Jadi Irup HUT RI ke-72, Ini Pesan Walikota Tomohon

manadoterkini.com, TOMOHON – Upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72 di Kota Tomohon, Kamis (17/8) berlangsung  khidmat.

Eman, HUT RIUpacara yang digelar di Halaman Walikota  Tomohon, tampil sebagai Inspektur Upacara (Irup) yakni Walikota Tomohon Jimmy F Eman dan pembacaan Proklamasi dilakukan Ketua DPRD Tomohon.

“Tanggal 17 Agustus ini, kita merayakan upacara hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada usia negara yang sudah masuk ke-72 tahun ini, semoga anak bangsa, semakin menyadari perannya masing-masing,” ujar Walikota.

Anak bangsa lanjut Walikota, semakin memiliki rasa persatuan dan kesatuan serta naluri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tinggi. Semoga dengan upacara pengibaran bendera ini, revolusi mental benar-benar bisa berubah.

Sadarilah tegas Walikota, bahwa kemerdekaan ini tidak mudah diraih para penjuang bangsa. Dengan keringat, darah, pengorbanan jiwa dan raga untuk meraih kemerdekaan tersebut dilakukan para penjuang.

Ketika sudah merdeka sekarang ini Walikota mengajak agar ini diisi dengan berbagai aktivitas yang baik, sehingga nawacita para pejuang tersebut dapat tercapai.

“Kitalah yang menjadi penerus cita-cita pejuang, membangun negara ini agar lebih baik lagi,” tegasnya.‎

Dia mengakui, pada usia Negara RI ke-72 ini, Kota Tomohon masih banyak mengalami berbagai kekurangan. Infrasturkur masih belum memadai, sumber daya manusianya juga masih lemah. Sehingga untuk mewujudkan Kota Tomohon yang lebih baik itu, masih butuh banyak perjuangan.

“Nah. Inilah tugas berat kita melanjutkan perjuangan para Pahlawan kita. Mari dengan kemampuan masing-masing kita berjuang membangun Kota Tomohon ke arah yang lebih baik,” ajaknya.

Walikota berharap kedepannya Kota Tomohon bisa sejajar, bahkan lebih maju dari daerah-daerah lain yang lebih dulu maju dan berkembang sekarang ini. Sehingga apa yang menjadi tujuan kita bisa terwujud.

Upacara pengibaran bendera pusaka Merah Putih itu, diikuti ratusan pelajar SD, SMP, SMA/SMK, anggota TNI, Polri, Satpol PP, Perhubungan, Korpri dan para Veteran.

Hadir pada upacara itu, Wakil Walikota Tomohon Serly A Sompotan, unsur Forkopimda, para pejabat di jajaran Pemkot Tomohon dan undangan penting lainnya.

Pada sore harinya sekitar  pukul 16.30 WITA digelar upacara penurunan bendera pusaka Merah Putih. Acara penurunan bendera pusaka itu, juga berlangsung khidmat diakhiri dengan lantunan lagu-lagu perjuangan.(ron/dav)

Eman Tegaskan Rolling Pemkot Tomohon Sudah Sesuai Aturan

manadoterkini.com, TOMOHON – Proses penempatan jabatan di Jajaran Pemerintah Kota Tomohon sudah sesuai dengan aturan dan perundang-umdangan yang berlaku eselon II, III maupun IV. Demikian ditegaskan Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak.

manado
Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak.(ist)

“Karena itu proses penempatan seseorang ASN menduduki jabatan dalam perintahan telah melalui seleksi yang ketat dengan membentuk panitia seleksi mulai dari pimpinan tertinggi pratama yaitu sekretaris daerah bersama para kepala dinas dan badan,” tegas Walikota Eman kepada seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Tomohon.

Begitupun dalam pengisian JPT sebagai tindaklanjut PP 18 telah dilakukan pengukuhan dan mutasi internal dengan mekanisme Job Fit melibatkan unsur baperjakat dan unsur lainnya yang diwadahi dalam panitia seleksi dan evaluasi sedangkan untuk jabatan administrator dan jabatan pengawas dilakukan melalui mekanisme baperjakat.

Sememtara itu, proses pengisian struktur perangkat daerah, Pemerintah Kota Tomohon tidak melakukan pungutan atau biaya apapun terhadap PNS yang akan menduduki jabatan.

