Minahasamanadoterkini.com, MINAHASA – Kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 108 di Kabupaten Minahasa tepatnya di Desa Tempang III Kecamatan Langowan Utara resmi berakhir.

Bupati Minahasa Dr Ir Royke O Roring (ROR) yang hadir dalam acara penutupan pada Rabu (29/07/20) tadi menandatangani berita acara penyerahan hasil TMMD ke-108 dari Dansatgas. Juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya untuk dibuat jalan.

“Sebagai umat yang beriman mari kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena bisa hadir dalam penutupan TMMD ke 108. Atas nama pemerintah dan rakyat Kabupaten Minahasa memberikan penghargaan kepada TNI yang telah selesai melaksanakan TMMD dan program-program non fisik yang berguna bagi masyarakat Minahasa,” ungkap ROR

Dirinya memastikan Pemerintah Kabupaten Minahasa akan melanjutkan program susulan yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat nantinya. “Pemberian diri serta peran aktif dari masyarakat maupun TNI dalam program TMMD pantas diapresiasi tinggi,” jelasnya.

Bupati Minahasa bersama Forkopimda kemudian memukul tetengkoren pertanda kegiatan TMMD Ke-108 TA 2020 Kodim 1302/Minahasa diwilayah Kabupaten Minahasa ditutup secara resmi.

Sebelumnya dalam laporan Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo menyampaikan bahwa hasil pelaksanaan TMMD antaranya perintisan dan pengerasan jalan, rehabilitasi jembatan penghubung, pembuatan 2 buah plat duicker, perintisan jalan perkebunan, pembuatan poskamling, pembuatan jambanisasi untuk masyarakat kurang mampu sebanyak 6 unit di Desa Tempang III hasil 100 persen. Serta dukungan anggaran komando sebesar Rp. 483.500.000, dan APBD Pemerintah Kabupaten Minahasa Sebesar Rp. 1.500.000.000. (fis)

ROR Terima Kunker Personil DPD RI di Rudis Sasaran

manaditerkini.com, MINAHASA – Bupati Minahas Dr Ir Royke O Roring menerima kunjungan kerja (kunker) personil Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Ir Stefanus BAN Liow di rumah dinas Bupati, Sasaran Tondano Utara pada Senin (27/07/20) tadi.

Dalam kunjungan tersebut Liow menyampaikan rencana kunjungannya ke sejumlah SKPD dibawah naungan Pemkab Minahasa untuk menginventarisasi materi Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Cipta Kerja dan Pengawasan Implementasi sejumlah undang-undang.

“Saya berharap agar Bupati Minahasa dapat memfasilitasi pertemuan dan diskusi dengan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Liow.

Sementara itu, Bupati Roring berharap nantinya pertemuan dan diskusi dengan para kepala SKPD terkait dapat memberikan masukan permasalahan dan usulan program atau kegiatan yang dapat disampaikan kepada pemerintah pusat. “Ini adalah hal positif yang dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat banyak. Untuk itu, pemerintah akan mendukung apa yang disampaikan pa Liow,” ungkap ROR. (fis)

Pemkab Minahasa Konsisten Salurkan Bantuan Bencana

manadoterkini.com, MINAHASA – Ditengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa tetap konsisten menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang tertimpa bencana.

Hal tersebut terlihat saat penyerahan bantuan uang tunai sebesar 10 juta rupiah bagi Keluarga Roring-Besouw di Kelurahan Roong Kecamatan Tondano barat. Diketahui keluarga tersebut tertimpa musibah kebakaran rumah pada pekan lalu.

Bupati Minahasa Dr Ir Royke O Roring yang menyerahkan langsung bantuan tersebut berharap agar bantuan yang diberikan benar-benar digunakan sebagaimana mestinya. “Memang bantuan ini tidak seberapa dibandingkan dengan kerugian akibat kebakaran rumah ini. Tapi hal ini adalah bukti kepedulian pemerintah,” ujar Bupati.

Sebelumnya juga Badan Penanggulangan Bencana Dearah dan Dinas Sosial telah Menyerahkan Bantuan logistik berupa peralatan dapur, perlengkapan tidur dan makanan siap saji kepada keluarga yang terkena musibah kebakaran pada Jumat 24 Juli 2020 lalu.

