Hari Keempat Operasi Patuh 2016, Polres Tomohon Jaring 28 Pelanggar Lalulintas

Operasi patuhmanadoterkini.com, TOMOHON – Kepolisian Resort (Polres) Kota Tomohon hari ini (19/05/2016) menggelar Operasi Patuh 2016. Operasi tersebut berlangsung selama 14 hari, mulai 16-29 Mei 2016.

Pada hari keempat operasi tersebut, Kamis (19/05/2016) hari ini, bertempat di pertigaan jalan lingkar timur Kelurahan Matani I Tomohon puluhan kendaraan ditilang karena melanggar lalu lintas.

“Jumlah kendaraan yang dikenakan sanksi tilang sebanyak 28 kendaraan,” ujar Kasat Lantas Polres Tomohon AKP Sam Dotulong kepada manadoterkini.com

AKP Sam Dotulong menambahkan, dari hasil penindakan sanksi tilang tersebut, sebanyak 9 Surat Izin Mengemudi (SIM) dan 12 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) disita.

“Selain itu, ada 7 kendaraan roda dua dan 2 kendaraan roda empat yang ikut disita karena tidak didapati adanya surat-surat kendaraan,” ucapnya.

Senada dengan Kasat Lantas, Kanit Lantas Polres Tomohon IPTU Dahlan mengungkapkan bahwa Operasi Patuh 2016 sasarannya adalah 80 persen penindakan bagi para pelanggar lalulintas.

IPTU Dahlan pun menghimbau bagi masyarakat pengguna jalan agar sebelum keluar rumah dengan menggunakan kendaraan harus terlebih dahulu dilengkapi dengan surat-surat agar tidak terjaring operasi patuh 2016. (toar)

MTerkini.com, TOMOHON – Guna mendukung pelaksanaan ibadah Jumat Agung dan Paskah, Polres Tomohon menurunkan kurang lebih 221 personel ditambah 30 personel TNI, 100 personel Polisi Pamong Praja, 100 personel Linmas dan 100 personel dari Dinas Perhubungan serta didukung oleh ormas keagamaaan (ormas islam).

Personil yang ditugaskan untuk pengamanan ini akan ditempatkan di berbagai tempat seperti Gereja, pusat perbelanjaan, pemukiman, dan tempat-tempat strategis lainnya baik menjelang, saat maupun setelah perayaan Paskah.

Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak, SIK pada apel pagi Kamis, (24/03/2016) kemarin di halaman Mapolresta Tomohon mengatakan bahwa guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dan menjamin masyarakat untuk dapat beribadah Jumat Agung dan merayakan Hari Raya Paskah dengan aman dan untuk meminimalisir ancaman serta gangguan yang mungkin timbul sebelum pada saat dan setelah perayaan Paskah 2016 di Kota Tomohon, maka Polres Tomohon menggelar kegiatan pengamanan yang juga melibatkan instansi terkait dan masyarakat.

“Kegiatan pengamanan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 24 Maret 2016 sampai 28 Maret 2016 di seluruh wilayah daerah Polres Tomohon dengan sasaran seluruh potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata sebelum pada saat dan setelah hari Paskah,” ungkap Simanjuntak.

Kapolres AKBP Monang MZ Simanjuntak SIK juga mengajak kepada seluruh pihak yang terkait dengan pengaman ini agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, saling berkoordinasi dan berkomunikasi, tidak melakukan pelanggaran, melaksanakan tugas sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku, serta menjadi contoh dan teladan dalam menjaga kamtibmas (toar)

MTerkini.com, TOMOHON – Tim identifikasi Polres Tomohon, Senin (7/3/2016) menggelar rekonstruksi terhadap kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak, SiK melalui Kepala Kapolisian Sektor (Kapolsek) Tomohon Utara AKP Bartholomeus Dambe, didampingi Humas Polres Tomohon Ipda Jhony Kreysen usai rekonstruksi mengatakan, korban meninggal pada adengan ke 29.