“Oleh karena jika ditemui ada pejabat atau ASN yang melakukan pungutan agar segera dilaporkan untuk diberikan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Dan apabila ada oknum ASN yang melakukan jual beli jabatan dan terbukti maka sanksi tegas dan proses hukum akan diberlakukan bagi oknum-oknum tersebut,” tegas Eman Senin (09/01/2017).

Sebelumnya Pemkot Tomohon melalui Badan Kepegawaian Daerah tahun 2016 lalu telah melaksanakan asessment test bagi para pejabat dan calon pejabat di Kota Tomohon. Begitu koordinasi dengan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara). Selanjutnya dalam pengisian jabatan pimpinan tertinggi, jabatan administrator, dan jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon telah dan akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(toar)

Pimpin Apel, Eman Singgung Loylitas ASN Pemkot Tomohon

tomohon, apel perdana
Arahan Walikota Jimmy Eman bagi ASN di Pemkot Tomohon

manadoterkini.com, TOMOHON – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tomohon diharapkan agar mencintai setiap tugas, fungsi dan pekerjaan yang dibebankan. Demikian kutipan yang diungkapkan Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak memimpin langsung apel perdana jajaran Pemerintah Kota Tomohon pasca libur lebaran di Halaman Kantor Walikota, Senin (11/07/2016) kemarin.

“Tunjukkan sikap loyal terhadap pemimpin anda dimanapun ditempatkan di dalam organisasi pemerintahan dengan penuh rasa tanggung jawab, keikhlasan dan selalu ada sukacita serta berupaya melaksanakan tugas dengan tidak mengecewakan masyarakat dan pemerintah,” terangnya.

Lanjutnya, Pemkot Tomohon, saat ini sedang dan sementara dalam tahap penyusunan dan penetapan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah-Perubahan (RKPD-P) tahun anggaran 2016 dan tahap penyusunan dokumen kerangka umum APBD Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2017. “Untuk itu kepada seluruh SKPD terkait agar proaktif dan memberi perhatian ekstra dalam menyelesaikan dokumen tahunan ini,” pintanya.

Dalam kesempatan itu Eman tak lupa memberikan apresiasi yang tinggi kepad seluru peserta apel atas kehadiran yang ditunjukkan sebagai bukti bahwa para peserta apel adalah aparatur yang memiliki karakter bertanggung jawab. “Taat pada aturan, profesional dan selalu ada semangat yang tinggi untuk mewujudkan bakti terbaik bagi Kota Tomohon tercinta,” kata Eman dalam apel tersebut.

Hadir dalam apel ini, Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan, Sekretaris Daerah DR Arnold Poli SH MAP, jajaran pejabat serta seluruh ASN Pemkot Tomohon.(tim)

Eman : Ketahanan Pangan Sangat Penting Untuk Kebutuhan Dasar Manusia

ketahanan panganmanadoterkini.com, TOMOHON – Pembangunan ketahan pangan sangatlah penting mengingat pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang pemenuhannya menjadi hak asasi setiap individu masyarakat.

Dalam UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan telah mengamanatkan bahwa pemerintah dan masyarakat berkewajiban untuk mewujudkan ketahanan pangan, untuk itu diperlukan suatu sinergitas antara pemerintah, masyarakat dan stakeholder lainnya sehingga terwujud suatu ketahanan pangan yang kokoh, mandiri dan berdaulat.

“Kota Tomohon telah membentuk dewan ketahan pangan, hal ini dimaksdukan untuk membantu Pemerintah Kota Tomohon dalam mewujudkan ketahanan pangan baik dari segi ketersediaan, distribusi dan konsumsi pangan sehingga masyarakat terjamin kebutuhan pangannya dan mencapai mutu kehidupan yang layak dicerminkan oleh kehidupan yang sehat, aktif dan produktif,” Ungkap Eman yang adalah ketua dewan ketahan pangan Kota Tomohon.

Lebih lanjut dikatakannya, memperhatikan kondisi ketahanan pangan saat ini di Kota Tomohon pada saat ini dan masa mendatang maka perlu mengambil sikap karena kita tidak menginginkan masyarakat Kota Tomohon kekurangan pangan atau mengkonsumsi pangan yang berbahaya untuk kesehatannya.

