PTMSI Manado Bertekad Tingkatkan Prestasi

manadomanadoterkini.com, MANADO – Tenis Meja menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Manado. Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Manado bertekad lebih meningkatkan prestasi para atlet.

“Selain mempersiapan kader, kita pastinya akan lebih mengutakan prestasi para atlet. Porkot ini menjadi persiapan kita menghadapi dua kegiatan besar yakni Porprov serta Pra-PON dan PON 2020 di Papua,” ujar Sekretaris PTMSI Kota Manado Jekson Sulangi SH kepada manadoterkini.com, Jumat (16/8/2019).

Sulangi pun memastikan kesiapan panitia dalam pelaksanaan porkot. “Kita telah menyiapkan segala sesuatu berkaitan dengan suksesnya pelaksanaan Porkot lebih khusus cabang tenis meja,” tandas pria low profil yang berlatar belakang advocat ini.

Lanjut Sulangi, cabang tenis meja pada Porkot 2019 akan mempertandingkan tiga kelas yakni Tunggal Putra Umum, Tunggal Putri Umum dan Tunggal Kadet (15 tahun) Putra.

Untuk pelaksanaan tenis meja kata Sulangi akan dilaksanakan di aula GMIM Victory Minanga Indah. “Sejumlah spanduk telah terpasang mulai dari jalan naik Minanga hingga tempat pelaksanaan di Aula GMIM Victory Minanga Indah. Untuk contact person bisa hubungi Recky Imbar 081244579022, NoldyWior 08529847810 dan Ferry Kamasi 081244579022,” pungkasnya.

Tiga Tahun Kepemimpinan OD-SK, Ini Kata Eddyson Masengi

manado
Drs Eddyson Masengi MM

manadoterkini.com, SULUT – Tiga tahun sudah roda pemerintahan Sulawesi Utara (Sulut) dinahkodai pasangan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK). Berbagai kebijakan dan prestasi telah dicapai dua figur ini.

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Sulut Drs Eddyson M Masengi MM kepada manadoterkini.com mengatakan, sebagai Anggota DPRD dan sebagai mitra dari pemerintah tentunya mengucapkan banyak selamat dan sukses kepada Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw.

“Setelah Tiga tahun memimpin Sulut, berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Dari segi penyelenggaraan pemerintahan lanjut Masengi, sebagai mitra, telah tercipta suatu kerjasama yang baik dalam arti yang positif, selama ini agenda-agenda DPRD berjalan dengan baik, salah satu indikator bahwa hampir semua paripurna dihadiri oleh Pak Gubernur dan Wagub.

“Menurut pengamatan kami sebagai mitra ada kepedulian dari gubernur, dan Wagub,” ujar Politisi Partai Golkar ini.

Lanjutnya, terkait kewenangan gubernur dalam aspek pemerintahan sebagai kepala pemerintahan, sesuai visi. “Walaupun target-targetnya belum secara keseluruhan dicapai, masih ada sana sini yang perlu dibenahi. Ini tentunya melibatkan semua stakeholder. Saya menilai seperti itu, dan sesuai dengan program kewenangan gubernur terkait dengan hal-hal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perlu ada peningkatan lagi,” tukasnya.

Dan, pelaksanaan fungsi gubernur sebagai koordinator dengan instansi vertikal yang ada di daerah, termasuk Forkompimda. Selama ini menurut Masengi sudah berjalan dengan baik dan terkoordinasi.

“Yang perlu juga mungkin bagaimana fungsi gubernur sebagai kepala daerah terkait program-program pemerintah pusat yang ada di daerah. Seperti Balai Jalan, Balai Sungai. Yang ini saya memesan khusus, karena kita melihat sendiri, program ke depan jalan tol belum selesai, masih ada keluhan-keluhan masyarakat terkait bencana alam, saya berharap dengan kewenangan yang ada terhadap Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Balai Jalan dan Balai Sungai ini betul-betul taat,” ujar Putra Tompasobaru ini.

Tambah Masengi, fungsi gubernur sebagai kepala daerah mewakili pemerintah pusat di daerah terhadap kabupten/kota.