Saat menyerahkan bantuan, ROR didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr Denny Mangala, Kepala BPBD Nofry Lontaan, Kadis Sosial Drs John Kapoh, Camat Tondano Barat Robert Ratulangi. (fis)

Bupati Minahasa ajak masyarakat sukseskan pemutakhiran data pemilih

manadoterkini.com, MINAHASA – Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring (ROR) mengajak masyarakat untuk mensukseskan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal tersebut diungkapkanya saat melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih oleh petugas PPDP untuk Pilkada serentak tahun 2020.

“Bantulah kelancaran tahapan Coklit sebagai langkah pemutakhiran data pemilih,” kata Bupati yang didampingi istri Dra Fenny Roring Lumanauw usai melakukan Coklit di kediaman pripadi Desa Leilem Kecamatan Sonder, Senin (27/07/2020).

Masyarakat yang sudah terdaftar sebagai pemilih, diharapkan nanti dapat menggunakan hak pilih pada pemilihan kepala daerah 9 September mendatang. “Mari gunakan hak pilih kita, dimana Tuhan berkenan akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020, Pilkada serentak boleh berjalan dengan sukses untuk daerah kita tercinta, NKRI kita tercinta,” harap Bupati ROR. (fis)

Minahasa Siap Dukung Program Pemerintah Pusat

jokowimanadoterkini.com, MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa telah berulang kali menyatakan kesiapan mendukung dan bersinergi dengan pemeritah pusat. Hal tersebut kembali ditegaskan Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring MSi saat mengikuti Musyawarah Pembangunan Nasional (Musrembangnas) secara virtual di layar TVRI, yang dibuka langsung Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo, Kamis (30/04/20) siang tadi.

Musrembangnas 2020 ini membahas penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021, yang disaksikan seluruh Bupati dan Wali Kota serta Kepala Bapedda di Kabupaten Kota se Indonesia. Juga dapat disaksikan secara langsung melalui kanal youtube Bappenas RI.

Selain pembahasan penyusunan RKP tahun 2021, Musrembang ini juga membahas terkait penanganan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa sendiri sangat mendukung program Pemerintah Pusat dalam rangka pembangunan Nasional tahun 2021.

Dalam Musrembangnas tersebut, Presiden Jokowi minta semua Kepala Daerah wajib menyampaikan perkembangan Covid-19 setiap harinya di masing – masing wilayah ke Gugus Tugas Pusat. (fis)

Diperintahkan Olly, Dua Kader PDIP Ini Bakal Bertarung di Pilkada Manado

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Konstalasi politik khususnya di Kota Manado bakal seru, bahkan Ketua DPD PDI-P Sulut Olly Dondokambey terang-terangan memerintahkan dua kadernya untuk bersiap-siap bersaing dalam perebutan top eksekutif di Kota Manado.

Roy Roring dan James Sumendap, bakal menjadi calon kuat partai berlogo kepala banteng ini untuk memperebutkan DB 1 A. Padahal masing-masing baru saja duduk sebagai Bupati baik di Minahasa maupun Minahasa Tenggara pada Pilkada lalu.

Entah apa yang ada dibenak Olly yang juga Gubernur Sulut ini, namun yang pasti Olly berharap, calon Wali Kota Manado harus dari PDI-P.

“Calon baiknya harus dari PDI-P, makanya kita harus merebut sebanyak-banyaknya kursi di DPRD agar kita bisa mengusung semua calon kepala daerah dari partai kita (PDI-P). Kalau koalisi-koalisi itu bikin pusing,” tutur Olly pada waktu Kampanye akbar waktu lalu di Lapangan KONI Sari.

Namun dalam kampanye akbar itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey menyebut juga sejumlah nama untuk maju di Pilwako Manado selain kedua nama di atas. Masing-masing Richard Sualang, Andre Angouw. (Rizath)

Buka Diklat ANJAB dan ABK Tahun 2017, Roring : Kopetensi Jabatan Sesuai Kebutuhan

Roringmanadoterkini.com, SULUT – Adanya tuntutan pelaksanaan tugas yang sejalan dengan perkembangan global dan teknologi maka Kebutuhan Pendidikan dan Latihan (DIKLAT) adalah salah satu faktor pendukung dalam perwujudan dari kesenjanganan kemampuan atau kompetensi pegawai.

Hal itu diungkapkan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Prov. Sulut Ir Roy Roring MSi, mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Edwin H Silangen SE MS, saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Analisis Jabatan (ANJAB) dan Analisis Beban Kerja (ABK) tahun 2017 di Aula Badan Diklat Minahasa Utara, Senin (05/06).