Akibat penganiayaan tersebut berbuntut 1 korban meninggal dunia. Dimana pemicunya yakni sudah dipengaruhi minuman keras sehingga terjadinya pengeroyokan dan korban meninggal dunia.

Pemicu sampai terjadinya kasus pembunuhan ini berawal minggu sekitar Pukul 02.00 dini hari diantara perumahan Kayawu, dua kelompok ini yang sudah miras. Awal mulanya terjadi ketersinggungan akibat bunyi knalpot racing dan gas-gas sehingga menimbulkan pengeroyokan sampai meninggal dunia atas nama korban Hendro Pangkarego umur 30 tahun warga Kayawu dan satu korban Jacky Polii. “Tersangka Pembunuhan masing – masing Virgy T alias VT, Glendy Toreh alias GT dan Rizky Morong alias RM diancam dengan Pasal 170 dengan ancaman 12 tahun penjara, sementara korban Jacky Polii 170 ayat 1 ancaman 5 tahun penjara,” urai Bartho.

Lanjut dikatakan Bartholomeus, selang Januari sampai Februari 2016 Laporan Pengaduan Polisi di Polsek Tomohon Utara sebanyak sudah ada 16 kasus didominasi tiga Perkara Penganiayaan.

“Tiga perkara pengeroyokan, dan kasus pencurian, pengerusakan, pengancaman, senjata tajam, dan kekerasan dalam rumah tangga masing – masing satu kasus dan sementara dalam proses kepolisian,” ujar Dambe.

Ditambahkan Rekonstruksi yang terbagi dalam 29 adegan ini mendapat pantauan dari pihak Kejaksaan dan tim identifikasi. Sementara proses penyidikan (BAP) dan pemberkasan segerah dilimpahkan ke pengadilan. (cw/dav)

Hari Kedua Operasi Simpatik 2016, Polres Tomohon Amankan Puluhan Pelanggaran

Polres TomohonMTerkini.com, TOMOHON – Selang dua hari mengelar operasi simpati 2016, Polres Kota Tomohon sudah mulai mendapat warga yang melanggar aturan.

Wakapolres Tomohon Kompol Alkat Karouw didampingi Kasatlantas Polres Tomohon AKP Ferdinan Runtu mengatakan sejak operasi simpati tersebut dimulai pihaknya mendapati sejumlah pelanggaran lalu lintas bagi pengguna jalan.

“Dari Hasil operasi Simpatik 2016 yang kami lakukan sudah ada puluhan elanggaran yang kami dapati, diantaranya tilang 19, teguran 35, babuk SIM 5, STNK 5 dan Ranmor 9,” ujarnya.

Ditambahkan Runtu pelaksanaan operasi ini akan digelar sebulan dan dihimbau agar pengguna jalan dapat melengkapi surat kendaraan bermotor dan kelengkapan kendaraan lainnya.

“Karena dengan menaati aturan dalam berlalulintas kita sudah menciptakan nomer satu selamat dalam berlalulintas,” katanya.(efd)

Polres Tomohon Gelar Operasi Simpatik Bersandi Lokon

polres tomohon MTerkini.com, TOMOHON – Kapolres Tomohon AKBP, Monang Simanjuntak melalui Kasatlantas AKP. Ferdinan Runtu menuturkan gelar operasi simpatik dikhususkan untuk menindak pelanggar lalu lintas yang direncanakan berlangsung selama 21 hari ke depan.

38 Personel Satuan Lalu Lintas akan terjun di wilayah hukum Polres Tomohon. Operasi Simpatik nantinya akan dipimpin Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tomohon AKP Ferdinand Runtu kepada wartawan Senin, (29/2/2016).

polres tomohonRuntu mengingatkan agar personilnya dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan sesuai aturan.

“Kedepankan program polri Senyum, Sapa dan Salam, serta berwibawa kepada para pengguna jalan,” ungkap Runtu.