“Untuk itu saya mengajak kita sekalian untuk berperan aktif dalam upaya-upaya meningkatkan kemandirian pangan dan mengantisipasi meluasnya peredaran pangan berbahaya di masyarakat, selain itu bersama-sama membangun kemandirian pangan menuju kedaulatan pangan yang menjadi harapan kita semua,” Ucap Eman.

Diketahui, hal tersebut disampaikan Walikota Jimmy F Eman SE Ak dalam Pertemuan Dewan Ketahan Pangan Kota Tomohon di aula Kantor Walikota (22/6/2016) kemarin. (toar)

IPM Tertinggi se-Sulut, Tomohon Menuju Konsep Smart City

eman
Walikota Jimmy Eman

manadoterkini.com, TOMOHON – Pemerintah dan Masyarakat Kota Tomohon patut berbangga karena saat ini dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) telah menempati posisi tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara. Seperti yang disampaikan Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak yang diiyakan Sekda DR Drs Arnold Poli SH MAP bersama Kepala Bappeda Ir. Enos Pontororing M.Si sesuai data dari Badan Pusat Statistik Kota Tomohon.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan bertajuk sinkronisasi dan verifikasi rencana strategis SKPD dengan rancangan awal RPJMD Kota Tomohon Tahun 2016-2021 yang dilaksanakan di Lantai III Kantor Walikota (9/6/16) yang diikuti oleh seluruh kepala SKPD.

Dalam indikator daerah Kota Tomohon saat ini untuk IPM Tahun 2015 berada pada angka 73,56 diatas dari IPM Provinsi Sulut pada angka 69,96 dengan PDRB Tomohon 27,30 dan Sulut 33,74 Angka Pengangguran Tomohon 7,84 dan Sulut 9, Tingkat Kemiskinan Tomohon 6,28 dan Sulut 9, dengan Umur Harapan Hidup 72,92 dan Sulut 70,9 begitu juga dengan Pertumbuhan Ekonomi 6,90 dan Sulut 6,31. Capaian Pembangunan manusia dapat dilihat melalui indikator yakni Indeks Pembangunan Manusia dimana IPM mengukur tingkat pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Capaian dalam indeks ini merupakan hasil kerja keras bersama pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan pembangunan di Kota Tomohon.

Dalam kesempatan ini Walikota Jimmy F Eman SE Ak mengharapkan agar penyajian Renstra SKPD dilakukan secara sistematis dan terpadu ke dalam tujuan, strategi kebijakan, program dan kegiatan prioritas SKPD serta dilengkapi dengan indikator atau tolok ukur pencapaiannya.

“Kesesuaian dan konsistensi dengan hubungan dengan RPJMN Nasional Tahun 2015-2020 dengan Nawacita yakni 9 agenda pembangunan prioritas. Dijabarkan dan dioperasionalkan secara optimal dan tercipta harmonisasi irama pembangunan dengan RPJMD Kota Tomohon Tahun 2016-2021 dan pada teknis inilah pendekatan Top Down diimplemntasi dalam penyusunan RPJMD Kota Tomohon,” ungkap Eman.

Selanjutnya dalam RPJMD Tahun 2016-2021 yang akan kita hasilkan adalah merupakan kebijakan pembangunan tahap ke 3 dari RPJPD Kota Tomohon yang secara spesifik diarahkan pada sasaran melanjutkan program-program pembangunan tahap ke 2 (2010-2015) yang belum terselesaikan dengan penekanan pada sasaran yang ingin di capai sehingga telah dirumuskan dalam Visi Terwujudnya Masyarakat Kota Tomohon Yang Religius, Berdaya Saing, Demokratis, Sejahtera, Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan, menuju Kota Wisata Dunia.

Dengan 7 Misi : Mewujudkan masyarakat berkualitas, berakhlak mulia, bermoral, beretika melalui pendidikan yang unggul, Mewujudkan daerah berdaya saing dan mandiri, Mewujudkan Kota Tomohon yang demokratis berdasarkan hukum, Mewujudkan Kota Tomohon yang aman, damai dan bersatu dalam keberagaman, Mewujudkan masyarakat Kota Tomohon yang berkepribadian dalam kebudayaan, Mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan, dan Mewujudkan Tomohon sebagai kota wisata dunia. (toar)

manadoterkini.com, TOMOHON – Setelah sebelumnya melakukan sosialisasi di SD GMIM Rurukan Kecamatan Tomohon Timur, Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Ketahanan Pangan kembali menggelar sosialisasi jajanan sehat bagi anak di SD Katolik Sarongsong Kecamatan Tomohon Selatan.

