Dipercayakan Bupati Minsel Sebagai Plt Sekertaris Bappeda, Ini Kata Tertius Ulaan

Tertius Ulaan ST MT
Plt Sekretaris Bappeda Pemkab Minsel Tertius Ulaan ST MT

manadoterkini.com, AMURANG – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati (Wqbup) Franky Donny Wongkar SH menunjuk Tertius Ulaan ST MT, putra asli asal Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang yang dipercayakan menjadi Plt Sekertaris Bappeda Minsel.

Dalam kesempatan tersebut Ulaan mengatakan, dirinya siap menjalankan tugas sesuai dengan amanah yang telah diberikan kepadanya dengan sebaik-baiknya.

Menurut Dosen Fakultas Teknik Unsrat Manado ini mengatakan, sebagaimana yang sudah diatur dalam regulasi yang sudah ada diantaranya menjalankan kerja sesuai aturan yang ada, serta membantu program bupati diberbagai bidang diantaranya pembangunan, menyukseskan apa yang menjadi amanah dari Bupati dan pekerjaan yang menjadi titik fokus yang harus diselesaikan.

“Saya siap menjalankan tugas sesuai amanah yang telah diberikan. Meskipun nantinya Tentu itu akan menjadi tolak ukur dan bagian yang harus dicapai oleh saya bersama Kepala Bappeda,” tandasnya.(dav)

AMURANG, (manadoterkini.com) – Ketua KNPI Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Tertius Ulaan ST MT mengungkapkan, pemuda harus menunjukkan kualitas dirinya agar tidak diukur dari usianya yang masih muda. “Usia Muda bukan ukuran untuk menilai kualitas,” ujar Ulaan usai mengikuti upacara bendera dalam rangka Hari Sumpah Pemuda di kantor Bupati Minsel, Rabu (28/10) siang tadi.

“Hari Sumpah Pemuda bukan hanya untuk sekedar diperingati. Tetapi bagaimana supaya semangat Sumpah Pemuda dapat menginspirasi kita untuk tampil lebih baik. Oleh karenanya Pendidikan seorang Pemuda harus baik,” tandasnya.(dav)

AMURANG, (manadoterkini.com)-Jika tidak ada halangan, Senin (24/8) besok, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang bergabung dengan Brigade Manguni (BM), Gerakan Anti Konspirasi dan Provokasi (GANAS) dan LSM Teguh Bersinar (TB) Minsel yang menamahkan Koalisi rakyat akan menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka menghadapi Pilkada 9 Desember 2015.

Hanya saja, unjuk rasa kali ini, adalah unjuk rasa damai sebagai dukungan pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Hal ini dikatakan Ketua KNPI Minsel Tertius Ulaan ST MT kepada manadoterkini.com Minggu (23/8) ini.

Menurut Ulaan, unjuk rasa damai, ini akan dimulai Pukul 09.00-16.00 WITA. “Massa nanti akan berkumpul di Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang, kemudian bergerak menuju Kantor Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan terakhir menuju Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minsel. Aksi ini sendiri dilakukan untuk menyukseskan terselenggaranya Pilkada serta prosesnya di Minsel,” kata Ulaan.

Lebih lanjut, Ulaan mengatakan, pihaknya sudah memberitahukan ke pihak berwajib serta telah mendapatkan surat tanda pemberitahuan dari Polres Minsel dengan Nomor : STTP/21/VII/2015/Intelkam. “Kami tentu akan mentaati segala ketentuan yang tercantum dalam surat pemberitahuan tersebut saat menggelar aksi damai. Ini upaya kami untuk bisa menyukseskan Pilkada 2015 di Minsel,” tandas Ulaan yang didampingi Ketua BM Minsel Jotje Karisoh, Ketua TB Minsel Wem Baba Mononimbar dan Ketua GANAS Minsel Carmen Kasenda.(dav)

AMURANG, (manadoterkini.com)-Adanya sorotan sekaligus usulan agar Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) lebih selektif dalam memberikan bantuan, menuai tanggapan dari instansi terkait dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol-Linmas) setempat.

Kepala Badan Kesbangpol-Linmas Minsel, Alex Slat mengatakan, pembinaan ormas maupun LSM memang menjadi bagian tugas pihaknya, namun untuk pemberian bantuan mereka tidak dilibatkan.”Kalau soal bantuan ke Ormas dan LSM, itu langsung ke Keuangan. Kita hanya sebatas pembinaan saja,” ujar Slat saat dimintai keterangan soal jumlah LSM/Ormas penerima bantuan.

