Gelar pengobatan gratis, Dharma Wanita Dishub Diapresiasi TP-PKK

manadomanadoterkini.com, MANADO – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado, menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) berupa pengobatan gratis, di Kantor Dishub Kota Manado, Cereme, Kamis (28/11/2019).

Kegiatan yang mengambil tema: Peningkatan Kapasitas SDM, Profesionalisme dan Pelayanan Umum, Melalui Peningkatan dan Pemeriksaan Kesehatan di Lingkungan Dinas Perhubungan Kota Manado, dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua TP-PKK Kota Manado, Imelda Bastiaan-Markus.

Dikatakannya, banyak hal yang bisa dilakukan untuk bisa mencapai peningkatan kapasitas SDM, namun semua akan menjadi baik jika telah didahului dengan tubuh yang sehat.

“Sehat itu sangat mahal harganya. Jadi kami bersyukur Dharma Wanita Dishub Manado bisa menggelar kegiatan ini. Ini menjadi contoh, kiranya setiap organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya bisa menggelar kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DWP Dishub Manado dr Marini Tandirerung-Kapojos mengatakan, dalam baksos pemeriksaan kesehatan ini, yang diperiksa antara lain jantung, tekanan darah, kolesterol, asam urat, kanker rahim iva test, donor darah, dan HIV-AIDS.

“Tidak hanya pegawai saja yang melakukan pemeriksaan akan tetapi para masyarakat yang ada di sekitar kantor Dishub datang melakukan pemeriksaan secara gratis,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Manado ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DWP Kota Manado Anie Lakat-Mailoor, Kadishub Michael Tandirerung, sejumlah pejabat Dishub Manado, dan jajaran DWP Kota Manado.(*/mlz)

Bupati VAP Dampingi Ketua TP PKK Sulut Hadiri HKG Ke-46

manado

manadoterkini.com, AIRMADIDI-Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-46 Tingkat Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulut Rita Dondokambey-Tamuntuan, didampingi Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Rita Dondokambey-Tamuntuan mengingatkan kepada para pengurus TP PKK Provinsi dan Kabupaten serta Kota, untuk fokus menjalankan urusan program PKK dan tidak terlibat dalam urusan politik.

manado

“Pengurus dan anggota TP PKK harus ingat pesan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dalam Rakor ketua se-Indonesia diingatkan kepada segenap anggota PKK Sulut agar tidak terjun pada politik praktis dan hanya murni melakukan kegiatan PKK,” ujar Ibu Rita, Senin (7/5/2018), di Atrium Kantor Bupati Minut.

manado

Sementara itu, Bupati VAP pada kesempatan itu juga menyampaikan dukungan bagi PKK dalam setiap kegiatannya.

manado

“PKK mempunyai peran sangat penting, untuk itu Pemerintah akan selalu mensuport setiap kegiatannya, karena berdampak juga bagi masyarakat,” kata Bupati VAP- sebutan akrab Panambunan

Ketua TP PKK Sulut dan Bupati, juga didaulat menjadi juri utama dalam perlombaan busana Kartini, yang menjadi bagian dalam peringatan HKG PKK ke-46. Gelaran tersebut juga dimeriahkan dengan tari katrili dan musik kolintang.

manado

Hadir Ketua TP PKK Kabupaten Minut Ibu Dondokambey-Kesanti, para pengurus dan anggota, Sekda Ir Jemmy Kuhu, Kepala SKPD, serta para Camat.(Advetorial)

Penduduk Sulut Paling Bahagia di Indonesia, Steven Kandouw: Ini Peranan Ibu-Ibu PKK

 TP-PKK

PENDUDUK di Sulawesi Utara masuk dalam tiga besar paling bahagia di Indonesia dengan indeks kebahagiaan sebesar 73,69 persen setelah Maluku Utara (75,68) dan Maluku (73,77). Selain itu, Sulut juga meraih peringkat teratas daerah paling toleran dengan tingkat toleransi mencapai 5,90 persen.

Pencapaian positif itu tak terlepas dari peranan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sulut untuk mewujudkan kerukunan dalam keluarga dan lingkungan sekitar.

TP - PKK

“Provinsi Sulawesi Utara meraih nomor tiga daerah paling bahagia. Ini adalah peranan dari ibu-ibu PKK nya,” kata Wakil Gubernur Drs Steven O.E. Kandouw pada Peringatan Hari kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-46 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi dan Konsultasi TP PKK Tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi yang digelar di Manado, Rabu (4/4/2018) siang.

