Kebersamaan Dengan JIPS, Sumarsono : Terima Kasih Rekan Sekalian

MTerkini.com, SULUT – Penjabat Gubernur Sulawesi Utara Dr Soni Umarsono MDM, tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) karena telah mengawal keberhasilan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh Pemprov Sulut. Pada acara kebersaman yang digelar JIPS di rumah kediaman wartawan RRI, Desa Koka Minahasa, Senin (08/02).

JIPS

“Saya perlu sampaikan ucapan terima kasih ini kepada rekan-rekan sekalian karena selama lima bulan menjabat Pj. Gubernur sulut kalian telah banyak membantu saya memberikan masukan-masukan termasuk kritik dan saran lewat tulisan saudara di media masing-masing. Dan saya melihat itu semua merupakan suatu bentuk dukungan media kepada saya,” ujarnya.

“Mestinya saya yang mengundang kalian, tapi kebalikan justru saya yang di undang ketempat ini. Tapi tidak apalah saya suka acara di buat di tempat ini skalian meningkatkan rasa kebersamaan di antara kita, sebagai sesama anak bangsa,” tandasnya.

JIPS

Pada acara kebersamaan ini, Gubernur yang juga di sapa Pak Soni menceritakan pengalaman pertama sejak dipercaya sebagai Pj Gubernur Sulut. ”Waktu saya tibah di bandara Sam Ratulangi, langsung diadakan jumpa PERS. Saya pun langsung disugukan beberapa pertanyaan. Dimana mereka sebelumnya meragukan kahadiran saya di Sulut. Apakah mampu mengimbangi kepemimpinan Gubernur Dr Sinyo H Sarundajang. Saya belum bisa menjawab, dan semua pertanyaan dan keraguan, saya jawab dan buktikan dengan kerja-kerja dan kerja,” ungkapnya.

JIPS

Dia juga menyampaikan, “Dimana-mana saya datangi mulai dari pimpinan agama, kepasar, hingga ke Kabupaten/kota, saya serap semua aspirasi itu. Sehingga selang lima bulan ini saya membuat empat program prioritas Pemprov Sulut yaitu Gerakan Sulut Menanam (GSM), Gerakan Bersih Kuala (GebeKa), Gerakan Sulut Berkarya (GSB), serta program Mari Jo Ka Manado. Semua gerakan ini ternyata mendapat sambutan positif dari rakyat Sulut. Karena empat program ini, semuanya itu menunjang sektor pariwisata Sulut agar lebih maju lagi,” katanya.

JIPS

Sementara Koodinator JIPS Donny Aray menilai walaupun kepemimpinan Sumarsono hanya singkat namun gebrakan beliau sama seperti Gubernur satu periode. “Rakyat begitu merasakan sentuhan kepemimpimannya dan hal itu di mana-mana Sumarsono di terima rakyat,” ujar wartawan Kompas TV ini. “JIPS tidak akan melupakan perjuangan Om No sapaan akrab dari Gubernur Sumarsono, kepemimpinannya akan sekalu kami kenang,” ungkapnya.

Acara kebesamaan ini diakhiri dengan lagu kemesraan yang dinyanyikan JIPS, Guberbur, Pj Walikota Manado Ir Roy O Roring, Pembina JIPS Jemmy Ringkuangan AP MSi (Karo Umum), Kadis Diknas Asiano G Kawatu MSi, dan Kadis Budpar Ir Happy Korah MSi.(alfa)

Terkesan Kepemimpinan Sumarsono, Budi Wartawan Senior Menangis

Budi
Foto bersama Soni Sumarsono

MTerkini.com, SULUT – Budi Harold Rarumangkay, wartawan senior yang setiap hari meliput kegiatan Pemerintah Provinsi Sulut, yang juga Pemred media online Sulutonline dan pengurus Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) terharu saat dirinya menyampaikan pesan dan kesan selama Pejabat Gubernur Soni Sumarsono yang tak lama lagi akan angkat kaki dari Sulut ini.