Lanjut, Slat mengakui jika ada banyak LSM, Ormas maupun OKP di Minsel yang belum memiliki surat keterangan terdaftar.”Keabsahan ormas, LSM maupun OKP, bisa dilihat dari surat keterangan terdaftar (SKT),” jelas Slat.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua KNPI Minsel, Tertius Ulaan ST MT mengusulkan agar kedepan, pemberian bantuan bagi LSM, Ormas termasuk OKP wajib menyertakan rekomendasi dari Badan Kesbangpol-Linmas.”Secara aturan, yang paling mengetahui keabsahan maupun legalitas LSM, Ormas dan OKP di Kabupaten Minsel adalah Kesbang. Sehingga mana saja yang layak dapat bantuan, baiknya itu atas rekomendasi dari Kesbang,” tandas Ulaan.(dav)

Diklat Kepemimpinan DPD II KNPI Minsel Sukses

manado
Sambutan Ketua DPD II KNPI Minsel Tertius Ulaan.

AMURANG, (manadoterkini.com) – Pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Manajemen Organisasi dan Kewirausahaan Pemuda se-Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang laksanakan oleh seluruh pengurus DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Minsel yang digelar di Tateli Beach Hotel (Eks Hotel Sedona) berlangsung selama tiga hari atau dari tanggal 19 hingga 21 November berjalan aman dan sukses.”Kegiatan ini kami lakukan untuk memberikan pelatihan sekaligus motivasi kepada generasi muda, bagaimana menjadi seorang pemimpin serta bagaimana mengelola organisasi yang baik serta memberikan pelajaran kepada pemuda bagaimana menumbuh kembangkan jiwa kepemimpinan dan jiwa kewirausahawan,” ujar Ketua DPD II KNPI Minsel Tertius Ulaan ST MT kepada manadoterkini.com.

Dalam acara tersebut dihadiri, Bupati Minsel Christianya Eugenia Paruntu SE yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Pemkab Minsel Dekky Tuwo S.sos, Kapolres Minsel yang di wakili oleh Kabag Humas Polres Minsel Iptu Bartje Sangeroki, Kadis Sosial Minsel Drs Jefry Prang, Ketua DPD I KNPI Sulut Jackson Kumaat, Ketua MPI KNPI Minsel Petrus Ulaan, pengurus DPD KNPI Sulut dan para undangan lainnya.”Kami juga menyampaikan terima kasih pada ibu Bupati Minsel, Christiany Eugenia Paruntu SE atau yang akrab kita sebut Ibu Tetty Paruntu atas dukungan yang luar biasa pada DPD II KNPI Minsel. Ini menjadi contoh positif bagi daerah lainnya, bagaimana pemerintah daerah dapat menjadikan KNPI sebagai teman bekerja, KNPI dan pemerintah memang fungsi dan tugasnya tidak dapat dipisahkan. Kita semua berharap kegiatan ini kedepannya terus berjalan dengan baik, karena para pemuda yang ikut Diklat ini pasti ketambahan wawasan, apalagi terkait manajemen kepemimpinan,” kata Ulaan.

Diketahui, kegiatan yang dilaksanakan DPD II KNPI Minsel ini berlangsung sejak tanggal 19-21 November 2014 bertempat di Tateli Beach Hotel (Hotel Sedona). Peserta yang ikut sekitar 150 orang, para pemuda yang ikut ini terdiri dari mahasiswa dan aktivis pemuda di Kecamatan se-Minahasa Selatan.(dav)

AMURANG, (manadoterkini.com) – Ketua DPD KNPI Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Tertius Ulaan ST MT mendukung penuh tindakan dari Pemerintah Kabupaten Minsel untuk menghentikan semua aktivitas perusahaan yang tidak memiliki izin serta izinnya sudah tidak di perpanjang lagi apalagi perusahaan yang tidak menghormati Pemkab Minsel yang nota bene adalah pemerintah daerah yang adalah tuan tanah.

Seperti halnya aktivitas bongkar muat aspal curah yang dilakukan oleh PT Maesa Nugraha (MN). Menurut Ulaan apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Minsel untuk menghentikan aktivitas PT MN di Pelabuhan PPI Amurang sudah tepat. Pasalnya, izin dari Perusahaan tersebut sudah kadaluarsa dan sudah tidak diperpanjang lagi oleh Pemkab Minsel.”Tindakan yang diambil oleh Pemkab Minsel terhadap PT MN sudah tepat. Jadi kami meminta agar Pemkab Minsel segera mengambil tidakan tegas terhadap aktifitas dari perusahaan tersebut, dengan cara segera menghentikan dan menertibkannya,” tandasnya.