“Untuk menyikapi hal tersebut harus memerlukan upaya peningkatan kompetensi yang memenuhi syarat dan berorientasi pada standar kompetensi jabatan yang sesuai dengan kebutuhan Stakeholdernya,” kata Roring

Lanjutnya, perlu dipahami secara rinci bahwa kegiatan Diklat ini merupakan salah satu upaya dalam rangka mempersiapkan bekal pengetahuan serta ketrampilan bagi Aparatur Sipil Negara agar benar -benar memiliki kapasitas serta kompetensi yang sesuai dengan bidangnya.

“Untuk menghasilkan suatu tolak ukur bagi organisasi dalam melaksanakan kegiatanya, seperti informasi jabatan, uraian tugas , waktu penyelesaian pekerjaan, tingkat efisiensi kerja,standard beban kerja, prestasi kerja, penyusunan formasi pegawai, serta penyempurnaan dan pendayagunaan Aparatur Sipil Negara secara konsisten dan berkesinambungan, yang kesemuanya itu kita sadari selama ini belum berjalan secara optimal,” jelas Roring.

“Diharapkan kegiatan ini dapat mempersiapkan dan meningkatkan kompetensi, memiliki bekal pengetahuan dan ketrampilan, dan benar-benar memiliki kapasitas serta kompetensi sesuai dengan bidangnya, selanjutnya dapat diimplementasikan dalam tugas dan tanggungjawab yang dipercayakan,” tutup Roring.(humas/alfa)

Gelar Apel, Cek langsung Kehadiran, Roring : ASN dan THL kurang Disiplin !

apel kerja
Asisten III Setda Provinsi Sulut Royke Roring memimpin apel kerja

manadoterkini.com, SULUT – Kehadiran Aparat Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) lingkup keasistenan III Setda Provinsi Sulut, Senin (27/2/2017) diinspeksi langsung Asisten Administrasi Umum Ir Roy O Roring MSi.

Dalam apel kerja awal Minggu ini Roring dan Karo Organisasi Farly Kotambunan SE, mengecek langsung absensi kehadiran ASN mendapati beberapa Pejabat, Staf, bahkan THL yang tidak hadir tanpa keterangan.

“Melihat dari kondisi apel pagi, maka disiplin ASN perlu ditingkatkan, demi memenuhi tuntutan kinerja, serta optimalisasi pelayanan terhadap masyarakat,” jelas Roring.

Bahkan dalam arahannya, Roring menegaskan, bukan hanya staf dan THL, melainkan Aparatur Sipil Negara, baik Pejabat Eselon II, III, dan IV.

Di Pemprov Sulut harus meningkatkan disiplin termasuk salah satu variabel penilaian adalah mengikuti Apel kerja.

Menurutnya, menjelang pelaksanaan Pekan Bulan Disiplin, sedianya akan digelar awal bulan Maret depan, yang nanti akan Evaluasi diantaranya ; Tertib Administrasi, Aktivitas rutinitas Kinerja, termasuk kehadiran seluruh ASN Dan THL akan dilakukan. “Jangan hanya menginginkan kesejahteraan, tanpa diimbangi dengan kedisiplinan dalam bekerja,” sindir Roring.

Roring mengatakan ASN dan THL yang tidak disiplin harus ditindak dengan tegas, agar menjadi perhatian untuk tidak bermalas-malasan dalam tanggung jawab bekerja untuk Sulut.

Khusus bagi Aparatur Struktural haruslah mengsyukuri akan amanah dan kepercayaan jabatan yang diberikan Pimpinan. “Karena kondisi dan kompisisi ketersediaan jabatan di jajaran Pemprov hingga saat ini, ada yang mengalami Demosi, bahkan dikarenakan karna aturan dan porsi jabatan yang semakin ramping, sehingga ada yang terpaksa tidak mendapatkan kedudukan dan jabatan,” terang mantan Kepala Bappeda ini dengan mimik serius.

(alfa)

Gugatan Dikabulkan, Rolling Pejabat di Masa ROR Dibatalkan PTUN Manado

 

manadomanadoterkini.com, MANADO – Akhirnya rolling pejabat esalon III dan IV di masa kepemimpinan Penjabat Walikota Manado Royke Roring, dibatalkan. Hal itu diputuskan dalam Sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Manado, Senin (15/8/2016).