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak yang diwakili Sekretaris Kota DR Drs Arnold Poli SH. MAP mengatakan mengingat pentingnya pemenuhan kecukupan pangan, maka setiap daerah termasuk Kota Tomohon berkewajiban mendahulukan pembangunan ketahanan pangan sebagai landasan utama bagi pembangunan sektor lainnya.

Diuraikannya, pembangunan ketahan pangan ditujukan untuk menjamin ketersediaan dan konsumsi yang cukup, aman, bermutu, serta seimbang sampai ditingkat rumah tangga dan tersedia sepanjang waktu dan merata melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan budaya lokal, teknologi, inovatif dan memanfaatkan peluang pasar dalam upaya memperkuat ekonomi pedesaan dan mengentaskan masyarakat dari kemiskinan.

Lebih lanjut Poli mengatakan, ketahan pangan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya yang aman, merata, dan terjangkau.

“Pemenuhan kecukupan pangan bagi seluruh rakyat merupakan kewajiban baik secara moral, sosial maupun hukum termasuk hak asasi setiap rakyat Indonesia. Selain itu merupakan investasi pembentukan sumberdaya manusia yang lebih baik dimasa yang akan datang,” ungkap Poli

Kesempatan yang sama Kepala Badan Ketahanan Pangan Ir Vonny Pontoh menjelaskan sosialisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa dan guru sebagai penanggungjawab pendidikan di sekolah tentang penanganan keamanan pangan khususnya jajanan anak-anak dilingkungan sekolah. (toar)

Lakukan Sidak, JFE – SAS Ingatkan ASN Kerja Optimal

walikota tomohonmanadoterkini.com, TOMOHON – Guna terus meningkatkan kinerja dan pelayanan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, sekaligus mengecek infrastruktur penunjang dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing ASN. Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak bersama Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan, Selasa (7/6/2016) tadi melakukan Sidak di sebelas bagian yang ada di Sekretariat Daerah (Setda) untuk mengecek kondisi ruangan kerja dan jumlah personil yang ada.

Dalam kesempatan tersebut Walikota dan Wawali yang didampingi Staf ahli, Kepala Bapeda dan para Kabag mengunjungi ruang kerja 11 bagian di Keasistenan Pemerintahan dan Kesra, Keasistenan Ekonomi dan Pembangunan dan Keasistenan Administrasi Umum. JFE dan SAS saat menggecek kondisi ruang kerja Humas dan Protokol berdialog dengan penuh keakraban dengan para Staff Humas dan Protokol seperti Kasubag Humas Djufry Rorong S Sos, Kasubag Protokol Deesie N Kaluntas S.Pd, Merry Ering SE dan Jelly Potuh SS begitu juga dengan para staf yang ada di sebelas bagian yang tergabung dalan SKPD Sekretariat Daerah.

Walikota mengatakan nantinya ketika akan menempati kantor yang lebih luas dan lebih nyaman tentu akan memberikan motivasi yang tinggi bagi setiap ASN untuk terus berkarya dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing. Secara kompak Eman dan SAS begitu memperhatikan sarana dan prasarana yang ada dalam menunjang terlaksananya tugas-tugas pelayanan, begitu juga dengan perhatian kepada ASN dalam kenyamanan bekerja.

“Pengecekan ini merupakan bagian dari rencana strategis pelayanan yang lebih optimal bagi seluruh komponen masyarakat Tomohon. Seiring dengan rencana untuk menyatukan pelayanan kepada masyarakat baik dalam perijinan dan pengurusan dokumen kependudukan yang berada dalam satu atap sehingga memudahkan masyarakat sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam kerja,” Ujar Walikota JFE daidampingi Wawali SAS.