Nantinya kata Runtu, operasi tersebut akan menekankan pola preemtif, preventif dan represif dengan pola 40-40-20. “Artinya, 40 persen preemtif, 40 persen Preventif dan 20 persen represif atau penindakan,” katanya.

Karena bersifat simpatik tentu diutamakan pola pencegahan dan pembinaan, namun untuk pelanggaran yang tidak bisa ditoleril akan ditindak.

“Jika ditemui tidak taat aturan seperti tiidak pakai helm, tidak punya SIM – STNK ini merupakan beberapa pelanggaran yang harus ditindak,” tandasnya.

Adapun, untuk pasukan operasi simpatik nanti akan digelar pada Selasa (1/3) hari ini hingga 21 hari kedepan oleh Polres Tomohon. (efd/tim)

Gelar Operasi, Polres Tomohon Amankan Ratusan Botol Miras

MTerkini.com, TOMOHON – Polres Tomohon gelar operasi sandi Antik (Anti Narkotika) dipimpin Kasat Narkoba AKP. Jhony Rumate, SSos yang berlangsung selama 14 hari, sejak 5 hingga 18 Februari 2016, berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) tak berizin.barang bukti

Adapun miras yang diamankan ini diantaranya 351 liter captikus serta 126 botol kasegaran, 21 penjual miras tak berizin serta penyakit masyarakat lainnya seperti satu kasus mabuk, dan menangkap empat tersangka dengan uang tunai Rp 269.000 beserta 11 rekapan togel.

Untuk kasus miras sementara ditindaklanjuti oleh penyidik reskrim narkoba sementara judi togel oleh penyidik reskrim,” ungkap Kapolres Tomohon AKBP, Monang Simanjuntak ,SIK melalui Kasubbag Humas IPda Johny Kreysen.

barang buktiLanjutnya, Polres Tomohon menghimbau kepada masyarakat agar menghindari segala bentuk penyakit masyarakat. Oleh karenanya disampaikan pula untuk menaati aturan yang berlaku di wilayah hukum Polres Tomohon. “Maret ini sesuai instruksi Kapolri untuk melaksanakan operasi kamtibmas,”pungkasnya.(efd)

MTerkini.com, TOMOHON – Dugaan kasus korupsi pembangunan pasar bunga tahun 2010 yang ditanggani oleh tim penyidik tipikor Polresta Tomohon Kamis (11/2) siang tadi telah dilimpahkan ke Kejaksaan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Kota Tomohon AKBP Monang MZ Simanjuntak,SIK melalui Penyidik Polres Tomohon AKP Abdul Rahman Fauzi kepada manadoterkini.com.

Menurut Fauzi, proses pemeriksaan berkas sudah rampung dan berkas tersebut telah mereka limpahkan ke Kejaksaan Negeri Tomohon untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Kami telah selesai pada tahap P19 dengan meminta keterangan dari beberapa pihak terkait setelah bergulir cukup lama, kasus ini kami lanjutkan dengan tahap Penyidikan melalui ke Kejaksaan Negeri Kota Tomohon,” ujarnya.

Lanjut Dia, dalam kasus tersebut ada empat yang dinyatakan sebagai tersangka.

Keempat tersangka ini masing-masing FT, ML, FR dan YR saat ini sudah ditahan di Kantor Kejaksaan untuk diselidiki lebih lanjut setelah sebelumnya berdasarkan audit BPKP, kerugian proyek pembangunan pasar bunga ditaksir mencapai Rp 400 juta Rupiah.(efd/dav)

Polres Tomohon Serahkan Pencuri Sapi ke Polres Minsel

Polres Tomohon Sapi di Polres TomohonMTerkini.com, TOMOHON – Kapolres Tomohon AKBP. Monang Simanjuntak, SiK melalui Kasat Reskrim Tomohon AKP Abdulrahman Fauzy, SH, MH, Rabu (3/2/2016) menyerahkan komplotan pencuri sapi kepada Kasat Reskrim Minsel AKP. Muhammad Taher.