Hal yang sama juga telah berlaku sebelumnya bagi pejabat esalon II dikembalikan pada posisi semula.

“Gugatan yang kami ajukan di PTUN, dikabulkan oleh hakim di PTUN, dengan demikian semua pejabat yang dirolling saat masa ROR itu harus dikembalikan, namun untuk mengembalikan jabatan semula itu merupakan kewenangan dari Wali Kota GSVL,” tandas Tommy Sumelung didampingi kuasa hukum Max Bawotong dan Kadis PU Manado Royke Mamahit.(tim)

Terkait Rolling Jabatan, MJKS PTUN-kan ROR

manado
Ketua MJKS Stenly Towoliu didampingi Sekertaris Max Bawotong SH

manadoterkini.com, MANADO – LSM Masyarakat Jaring Koruptor Sulut (MJKS) memperkarakan mantan Penjabat (Pj) Walikota Manado, Ir. Roy Oktavian Roring (ROR), M.Si, ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado, Selasa (24/05/2016).

Menurut Ketua MJKS Stenly Towoliu didampingi Sekertaris Max Bawotong SH , mutasi atau rolling jabatan di Pemkot Manado yang dilakukan era kepemimpinan Penjabat Walikota ROR, lalu tidak sesuai prosedur.

“MJKS mendukung langkah-langkah yang diambil “korban” dalam hal ini yang dikorbankan Aparat Sipil Negara (ASN) rolling pada tanggal 24 Maret 2016 kemarin, sehingga apa yang dilakukan oleh korban merupakan langkah hukum tepat menurut kami. Dan kami akan berada dibelakang mengawal korban untuk mengambil langkah hukum selanjutnya, karena disini kami melihat dalam rolling itu, kami menduga ada beberapa kasus. salah satunya adalah perbuatan tak menyenangkan sehingga kalaupun itu harus dilakukan pidana, ya kami mendukung itu, kami siap berada dibelakang korban,” jelas Towoliu seraya menyebutkan telah mendaftarkan gugatanya terhadap ROR di PTUN dengan nomor 47.

Sementara itu, Max Bawotong SH yang juga Sekertaris MJKS menyatakan, dalam isi surat gugatannya, meminta agar Surat Keputusan (SK) Pj Walikota Manado yang menjabat saat itu batal demi hukum dan para “korban” rolling itu dapat dikembalikan lagi pada posisinya masing-masing. “Kami tetap menggawal bahwa sampai dimana prosedur hukum yang akan dijalankan. Baik secara peribadi maupun secara institusi,” tandas Bawotong.

Diketahui, dalam surat bernomor 820/1472/SJ tertanggal 21 April 2016 tentang larangan mutasi dari Kemendagri yang ditandatangani Mendagri Tjahjo Kumolo tersebut ditujukan pada Gubernur Sulut yang ditembusannya juga kepada Penjabat Walikota.

Isi suratnya menyebutkan, bahwa Mendagri menjawab surat Nomor 800/402/Sekr-BKD tanggal 13 April 2016 Perihal Usulan Mutasi Jabatan Struktural. “Berdasarkan ketentuan Pasal 132A ayat (1) huruf a dan ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, bahwa: Penjabat Kepala Daerah atau Pelaksana Tugas Kepala Daerah dilarang melakukan mutasi pegawai; Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikecualikan setelah mendapat persetujuan tertulis dan Menteri Dalam Negeri.

Kemudian ditegaskan pula bahwa, jika mutasi tersebut tidak sesuai aturan maka bisa dibatalkan. “Apabila pelaksanaan mutasi tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka persetujuan Menteri Dalam Negeri ini dibatalkan dan segala kebijakan terkait persetujuan Menteri Dalam Negeri tersebut tidak sah,” demikian penegasan poin 4 surat Mendagri tersebut.(*/tim)

Berikut rentetan 5 kali ROR melalukan Mutasi dan Rolling jabatan di Pemkot Manado.

1.20 Desember 2015, Jabatan Dinas PU dan Sekretariat DPRD Manado.

2.11 Maret 2016, Mutasi 80 pejabat eselon III dan IV.

3.7 April 2016, 14 pejabat; 12 pejabat eselon II dan 2 pejabat eselon III.

4.29 April 2016, 19 pejabat eselon III dan IV.

5.8 Mei 2016, Sejumlah Direksi dan pegawai PD Pasar Manado.