Sumarsono : APEKSI Jadi Ajang Silaturahmi Antar Walikota se-Indonesia

Dirjen OTDA
Sambutan Dirjen OTDA Soni Sumarsono sekaligus membuka Rakernas APEKSI XIII di Kota Tarakan, Kalimantan Utara

manadoterkini.com, TARAKAN – Rakernas APEKSI tidak sekedar membahas berbagai isu yang berkembang dalam pemerintahan, namun menjadi ajang silaturahmi antar Walikota se-Indonesia. Demikian kutipan sambutan Dirjen Otonomi Daerah (Dirjen OTDA) Soni Dr Sumarsono MDM, ketika membuka pelaksanaan Rakernas APEKSI XIII di Kayan Multifunction Hall Tarakan Plaza, Kota Tarakan, Rabu (25/07) pagi tadi.

“Rakernas ini saya kira sebagai tempat kita bertemu dan menjalin silaturahmi sesama Walikota se-Indonesia. Kalau di Sulawesi Utara ada yang namanya kita semua bersaudara atau torang samua basudara atau torang samua ciptaan Tuhan. Berarti menjaga hubungan yang baik antara sesama kita juga dengan Tuhan Yang Maha Esa. Disini, kita saling berbagi pengalaman bagaimana mengelola pemerintahan,” ujar Sumarsono, seraya menyapa Walikota Vicky Lumentut, mantan Ketua APEKSI yang sekarang menjadi Ketua Dewan Pengawas APEKSI.

manado
Dirjen Otda Soni Somarsono foto bersama Walikota se – Indonesia

Sebanyak 96 Walikota dari 98 anggota APEKSI hadir di Tarakan. Kehadiran mereka untuk menelorkan berbagai rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Perlu adanya koordinasi dan sinergitas yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kota,” ujar Ketua APEKSI Airin Rachmi Diany.(*/mlz)

Dirjen Otda Soni Sumarsono Buka Rakernas XIII APEKSI di Tarakan

Dirjen OTDAmanadoterkini.com, TARAKAN – Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) DR Soni Sumarsono MDM mewakili Menteri Dalam Negeri, membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XIII tahun 2018 dan Indonesia City Expo (ICE) 2018 ke-16 di Kayan Multifunction Hall Tarakan Plaza, Kota Tarakan, Rabu (25/07) pagi tadi.

Penyelenggaraan Rakernas dan ICE 2018 yang merupakan hasil Rakernas XII APEKSI 2017 di Kota Malang. Dimana tema yang diangkat dalam Rakernas XIII APEKSI di Tarakan ini “Sentral penguatan kerja sama antar daerah dalam mengoptimalkan potensi daerah”.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany selaku Ketua Dewan Pengurus APEKSI bersama Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA selaku Ketua Dewan Pengawas APEKSI, serta Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia yang juga Gubernur Jawa Timur DR H Sukarwo, Walikota Tarakan Ir Sofian Raga MSi, turut mendampingi Dirjen Otda Soni Sumarsono memukul gong tanda dimulainya Rakernas APEKSI XIII yang berlangsung 24-26 Juli 2018.(*/tim)

MANADO FIESTA 2017, “MANADO UNTUK INDONESIA”

SPEKTAKULER, MANADO FIESTA MENDUNIA

gsvl, manado fiesta
Pemukulan tetengkoren oleh Mendagri yang diwakili Dirjen Otda Soni Sumarsono, Gubernur Olly Dondokambey,Wagub Steven Kandouw, Walikota Manado GS Vicky Lumentut pertanda dibukanya Manado Fiesta 2017

GAGASAN BRILIAN Walikota Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wawali Mor Dominus Bastiaan SE, menjawab program Presiden Joko Widodo dan tantangan Gubernur Olly Dondokambey, dengan melaksanakan kegiatan bertajuk Manado Fiesta 2017 sangat luar biasa dan spektakuler.

Terbukti, pembukaan Manado Fiesta 2017, Sebtu (2/9/2017) mendapat apresiasi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang diwakili Dirjen Otonomi Daerah Soni Sumarsono dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.manado

Pantauan manadoterkini.com, sepanjang jalan boulevard I dan II mulai dari jalan Piere Tendean hingga Karang Ria nyaris dipenuhi manusia. Baik itu sebagai peserta carnaval fish and coral maupun warga masyarakat yang menonton.

