Dinas PUPR Pastikan Pembangunan Infrastruktur Utamakan Kualitas

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manado Royke Mamahit memastikan, pembangunan infrastruktur jalan termasuk drainase di Kota Manado akan tetap mengutamakan kualitas.

Dia mengungkapkan, Wali Kota Manado Vicky Lumentut telah memberikan petunjuk kepadanya sebagai pelaksana pembangunan infrastruktur di Kota Manado, untuk terus memegang komitmen mengutamakan kualitas setiap pembangunan.

Makanya, lanjut dia, pembangunan jalan yang dilakukan harus disertai pembangunan drainase yang baik. “Pembangunan jalan harus disertai drainase untuk menjamin kualitas jalan,” tandasnya, beberapa waktu lalu. (***)

Mamahit : Seluruh Pekerjaan Proyek Harus Sesuai Target

manadomanadoterkini.com, MANADO — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manado Royke Mamahit menargetkan seluruh pekerjaan proyek yang ada di dinas tersebut bisa selesai sebelum tahun anggaran 2018 berakhir.

Makanya, lanjut dia, pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap setiap proyek yang sedang berlangsung. “Semua harus selesai sesuai target. Makanya kami akan melakukan pengawasan secara internal terhadap proyek yang ada,” terangnya, Selasa (3/12/2018).

Sebagaimana diketahui, selain pekerjaan pembangunan maupun rehabilitasi jalan dan drainase, saat ini juga Dinas PUPR sedang menggenjot pembangunan jalur hijau di Jalan Piere Tendean. (mlz)

Genjot Realisasi Fisik dan Keuangan, Ini Dilakukan Dinas PUPR Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manado terus menggenjot realisasi fisik program dan keuangan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PUPR Manado Royke Mamahit.

Dia mengatakan, hasil evaluasi fisik dan keuangan di Dinas PUPR masih rendah. Karena itu, pihaknya sudah memerintahkan pihak ketiga memacu pekerjaan fisik dan realisasi keuangan.

“Kami telah melakukan pengawasan internal agar semua pekerjaan berjalan lancar,” ujarnya.

Dia mengatakan, jika ada proyek tidak selesai sampai tahun anggaran, pihaknya akan membayarkan kegiatan hanya sesuai progres.

“Jadi kami meminta pihak ketiga memacu pekerjaan sampai akhir tahun,” pungkasnya. (mlz)

Kelanjutan Pengerjaan Jalur Khusus Ambulans Tunggu Balai Jalan

manadomanadoterkini.com, MANADO – Pengerjaan jalur khusus ambulans di sepanjang jalan Wolter Mongisidi Malalayang menuju ke RSUP Prof Kandou, masih akan dilanjutkan. Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Royke Frits Mamahit, ketika ditanya sejumlah wartawan, Rabu (14/11/2018).

Manurutnya, dana pengerjaan tahap dua untuk jalur ambulans sudah dianggarakan di APBD-P, hanya saja belum ada jawaban pasti dari Balai Jalan Nasional XI. “Kami pun masih menahan pelaksanaanya, sebelum ada jawaban dari Balai Jalan Nasional,. Yang pasti kita tetap berkoordinasi untuk kelanjutan jalur ambulance tersebut,”jelas Mamahit usai rapat pembahasan LP2B di Kantor Walikota Manado.

Makanya ketika didesak wartawan batas waktu penyelesaian jalur tersebut, Mamahit mengungkapkan itu tergantung balai jalan.

“Jika dalam satu atau dua hari ini mendapat jawaban pasti Balai Jalan, bisa saja diselesaikan tahun (2018) ini,”katanya.

Dilain pihak, masyarakat sangat antusias dan merasa puas dengan adanya pembangunan jalur evakuasi khusus ambulance tersebut. “Meski baru beberapa ratus meter, namun sudah ada manfaat positifnya,”tukas Mamahit.(mlz)

Kadis PUPR Manado Sebut Sejumlah Bangunan di Grand Kawanua tak Miliki IMB

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado, Royke Mamahit ST MT, membeberkan sejumlah bangunan di perumahan mewah Grand Kawanua tak miliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Hal itu diungkapkan Mamahit dalam rapat bersama yang dimpimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Manado Micler Lakat SH MH, Kamis (8/11/2018) di balai kota.