Lanjut Kandouw, terciptanya kerukunan dan kebahagiaan masyarakat Sulut itu sejalan dengan peringatan HKG PKK kali ini yang memilih tema Kerukunan Dalam Keluarga dan Lingkungan untuk Mewujudkan Indonesia Damai.

TP-PKK

“Saya sangat mengapresiasi tema peringatan HKG PKK tahun 2018 tentang pentingnya kerukunan dalam keluarga dan lingkungan. Ini sangat penting,” tandasnya.

Disamping itu, Kandouw juga mengajak Tim Penggerak PKK menjadi penggerak dalam upaya pelestarian lingkungan untuk mencegah kerusakan alam. Satu diantaranya melalui pencanangan Hari Anti Plastik untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

SULUT SULUT

“Saat ini banjir bisa terjadi di semua wilayah. Ini menyadarkan kita untuk selalu memelihara lingkungan. Rencananya Bapak Gubernur pada bulan April ini akan mencanangkan Hari Anti Plastik di Sulawesi Utara,” bebernya.

Lebih jauh, Kandouw mengingatkan pentingnya koordinasi dan konsultasi yang dilakukan TP PKK Tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi.

Sulut

“Koordinasi itu sangat penting. Tanpa adanya koordinasi maka pembangunan tidak akan berjalan optimal,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua TP-PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan saat membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo mengatakan, keluarga dan lingkungan menjadi benteng utama untuk terciptanya keamanan dan kedamaian di masyarakat sehingga membutuhkan peran Tim Penggerak PKK dan kader PKK dalam menjembatani peran setiap orangtua untuk membangun ketahanan dalam keluarga.

SULUT

Hal tersebut menjadi penting, karena ketahanan dalam keluarga itu kunci keharmonisan dan kerukunan dalam setiap rumah tangga.

SULUT

“Saya ingin mendorong agar seluruh tim penggerak dan kader PKK senantiasa memberikan contoh nyata dan keteladanan dalam ikut serta menciptakan kerukunan keluarga dan lingkungan sehingga bisa terwujudnya Indonesia yang aman nyaman tenteram dan damai,” tuturnya.

Disamping itu, menurut Ibu Rita, tema peringatan HKG PKK yang menyebutkan bahwa keluarga dan lingkungan jadi benteng utama terwujudnya masyarakat aman tentram dan damai adalah tepat karena tahun 2018 sampai tahun 2019 disebut sebagai tahun politik, seiring diadakannya Pilkada serentak di 171 daerah dan Pilpres pada tahun berikutnya.

SULUT

“Yang penyelenggaranya diharapkan berlangsung damai. Saya juga ingin mengajak jajaran TP PKK untuk memberi bimbingan dan pembinaan pada kader-kader PKK termasuk kader Dasawisma. Karena pada mereka terletak fungsi kerja termasuk di dalamnya menciptakan lingkungan yang damai tersebut,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Ketua TP PKK Sulut dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos menjelaskan sejarah singkat TP PKK di Indonesia.

SULUT

Ibu Kartika menerangkan Gerakan PKK di masyarakat berawal dari kepedulian istri Gubernur Jawa Tengah pada tahun 1967, yaitu Ibu Isriati Moedani, setelah melihat keadaan masyarakat yang menderita busung lapar.

Lanjut Ibu Kartika, pada awalnya program PKK adalah 10 segi pokok PKK. Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melaui 10 Segi Pokok Keluarga dengan bentuk Tim Penggerak PKK di semua tingkatan, yang keanggotaan timnya secara relawan dan terdiri dari tokoh/pemuka masyarakat, para isteri kepala dinas/jawatan dan isteri kepala daerah sampai dengan tingkat desa dan kelurahan yang kegiatannya didukung dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

SULUT

“TP PKK merupakan motor penggerak bagi masyarakat yang tumbuh dari bawah melalui gerakan keluarga kecil bahagia dan sejahtera,” ungkapnya.

Adapun pertemuan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah (DPMDD) Royke H. Mewoh serta pengurus TP PKK kabupaten dan kota se Sulut. (*/Rizath)

Gerakan Deteksi Dini Kanker Serviks, Rita :  Dicanangkan Ibu Iriana Ditindaklanjuti TP-PKK Sulut

manadomanadoterkini.com, SULUT – Ketua TP-PKK Sulut, Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menjelaskan, Gerakan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara itu dicanangkan pertama kalinya oleh Ibu Iriana Joko Widodo.