“Kita meyadari bahwa dengan penyelenggaraan otonomi daerah dan sistem pemerintahan, maka akan terjadi gubernur itu berbeda partai dengan bupati/walikota yang ada di wilayah di Sulut. Dan ini merupakan satu realita yang tidak bisa dipungkiri karena sistem yang kita lakukan. Namun menurut hemat saya, ini perlu ditingkatkan, karena saya melihat dalam rapat-rapat ditingkat provinsi, masih ada saja walikota/bupati yang tidak hadir. Ini merupakan satu catatan. Kenapa, Kalau kita berbicara sistem perencanaan pelaksanaan program pembangunan, maka itu urutan-urutannya jelas, benang merahnya harus jelas, kebijakan pemerintah pusat, kebijakan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus bersinergi sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.(dav)

Deretan Prestasi Diraih GSVL-MOR Diakhir Tahun 2017

GSVL-MOR Sakti, Selain RKCI Award,

Manado Raih Penghargaan Kota Peduli HAM

dari Kemenkumham RI

DITANGAN Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Bastiaan, manado kebanjiran prestasi. Buktinya, sederet penghargaan ditorehkan kedua pimpinan Kota Manado ini.manado

Terbaru, Manado kembali dianugerahi Kota Peduli HAM oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia, yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo, kemarin, Minggu (10/12) di Kota Solo, Jawa Tengah. Berselang sehari, Manado kembali menerima penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI), Senin (11/12) bertempat di Istana Wakil Presiden, yang diserahkan langsung oleh Wapres Jusuf Kalla.

Walikota Manado GS Vicky Lumentut yang diwakili Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan menuturkan sangat bahagia dengan apa yang dituai saat ini. Apalagi, penghargaan diterima hamper dalam waktu yang bersamaan.

“Pemerintah Kota Manado saat ini mendapatkan dua Penghargaan dalam waktu hampir bersamaan. Yang pertama adalah penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM kepada kota yang melaksanakan hak asasi manusia. Salah satunya adalah Kota Manado yang diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi, di Kota Solo, 10 Desember kemarin,” tukas Wawali Mor melalui sambungan telepon.manado

Lanjut dikatakan, prestasi yang kedua yaitu tepat pada hari ini, 11 Desember 2017 bertempat di Istana Wakil Presiden, Pemerintah Kota Manado menerima penghargaan yang sangat berarti dan berharga yaitu penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia.

“Penghargaan ini diberikan kepada kota yang siap menuju kota cerdas, yang hanya diberikan kepada masing-masing lima kota, yang dibagi dalam 3 kategori yaitu kota besar, kota sedang dan kota kecil. Manado sendiri masuk di dalam kategori kota sedang. Sementara, penyerahan penghargaan ini diserahkan langsung oleh wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla,” terang Wawali Mor.

Ditambahkannya, harapan ke depan agar tidak berpuas diri dengan penghargaan yang sudah diraih, tetapi kiranya membawa semangat untuk lebih bekerja keras ke depan. Sehingga dapat membawa hasil dan perubahan yang jauh lebih maksimal.(*)

Diserahkan Langsung Wapres Jusuf Kalla, Manado Raih Penghargaan RKCI Award 2017

SPEKTAKULER Pemerintah Kota Manado meraih rentetan prestasi gemilang. Kali ini, manado menjadi salah satu dari 15 kota yang meraih penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) tahun 2017, di Jakarta Selatan, Senin (11/12).

Mewakili Walikota Manado GS Vicky Lumentut, penghargaan ini diterima langsung Wakil Walikota Mor Bastiaan yang diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, pukul 10.00 WIB pagi tadi.manado

Ke-15 Kota yang mendapat penghargaan yaitu Kota Besar : Surabaya, Bandung, Semarang, Bekasi, Tangerang Selatan; Kota Sedang: Denpasar, Binjai, Manado, Yogyakarta, Kediri ; Kota Kecil: Magelang, Sawahlunto, Bontang, Tual, dan Bukittinggi.

Kegiatan yang digelar oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, adalah hasil tindak lanjut dari rangkaian kegiatan survei dan kajian kesiapan kota cerdas terhadap 93 kota di seluruh Indonesia yang telah dibuka Wapres di tempat yang sama pada 4 Mei 2017 silam.