Informasi yang berhasil dirangkum manadoterkini.com, komplotan pencuri ternak ini telah lama beroprasi di Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, dan Tomohon. Dan akhirnya komplotan tersebut berhasil ditangkap oleh Polres Tomohon.

Pelak saja, dengan terungkapnya komplotan pencuri sapi ini, aparat kapolisian pun mendapat apresiasi dari warga.

Operasi yang dilakukan sejak bulan oktober 2015 lalu sampai Februari 2016 membuahkan hasil dengan ditangkapnya kaki tangan dan penada ternak curian disejumlah tempat. Dituturkan Kasat Reskrim Tomohon, Sapi yang digasak komplotan pencuri ternak berjumlah 52 ekor dan ini mungkin akan bertambah sesuai dengan Laporan kehilangan dari masyarakat lima kabupaten kota.

“Kami terus mengembangkan kasus disejumlah wilayah. WK warga Sangkub Bolmut sudah ditahan di Polres Minsel dan merupakan jaringan sama yang ditangkap di Tomohon. Mereka diantaranya, DR alias Deni , EL alias Elvis, DW alias David, AW alias Darwin , FJ alias Faizal. Sementara tersangka Lain sudah dikantongi dan sementara dalam pengejaran. Dari Kelima tersangka pencuri ternak ini 4 diantaranya kami serahkan ke wilayah hukum Polres Minsel,” tutup Fauzi.(efd/tim)

Sindikat Pencurian Ternak di Sulut Dibekuk Tim Buser Polres Tomohon

Pencuri SapiMTerkini.com, TOMOHON – Tim Buser Polres Tomohon yang dipimpin oleh Aipda Bobby Parengkuan patut diapresiasi pasalnya, 5 pelaku Pencurian ternak sapi di Sulawesi Utara (Sulut) yang berhasil ditangkap pada Selasa (2/2) siang tadi.

Sebelum berita ini diturunkan Pihak Polres masih sementara melakukan interogasi kepada kelima pelaku yang masing masing tertangkap dilain tempat yang operasi selama tiga pekan ini.(efd)

 

Polres Tomohon Gelar Sertijap Tiga Kasat

polres tomohonMTerkini.com, TOMOHON – Tiga Kepala Satuan (Kasat) di jajaran Polres Tomohon diserahterimakan dari pejabat lama kepada pejabat yang baru, lewat upacara yang dilaksanakan di Mapolres Tomohon, Selasa (26/01/2016) yang dipimpin langsung Kapolres Tomohon AKBP. Monang M. Simanjuntak, SIK.

Ketiga Kesat yang diganti masing-masing Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Thomy aruan, Kasat Intelkam AKP. Iptu Sismoro Haroni, dan Kasat Narkoba AKP Wilkenson Tatoda.polres tomohon

Simanjuntak mengucapkan Terima kasih dan Penghargaan kepada para Pejabat lama AKP. Thomy Aruan , yang dimutasi ke Panit II Direktorat Narkoba Sulut digantikan AKP. Abdul Rahman Fauzdi, SH sebelumnya Kapolsek Santomolang Bolaang Mongondow, AKP. Iptu. Sismoro Haroni Menempati Posisi Panit I Dir. Pamovit Polda Sulut.
Sebelumnya menjabat Kasat Intelkam yang posisinya diganti AKP. Killion Landangkasiang yang sebelumnya menjabat Kasubag Renminbit Propam Polda Sulut,
AKP. Wilkenson Tatoda dimutasi ke Kanit SAR Binmas Pol.AIR Polda sulut sebelumnya Kasat Narkoba, dan Posisi Kasat Narkoba kini diserahkan kepada AKP. Djonny Rumate SSos yang sebelumnya menjabat Panit II Subdit IV Dit Intelkam Polda Sulut.

Simanjuntak menyampaikan kepada seluruh personel Polres Tomohon untuk lebih meningkatkan kinerja sehingga apa yang menjadi harapan Polri dan harapan masyarakat khususnya di Kota Tomohon ini dapat terwujud dengan baik.(efd)