Bangun Sulut Pintu Gerbang Pasifik, Sarundajang Dukung OD-SK Dua Periode

OD-SK
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw saat menghadiri HUT ke 75 Dubes RI untuk Philipina yang juga mantan Gubernur Sulut dua periode DR SH Sarundajang

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE dan Wagub, Drs Steven Kandouw, menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, Duta Besar Indonesia untuk Philipina, DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS), Kamis (16/1/2020) tadi malam.

Pada kesempatan Olly mengaku bangga dengan kiprah SHS yang terus berkarya dan menjadi teladan bagi mereka sebagai salah satu putra terbaik Sulut.

“Kiranya Pak Sinyo Harry Sarundajang beserta keluarga terus diberkati Tuhan dengan kesehatan serta memberikan teladan bagi masyarakat Sulut atas dedikasi kerja untuk daerah serta Bangsa Indonesia,” ujar Olly Dondokambey sembari menuturkan atas nama Pemprov Sulut, keluarga dan warga Sulut, menyampaikan selamat atas ketambahan usia SHS 75 tahun.

Sementara itu, SHS yang adalah mantan Gubernur Sulut dua periode memuji kepemimpinan OD-SK yang terus berjuang dengan gigih bagi kemajuan daerah melalui berbagai program dan pembangunan di berbagai bidang.

SHS pun merasa yakin dan sangat mendukung agar OD-SK bisa terus melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua, sehingga melanjutkan rencana-rencana pembangunan yang telah dirancang serta dikerjakan bagi kemajuan Sulut.

“Saya mendukung kepemimpinan Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) untuk periode kedua demi melanjutkan berbagai pembangunan Sulut karena OD-SK terbukti mampu menjadikan Sulut sebagai pintu gerbang pasifik, menarik ratusan ribu turis ke Sulut, menetapkan Likupang sebagai KEK Pariwisata, Tol Manado-Bitung, Bendungan Kuwil, Ring Road dan masih banyak lagi yang tentunya sangat berguna bagi rakyat Sulut,” urai SHS di salah satu hotel mewah di Manado. (*/Rizath)

SULUT, (manadoterkini.com) – Memiriskan, Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono yang diberi kewenangan penuh oleh Mendagri Tjahlo Kumolo melalui SK Presiden Jokowi, ternyata sudah 3 hari sejak menginjakan kaki di bumi Nyiur Melambai masih nginap bersama keluarganya di salah satu hotel di Manado.

Keadaan ini tentu saja menuai tanggapan berbagai kalangan. Padahal menurut pengamat politik dan pemerintahan Sulut Taufik Tumbelaka, keadaan ini harus segera diatasi Pemprov Sulut.

Dikatakan Tumbelaka, apapun alasannya, seharusnya jauh-jauh hari sebelum sertijab di Jakarta di gedung Sasana Bahkti Praja Kemendagri di jalan Medan Merdeka Utara No 7 Jakarta Pusat, Senin (21/09) lalu, Pemprov Sulut sudah menyiapkan Rumah Dinas (Rudis) atau rumah jabatan yang layak bagi penjabat gubernur Sulut.

”Apalagi di kompleks Gubernuran banyak sekali rumah dinas milik Pemprov. Ini sudah menyangkut kewibawaan jabatan. Apalagi selain diberi kewenangan penuh sebagai penjabat gubernur Sulut, DR Sumarsono juga adalah Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri yang dari tangannya keluar rekomendasi Daerah Otonomi Baru (DOB),”sesalnya.

Penjabat Gubernur Sulut DR Sumarsono sendiri saat dimintai tanggapannya soal itu, terlihat tersenyum kecut. ”Iya, malah lebih enak di hotel. Jika perlu sesuatu tinggal telpon hehehe. Nda apa-apa kok, lagi pula sesuai informasi rumah dinas gubernur sementara diperbaiki,”jawabnya santai usai acara silahturahmi Idul Adha di Graha Bumi Beringin Manado, Kamis (24/09).

Sementara Asisten Administrasi Setdaprov Sulut Christiano Talumepa SH, membenarkan jika rumah dinas gubernur Sulut yang berada di kompleks gubernuran Bumi Beringin Manado, masih dalam taraf renovasi.

“Memang masih dalam taraf renovasi, sebab ada beberapa bagian ruangan yang perlu diperbaiki. Mungkin satu atau dua minggu ke depan baru bisa ditempati,”katanya.(alfa)

Malam Pisah Sambut di MCC, SHS : Masih Banyak yang Belum Dilakukan

manado
SHS dan Mokodongan saat bersalaman malam pisah sambut

SULUT, (manadoterkini.com) – Padahal sudah banyak membuat perubahan di Sulawesi Utara, namun mantan Gubernur SH Sarundajang menyebutkan masih banyak yang belum dia lakukan selama memimpin daerah Nyiur Melambai. “Pemimpin kedepan harus melanjutkan perjuangan yang sudah dilakukan. Secara pribadi dan keluarga Sarundajang memohon maaf jika selama kepemimpinannya banyak melakukan kesalahan baik sengaja maupun tidak sengaja,”ujar SHS sapaan akrab Sarundajang dalam acara malam pisah sambut, di Manado Convention Center, Boulevard, Manado, Selasa (22/9).