Roy memberikan opsi apakah pemerintah kota akan membongkar bangunan yang sudah ada atau memberikan hukuman lain. Ini untuk memberikan efek jera bagi pengembang.

“Semisal bencana di Citra Land waktu lalu. Daerah tak boleh bangun, jadi tempat pembangunan. Setelah kejadian, dampaknya ke pemilik rumah. Bukan pengembang,” ujarnya.

Roy mengungkap ini dalam rapat revisi pada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) Kota Manado. (*/tim)

Mamahit Sebut Lahan Pertanian Jadi Penghambat Pembangunan Kota Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO – Banyaknya lahan pertanian  menjadi salah satu penghambat pembangunan di wilayah kota Manado, demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Manado Roy Mamahit saat menghadiri pertemuan bersama tim Revisi RT/RW yang dipimpin oleh Sekertaris Daerah (SEKDA) Micler Lakat SH MH di ruang rapat Bapelitbangda Kantor Walikota Manado Kamis (8/11/2018) sore tadi.

Menurutnya, pengertian kota bukanlah pertanian, sementara lahan pertanian di wilayah Manado menjadi salah satu penghambat untuk melakukan pembangunan karena dibatasi pertanian dan tata ruang lainnya
“Kalau untuk pertanian menurut pemahaman kami adalah lahan kota yang belum dimanfaatkan dan digunakan untuk hasil guna,”tuturnya.

Lanjutnya, saat ini banyak yang keluhkan soal kondisi lahan untuk pembangunan yang menurutnya dicaplok untuk pertanian.

Mamahit juga menyampaikan, Manado sebagai kota jasa memerlukan pembangunan yang terkendala dengan kurangnya lahan kosong. (angky)

Dinas PUPR Manado Pacu Pembangunan Jalur Hijau

mamahitmanadoterkini.com, MANADO – Pembangunan jalur hijau di kawasan boulevard terus dipacu Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kota Manado.

Kepala Dinas Royke Mamahit ST MT memastikan proyek tersebut sudah selesai sebelum tahun anggaran berakhir. “Kami akan melakukan mengawasan internal agar proyek tersebut bisa selesai sesuai target,” ujarnya.

Nantinya, jalur hijau tersebut akan difungsikan bagi pejalan kaki di Kota Manado. Apalagi banyak turis di Kota Manado yang menggunakan fasilitas umum tersebut.(mlz)

Dinas PU Manado Luncurkan “Complain Center”

manadoterkini.com, MANADO – Untuk mewujudkan Manado Kota Cerdas, Pemkot Manado melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) meluncurkan “Complain Center”. Dimana masyarakat kini bisa melaporkan secara langsung kerusakan infrastruk di lingkungan sekitar kepada Pemerintah Kota dan akan langsung ditindaklanjuti.

manado
Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE SH STh.

“Nantinya, “Complain Center” ini akan menindaklanjut segala keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan berlubang maupun selokan maupun sungai. Dengan adanya “Complain Center” dari Dinas PU ini menjawab kerinduan masyarakat melakukan pengaduan terhadap infrastruktru di Kota Manado,” ungkap Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE SH STh, saat membuka Pencanangan dan Sosialisasi PU “Complain Center” menuju Manado Kota Cerdas, Selasa (7/12/2016) siang menjelang sore tadi, di Kecamatan Malalayang.

Untuk itu, inovasi dari Dinas PU ini mendapat apresiasi dari Walikota dan Wawali menuju Manado Kota Cerdas. Diakui Wawali Mor Bastiaan, Pemkot Manado sedang gencar-gencarnya membangun system smart city, sehingga complain disampaikan langsung masyarakat kepada pememimpin daerah.

“Saya dan Walikota sangat menyambut baik akan inovasi seperti ini. Karena kita lagi menerapkan satu system smart city untuk kota kita. Dimana kita secara langsung berinteraksi dengan masyarakat, sehingga tidak ada batas lagi. Begitu masyarakat melakukan complain akan langsung kepada pimpinan daerah atau kepala Dinas,” ungkap mantan pimpinan DPRD Manado itu kepada wartawan.