Menariknya, dalam pembukaan Manado Fiesta 2017 yang baru pertama kali digelar ini sangat spektakuler karena bisa menarik ribuan manusia. Padahal saat pegelaran carnaval berlangsung sempat hujan, namun tidak mengurangi semangat peserta pawai dan warga yang menonton.manado

“Ini acara spektakuler… luar biasa padahal ini baru pertama kali dilaksanakan. Salut. Karena ini pertama menjadi evaluasi kedepan untuk semakin lebih baik,” ujar warga Kawanua yang datang langsung dari Surabaya dan Jakarta yang datang memenuhi undangan Walikota GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan.(*)

SUMARSONO : MANADO SUDAH BANYAK BERUBAH, PEMBANGUNANNYALUAR BIASA

KOTA MANADO sudah banyak mengalami perubahan, pembangunannya luar biasa. Demikian ungkapan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) DR Soni Sumarsono MDM, mengawali sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo, pada pembukaan Manado Fiesta 2017, Boulevard II, Kelurahan Sindulang, Sabtu (2/9/2017).

manado
Dirjen Otda Soni Sumarsono menyampaikan sambutan pada pembukaan Manado Fiesta 2017

“Ya, saya melihat sejak kedatangan saya sehari sebelum pelaksanaan iven Manado Fiesta, Kota Manado dibawa kepemimpinan Walikota Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Bastian, sudah banyak berubah dan luar biasa pembangunannya. Dengan kegiatan Manado fiesta ini bisa mengenalkan Kota Manado ke seluruh dunia,” puji Sumarsono yang adalah mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara.

Mantan Penjabat Gubernur DKI Jakarta ini, pemerintah pusat sangat mengapresiasi iven Pariwisata Manado Fiesta 2017 yang dilaksanakan Pemkot Manado 1-10 September yang merupakan bagian dari Wonderfull Indonesia.

sumarsono
Dirjen Otda DR Soni Sumarsono MDM, menyampaikan sambutan Mendagri Tjahjo Kumolo

“Pemerintah pusat memberi apresiasi yang sangat tinggi kepada pemerintah Kota Manado. Ini adalah kegiatan pariwisata yang sangat spektakuler yang mampu mendatangkan banyak wisatawan ke Manado. Mari jo ka Manado,” ujar Sumarsono.

Lanjutnya, Mendagri berharap kegiatan Manado Fiesta yang pertama dilaksanakan ini dapat menjadi agenda tahunan di Kota Manado. “Kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan pariwisata Kota Manado,” ujar Sumarsono.

Kapolda Sulut
Kapolda Sulut Bambang

Pencetus  tagline “Marijo Ka Manado” ini mengajak seluruh komponen masyarakat Sulut lebih khusus warga Manado ikut dan terus menyuarakan tagline “Marijo Ka Manado” bukan hanya di wilayah Indonesia namun bisa menggema seantero dunia. “Mari torang jadikan Provinsi Nyiur Melambai Sulut ini disebut The Land of Smiling People, dimana orang kesini harus happy, selama disini dan ingin kembali lagi dengan happy,” bebernya.(*)

OLLY APRESIASI GSVL-MOR CERDAS MELIRIK POTENSI DAN PELUANG

LANGKAH CERDAS Walikota GS Vicky Lumentut dan jajaran Pemkot Manado menggelar iven pariwisata Manado Fiesta diapresiasi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE.manado

“Ini adalah langkah yang Cerdas dan inovatif yang dilakukan Walikota Manado dan jajarannya bersinergi membangun pariwisata di Sulawesi Utara,” ujar Gubernur OD pada pembukaan Manado Fiesta 2017 di Boulevard II, Sabtu (2/9/2017).

Manado Fiesta yang baru pertama kali digelar di Kota Manado ini merupakan iven pariwisata berskala internasional. “Terselenggaranya iven ini menandakan pemerintah kota Manado dan masyarakat memiliki visi strategis menunjang program pariwisata OD-SK,” tandasnya.

manado
Dirtjen Oda Soni Sumarsoono bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw serta Walikota GS Vicky Lumentut memukul tetengkoren pertanda dibukanya Manado Fiesta 2017

Gubernur mengapresiasi Pemkot Manado dan masyarakat yang mempu melirik potensi dan kebutuhan. “Manfaatkan peluang daerah Kota Manado,”katanya.