Dalam 10 tahun bagi DR SH Sarundajang dan 5 tahun bersama DR Djouhari Kansil memimpin Sulut, banyak yang berubah kearah lebih baik. “Pendapatan daerah meningkat, indeks pembangunan manusia meningkat, serta Sulut semakin dikenal di kancah Nasional maupun Internasional,”kata Sekprov Sulut SR Mokodongan.

malam pisah sambut
SHS menerima terima cenderamata

Tokoh agama DR Niko Gara mengatakan kehadiran sosok Sinyo Harry Sarundajang, telah membuat satu perbedaan di Sulut. “Dimana kedamaian sangat terjaga, Sinyo juga menjadi birokrat yang berpikir maju kedepan,” tuturnya. Senada diungkapkan Ustad Atamimi, “Apa yang ditinggalkan Sarundajang harus dijaga dan ditingkatkan,” katanya. Bagitu juga mantan panglima laskar Jihad di Maluku, Ustad Jafar Umar Thalib mengatakan SHS adalah sosok pembangkit harapan ditengah kebuntuan.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Soni Sumarsono menyatakan bangga bisa menjadi bagian dari Sulawesi Utara. Untuk itu, Dia berharap selama menjabat di Sulut akan mendapat dukungan penuh para staf terutama masyarakat. “Satu tekad saya menciptakan suasana yang kondusif dalam pelaksanaan Pilkada Serentak nanti,”pungkasnya.

Seperti diketahui acara malam pisah sambut yang diselenggarakan Pemprov Sulut tersebut, dengan berakhirnya masa jabatan Gubernur DR SH Sarundajang dan Wagub DR Djouhari Kansil dan penyambutan Penjabat Gubernur Sulut DR Sumarsono. Dalam kesempatan itu Sarundajang dan Kansil mendapatkan sejumlah cenderamata dari berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimda, seluruh Bupati/Walikota se-Sulut, Anggora DPRD, Pejabat Eselon II Pemprov Sulut dan tamu undangan lainnya.(tim)

SULUT, (manadoterkini.com) – Banyaknya tanggapan masyarakat yang bertanya-tanya terkait kesimpang siuran dari status Sumarsono, ditegaskan mantan Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang bahwa yang bersangkutan bukan sebagai caretaker atau pelaksana tugas (PLT), tapi adalah sebagai “Penjabat Gubernur Sulawesi Utara”. “Jadi sama dengan Gubernur definitive, full otoriti sebagai Gubernur Sulut artinya beliau adalah desision maker,” tegas SHS sapaan familiar Sarundajang.

Makanya, tugas Sumarsono di Sulut, sesuai Kepres No 99/P Tahun 2015 Tentang Pengesahan dan Pemberhentian dengan hormat Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd telah berakhir masa jabatan 2010-2015 dan pengangkatan Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM tertanggal 16 September 2015.

Untuk itu SHS berharap para pejabat dilingkungan Pemprov Sulut, dapat mendukung penjabat Gubernur Sulut, sebagaimana dukungan kepadanya. “Bagaimana dukungan kepada saya selama ini, kiranya itu diberikan pula kepada Pak Sumarsono,”pesan SHS kepada pejabat Pemprov Sulut.(tim)

Hadiri Sertijab, Pejabat Pemprov Sulut Padati Ruang Kemendagri

Sulut
Sekprov Sulut, SR Mokodongan menyalami Pejabat Gubernur Sulut

JAKARTA, (manadoterkini.com) – Pejabat Pemprov Sulut tak ketinggalan mengikuti pelantikan Pejabat Gubernur Sulut sekaligus serah terima yang dilaksanakan di Gedung Sasana Bahkti Praja Kemendagri Jln. Medan Merdeka Utara No 7 Jakarta Pusat, Senin (21/09).

Kepala Biro Humas
Kepala Biro Humas dan Pemerintahan Jimmy Kumendong menyalami Pejabat Gubernur
kabag Humas
Kabag Humas Roy Saroinsong menyalami Pejabat Gubernur

Nampak Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulut, Siswa Rahmad Mokodongan, Kepala Biro Humas dan Pemerintahan, Jimmy Kumendong, Kabag Humas Roy Saroinsong. Untuk diketahui juga pelantikan Pejabat Gubernur dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Walikota/Bupati se-Sulut.