Walikota menambahkan, untuk pelayanan kepada masyarakat akan terus lebih mudah dan efisisen. Begitu juga dengan sarana prasarana penunjang bagi para Aparatur Sipil Negara dalam melayani masyarakat yang semakin memadai. Beliau juga menyentil ketersediaan ruangan untuk para kuli tinta yang meliput di Kota Tomohon bersama dengan Bagian Administrasi Humas dan Protokol. (toar)

JFE – SAS : Puasa Adalah Bulan Penuh Berkah

IMG-20160607-WA0004manadoterkini.com, TOMOHON – Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan juga merupakan bulan penuh ampunan oleh karena itu Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak bersama Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan bersama Jajaran Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1437 H. “Tentu dengan harapan semoga amal ibadah kita di terima Allah SWT,”katanya.

“Walikota melanjutkan bahwa kita Harus menyambut datangnya Bulan Puasa Ramadhan dengan rasa suka, gembira dan bahagia serta bisa dengan cara luapan untuk mengungkapkan kata-kata ucapan puasa ramadhan al mubarak telah tiba untuk sahabat, saudara dan keluarga yang hanya kita jalankan setahun sekali,”ungkap Kabag Humas dan Protokol Kepala Bagian Humas dan Protokol FF Lantang SSTP melalui Kasubag Humas Djufry Rorong S Sos.

Selanjutnya berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2016 tertanggal 7 Mei 2016 tentang Penetapan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara pada bulan Ramdhan yakni Jam kerja ASN selama bulan Ramadhan adalah 32,5 jam/minggu. Yakni Hari Senin sampai dengan Kamis pukul 08.00 -15 45 Wita dengan waktu istirahat pukul 12.00-12.30 Wita dan selanjutnya untuk hari Jumat pukul 08.00 -11.30 Wita. Bagi setiap Aparatur Sipil Negara wajib mengikuti apel pagi sebagaimana diatur dalam PP 53 Tahun 2010 pasal 3 angka 11 masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja.

“Dalam pengaturan jam kerja yang berlaku selama sebulan ini para ASN pulang satu jam lima belas menit lebih awal dari jam kerja normal yakni jam 08.00 -17.00 kecuali Hari Jumat yang jam kerjanya sama seperti jam kerja yang telah di tetapkan Pemerintah Kota Tomohon. Karena Kota Tomohon adalah Kota Percontohan,”katanya.

Aturan Jam Kerja yang berlaku untuk semua ASN ini sangat disambut dengan penuh sukacita dan apresiasi oleh seluruh kalangan Pegawai Negeri Sipil. Karena pada tahun-tahun sebelumnya hanya berlaku bagi mereka yang sementara berpuasa tetapi kali ini jam kerja selama Bulan Puasa berlaku bagi seluruh PNS dan Tenaga Kontrak.

“Kami sangat berterima kasih atas penetapan jam kerja selama Bulan Ramadhan ini. Karena nantinya kami sebagai PNS dapat meluangkan banyak waktu bersama keluarga dan untuk melakukan urusan keluarga lainnya ketika mendapatkan pengurangan jam kerja selama satu jam lebih meskipun hanya selama sebulan,”ungkap sejumlah ASN Kota Tomohon.

Begitupun diingatkan kepada seluruh elemen masyarakat yang akan melaksanakan pengurusan administrasi dan surat menyurat di kantor-kantor pelayanan pemerintah baik di Kelurahan-Kelurahan, Kecamatan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya agar memperhatikan waktu dan jam kerja selama Bulan puasa ini. (toar)

Asosiasi Pengembangan Prestasi Olahragamanadoterkini.com, TOMOHON – Terbentuknya Asosiasi Pengembangan Prestasi Olahraga (APPO) Tumou Tou Kota Tomohon merupakan wadah yang sangat baik untuk menghasilkan atelt-atelt berbakat, berprestasi yang nantinya diandalkan menjadi duta-duta Kota Tomohon bahkan duta Indonesia di kancah olahraga nasional maupun internasional yang dimulai dari daerah.

Asosiasi Pengembangan Prestasi OlahragaPagi hari ini Jumat, (03/06/16) setelah mengadakan jalan sehat dan senam sehat bersama, Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak melaunching Asosiasi Prestasi Olahraga Tumou Tou yang pertama di Indonesia dan di ketuai oleh Wawali Syerly Adelyn Sompotan.

