olly Dondokambey terus mengingatkan warga tidak lupa mencuci tangan, Foto 4) Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengecek langsung tempat penginapan tenaga medis dan dokter yang menangani Covid-19

Sibuk dalam penanganan bagi yang terdampak dengan segala jaminannya. Dalam kesibukan yang tak pernah mengenal lelah, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey benar-benar hadir bukan hanya mendengar keluhan dan kegetiran hati rakyatnya yang terdampak, tapi mampu membalut kesusahan, lewat kehadiran gubernur dalam menyapa langsung warga, di lintasan Kab/kota.

SULUT Advetorial
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat memberikan bantuan kepada warga Sulut. foto 1) kepada nelayan ditengah lautan, Foto 2) kedua kepada warga lanjut usia di Minahasa Tenggara, foto 3) ketiga kepada umat muslin di Manado, Foto 4) kepada jemaat di Gereja.

Jaminan Pemprov Sulut memenuhi kebutuhan yang terkena dan terdampak terealisasi dan terus bergerak memberi bantuan sosial dengan beberapa kloter dan secara  bertahap. Pembagiannya langsung oleh  Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw serta instansi terkait lainnya.

SULUT advetorial
Foto atas : FORKOPIMDA SULUT rapat melalui vidio conference dengan Presiden Joko Widodo

“Jaga jarak, jaga kesehatan, cuci tangan dengan sabun, pakai masker ketika keluar rumah. Stay at home,” pesan Olly Dondokambey.  (Adv/Rizath)

OD-SK Terus Jalankan Tugas Rutin Ditengah Pandemi COVID-19

Sulut
Gubernur Sulut Olly Dondokambey melakukan rapat vidioconference dengan Presiden Joko Widodo

manadoterkini.com, SULUT – Ditengah-tengah pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat ini Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey terus menjalankan aktivitas rutin menjalankan roda pemerintahan di bumi “Nyiur Melambai”.

Koordinasi dengan Presiden RI Joko Widodo terus dilakukan bersama 33 gubernur se- Indonesia mengikuti rapat terbatas (ratas) melalui video conference dari Istana Merdeka Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Ratas online ini juga melibatkan menteri terkait, untuk mendengar secara langsung pengarahan Presiden Jokowi terkait penanganan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) yang kini telah menjangkiti hampir seluruh wilayah provinsi di Indonesia.

Usai mengikuti ratas online, Gubernur Olly didampingi Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah pusat dalam menangani pandemik COVID-19 di Indonesia.

Olly juga mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti arahan pemerintah menjaga jarak fisik dalam mencegah penyebaran COVID-19.

“Hindari kegiatan yang mempertemukan banyak orang. Itu sudah dilarang. Warga harus terapkan physical distancing, memperhatikan kebersihan tubuh dan kesehatan. Ini kiranya dapat menjadi perhatian bersama,” kuncinya.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey juga menetapkan status siaga darurat penanganan bencana non alam virus corona atau COVID-19 di Sulut.

Status ini berlangsung selama 75 hari terhitung mulai 16 Maret sampai 29 Mei 2020 dan dapat diperpanjang ataupun diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana

Olly Dondokambey Serukan Sepakat DOA Bersama Bagi Sulawesi Utara

manado
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw

Gubernur Olly Dondokambey juga menyerukan Doa Bersama Bagi Sulawesi Utara, bagi Indonesia dan Dunia. Semua agama baik Kristen, Islam, Budha, Hindu, Katolik, Kong Hu Cu terus mendukung program pemerintah provinsi ini.

Menyikapi Penyebaran pendemi COVID-19 yang menjadi pergumulan serta persoalan Dunia dan Indonesia didalamnya Sulawesi Utara.

Olly Dondokambey menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik, mari selalu menjaga imunitas tubuh dengan berprilaku hidup sehat dan jangan ragu untuk memeriksakan diri ke pusat kesehatan apabila merasa sakit (demam, flu, batuk, dsb), serta untuk sementara waktu mari kita mengurangi kegiatan berkumpul dan menghindari keramaian (social distancing).