Melihat dari sisi kegiatan, Gubernur mengatakan akan semakin menunjang potensi kerukunan di Indonesia terlebih khusus mendongkrat kerukunan Sulut yang saat ini berada di peringkat 4 kerukunan di Indonesia.

Gubernur Sulut
Gubernur Olly Dondokambey ikut mengabadikan pertunjukan dalam pembukaan Manado Fiesta 2017

“Saya berharap Sulut khususnya Manado dengan berbagai keragaman suku, golongan terus meningkatkan kerukunan, tolong menolong dan bahu – membahu hidup rukun dan damai karena torang samua ciptaan Tuhan,”pungkas Gubernur.(*)

MANADO FIESTA JAWAB TANTANGAN PRESIDEN JOKOWI DAN GUBERNUR OD

SINERGRITAS yang dibangun Walikota GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Dominus Bastiaan dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw memberikan dampak yang luar biasa terhadap pembangunan di ibukota Nyiur Melambai.Walikota GSVL

Tak heran, dalam laporan pembukaan Manado Fiestas, Sabtu (2/9/2017) Walikota GSVL menyampaiakan bahwa iven Pariwisata bertajuk Manado Fiesta 2017 menjawab tantangan Gubernur OD dan menindaklanjuti kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Manado Fiesta kami laksanakan untuk mendukung serta menjawab tantangan Gubernur OD dalam mengembangkan pariwisata nasional. Seperti keinginan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan,” ujar Walikota GSVL sembari memohon arahan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Menteri Dalam Negeri yang diwakili Dirjen Otda Soni Sumarsono.

manado
Aksi penerjun payung pada pembukaan Manado Fiesta 2017 yang dikoordiner langsung Paskhas Angkatan Udara

Lanjut, Walikota GSVL bahwa Manado Fiesta mencakup 7 festival sekaligus dilaksanakan sejak 1-10 September yakni FisCo, Fashion, Food, Fun Music, Flying, Fair and Faith.

“Intinya Manado Fiesta ini adalah Manado berpesta. Makanya akhir dari kegiatan adalah Thanksgiving atau pengucapan syukur. Dimana semua warga Manado membuka pintu rumahnya,” tutur Walikota GSVL.

manado
Penampilan budaya kolosal dari berbagai suku yang ada di Kota Manado

Seperti diketahui target kunjungan Nasional dari Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan sedangkan Gubernur Olly menargetkan 1 Juta wisatawan ke Sulut.(*)

GSVL : NKRI HARGA MATI, PANCASILA DAN UUD 1945 TIDAK BISA DITAWAR LAGI

manado
Aksi tarian Kabasaran dari Kodam 1309 Manado dipimpin langsung Dandim Letkol Arm Johanes Toar Pioh

PADA DERETAN PARADE CARNAVAL FISH AND CORAL, ada yang namanya rumah kita bersama yang terdiri dari bermacam agama, suku, etnis dan budaya. Dimana dalam rumah kita bersama tersebut mengambarkan keberagaman kehidupan warga yang ada di Kota Manado.

manado
Pakaian adat dengan membawah bendera merah putih

“Dalam Manado Fiesta ini, kami ingin menegaskan Pancasila sudah final, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) harga mati serta Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika tidak bisa ditawar lagi. Selain itu kami ingin menyatakan bahwa Manado adalah kota yang rukun dan damai meski terdapat banyak perbedaan,” ujar Walikota Manado GS Vicky Lumentut.Minahasa

Tampak hadir Kapolda Sulut, Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw, Sekprov Sulut Edwin Silangen SE MSi, unsur Forkopimda Sulut dan Manado, para anggota DPRD Manado serta para pejabat di jajaran Pemkot Manado. Terlihat juga undangan dari luar negeri seperti dari Perancis, Eropa, Amerika dan Betlehem Palestina, serta warga Kawanua dari luar daerah sengaja dating untuk meramaikan dan menyaksikan Manado Fiesta 2017.(*)