“Puji Tuhan Manado kembali meraih penghargaan RKCI 2017. Tentunya, dengan prestasi ini, diharapkan manado bisa lebih baik lagi kedepan dan terus berkarya. Terutama, untuk warga Kota Manado diucapkan banyak terima kasih karena telah memberikan dukungan dan doa serta seluruh jajaran perangkat daerah yang sudah ikut ambil bagian dalam membangun manado yang lebih baik menuju smart city,” ujar Wawali Mor.manado

Lanjut dikatakan, Kota Cerdas adalah kota yang dapat mengelola berbagai sumberdayanya secara efektif dan efisien untuk menyelesaikan berbagai tantangan kota menggunakan solusi inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk menyediakan infrastruktur dan memberikan layanan-layanan kota yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya. Tujuannya diharapkan mampu menjadi pendorong terwujudnya redistribusi pembangunan kota serta mengurangi kesenjangan yang ada.

Diketahui, RKCI merupakan kegiatan pemetaan sehingga tiap kota mampu menjadi Kota Cerdas berdasarkan potensi dan karakternya masing-masing. Kegiatan pemetaan ini merupakan kegiatan 2 tahunan dan dimulai pertama kali pada tahun 2015. (*)

Manado Launching Call Center Siaga 112

SEBELUMNYA, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melaunching Call Center Manado Siaga 112, untukmemudahkan masyarakat dalam melakukan pelaporan berbagai kejadian yang terjadi secara langsung, cepat dan akurat di Jaman Now, di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (06/12) pagi hingga siang tadi.manado

Walikota Manado GS Vicky Lumentut melalui Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE mengatakan era teknologi digital terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sehingga, pemerintah harus ikut menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada.

“Di Jaman Now saat ini, tentunya pemerintah harus mengikuti perkembangan yang ada. Kita tidak boleh ketinggalan. Makanya, perlu adanya inovasi-inovasi yang kreatif dari pemerintah untuk menjawab tuntutan zaman di era digitalisasi ini,” tandss Wawali Mor.manado

Menurutnya, kehadiran Call Center Manado Siaga 112 akan melengkapi akses komukasi informasi yang dimiliki Pemkot Manado di Cerdas Command Center. Dimana, Call Center 112 ini menjadi sarana komunikasi terintegrasi dengan melibatkan beberapa Perangkat Daerah terkait.manado

“Call Center Manado Siaga 112 akan memberikan akses kepada masyarakat Kota Manado untuk melaporkan kejadian-kejadian yang terjadi ditengah masyarakat, dan akan ditindaklanjuti secara cepat oleh pemerintah,” tukasnya.manado

Sementara, Direktur Pengembangan Pitalebar pada Direktorat Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kementerian Kominfo RI, Benyamin Sura SE MM, mengatakan Kota Manado adalah satu dari tiga kota di Indonesia yang menyediakan fasilitas Call Center 112 dengan inisiatif sendiri. Bahkan, satu-satunya kota diluar Pulau Jawa.

“Kami dari Kementerian Kominfo mensupport kehadiran Call Center 112 di Manado. Karena Manado adalah salah satu kota setelah Jakarta dan Surabaya yang memiliki Call Center 112 dengan inisiatif sendiri, memang ada juga 10 kota lainnya yang merupakan inisiatif kami,” jelas Sura.manado

Dikatakan, posisi kota Manado sangat strategis karena berada di bibir Pasific. “Kami akan terus memberikan dukungan kepada pemerintah Kota Manado dalam mengembangkan sistem komunikasi berbasis teknologi,” pungkasnya.manado

Tampak hadir pula Bupati Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Zainal Arifin bersama rombongan. Kehadiran Bupati Magelang semata-mata untuk melakukan kunjungan kerja, namun bertepatan dengan dilaksanakannya launching Call Center Manado Siaga 112.manado

Usai launching, Wawali Mor mengajak para tamu untuk mengunjungi ruang Cerdas Command Center. Hadir dalam acara tersebut, para pejabat Kepala Perangkat Daerah, Camat dan lurah se-Kota Manado.l(liputankhusus)

Tangan Dingin Lendo, SDN 12 Manado Sabet Akreditasi A

Lendo
Kepala Sekolah SDN 12 Jooke Lendo SPd MSi, ketika menerima kunjungan Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSI DEA, waktu lalu

manadoterkini.com, MANADO – Luar biasa, SD Negeri 12 Manado, kini telah terakreditasi A. Hal itu tak lepas dari prestasi Kepala Sekolah Jooke Lendo SPd MSi. Pasalnya, berkat tangan dingin Lendo, sehingga sekolah tersebut kini berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah Dasar unggulan di Sulawesi Utara.