“Kegiatan ini pertamakali dicanangkan oleh Ibu Negara pada 21 April 2015, yang disokong oleh ibu-ibu yang tergabung pada organisasi OASE yang merupakan istri-istri dari para menteri kabinet kerja,” kata Ibu Rita.

Lanjut istri tercinta Gubernur Olly itu, gerakan yang berlangsung sampai tahun 2019 didukung penuh oleh PKK dari pusat hingga daerah.

“Tim Penggerak PKK secara berjenjang dari pusat sampai daerah mendukung sepenuhnya gerakan deteksi dini kanker serviks dan payudara. Gerakan ini akan dilaksanakan sampai tahun 2019,” ungkapnya.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Deybie Kalalo dan pengurus PKK Sulut.(*/red)

Deteksi Dini Kanker Serviks, Gubernur Olly Apresiasi TP-PKK Sulut

manadoterkini.com, SULUT – Kegiatan deteksi dini kanker serviks dan payudara melalui IVA Test dan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) yang dilaksanakan oleh TP PKK Sulut dengan mengandeng Dinas Kesehatan, Jumat (3/11/2017) mendapat apresiasi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE.Sulut,Olly Dondokambey

Menurut Olly, TP PKK Sulut mampu menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat. Bahkan gerakan ini diharapkan mampu menekan serta mengurangi jumlah penderita penyakit yang menjadi momok bagi kaum hawa.

“Baru 4,8 persen wanita di Sulut yang telah mengikuti pemeriksaan kanker serviks. Karena itu Pemprov Sulut menopang penuh kegiatan ini. Tidak ada kata mahal untuk pemeriksaan IVA. Semuanya gratis demi kesehatan masyarakat Sulut,” ujar Olly.SUlut hebat

Ditambahkan Olly, kegiatan yang merupakan rangkaian dari Hari Kesehatan Nasional ke-53 itu juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam perlawanan terhadap kanker serviks atau kanker mulut rahim kepada para wanita serta para ibu.

“Kegiatan ini sebagai komitmen Pemprov Sulut dalam upaya melakukan pencegahan melalui upaya promotif dan preventif dalam penanggulangan kanker,” terangnya.manado

Fungsi Pemprov Sulut dalam hal ini mensupport program TP PKK Sulut. Sehingga diharapkan program ini menjadi bagian dari mendidik masyarakat agat tidak malu atau takut memeriksakan diri.(*/red)

Pencegahana Dini Kanker Serviks Kurang Diminati Kepala SKPD

manadomanadoterkini.com, SULUT – Miris, program kegiatan tentang kesehatan dari TP-PKK Sulut kurang diminati Kepala Perangkat Daerah Pemprov Sulut. Pasalnya, kegiatan pemeriksaan dini kanker serviks malalui IVA test bagi ASN wanita dirangkaikan sosialisasi donor darah kurang mendapat perhatian kepala Perangkat Daerah.

Minimnya kehadiran Kepala Perangkat Daerah (PD) serta staf ASN dan THL menjadi tanda tanya bagi first lady Rita Dondokambey Tamuntuan dan berjanji akan membicarakan hal itu dengan Gubenur Sulut Olly Dondokambey SE.

“Kegiatan ini penting untuk kesehatan kita. Kalau soal SKPD itu penilaian dari pak Gubernur, tapi saya nanti akan bicarakan juga dengan pak Gubernur,” katanya kepada wartawan usai memantau sejumlah kegiatan di Kantor Gubernur yang didampingi Ketua Dharma Wanita Sulut, Ivone Silangen Lombok.

Namun disamping itu, isteri dari Gubernur itu berharap dengan adanya kegiatan ini para ibu-ibu bisa mengetahui secara dini tentang kanker serviks dan juga diwajibkan untuk pemeriksaan, apa lagi kalau sudah diatas umur 50an harus melakukan papsmear.

“Kegiatan ini juga nantinya akan berlangsung hingga di kabupaten kota hingga ke pelosok desa karena ini juga merupakan program dari Ketua PKK Pusat,” tandas Rita.