Buka Manado Fiesta 2017, Sumarsono : Sudah Banyak Berubah, Pembangunan Luar Biasa

manadoterkini.com, SULUT – Kota Manado sudah banyak mengalami perubahan, pembangunannya luar biasa. Demikian ungkapan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) DR Soni Sumarsono MDM, mengawali sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo, pada pembukaan Manado Fiesta 2017, Boulevard II, Kelurahan Sindulang, Sabtu (2/9/2017).

sumarsono
Dirjen Otda DR Soni Sumarsono MDM, menyampaikan sambutan Mendagri Tjahjo Kumolo

“Ya, saya melihat sejak kedatangan saya sehari sebelum pelaksanaan iven Manado Fiesta, Kota Manado dibawa kepemimpinan Walikota Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Bastian, sudah banyak berubah dan luar biasa pembangunannya. Dengan kegiatan Manado fiesta ini bisa mengenalkan Kota Manado ke seluruh dunia,” puji Sumarsono yang adalah mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara.

Mantan Penjabat Gubernur DKI Jakarta ini, pemerintah pusat sangat mengapresiasi iven Pariwisata Manado Fiesta 2017 yang dilaksanakan Pemkot Manado 1-10 September yang merupakan bagian dari Wonderfull Indonesia.

“Pemerintah pusat memberi apresiasi yang sangat tinggi kepada pemerintah Kota Manado. Ini adalah kegiatan pariwisata yang sangat spektakuler yang mampu mendatangkan banyak wisatawan ke Manado. Mari jo ka Manado,” ujar Sumarsono.

manado
Dirjen Otda Soni Sumarsono menyampaikan sambutan pembukaan Manado Fiesta 2017

Lanjutnya, Mendagri berharap kegiatan Manado Fiesta yang pertama dilaksanakan ini dapat menjadi agenda tahunan di Kota Manado. “Kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan pariwisata Kota Manado,” ujar Sumarsono.

Pencetus  tagline “Marijo Ka Manado” ini mengajak seluruh komponen masyarakat Sulut lebih khusus warga Manado ikut dan terus menyuarakan tagline “Marijo Ka Manado” bukan hanya di wilayah Indonesia namun bisa menggema seantero dunia. “Mari torang jadikan Provinsi Nyiur Melambai Sulut ini disebut The Land of Smiling People, dimana orang kesini harus happy, selama disini dan ingin kembali lagi dengan happy,” bebernya.

Tampak hadir Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Bambang Waskito, Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw, Sekprov Sulut Edwin Silangen SE MSi, unsur Forkopimda Sulut dan Manado, Wakil Walikota Tomon Sherly Adelin Sompotan, Bupati Bolmong Yasti Sopredjo Mokoagow, Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri para anggota DPRD Manado serta para pejabat di jajaran Pemkot Manado. Terlihat juga undangan dari luar negeri seperti dari Perancis, Eropa, Amerika dan Betlehem Palestina, serta warga Kawanua dari luar daerah sengaja dating untuk meramaikan dan menyaksikan Manado Fiesta 2017.(mlz)

Dirjen OTDA Kemendagri Kunjungi Stand Minsel di Pameran APKASI

manadoterkini.com, JAKARTA -Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI yang juga mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR Sonny Sumarsono mengunjungi stand Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) di Pameran APKASI tahun 2017 yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta.Stand Minsel,

“Saat berada di stand Minsel yang didesain dengan gambar berwarna Kuning merah dan menampilkan potensi pariwisata, keunggulan daerah, kerajinan dan hasil daerah itu, petugas stand dan pengunjung berebut ingin bersalaman dengan Mantan Penjabat Gubernur Sulut ini,” ungkap Kabag Humas Pemkab Minsel Henri Palit SH pada Kamis (20/7) ini.Minsel

Pameran ini dilaksanakan untuk mempromosikan seluruh potensi yang dimiliki daerah. Apkasi ini dapat mendorong investasi mengalir masuk ke daerah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.stand minsel

Dan dalam kunjungan Dirjen OTDA Kemendagri ini di terima langsung oleh Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan MSi dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah (PD) yang ada dilingkup Pemkab Minsel.(dav)

Jems Tuuk: Gubernur DKI Itu Raja Bolmong

Julius James Tuuk
Julius James Tuuk

manadoterkini.com, SULUT – Gelar adat oleh masyarakat Bolmong sebagai Raja Agung Tertinggi atau Punud Molantud kepada Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri, Dr Soni Sumarsono MDM, saat menjadi Penjabat Gubernur Sulut, ternyata tidak salah.