Guru berprestasi ini ketika diwawancarai wartawan kiat apa yang dilakukan sehingga SDN 12 mampu menyabet akreditasi A, dengan kerendahan hati Lendo, mengatakan untuk merai prestasi tentunya butuh perjuangan yang berat.

“Perjuangan itu akan tercapai jika memang didukung dengan doa dari semua pihak dalam hal ini pihak sekolah. Dengan disabetnya Akreditasi A bagi SDN 12, Puji Tuhan ini merupakan berkat yang terindah yang diberikan Tuhan,” ujar Lendo.

Bahkan informasi dari guru-guru di sekolah tersebut berkat tangannya, SDN 12 mmapu menyabet berbagai prestasi. Seperti halnya mengikuti festival maengket, sekolah ini bisa menginjakkan kakinya di Palau Dewata Bali.

“Saya sangat bersyukur, anak-anak bisa tampil terbaik dan meraih kemenangan mesti mereka baru ikut dalam lomba tersebut,” tambah Lendo.

Dan yang terus membuatnya bersyukur, saat ini SDN 12 sudah sangat representativ dan bisa dipergunakan. “Bersyukur dalam segala hal itulah yang selalu saya lakukan, dan selalu tanamkan bagi anak-anak siswa saya, apalagi saat ini SDN 12 sudah bisa dimanfaatkan oleh anak-anak untuk kegiatan belajar-mengajar, ” tambahnya yang mendukung visi dan misi pemerintah kota Manado dalam hal ini Manado Cerdas Untuk Sulut Hebat. (ald)

Prestasi 100 Hari Kepemimpinan EMAS

manadoPemerintah Kota Tomohon terus menuai prestasi, 100 hari kepemimpinan Pasangan EMAS Walikota Jimmy F Eman SE Ak dan Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan berbagai prestasi pun sudah ditorehkan.

Setelah dijadikan Pilot Project Pencanangan Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) se-Sulut, Tomohon pun menjadi tuan rumah Launching Jaksa Masuk Desa Sekolah (JMS) dan Pencanangan Daerah Bebas Narkoba serta Launching Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2016 yang di laksanakan di ibukota negara.

Selain itu Pemkot Tomohon juga berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali berturut-turut tentang pengelolaan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI (toar/adv)

CEP Pemimpin Minsel Dengan Sederet Prestasi dan Penghargaan

WasengSEJUMLAH prestasi dan Penghargaan telah diukir Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE (CEP) di tahun 2015.

Penilaian opini wajar dengan pengecualian (WDP) atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2014 menjadi tonggak awal diraihnya sederet penghargaan dari Pemerintah Pusat di awal tahun 2015.

Di bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, Kabupaten Minsel, tahun ini mendapatkan penghargaan Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diberikan karena Minsel salah satu kepemilikan akta kelahiran tertinggi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Di tingkat nasional, pemerintah pusat menargetkan persentase kepemilikan akta kelahiran anak usia 0-18 tahun pada 2015 sebesar 75 persen. Dan, akan meningkat pada 2016 dengan target mencapai 77,5 persen.

Di bidang pertanian, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan penghargaan kepada Pemkab Minsel atas kontribusi terhadap produksi beras dan komitmennya dalam mendukung upaya khusus (upsus) swasembada padi, jagung dan kedelai Tahun 2015.

Sementara itu, tahun ini, Kabupaten Blora tidak lagi terlambat dalam menetapkan APBD. APBD Minsel 2016 telah ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD pertengahan Desember 2015 lalu. Penetapan yang tepat waktu tersebut mengakhir tradisi di Minsel yang selama beberapa tahun selalu terlambat dalam menetapkan APBD. Bahkan paling cepat ketiga di Sulut.

Prestasi lainnya yang diraih adalah Penghargaan Adiwiyata Nasional 2015. Penghargaan diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada SD N 2 Amurang. Sekolah tersebut dinilai berhasil dalam menerapkan kebijakan sekolah berbudaya lingkungan, kurikulum berbudaya lingkungan, kegiatan sekolah berbasis partisipatif dan sarana prasarana sekolah yang ramah lingkungan.

Tidak hanya itu, sebelumnya CEP telah menerima sejumlah pemghargaan seperti, penhargaan Satyalancana Wira Karya Pembangunan 2015 yang disematkan Presiden RI Jokowi. Tanda Kerhomatan Bintang Jasa Utama 2015. dikalungkan juga oleh Presiden RI Jokowi dan penghargaan JKN dari Kementerian Kesehatan serta sejumlah pemghargaan lainnya.(***)

Penghargaan Lingkungan HidupAMURANG, (manadoterkini.com)-Menyusul penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM, Pemkab Minahasa Selatan kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali yang ini yang didapat adalah penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) dan Kehutanan RI serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI berupa Sekolah Adiwiyata Nasional (SAN).