Sebelumnya Gubernur Olly pun telah menegaskan soal kedisiplinan kehadiran, terutama dalam pelaksanaan olahraga (hari Jumat) yang juga terhitung pula dalam jam kerja.

“Iya, kepada ASN itu harusnya memberikan contoh yang baik kepada para THL, begitupun untuk THL harus taati aturannya. Bagaimana mau diangkat jadi  ASN kalau tidak taat aturannya,” tegas Gubernur, sembari mengatakan akan mencatat semua itu.

Dikatahui hadir dalam kegiatan tersebut hanya 9 Kepala SKPD serta sejumlah ASN dan THL.(red)

Jelang HUT Kota Bitung Ke-27, Pemkot Ziarah Makam Mantan Walikota

manadomanadoterkini.com, BITUNG – Menyambut HUT Kota Bitung ke-27 pada tanggal 10 Okteber 2017 nanti, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melakukan ziarah ke Makam mantan Walikota Bitung.

Ziarah Pemkot Bitung ini dipimpin lansung Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban, SE MSi yang ikut didampingi ketua TP-PKK kota Bitung Dra Khouni Lomban Rawung, MSi bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Bitung Rita Mantiri Tangkudung, ST serta beberapa Pimpinan Perangkat Daerah.

Ziarah diawali dengan mengunjungi makam Alm. Wempie Alexander Worang (Periode 1975-1979) di Desa Kauditan II, Alm. Milton Kansil (Periode 2000-2005) dan Alm. Hanny Sondakh (periode 2006-2016) di Desa Maumbi Kabupaten Minahasa Utara, kemudian diakhiri dengan mengunjungi makam mantan Walikota Bitung Alm. Drs Karel Lasut Senduk (Periode 1978-1985), di Kakaskasen Kota Tomohon.‎

Di masing-masing tempat Ziarah, diawali dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga dan dilanjutkan dengan tabur bunga. Ziarah ini juga ikut dihadiri oleh keluarga dari masing-masing mantan Walikota Bitung. ‎

Lomban menyampaikan bahwa Ziarah ini merupakan wujud penghargaan dan rasa terima kasih Pemkot Bitung terhadap para mantan Walikota Bitung yang telah berjasa untuk membangun dan memajukan Kota Bitung.

“Dengan berziarah kita bisa menghayati dan mengenang jasa para pimpinan walikota Bitung terdahulu,” tutur Lomban.(Pra)

Hebat! TP PKK Sulut Raih Tiga Penghargaan di Jambore Nasional

manadomanadoterkini.com, SULUT – TP PKK Sulawesi Utara dibawah pimpinan Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan kembali meraih prestasi di tingkat nasional. Kali ini sebanyak tiga penghargaan berhasil diraih pada agenda HKG PKK ke-45 dan Jambore Nasional di Jakarta, Selasa (3/10/2017).

”Puji Tuhan, berkat kerja keras seluruh kader PKK baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota semua prestasi ini bisa diraih,” ujar istri tercinta Gubernur Olly Dondokambey, SE ini.

Prestasi ini, kata Rita sebagai ajang pembuktian kualitas kader TP PKK di Sulut lebih diperhitungkan di tingkat nasional.
”Kami berharap kepada seluruh kader TP PKK di Sulut jangan puas dengan apa yang sudah didapat saat ini, kedepannya harus dapat ditingkatkan lagi,” ujar Ibu Rita.

Adapun agenda itu turut dihadiri Ketua Umum TP-PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos, Ketua TP-PKK Bitung Khouni Lomban Rawung dan pengurus PKK lainnya.

Diketahui, Jambore Nasional PKK dilaksanakan pada tanggal 2-4 Oktober 2017 diikuti 1.700 kader PKK.

Kegiatan Jambore Nasional 2017 antara lain pemberian penghargaan kepada pemenang lomba kegiatan PKK tingkat kabupaten dan kota di 24 provinsi dengan jenis lomba antara lain tertib administrasi, pencegahan KDRT, usaha peningkatan pendapatan keluarga.

Juga pemberian penghargaan Adhi Bhakti bagi kader PKK yang secara terus menerus aktif dalam pengabdian pada Gerakan PKK selama 25 tahun, 15 tahun dan 10 tahun.