Sumarsono yang dinilai berhasil mengisi masa transisi kepemimpinan di daerah ini pasca Gubernur Sinyo Harry Sarundajang mengakhiri jabatannya pada 20 September 2015 lalu. Banyak kisah yang terukir selang periode tersebut, tak terkecuali dengan para kuli tinta yang setiap hari meliput kegiatan beliau di bumi nyiur melambai ini.

Tangisan airmata pun menghiasi acara perpisahan tersebut. Baik Sumarsono maupun punggawa JIPS saling bergantian memuji dan mengapresiasi kinerja masing-masing.

“Tidak pernah ada seorang Gubernur yang bekerja seperti beliau. Diantaranya, turun ke lapisan masyarakat paling bawah dan berinteraksi langsung sehingga kebutuhan masyarakat diketahui. Membina hubungan baik dengan para wartawan seakan tidak ada sekat serta melayani berbagai keluhan masyarakat lewat media sosial sungguh membuat masyarakat Sulut memiliki kesan yang bermakna,” ucap Budi Rarumangkay salah satu pengurus JIPS sambil meneteskan air mata.

Sontak perkataan Rarumangkay tersebut disambut tepuk tangan dan haru dari seluruh pengurus JIPS. Setelah Rarumangkay, tiba saatnya Sumarsono diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan kepada para JIPS. Gayanya yang khas dengan guyonan yang memecah suasana mampu menhipnotis para hadirin yang hadir.

”JIPS itu hebat, mampu menjadi partner dan mitra yang baik dalam mengawal jalannya pemerintahan, saya harap peran tersebut dapat bertahan hingga pemerintahan yang baru nanti,” tutur Sumarsono. (*/tim)

Pelantikan Gubernur dan Wagub Sulut Terpilih Tinggal Menunggu Undangan Resmi

sumarsonoMTerkini.com, SULUT – Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih daerah pemilihan Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambei dan Steven Kandouw, dipastikan pada 12 februari, pukul 10:00, yang nantinya dilaksanakan di Istana negara. Hal ini dikatakan oleh Penjabat Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono MDM kepada pers, Kamis (04/02).

“Untuk Bupati dan Walikota terpilih pelantikannya akan dilangsungkan di Ibukota Provinsi, namun akan di undang di istana pada pelantikan Gubernur, untuk mendapatkan arahan dari Presiden,”kata Sumarsono

Diketahui, agenda pelantikan di istana negara nanti, undanganya sangat terbatas.(alfa)

Cuaca Ekstrim Melanda Sulut, Gubernur Minta Warga Waspada

SumarsonoMTerkini.com, SULUT – Penjabat Gubernur Sulawesi Utara DR Soni Sumarsono meminta kepada warga Sulut agar tetap waspada menghadapi kondisi cuaca ekstrim saat ini. Sebab hujan lebat dan angin kencang sedang melanda wilayah Sulut.

“Kepada warga sulut yang tinggal dilereng-lereng gunung ataupun dibantaran sungai untuk selalu waspada. Mengingat cuaca ekstrim ini sangat membahayakan keselamatan warga,” ungkap Sumarsono, kepada wartawan, Kamis (22/01/2016).

Selanjutnya Dia meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ada di seluruh Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara, untuk saling berkoordinasi agar, jika terjadi bencana, bisa langsung ditangani.(alfa)

Penjabat Gubernur Apresiasi Perkembangan Kota Bitung

Sumarsono : Lomban Mampu Menyelesaikan Berbagai Masalah di Bitung

LombanMTerkini.com, BITUNG – Perkembangan pelaksanaan proyek di Kota Bitung mendapat apresiasi Penjabat Gubernur Sulut, Dr Soni Sumarsono MDM. Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Graha Bumi Beringin, Selasa (19/01/2016).

Meski disatu sisi masih terkendala sedikit dengan sengketa lahan yang akan diperuntukan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, tapi Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini tetap optimis kendala dapat diatasi.

“Saya yakin penerapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di kota Bitung akan terlaksana apapun kendalanya. KEK adalah harga mati dan itu harus jalan,”kata Sumarsono.