Hal tersebut disampaikan Kabag Humas Setdakab Minsel Frangky Mamangkey SIP kepada manadoterkini.com Senin (14/12) sore tadi.

Penghargaan Lingkungan HidupMenurut Dia, Minsel mendapatkan penghargaan tersebut karena Pemerintah pusat menilai Minsel merupakan Kabupaten yang peduli pembangunan berwawasan lingkungan melalui SD Negeri 2 Amurang.

Menurut Dia juga yang mana penghargaan ini sudah diterima Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE dari Menteri LH dan Kehutanan RI serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. “Ini merupakan penghargaan yang diterima Bupati saat masa jabatannya berakhir yakni pada Senin (12/12) siang tadi, jadi ini merupakan penghargaan bupati yang terakhir ditahun 2015,” ujarnya.

Penghargaan tersebut, lanjut Mamangkey yang mana dalam penilaian pusat, Kabupaten Minsel tergolong daerah yang mampu memberikan jaminan Pendidikan bagi masyarakatnya. “Baik dari aspek pendidikan maupun kebijakan lainnya, kita dinilai sangat peduli terhadap pembangunan berwawasan lingkungan melalui SD N 2 Amurang. Makanya kita menerima penghargaan ini,” tukasnya.

Keberhasilan ini sudah pasti jadi kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Minsel. Apalagi sepanjang tahun ini, banyak penghargaan lain yang juga diterima. “Penghargaan ini melengkapi keberhasilan yang lain. Makanya tidak salah kalau dikatakan tahun 2015 jadi tahun berprestasi bagi Pemkab Minsel,” katanya.

Adapun saat menerima penghargaan ini, Bupati tidak sendirian. Ia didampingi beberapa pejabat, yakni Kakan Lingkungan Hidup dan pejabat yang ada diinstansi terkait.(dav)

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Visi dari Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak yakni masyarakat Kota Tomohon yang religius, mandiri, sejahtera, berwawasan lingkungan dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan mendunia saat ini hampir tercapai 100 persen selang lima tahun pertama kepemimpinan Walikota.

Menurut sejumlah warga, kemajuan Kota Tomohon dibawah pimpinan Walikota Jimmy F Eman SE Ak, nyata terlihat dari seluruh penjuru Kota Tomohon. Bahkan telah jauh melampau perkembangan kabupaten induknya. Dengan pembangunan yang merata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dengan segala dinamikanya. Terus mendorong dan memotivasi seluruh komponen publik untuk terus berkarya melanjutkan pembangunan bagi kesejahteraan rakyat.

“Dalam kurun waktu yang relatif singkat Walikota Jimmy Feidie Eman,SE.Ak telah berhasil mencapai Prestasi dan penghargaan yang terus mengiringi kemajuan Kota Tomohon. Penghargaan ini merupakan pengakuan resmi pemerintah pusat atas kerja keras Pemerintah bersama masyarakat Kota Tomohon. Begitupun penghargaan dan pengakuan dunia internasional melalui keikutsertaan pada iven Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang dilaksanakan setiap tahun dan telah mendunia,” kata sejumlah warga Tomohon kepada manadoterkini.com.

Menangapi hal tersebut, Walikota Eman yang didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol FF Lantang SSTP, mengatakan bahwa selang lima tahun ini, Kota Tomohon turut mencatatkan prestasi di kancah Internasional melalui penghargaan Emas di Hongkong Flower Show dan Penghargaan prasasti Doa Bapa Kami dalam Bahasa Tombulu yang terukir di Sungai Jordan Yerusalem. ”Keikutsertaan di kancah internasional seperti anggota Citynet dan kehadiran di Tournament of Roses (TOR) yang membawa Indonesia meraih The Presiden’t Tropy,”ungkapnya.