Terbukti, Rabu (26/10/2016) kemarin, Sumarsono dipercayakan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, untuk memimpin DKI Jakarta, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur mengantikan Basuki Tjahya Purna (Ahok) yang cuti mengikuti tahapan Pilkada Jakarta.

Julius Jems Tuuk salah satu putra terbaik Bolmong yang kini duduk sebagai anggota Komisi I DPRD Sulut berpendapat bahwa pemberian adat oleh masyarakat Bolmong sebagai Raja tertinggi sudah tidak salah.

“Karena ini merupakan bagian dari falsafah masyarakat dan ini terbukti dengan ditunjuknya Sumarsono menjadi Plt Gubernur DKI,” ungkap Tuuk kepada sejumlah wartawan.

Lanjut Tuuk, pemberian gelar adat Punud Molantud dari masyarakat memiliki makna mendalam untuk menjaga dan memelihara para pemimpin dalam menjalakan tugas dan wewenang yang telah diberikan/dipercayakan.

“Jabatan Sumarsono sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta juga menjadi kebanggan bagi kami masyarakat Sulut pada umumnya dan masyarakat Bolmong pada khususnya,” imbu Tuuk.(jef)

Mantan Penjabat Gubernur Sulut Nahkodai DKI Jakarta

sumarsonomanadoterkini.com, JAKARTA – Mantan Penjabat Gubernur Sulut, yang kini menjabat Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, akhirnya dipercayakan memimpin DKI Jakarta, mulai 28 oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Sumarsono akan menjalankan roda pemerintahan Pemprov DKI Jakarta dan program-program Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengambil cuti untuk mengikuti tahapan Pilkada Jakarta.

Pelantikan Sumarsono sebagai Plt Gubernur DKI, digelar di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (26/10/2016) dilakukan langsung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

“Keputusan Menteri Dalam Negeri menetapkan menunjuk saudara Dr Soni Sumarsono, Dirjen Otda Kemendagri sebagai Pelaksana Tugas DKI Jakarta dari tanggal 28 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2017 dan diberikan fasilitas dan hak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”.

Nantinya, tugas dan wewenang, Sumarsono selain menjalankan roda pemerintahan sehari-hari, sekaligus mengawal dan menyukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak 2017, menangani proses penyusunan APBD Tahun Anggaran 2017, menata organisasi perangkat daerah, pengisian personel sesuai Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK).

Usai dibacakan keputusan tersebut, Ahok bersama wakilnya Djarot Saiful Hidayat menandatangani berita acara serah terima jabatan serta penyerahan nota pengantar tugas. Proses ini disaksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri.(tim)

Mantan Penjabat Gubernur Sulut Buka Munas APEKSI

 

sumarsonomanadoterkini.com, JAMBI – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-5 di Kota Jambi, Rabu (27/7/2016) dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, yang diwakili Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Dr Soni Sumarsono MDM.

Dalam kesempatan ini mantan Penjabat Gubernur Sulut mengajak para Walikota untuk bersama-sama membangun koordinasi. “Tugas utama kita membangun masyarakat sejahtera. Jadi, warna menjadi momentum membangun kota,”kata Sumarsono.
Sumarsono juga mengingatkan kepada kepala daerah untuk mempercepat organisasi perangkat daerah.(mlz)

Sumarsono Ingatkan GSVL-MOR Soal Sampah dan Kemacetan

manado
Dirjen Otda Kemendagri yang adalah mantan Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono mengabadikan setiap moment saat kunjungan ke Manado baru-baru ini.(ist)

manadoterkini.com, MANADO – Baru-baru ini mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara yang adalah Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI, Dr Soni Sumarsono, mengunjungi Kota Manado.

Gubernur yang mencetuskan Mari Jo Ka Manado itu, mengingatkan dua hal peting kepada Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Dominus Bastiaan (GSVL-MOR).

“Untuk memajukan Kota Manado sebagai daerah destinasi wisata. Dua hal penting yang harus diselesaikan Pak Vicky dan Pak Mor. Pertama persoalan sampah dan kedua persoalan kemacetan lalu lintas kota,” ungkap Sumarsono.