Tentunya, dengan menyelesaikan satu persatu kendala, Sumarsono optimis Wawali Bitung Max Lomban akan mampu menyelesaikan hal tersebut. “Karena semua masalah pasti ada solusinya. Saya optimis Pak Lomban mampu menyelesaikan berbagai masalah yang ada di Kota Bitung, mulai dari KEK, Pembangunan jalan Tol. Dan Pemerintah Provinsi siap membantu dan mendukung Pemerintah kota Bitung agar masalah tersebut dapat segera diatasi,” tutur Sumarsono.

Sementara itu, Lomban yang diberikan kesempatan untuk mempresentasikan Evaluasi hasil pelaksanaan RKPD Kota Bitung tahun 2015, menuturkan Pemkot Bitung, akan terus berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan terlaksananya penerapan KEK Bitung. “Terkait dengan masalah lahan KEK, Pemkot Bitung akan berupaya semaksimal mungkin,” kata Lomban.

Lanjutnya, menjelaskan sudah ada titik terang terselesaikannya masalah tersebut dengan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat lewat sosialisasi bahkan berbagai penjelasan tentang dampak positif terhadap ekonomi masyarakat jika KEK telah berjalan.

Begitu pun dengan berbagai program pembangunan di Kota Bitung, berjalan dengan baik, hanya saja pertumbuhan ekonomi akan sedikit berbeda dari tahun kemarin yang kemungkinan mengalami penurunan

“Saya berasumsi pertumbuhan ekonomi kita kurang lebih 5%, ini dikarenakan masalah disektor perikanan yang kontribusnya mencapai 50% bagi perekonomian kota Bitung,” jelas Lomban.

Lomban dalam kesempatan itu juga memaparkan tentang Evaluasi APBD kota Bitung Tahun 2015 dimana Pendapatan dengan Target sebesar 725,429,140,000 mampu terealisasi sebesar 99,81% atau 724,062,475,263 sedangakan Belanja Terealisasi sebesar 93,55% dari target 808,243,760,558 atau sebesar 756,144,170,437.

Untuk diketahui, dalam RKPD yang diikuti kepala Daerah di 15 Kabupaten/Kota dipimpin langsung Penjabat Gubernur didampingi Sekretaris Provinsi Ir Siswa R Mokodongan yang dihadiri oleh Wakil Walikota Bitung sekaligus Walikota Bitung terpilih pada Pilkada 9 Desember 2015 lalu.(ref)

Kantor Pos Luncurkan Prangko Berlogo “Mari Jo Ka Manado”

manadoMTerkini.com, SULUT – Guna mendukung Visit North Sulawesi, maka Kantor Pos Manado bakal meluncurkan prangko berlogo “Mari Jo Ka Manado”. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Pos Manado Purgianto dalam pertemuan dengan jajaran Pemprov Sulut yang dipimpin Penjabat Gubernur Dr Sumarsono MDM di ruang rapat Ex WOC, pekan lalu.

Purgianto mengatakan, selain prangko berlogo Mari Jo Ka Manado, pihaknya juga akan menerbitkan, sampul peringatan Mari Jo Ka Manado, penerbitan karto pos wisata (pos card) bergambar lokasi objek wisata Sulut, kegiatan mengirim kartu pos ke seluruh dunia oleh seluruh pelajar, pegawai ASN dan pegawai BUMN serta penjualan kartu pos di outlet-outlet kantor pos, toko buku, mall dan toko souvenir.

“Fungsi kantor Pos Manado dalam mendukung program Mari Jo Ka Manado ini hanya sebagai inisiator, dan telah mendapat dukungan instansi terkait seperti, Diknas Sulut, Disbudpar Sulut, PT Angkasa Pura, PT Garuda Indonesia, kalangan Perbankan serta BMUN, sembari menyebutkan, dalam waktu dekat ini prangko tersebut segera di launching,”ujar Purgianto.