Dia menjelaskan hasil-hasil pembangunan yang merata dan menyentuh kebutuhan masyarakat telah mendorong terciptanya peningkatan kreativitas yang optimal. Melalui beragam infrastruktur yang berhasil dibangun yaitu pembukaan jalan pertanian, pengaspalan jalan lorong dan jalan protokol, pembukaan dan pengerasan jalan pertanian. Pembuatan Jembatan, Saluran Air, Trotoar, Irigasi Pertanian, sarana air bersih, Pengadaan Gedung Kantor, Pengembangan Obyek wisata, Pengadaan alat Praktek dan Peraga Siswa,renovasi gedung sekolah dan kantor, Pengembangan Pasar Beriman, Pengadaan Dump Truck Sampah serta pekerjaan konstruksi dan pengadaan lainnya.

Selanjutnya Pemerintah Kota Tomohon telah menerapkan Pelayanan Administrasi Terpadu (PATEN) sesuai permendagri No.4 tahun 2010 tentang Pedoman Pelayanan PATEN di lima kecamatan yang ada di KotaTomohon. Sesuai Undang-Undang no. 32 tahun 2004 pasal 126 ayat 2 yang menyatakan bahwa Kecamatan dipimpin oleh Camat yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan sebagian wewenang Bupati atau Walikota. “Untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah, sebagaimana diatur dalam PP nomor 19 tahun 2008 tentang kecamatan terdiri dari perizinan, rekomendasi, koordinasi, pembinaan, pengawasan, fasilitasi, penetapan, penyelenggaraan, serta kewenangan lain yang dilimpahkan sebagai daerah tujuan wisata,”tandasnya.

Pemerintah Kota Tomohon secara bertahap telah membangun infrastruktur penunjang kepariwisataan seperti jalan setapak, gazebo, jembatan dan tempat melihat pemandangan dari puncak gunung mahawu yang merupakan primadona bagi wisatawan mancanegara maupun dan nusantara. Dengan ketersedian kebutuhan akomodasi dan transportasi yang memadai.

“Kiranya torehan prestasi dan penghargaan yang berhasil di capai atas kerjasama pemerintah dan masyarakat. Akan terus memotivasi kita sekalian untuk berkarya sekaligus menjaga dan memelihara hasil-hasil pembangunan yang telah ada. Karena banyak yang telah kita kerjakan, tetapi masih ada pula yang harus kita bangun. Melalui semangat mapalus diiringi komitmen kerja, kerja, kerja yang tulus, saya yakin kita dapat mencapai tujuan yaitu membawa Kota Tomohon semakin maju dan sejahtera,” urai Eman.(efd)

MOTOLING, (manadoterkini.com)-Dalam rangka mengasah kemampuan siswa dan meningkatkan mutu pendidikan, SMA Negeri Satu Motoling menggelar kegiatan Liga pendidikan.

Kepala sekolah SMA N Satu Motoling Dra Carolien D.M. Tanor MAP menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk menggali kemampuan peserta didik di SMA N 1 Motoling.” Liga ini dimaksudkan untuk menggali dan mencari bibit siswa yang berbakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakanya, kegiatan yang diperlombakan ini masing-masing, lomba Sepak Bola siswa antar rayon serta lomba pidato bahasa daerah antar siswa. Dan dari perlombaan ini akan diketahui kemampuan dan prestasi siswa. Selain menggelar liga, SMA N Motoling juga menggelar kegiatan Kebaktian Penyegeran Iman yang diselenggarakan setiap akhir ulangan semester.

Beberapa prestasi yang disabet siswa SMA N 1 Motoling, diantaranya juara lomba Paduan Suara tingkat Kabupaten dan Propinsi. Juara Satu lomba Maengket tingkat Kabupaten Minsel. Siswa SMA N Satu juga dilibatkan dan mengisi acara pada pelaksanaan safari Natal Pemkab Minsel. ” Saat ini paduan suara SMA N 1 Motoling sementara melakukan persiapan Teeknager Choir yang akan dilaksanakan di Bali pada 2015 mendatang.

Prestasi siswa SMA N 1 Motoling tidak lepas dari binaan dari Kepala Sekolah Dra Carolien D.M. Tanor MAP, Ketua Osis Alfa Seroan,Tim Kerja Paduan Suara Rita Mongi SPd dan Micha Tiwa, STh MM, selain itu ada juga Tim Kerja Maengket Dra Yans Paat, Meiti Tumuyu SPd dan Dra Yans Rorimpandey. ” Kepsek, Guru, Pegawai, Peserta didik akan tetap menopang Pemerintah dan Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE untuk mewujudkan Minsel Berdikari Cepat,” ungkap Tanor.(dav)