Karena masalah kebersihan kunci agar kota tidak kelihatan kumu. “Penyelesai masalah kebersihan kota itu yang pertama agar tidak kelihatan kumu. Kebersihan diberbagai tempat-tempat wisata, menuju tempat wisata, terutama jalan menuju Bunaken serta sungai-sungai, bersih saja sudah bagus,” ujar Sumarsono.

Persoalan yang keduan yakni kemacetan memang butuh koordinasi keatas yakni Gubernur, mengingat Manado merupakan ibukota Provinsi Sulut.

“Kemacetan Manado itu tidak bisa dotolerir, dulu kita bikin searah tapi itu saja tidak cukup, karena musti ada solusi lain supaya tidak macet,” tegasnya.

Ditempat terpisa, pemerhati Kota Manado, Jekson Sulangi SH, kepada manadoterkini.com, sependapat dengan yang diungkapkan mantan Penjabat Gubernur tersebut. Namun Sulangi pun menambahkan koordinasi yang singkron antara Pemkot Manado dan Pemprov Sulut akan mengatasi kedua persoalan tersebut.

“Persoalan sampah di sungai jangan hanya jadi tugas Kota Manado. Pasalnya, sampah kiriman di beberapa sungai bermuara ke Kota Manado. Jadi persoalan ini lebih pada lintas sektor. Begitu juga dengan sampah yang berada di jalan ringroad, berada perlintasan tiga daerah. Untuk itu perlu kebersamaan dan singkronisasi dengan koordinasi langsung Pemprov Sulut,” jelasnya.(tim/ald)

Dirjen Otda Gelar Silaturahmi Dengan Pemprov Sulut

Sulut
Soni Sumarsono saat melakukan silaturahmi dengan Pemprov Sulut dan JIPS

manadoterkini.com, SULUT – Dirjen Otonomi Derah (Otda) Kemendagri DR Soni Sumarsono, melakukan Silahturahmi sekaligus Halal Bi Halal dengan jajaran Pemprov Sulut di Wisata Bahari Manado, Sabtu (16/07) lalu.

Kedatangan mantan Penjabat Gubernur Sulut di daerah ini, lebih bersifat pribadi karena akan menjadi saksi pelaksanaan pencatatan sipil dan resepsi pekawinan anak dari Bapak Ferry Rende (mantan staf khusus) bidang komunikasi publik di saat Sumarsono menjabat Pj. Gubernur Sulut.

Sumarsono disambut serta dijamu langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung MSi, Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi, dan Karo SDA DR Frangky Manumpil, wartawan JIPS serta Plh Bupati Bolmong Drs Ashari Sugeha beserta jajarannya, serta mantan Wakil Bupati Bolmong Yanny Tuuk yang kebetulan bersamaan jam untuk makan siang bersama di rumah makan wisata bahari ini.

Sumarsono mengatakan, yang utama dalam pertemuan ini adalah silahturami dan halal bi halal karena saat ini masih dalam suasana bulan syawal (idul fitri-red) dengan jajaran pemprov sulut. Selain itu, bersamaan berkahirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bolmong, serta jajarannya yang hadir di rumah makan wisata bahari saat ini.

“Akhirnya saya bisa ke Manado, walaupun semua daerah semasa saya menjabat Pj. Gubernur Sulut lalu, tinggal Kabupaten Bolmong yang belum kesampaian di kunjunginya. Tapi syukur Alhamdulillah kita masih bisa dipertemukan dalam suasana silahturahmi ini, baik dengan jajaran Pemprov Sulut maupun Pemkab Bolmong. Tapi juga dengan para rekan-rekan wartawan liputan Pemprov yang tergabung dalam wadah JIPS Sulut,” ungkap pencetus Mari Jo Ka Manado tersebut.

Dirinya tetap merasakan rasa silaturahmi karena walaupun dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Pj Gubernur namun tetap akan dipertemukan dengan dirinya yang masih menjabat sebagai Ditjen OTDA, di Jakarta.

“Yang jelas Sulut ini tidak lepas dari tupoksi saya juga Dirjen OTDA. Kelak nanti juga untuk BMR akan menjadi daerah otonomi sendiri walaupun terpisah secara administrasi nantinya, dan itu saya akan tetap kawal,” katanya.(alfa)