“Di atas semua upaya tersebut saya mengajak kita semua senantiasa bersandar dan mengandalkan Tuhan Allah Sang Pencipta serta menyerukan mari kita mempersiapkan waktu untuk sepakat berdoa bersama,” tegas Olly.

Patuhi Protokol WFH, Wagub Kandouw Rapat Online Dengan BPK

Sulut
Wagub Steven Kandouw melakukan vidio conference

Arahan dari pemerintah pusat dan protokol kesehatan soal penerapan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 di Indonesia dipatuhi oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan seluruh jajarannya.

Untuk itu, sarana teknologi seperti video conference, teleconference pun dimanfaatkan untuk memudahkan koordinasi dengan seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemprov Sulut termasuk koordinasi dengan pimpinan instansi vertikal seperti yang dilakukan Wagub Kandouw dari tempat tinggalnya.

Pada kesempatan itu, Steven Kandouw melakukan rapat online dengan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulut Karyadi bersama dengan bupati dan walikota se-Sulut membahas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019.

Olly Dondokambey Terbitkan Pergub

Steven KandouwGubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) No 8 Tahun 2020 Soal Aturan Penanganan COVID-19 di Sulawesi Utara.

“Peraturan Gubernur ini bertujuan untuk membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan orang dan/atau barang dalam menekan penyebaran COVID-19; meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran COVID-19; memperkuat upaya penanganan kesehatan akibat COVID-19; dan menangani dampak sosial dan ekonomi dari penyebaran COVID-19,” ungkap Olly Dondokambey.

Wagub Steven Kandouw Hadiri Paripurna Virtual

wagub

Merebaknya covid-19 yang begitu masif tidak mengurangi semangat Wakil Gubernur Sulawesi Utara untuk terus menjalankan tugasnya sehari-hari.

Rabu (15/4/2020) Steven Kandouw menghadiri Paripurna Virtual denga DPRD Sulut dalam membahas LKPJ 2019. Pada kesempatan itu Steven Kandouw mengatakan Salute kepada DPRD yang tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab ditengah-tengah pandemi COVID-19.

Olly Dondokambey Libatkan Tokoh Agama Berantas COVID-19

OD-SK
Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Kodam 13 Merdeka dan Kapolda Sulut saat rapat vidioconference bersama Bupati/Walikota

Gubernur Olly Dondokambey dan jajaran Forkopimda menggelar pertemuan bersama tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulut di Kantor Gubernur, Senin (30/3/2020).

Pertemuan itu membahas Pencegahan, menangkal Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Sulawesi Utara,

Dalam arahannya, Gubernur Olly mengingatkan pentingnya partisipasi seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh agama untuk memutuskan rantai penyebaran covid-19.

Ia juga mengajak seluruh tokoh agama mensosialisasikan pesan Presiden Joko Widodo dalam upaya mengatasi COVID-19 di Indonesia.

Disamping itu, Olly juga mengajak tokoh agama ikut mensosialisasikan physical distancing kepada masyarakat.

“Edukasi bahwa Ibadah di rumah tidak mengurangi keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sarana beribadah seperti medsos dan layanan streaming. Dan yang terpenting doa untuk pemulihan bangsa dan dunia,” ungkap Olly dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen.

Diketahui, selain bertemu para tokoh agama, Olly juga melakukan teleconference dengan Gubernur se-Sulawesi untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 melalui perbatasan antar wilayah.

Olly Dondokambey Ajak Masyarakat Menanam

OD
Gubernur Sulut Olly Dondokambey turun langsung ke sawah menanam padi

Merebaknya covid-19 yang begitu masif tidak mengurangi semangat Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menanam padi di Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.

Apa yang dilakukan orang nomor satu di Sulut ini membawa semangat bagi seluruh petani dan warga di Bumi Nyiur Melambai untuk tetap giat turun ke sawah dan memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami tanaman pangan yang dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi covid-19.

“Tidak ada sesuatu yang akan sia-sia bila kita menanam dengan niat yang baik karena apa yang kita tanam sekarang akan kita panen nantinya,” ujar Olly. (Adv/Rizath)