Menurut Ulaan, apalagi aktifitas PT MN ditengarai merusak lingkungan biota laut dan hutan mangrove. “Apalagi kami mendengar sesuai surat keputusan Bupati, bahwa Pemkab Minsel telah memutus kontrak kerja dengan PT Maesa Nugraha sehingga aktivitas PT MN dinilai bermasalah dengan status izin nya atau ilegal,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabag Hukum dan HAM Minsel Lucky Tampi mengatakan kerja sama PT Maesa Nugraha dan Pemkab Minsel sudah diputus dan tidak berlaku lagi.”Pemkab Minsel telah memutus kerjasama dengan pihak Maesa Nugraha,” ujarnya.

Sesuai surat keputusan Bupati, bahwa Pemkab Minsel telah memutus kontrak kerja dengan PT Maesa Nugraha. Pemutusan kerja sama ini, berkaitan dengan lokasi penampungan aspal yang berpotensi merusak lingkungan hidup biota laut dan hutan mangrove serta sejumlah adminsitrasi perizinan yang sudah lewat alias kadaluarsa.

Hal senada dikatakan Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP) Minsel, Sonny Sondakh juga menjelaskan aktivitas PT Maesa Nugraha di Pelabuhan Mobongo Amurang ilegal. Pasalnya, dokumen perizinan yang dimiliki PT Maesa Nugraha sudah kadarluarsa dan tidak lagi diperpanjang lagi.”Pemkab tidak lagi memperpanjang izin dari PT MN,” ujarnya.

Ditambahkan bongkar muat aspal curah yang dilakukan PT Maesa Nugraha ilegal karena izinan HO, TDP, Fiskal, dan IUP sudah kadarluarsa.(dav)

AMURANG, (manadoterkini.com) – Tanggal 16-18 Oktober 2014 mendatang Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) rencananya akan melaksanakan Diklat Kepemimpinan Manajemen Organisasi dan Kewirausahaan dengan Tema “Pemuda Masa Kini, Pemimpin Masa Depan”. Kegiatan ini akan dilakukan KNPI Minsel dalam rangka Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

Ketua KNPI Minsel Tertius Ulaan ST MT di Sekertariat KNPI Minsel kompleks Kantor Bupati Bupati kepada manadoterkini.com, nantinya yang akan menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah, tokoh-tokoh pemuda baik dari Pemuda Minsel yang berhasil diluar Minsel dan dari KNPI sendiri yakni dari Pusat, Sulut serta dari KNPI Minsel sendiri.”Kegiatan ini diharapkan menjadi modal pengetahuan dasar tentang kepemimpinan. Menumbuh kembangkan karakter, memperkokoh jati diri Bangsa serta mendorong pemuda sebagai pelopor semangat kebangsaan dan kebhinekaan,” ujarnya.

Lanjut Dia kegiatan itu sendiri tidak lepas dari peran Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, yang sangat peduli dengan perkembangan generasi muda, sehingga beliau sangat mengharapkan generasi muda harus mampu berperan dalam pembangunan dan melahirkan calon-calon pemimpin masa depan.”KNPI banyak yang terbukti menjadi pemimpin. Salah satunya Tetty Paruntu, yang saat ini menjabat Bupati Minsel. Begitu juga Jenny Johana Tumbuan, yang merupakan Ketua DPRD Minsel saat ini, beliau juga merupakan Kader KNPI Mensel yang menjabat selaku Ketua Dewan Pembina Kabupaten Minsel,” jelasnya.

Lanjut Ulaan mengungkapkan, sebagai wadah berhimpunnya organisasi pemuda KNPI Minsel tetap eksis berbuat yang terbaik demi kepentingan daerah salah satunya adalah kegiatan yang akan dilaksanakan.”Kegiatan ini salah satu program KNPI dalam rangkaian kegiatan peringatan Sumpah Pemuda dan hari Pahlawan tahun 2014. Besar harapan acara ini akan memotivasi dan memberikan makna kepada pemuda dalam rangka meningkatkan wawasan, pengetahuan dan pengalaman,” tandasnya.

Adapun calon peserta yang akan ikut dalam kegiatan ini, yaitu Pengurus-pengurus KNPI Kecamatan, Pengurus-pengurus OKP yang masih aktif organisasinya, pengurus Gereja Interdenominasi terlebih diutamakan di daerah-daerah rawan konflik, pemuda Mesjid dan lain-lain.”Pada acara yang nantinya akan dilaksanakan diketuai oleh Archo Poli SE, dan Sekertaris Hanny Porajow, sedangkan bendahara Jein Pattyrani, serta anggota panitia dan bidang akan diisi oleh semua pengurus KNPI Minsel,” pungkasnya, sembari berharap kepada KNPI untuk tetap saling bekerjasama dalam melaksanakan berbagai kegiatan positif termasuk kegiatan tersebut.(dav)