Gubernur Sumarsono sangat setuju dukungan dari pihak Kantor Pos Manado beserta stakeholders lainnya dalam menunjang Visit North Sulawesi dengan Tagline program Mari Jo Ka Manado. “Ketika konsep prangko berlogo Mari Jo Ka Manado disodorkan Purgianto kepada Sumarsono langsung di beri disposisi setuju untuk dilaksanakan,” kata Sumarsono.(tim redaksi)

Terkait Bom di Jakarta, Sumarsono Minta Warga Tenang

Sumarsono bersama TNI/PolriMTerkini.com, SULUT – Terkait peristiwa ledakan Bom dan aksi teror di ibukota Negara, Jakarta, Kamis (14/01/2016) kemarin, maka Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM mengimbau agar segenap lapisan Masyarakat dan warga Sulut untuk tetap tenang sambil meningkatkan kewaspadaan serta segenap unsur Aparat Keamanan baik TNI-Polri agar siap siaga dalam menyikapi ancaman dimaksud.

Himbauan tersebut disampaikan Gubernur Sumarsono di sela-sela Paripurna DPRD Provinsi Sulut yang berlangsung kemarin.

“Pihak keamanan sudah mensinyalir adanya gangguan keamanan sejak menghadapi perayaan Natal lalu dan saat ini terbukti, karena itu mari kita tingkatkan keamanan didaerah ini,” ajaknya.

Bahkan Gubernur, juga memintakan para Bupati/Walikota untuk terus meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan di daerahnya masing-masing, diantaranya dengan mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di tiap lingkungan pemukiman warga, mewaspadai Tamu atau para Pendatang yang tingkah lakunya mencurigakan.

Yang patut diduga akan melakukan hal-hal yang tidak lazim, serta tetap membangun komunikasi aktif dengan Aparat Pemerintah setempat juga dengan Aparat Keamanan, guna menangkal aksi Teror maupun ancaman gangguan Stabilitas Keamanan, apa terlebih juga dengan kejadian Teror Bom yang barusan terjadi di Ibukota Negara, Jakarta.

Untuk itu Gubernur mengimbau agar semua pihak di daerah ini untuk tidak berspekulasi apapun sebelum ada penjelasan dan penyelidikan dari aparat keamanan terkait.

“Sebab aktivitas tersebut, jelas dapat menganggu ketenangan publik dan menebar terror baru pada masyarakat, yang selama ini sudah terjaga dengan baik, “ujar Dirjen Otda kemendagri ini, sembari menambahkan “Apaun motifnya kita mengutuk perbuatan teror yang menggangu ketenangan public dan merusak fasilitas public,” tegasnya.

Senada dengan Gubernur Kepala Badan Kesbang Pol Sulut Edwin Silangen SE MA, sebagaimana di kutip oleh Juru Bicara Pemprov Sulut, Roy Saroinsong, SH, menyatakan juga turut menghimbau agar warga Sulut tetap tenang dan waspada, sembari meningkatkan pengamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Warga juga mengharapkan peran masyarakat secara manunggal dengan mewaspadai setiap pendatang baru yang patut di duga, melakukan kegiatan yang mencurigakan, serta dapat melaporkan ke pihak Pemerintah setempat, minimal, Kepala Lingkungan yang begitu memahami lingkungan para warganya.(tim)

Sumarsono : Mari Jo Ka Manado Bukan Proyek

manadoMTerkini.com, SULUT – Mari Jo Ka Manado merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah sekarang ini. Mari Jo Ka Manado adalah satu dari empat program prioritas Penjabat Gubernur Soni Sumarsono yang dimaksud menunjang Visit Sulawesi Utara 2016 dengan taglinenya Manado sebagai entry point (Pintu masuk) menuju kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Hal ini ditegaskan kembali Sumarsono pada acara bincang pagi Gubernur dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Kantor Wilayah Bank Rakyat Indonesia (Kanwil BRI) Manado, Rabu (13/01) di Kantor BRI Sarapung Manado.

Sumarsono kembali menegaskan, program ini hanya sebuah spirit ideology dan bukan proyek sehingga tidak perlu ditata dalam APBD karena hanya berupa ajakan kepada masyarakat.

Dalam bincang pagi tersebut, Sumarsono menyampaikan Alasannya mengangkat program Mari Jo Ka Manado, diantaranya karena sektor Pariwisata saat ini mengalami keterpurukan, sehingga Sulut tidak masuk dalam 10 besar daerah destinasi pariwisata di tanah air. Alasan inilah saya jadikan sebuah ajakan bagi warga Sulawesi Utara, agar warga Sulut sadar akan kebersihan dan keindahan kota/kabupaten, ujarnya.

