dana bosmanadoterkini.com, AMURANG-Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menerima penerangan dan penyuluhan hukum di Aula Waleta Kantor Bupati Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur, Senin (3/12/2018). Materi yang disampaikan yakni terkait pencegahan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam pengelolaan dana BOS.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) I Wayan Eka Miartha SH, MH. bersama Pemeriksa pada Kejari Minsel dalam acara tersebut memberikan materi terkait pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Menjadi sorotan khusus dalam acara tersebut yakni terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikelola oleh para Kepaek SD dan SMP.

“Kejaksaan tidak akan mentolerir penyalahgunaan dana BOS dan akan ditindak tegas,” kata Miartha di hadapan ratusan Kepsek SD dan SMP pada sosialisasi tersebut.

Kajari juga mengimbau kepada pengelola dana BOS agar kiranya ikuti ketentuan-ketentuan, juklak, juknis dana BOS. “Diharapkan dapat menjalankan, mengerjakan dengan teliti, memelihara waktu-waktunya, menyempurnakan, dan melaksanakannya sesempurna mungkin serta dihimbau untuk mengetahui arti setiap bacaan setidaknya tahu makna setiap bacaan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dikpora Minsel DR Fiebert Raco SPd MSi mengatakan, dengan adanya sosialisasi dan penyuluhan hukum kejaksaan yang telah gamblang memaparkan kriteria-kriteria perbuatan Korupsi serta cara mencegah perbuatan korupsi ini.

“Diharapkan pengelola dana BOS tidak bermain-main menggunakan dana BOS dan harus digunakan sesuai ketentuan sehingga terhindar dari perbuatan korupsi,” pungkasnya.

Tampak para peserta penerangan hukum terlihat antusias menyimak materi yang disampaikan dan melontarkan pertanyaan seputar tindak pidana korupsi pada sesi tanya jawab, dan terlihat puas dan menjadi paham dengan jawaban-jawaban nara sumber dari kejari Minsel.(dav)

Kejagung Sosialisasi Penerangan Hukum di Pemkot Manado

Sosialisasi Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI

Sosialisasi Hukum

PROGRAM Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (BINMATKUM) Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung RepubIik Indonesia (Kejagung-RI), Selasa (11/4) melakukan sosialisasi penerangan hukum di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengamanan Sumber Daya Organisasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelejen Kejagung-RI Murizal Nurdin SH, sebagai narasumber mengajak anak muda Manado untuk berperan dalam penegakan hukum.Sosialisasi Hukum

“Dalam acara ini, saya bangga karena putra-putri Kota Manado sudah mengerti dan memahami hukum. Karena itu, kenalilah hukum dan jauhilah hukuman. Inilah esensi saya datang memberikan sosialisasi tentang hukum, kepada anak-anakku siswa-siswa di Kota Manado,” ujar Murizal, dengan gayanya yang khas, dengan ikut memberikan coklat bagi siswa yang mampu dan berani menjawab pertanyaan.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada Walikota GSVL, yang ikut membuka kegiatan tersebut. Padahal, tambah Murizal, untuk sosialisasi biasanya dilaksanakan di sekolah-sekolah.Sosialisasi Hukum

“Saya juga kaget ketika disampaikan untuk pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan di kantor Walikota. Dan dihadiri langsung oleh Walikota Manado, ini suatu kehormatan bagi kami,” tandasnya.

Walikota GSVL: Manado Berkomitmen Dalam Penegakan Hukum

PEMERINTAH berusaha menjadikan Kota Manado aman dan nyaman. Apalagi, Kota Manado merupakan rumah besar yang didiami warga dari berbagai suku, ras dan agama. Demikian dikatakan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA.SosialiasiHukum

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado berkomitmen untuk mengedepankan penegakan hukum dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Makanya, untuk mengawal penegakan hukum di Kota Manado, dirinya ‘meminjam’ seorang jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) menduduki jabatan Kepala Bagian (Kabag) Hukum.SosialisasiHukum SosialisaiHukum

“Kami berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa dengan mengedepankan penegakan hukum. Ini untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi semua orang yang tinggal di Manado, Juga ikut menjaga kebebasan dan berkeyakinan, sehingga Kota Manado berhasil meraih award dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia HAM,” terang Walikota GSVL.SosialisasiHukum

Acara sosialisasi itu dipandu Asisten Intelejen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara Wawan Ermawan SH MH, dan diikuti para siswa SMP dan SMA sederajat se-Kota Manado.(liputankhusus)