Konsep Tumou Tumou yang artinya manusia hidup untuk menghidupkan sesama. merupakan asosiasi Pengembangan olahraga yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kota Tomohon. Launching ini ditandai dengan pelepasan balon oleh Walikota Tomohon didampingi Wawali SAS, Kapolres, Ketua DPRD dan disaksikan jajaran pemerintah Kota Tomohon bersama perwakilan masyarakat dan mahasiswa diantaranya dari Unima sponsor dari TV swasta dan Decolgen.

Dalam sambutannya Eman mengatakan dengan terbentuknya Asosiasi Tumou Tou diharapkan prestasi olahraga Kota Tomohon semakin bersinar dan menjadi kebanggaan rakyat Kota Tomohon. Mari kobarkan semangat yang menyala-nyala dan memiliki motivasi yang kuat dalam segenap komponen masyarakat Tomohon.

“Kita akan mencari kader-kader muda dalam olahraga sehingga Tomohon tidak hanya di kenal Kota Religius, tetapi juga Kota yang memiliki prestasi dalam olahraga. Kami mengucapkan selamat atas terbentuknya asosiasi ini yang merupakan asosiasi pertama di Indonesia yang melibatkan masyarakat dengan keahlian dan talentanya masing-masing. Untuk kemajuan olahraga dan prestasi serta untuk masa depan yang cerah bagi para atlit maupun bagi komponen masyarakat Tomohon secara umum,” ungkap Eman.

Walikota berharap semua kita memiliki semangat bersama untuk membangun Kota Tomohon dalam berbagai segi serta mengajak masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival 2016 yang telah di launching pada tangga 29 Mei di Jakarta dan selanjutnya dilaksanakan Road Show TIFF di Batam pada tanggal 5 Juni 2016 nanti. (toar)

manadoterkini.com, TOMOHON – Dalam upaya terus memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh komponen masyarakat Kota Tomohon dan sekitarnya, untuk itu seluruh kantor pelayanan publik di Kota Tomohon akan disatukan dalam satu bangunan. Tahun depan direncanakan kantor Walikota Tomohon akan diubah menjadi kantor pelayanan publik, Jadi bukan hanya KPPT yang berkantor disini tapi semua yang menyangkut pelayanan publik seperti Dinas Tarumansa, Discapil akan menjadi satu bangunan.

Hal ini berarti semua yang menyangkut pelayanan umum kepada masyarakat akan dilayani di satu gedung yang sama dan semua perijinan, pajak seperti IMB, pembuatan akte-akte akan dilayani di satu gedung ini. “Kantor Walikota tidak harus besar tapi yang harus besar adalah kantor pelayanan publik”, kata Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak saat pelaksanaan kegiatan di Aula Lantai III Kantor Walikota Kamis (02/06/16).

Dikatakannya untuk Kantor Walikota Tomohon akan dipindahkan dan masih dalam perencanaan. Hal ini dilakukan semata-mata adalah untuk mendekatkan pelayanan sekaligus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Juga dalam rangka mendukung program-program pemerintah pusat dan provinsi dalam hal memberikan kemudahan-kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk itu, dalam rencana tersebut akan dipersiapkan ruangan-ruangan nantinya diperuntukkan bagi masyarakat yang berkunjung di kantor pelayanan publik seperti tempat istirahat, toilet yang bersih, area merokok sampai pada ruangan untuk para ibu-ibu yang akan menyusui anak-anaknya, serta sarana dan prasarana penunjang lainnya yang dibutuhkan,” jelasnya.

Eman menambahkan, sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah saat ini, nantinya pemerintah juga akan memberikan fasilitas transportasi gratis untuk para masyarakat yang akan datang ke kantor pelayanan publik seperti mengurus perijinan maupun non perijinan seperti akte kematian, KTP atau akte kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya.

“Hal ini nantinya akan dikoordinasikan dalam rapat dengan instansi terkait mengenai proses pengangkutan yang akan disediakan melalui terminal atau pool tempat bus untuk mengangkut masyarakat menuju lokasi kantor pelayanan publik. Oleh karena itu dukungan masyarakat dalam membangun Kota Tomohon tentu sangat diharapkan,” harap Eman. (toar)