Bagaimana turis mau datang sementara daerah kita kotor, sampah di buang sembarang tempat, bahkan sungai sekalipun di jadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat,ingatnya.

“Menjadi impian saya lewat program Mari Jo Ka Manado, melalui Sektor Pariwisata ini agar Sulut menjadi bagus, karena Sumber daya alam sangat Indah, baik darat maupun laut, termasuk cultural tourism yang sangat khas, sehingga dapat berdiri sejajar dengan Bali, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Disadarinya bahwa sektor Pariwisata mempunyai continous effect yang sangat besar dan luas.” Jelas Dirjen Otda Kemendagri ini.

Sumarsono mengakui keterpurukan sektor pariwisata di Sulut lebih disebabkan karena tidak adanya sharing ideology yang terpadu di antara sesama stakeholders pariwisatadi daerah ini. Kedepan diharapkan stakeholders kepariwisataan, padu dalam memajukan sektor ini,” kuncinya.(alfa)

MTerkini.com, SULUT – Mengingat masa kepemimpian Walikota Bitung Hanny Sondakh dan Wakil Walikota Max Lomban berakhir pada 21 Februari 2016 mendatang tidak lama lagi. Maka perlu adanya persiapan pimpinan untuk mengisi kekosongan sampai kepala daerah definitif. Apakah ditunjuk Penjabat atau hanya Plt (Pelaksana Tugas) saja.

“Pak gubernur (tadi-red) meminta untuk konsultasi ke pusat. Apakah perlu penjabat walikota atau hanya Plt,” terang Asisten Satu Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Setda Prov Sulut) John Palandung kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (11/01/2016).

Palandung menyampaikan, hingga kini pihaknya masih menunggu surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait penempatan kepala daerah. “Jadi, kalau nanti walikota terpilih dilantik Maret, berarti hanya Plt karena cuma satu bulan. Tetapi kalau lebih dari dua bulan harus penjabat. Namun, itu belum pasti, kami masih menunggu edaran dari Mendagri,” jelasnya.

Adapun syarat untuk pengusulan penjabat harus dilakukan 30 hari sebelum masa kepimpinan kepala daerah selesai. Pengusulan dilakukan Penjabat Gubernur, dan nantinya penunjukkan oleh Mendagri, kunci Palandung.(alfa)

Sumarsono Resmikan Studi Integrasi RRI Manado

SumarsonoMTerkini.com, SULUT – Penjabat Gubernur Sulut Dr. Sumarsono, MDM meresmikan Studio Integrasi Radio Republik Indonesia (RRI) Manado, Senin (11/01/2016) di Puncak Tikala Manado yang ditandai dengan Pengguntingan Pita oleh Sumarsono dan Penandatanganan Prasasti oleh direktur Utama LPP RRI Dra. Rosita Niken Widyastuti, MSi.

Menjadi harapan Saya kiranya dengan diresmikannya pengoperasian Studio Integrasi LPP RRI Manado yang baru ini, RRI Manado dapat melakukan Transformasi ke arah yang semakin baik dalam menyajikan program acara yang bersifat edukatif dan informasi kemajuan daerah. “Seperti menyebarluaskan program prioritas Pemprov Sulut yaitu Mari Jo Ka Manado, Gerakan Bersih Kuala, Gerakan Sulut Menanam serta Gerakan Sulut Berkarya,” ujar Sumarsono.

Sumarsono mengatakan, dengan meningkatnya kualitas siaran RRI Manado, maka pemerintah daerah akan menjadikan sebagai corong pemerintah, untuk berinteraksi dengan masyarakat, sembari memberi contoh saat ini RRI Manado telah memprogramkan acara “Rakyat Bertanya Gubernur Menjawab”.

Untuk itu Sumarsono berharap RRI dapat memprogramkan acara hingga ke Unsur Forkompinda Sulut serta SKPD di Lingkup Pemprov, hal ini dimaksudkan agar masyarakat bisa langsung mendapatkan layanan infromasi dari pemerintah.(alfa)