Sambutan SHS (Sertijab)
SHS dan DJK di Kemendari dalam acara serah terima jabatan

Seperti diketahui SHS sapaan akrab Sarundajang berpesan kepada pejabat di lingkup Pemprov Sulut, untuk meningkatkan keberhasilan yang telah dicapai selama ini. “Kalau ada keberhasilan itu semua hasil dari seluruh masyarakat Sulawesi Utara, tetapi apabila ada kegagaln, serahkan semua pada pribadi saya. Saya mohon maaf atas semua karena saya adalah manusia biasa yang punya keterbatasan,” pesan SHS kepada para pejabat Pemprov Sulut sembari menambahkan ada yang datang dan ada yang pergi, setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. “Saya dan Pak Djouhari Kansil mohon pamit terima kasih semuanya,” pungkas SHS.(tim)

Dirjen Otda Kemendagri Pejabat Gubernur Sulut, SHS : Tugasnya Sama Seperti Saya

SHS
Gubernur Sulut, SH Sarundajang

SULUT, (manadoterkini.com) – Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Dr Soni Sumarsono, Senin (21/9) mengantikan Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang yang mengakhir tugas 10 tahun terhitung mulai Minggu (20/9).

” Pejabat Gubernur akan melaksanakan wewenang dan tugas yang sama seperti saya. Gubernur Sulut definitif mungkin pada bulan Januari atau Februari,” kata Sarundajang di Manado, belum lama ini.

Nantinya, pada Selasa (22/9) besok, akan dilaksanakan pisah sambut. “Serah terima jabatan lumrah. Pemimpin itu silih berganti datang dan pergi. Memang setiap orang ada waktunya dan setiap waktu ada orangnya,” kata SHS sapaan akrab Sarundajang.

Sarundajang pun berkeyakinan Gubernur terpilih nanti akan lebih baik dibandingkan dirinya. “Saya 10 tahun diizinkan Tuhan dan rakyat memimpin Provinsi Sulut. Pasti ada banyak hal hal yang kurang maupun kegagalan. Karena itu saya memohon maaf kepada masyarakat karena adalah bagian rakyat sulut,” katanya.

Untuk itu, SHS berpesan agar pejabat Gubernur baru dibantu karena memiliki misi yang sama untuk mensejahterakan rakyat Sulut.

“Sudah barang tentu dilaksanakan secara bertahap dan akan melaksanakan berbagai kebijakan perencanaan program sebagaimana diharapkan rakyat Sulut kepada Gubernur defenitif yang akan datang,” katanya.

Ditambahkannya, Dua tahun kepemimpinan SHS telah bekerja sekuat tenaga. Makanya apa yang dialami dan rasakan adalah hasil manusia biasa yang memang sejak awal berupaya melaksanakan tugas luar biasa.

“Keterbatasan itulah yang membuat saya dan rekan-rekan saya mungkin tidak optimal atau banyak hal yang belum dapat kami laksanakan. Kembalikan kepada saya dan saya mohon maaf karena saudara-saudara sudah saya maafkan,” ujarnya.

Seperti diketahui dirinya bersama Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil akan telah menyudahi tugas penyelenggaraan pemerintahan terhitung 20 September kemarin.(tim)

Prestasi SHS Bangun Sulut, Diusulkan Menjadi Guru Besar Tidak Tetap di FISIP UNSRAT

SULUT, (manadoterkini.com) – Selang sepuluh tahun memimpin Sulawesi Utara, DR Sinyo Harry Sarundajang, berhasil membawa nama harum daerah Sulawesi Utara yang dikenal dengan sebutan Nyiur Melambai hingga dunia internasional. Tak ayal, atas prestasinya Rektor Unsrat Prof DR Ellen J Kumaat, pada rapat senat terbuka dalam rangka Dies Natalis FISIP UNSRAT ke-51 mengusulkan SHS menjadi guru besar tidak tetap.

Dies natalis unsrat

“Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unsrat Manado akan mengusulkan ke Kementerian Riset, Tehnologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI untuk DR Sinyo Harry Sarundayang menjadi guru besar tidak tetap di Unsrat Manado, sekaligus mengusulkan menjadi pengajar tetap di Fisip Unsrat,”ujar Kumaat.

Lanjut Rektor, SHS telah banyak mengukir prestasi baik dibidang keamanan, pendidikan, lingkungan hidup serta berbagai iven internasional. Termasuk gagasan poros maritime harus dimulai dari Indonesia Timur, dan yang terakhir sukses melakukan kerjasama dengan Amerika Serikat dalam pengembangan program informasi data system bumi dan atmosfir dengan laboratorium penelitian system bumi badan oseanografi dan atmosfir nasional di bouder, Colorado AS pada bulan September 2015 ini.