“Dengan adanya complain center ini akan membuat pelayanan kepada masyarakat lebih cepat dan tepat,” tandas Mor, sembari berharap dukungan masyarakat Kota Manado. “Ini diharapkan bias singkron dengan program smart city yang se ndang gencarnya kami laksanakan,” tutur Bastiaan.

manado, Dinas PU
Kadis PU Manado Royke Mamahit ST MT

Sementera itu, Kadis PU Manado Royke Mamahit ST  MT, mengharapkan masyarakat bisa memanfaatkan Complain center, sehingga semua keluhan dan kendala di lapangan terkait infrastruktur akan segera ditindaklanjuti.

“Dengan adanya ide ini, kami harap masyarakat turut serta berperan menyampaikan keluhan-keluhan dan kendala apa di lingkungan sekitar. Seperti kerusakan infrastruktur jalan, saluran termasuk sungai yang menjadi tempat pembuangan sampah. Jadi masyarakat bisa menyampaikan langsung melalui WhatsApp, Line, Instagram, SMS serta apapun yang terdapat di handpond akan langsung kita tindakalnjuti,” terang Mamahit.

Disinggung terkait dana yang ada, Mamahit menuturkan tidak akan mempengaruhi. Malahan dirinya menyampakan Dinas PU sangat terbantu dengan adanya pengaduan warga tersebut. “Ini sudah menjadi pekerjaan kami. Justru kami sangat terbantu dengan laporan warga. Karena kami tidak bisa menjangkau secara keseluruhan tanpa bantuan masyarakat,”kata Mamahit.

Camat Malalayang, Laurens Umboh, sangat berterima kasih karena telah memilih wilayahnya sebagai tempat pelaksanaan dan sosialisasi Complain center oleh Dinas PU Manado. “Terima kasih karena telah memilih Kecamatan Malalayang sebagai tempat pencanangan Complain Center ini,” singkatnya.(ald)

MANADO, (manadoterkini.com) – Setelah lama dinanti, akhinya rehabilitasi jembatan yang menghubungkan Kelurahan Dendengan Dalam Kecamatan Paal dengan Kelurahan Tikala Baru Kecamatan Tikala, sudah mulai dikerjakan.

Sebagaimana janji Walikota Manado GS Vicky Lumentut, akhirnya Selasa (20/10) kemarin pihak TNI AD dan Tim Satuan Denzipur IV Maumbi, sudah membongkar jembatan bailey atau jembatan darurat tersebut, untuk kemudian dibangun jembatan baru yang permanen.

Jembatan permanen yang baru segera dibangun, untuk kelancaran transportasi dan perekonomian warga Manado,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Manado, Royke Mamahit.

Untuk diketahui jembatan tersebut putus akibat terjangan banjir bandang medio 15 Januari 2014 lalu. Sehingga lewat perjuangan Walikota Manado di Pemerintah Pusat, akhirnya turunlah anggaran lewat DAK untuk perbaikan fasiltas umum tersebut.(ald)

Jabat Pelaksana Tugas Kadis, Mamahit Resmi Nahkodai PU Manado

Manado
Royke Mamahit, MT

MANADO, (manadoterkini.com) – Terhitung sejak Jumat (19/12) Royke Mamahit,MT, resmi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Manado, menggantikan Ir Ferry siwi.

Meski masih sebagai Pelaksana Tugas, namun kepercayaan Walikota GS Vicky Lumentut, kepada Mamahit sebagai nahkoda baru di Dinas PU Manado.

Mamahit sendiri sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan sebagai pelaksana tugas Kadis PU Manado.

Dia pun berjanji akan menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan pimpinan kepadanya. Dirinya akan bekerja semaksimal mungkin, agar apa yang menjadi bagian dari Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Dinas PU Manado, semuanya bisa terlaksana dengan baik.

“Dengan kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Plt Kepala Dinas PU Manado, saya akan bekerja semaksimal mungkin dalam menjalankan tupoksi dari Dinas PU Manado,” ujar Mamahit seraya berharap dukungan dari seluruh rekan-rekan yang ada di Dinas PU Manado, agar bisa membantunya dalam menjalankan tugas. “Sehingga apa yang menjadi tupoksi dari Dinas PU Manado, dalam menjadikan Kota Manado lebih baik. Sesuai apa yang diharapkan masyarakat, serta apa yang menjadi cita-cita dari Pak Walikota GS Vicky Lumentut dalam memajukan Kota Manado dengan pembangunan secara merata bisa terwujudkan,”katanya menutup.(ald)