Ketiga penghargaan itu adalah Juara 1 Pelaksana Inspeksi Visual dengan Asam Asetat untuk deteksi dini kanker serviks kategori kota yaitu TP PKK Kota Bitung. Lomba tersebut pertamakalinya diadakan TP-PKK Pusat. Kemudian Juara 2 Kategori keragaman busana adat pada Parade Nusantara dan Juara Harapan 1 Lomba Hatinya PKK yaitu dari TP-PKK Minahasa. (ons)

IVA Tes Nasional, TP PKK Bitung Raih Juara 1 ‎

manadomanadoterkini.com, BITUNG – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Bitung, di bawah kepemimpinan Dra Khouni Lomban-Rawung, MSI selaku ketua dan Rita Mantiri-Tangkudung, ST selaku Wakil ketua meraih Juari 1 (satu) tingkat Nasional sebagai pelaksana terbaik IVA tes tahun 2017.

Penghargaan atas prestasi ini diterima langsung oleh Ketua dan Wakil ketua TP PKK Kota Bitung didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Dr. Rinny Pangemanan Tinangon, SPPD di Jakarta, Selasa (03/09/2017). Dimana TP PKK kota Bitung juga menerima penghargaan Pakarti Utama I tingkat Nasional.

Akan prestasi ini, Dra Khouny Lomban Rawung, MSi mengatakan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya demi kota Bitung.

“Menang kalah bukan tujuan utama. Yang paling pokok adalah masyarakat bisa terlayani Inspeksi Visual Dengan Asam Asestat (IVA) test dengan baik, karena kanker serviks pembunuh terbesar ke dua setelah jantung,” kata Rawung‎.

Ditambahkan Rawung, kegiatan IVA test di kota Bitung, dilaksanakan oleh organisasi-oraganisasi wanita mulak dari tingkat Kelurahan hingga kota yang bekerja sama dengan TP PKK. “Para wanita jadi sadar dan mau melakukan IVA test,” tukasnya‎.(refly)

Jokowi Minta Ibu-ibu PKK Jadi Penyejuk di Masyarakat

pkkmanadoterkini.com, SULUT – Ketua TP-PKK Sulawesi Utara, Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menghadiri acara puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-45 dan peresmian Jambore Nasional Kader PKK 2017 di Jakarta (2/10/2017).

Presiden Joko Widodo yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo membuka langsung acara yang bertema budaya hidup sehat dengan kesadaran deteksi dini kanker pada perempuan untuk mewujudkan keluarga Indonesia Sejahtera itu.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi meminta ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk menjadi penyejuk di masyarakat.

Jokowi mengatakan, selama ini suasana di Indonesia kerap panas, terutama saat ada pemilihan kepala daerah, pemilu legislatif maupun pemilihan presiden.

Jika hal tersebut terjadi, ibu-ibu harus turun tangan untuk mendinginkan suasana.

Yang pintar mendinginkan suasana Ibu-ibu. Jangan bapaknya manasin, ibunya ngomporin, ya jadi,” kata Jokowi disambut tepuk tangan ratusan ibu-ibu PKK yang hadir.

Jokowi menambahkan, ibu-ibu PKK juga perlu menyampaikan serta menyadarkan seluruh masyarakat bahwa Indonesia adalah negara besar.

Jangan sampai ada tetangga yang berbeda agama saling mencela, saling memfitnah, saling menjelekkan.

“Jangan sampai ada perbedaan suku, agama kemudian dikipas-kipas (provokasi),” ujar Jokowi.

Adapun, jambore nasional PKK dilaksanakan tanggal 2-4 Oktober 2017 diikuti 1.700 kader PKK

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jambore Nasional 2017 antara lain pemberian penghargaan kepada pemenang lomba kegiatan PKK tingkat kabupaten dan kota di 24 provinsi dengan jenis lomba antara lain tertib administrasi, pencegahan KDRT, usaha peningkatan pendapatan keluarga.

Juga pemberian penghargaan Adhi Bhakti bagi kader PKK yang secara terus menerus aktif dalam pengabdian pada Gerakan PKK selama 25 tahun, 15 tahun dan 10 tahun.

Kegiatan lain adalah Parade Nusantara yang diikuti 34 provinsi yang menampilkan keragaman budaya adat, keserasian tim, kreativitas dan dinamika tim dan lainnya.

Juga digelar pameran produksi dalam negeri yang diikuti seluruh provinsi dan pelaku usaha.

Pertemuan itu juga dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo, Ketua Umum TP-PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos dan pengurus PKK lainnya. (red)