Dies Natalis Unsrat

“Prestasi ini kiranya akan memotivasi para pemimpin-pemimpin baru di Sulut kedepan. Oleh karena itu cukup beralasan jika Fisip Unsrat hendak mengusulkan agar SHS mendapat penghargaan guru besar kehormatan. Secara politik saya sebagai ketua senat memberikan dukungan sebesar-besarnya terhadap usulan tersebut,” tandas Kumaat.(alf/ald)

SHS Tantang FISIP UNSRAT Cetak SDM Handal

SH Sarundajang
Gubernur SH Sarundajang

SULUT, (manadoterkini.com) – Perguruan tinggi dewasa ini begitu kompetitif dan sangat ketat. Untuk itu Gubernur SH Sarundajang kembali berpesan, khusus Fisip Unsrat, ditantang untuk mencetak SDM yang unggul, karena sekarang kita berada pada bonus demografi.

“Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) diraih hanya lewat bahan ajar, kompetensi pengajar serta system yang ada di lembaga perguruan tinggi, “ujar SHS yang juga mantan Ketua Umum AIPI Pusat pada Dies Natalis FISIP UNSRAT ke-51, baru-baru ini di Graha Bumi Beringin, Manado.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur SHS saat memyampaikan sambutannya tak lupa mengungkapkan memori indah sewaktu menjadi mahasiswa pertama 50 tahun lalu di Sospol Unsrat (sekarang Fisip Unsrat-red). “Tiga tahun kemudian Sospol ini melahirkan sarjana muda dengan gelar Bachelor of Art (BA). Karena itu tekad kami bagaimana menjadikan Unsrat sebagai lembaga pendidikan yang unggul, superior dalam kualitas,”ungkap SHS sapaan akrab Sarundajang.

Untuk diketahui rapat senat terbuka dalam rangka dies natalis Fisip Unsrat ke-51 dipimpin langsung Prof DR Ellen J Kumaat selaku Rektor Unsrat, turut dihadiri Sesmenpora DR Alfitra Salam APU, yang kini sebagai Ketua Umum AIPI Pusat.(alf/ald)

SULUT, (manadoterkini.com) – Gubernur Sulut SH Sarundajang yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Meky Onibala, pada pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Program Indonesia Emas Menuju Multi Event 2016-2018 yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta Manado tadi malam Selasa (15/09).

Onibala menegaskan, olahraga tidak boleh dikesampingkan dan harus menjadi indikator proses pembangunan. “Karena itu harus dapat di atur pembinaannya baik mulai atlet sampai pendanaannya agar tercipta kemajuan olah raga di indonesia,”kata Onibala.

Sementara, Ketua Panitia Dr Tony Husodo menyampaikan, tujuan rapat ini yaitu untuk menyamakan persepsi, visi dan misi agar tidak terjadi perbedaan dan memberikan gambaran besar persiapan program cabang olahraga menghadapi multi event tahun 2016-2018.

Tamba Husodo, kegitan ini juga untuk evaluasi pencapaian cabang olahraga pada multi event 2015 sebagai bahan untuk perbaikan dimasa akan datang serta membangun motivasi yang kuat untuk meningkatkan performa Manager, Pelatih dan Atlet. “Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 hari mulai 15 – 18 sebtember 2015 dan peserta sendiri diikuti 400 orang yang terdiri dari pelatih, manager, tim seleksi, dewan pelaksana dan narasumber,”terang Husodo.(alfa)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang (SHS), meminta kepada Walikota Bitung Hanny Sondakh agar konsentrasi terhadap pemulihan kesehatan dengan melakukan pengobatan serta terus berdoa, memohon kesembuhan dari Tuhan.

”Pak Walikota, jangan dulu terlalu terbeban dengan kerja, fokus saja pada pemulihan kesehatan dan selalu memohon doa Kesembuhan kepada Tuhan, saya pribadi selalu mendoakan agar Pak Wali pasti sembuh,” ujar SHS Saat menjenguk Walikota Bitung Hanny Sondakh dikediamannya, Kelurahan Madidir Ure Kecamatan Madidir.

Sementara itu, Sondakh didampingi Isteri Ny Josephien Sondakh- Taroreh memohon maaf kepada SHS atas segala tugas-tugas dan pelayanan terhadap masyarakat yang terhambat akibat kesahatan terganggu. Sondakh juga tak lupa menyampaikan terimakasih kepada Gubernur dan rombongan yang telah menjenguknya.

Dalam kesempatan tersebut SHS didampingi Isteri, Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil beserta Isteri, Forkopimda Provinsi Sulut, Wakil Walikota Bitung M.J Lomban, serta sekeretris Kota Bitung Drs. Edison Humiang MSI.(re/chris)