Minggu, 24 Mei 2020

Gelar Perkara Pemalsuan Tanda Tangan Oknum Legislator Boltim Ditunda

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Gelar perkara kasus dugaan pemalsuan tanda tangan oleh salah satu oknum Legislator Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yakni (MA) alias Man yang sedianya dilaksanakan pada pekan ini, terpaksa ditunda hingga pekan depan. Sebab, terduga belum dapat hadir dengan alasan Tugas Luar (TL).

Demikian dikatakan Kepala Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) yang menangani perkara kasus tersebut. “Kita sudah layangkan surat pemanggilan kepada pihak terlapor. Seharusnya hari ini sudah akan menggelar perkara dengan memanggil pihak pelapor dan terlapor untuk di konfrentir. Namun, terlapor dalam kasus ini, berhalangan hadir karena sedang melakukan TL ke Jakarta,” katanya.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Bolmong, AKP Iver S. Manossoh mengatakan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk pengumpulan bukti-bukti yang cukup. Selain itu, Ia menjelaskan, dugaan surat yang menjadi objek pemalsuan sudah di ambil sample Laboratorium forensik (Ladfor).

“Ladfornya sudah keluar. Dan hasilnya, nanti akan dibuka dalam persidangan. Untuk saat ini, Polres sendiri belum bisa menetapkan siapa tersangkannya. sebab, masih terus melakukan pengumpulan bukti dari saksi-saksi yang di undang untuk di ambil BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” terang Iver.

Man sendiri, saat dihubungi melalui via seluler membenarkan terkait dengan pemanggilan dirinya oleh pihak kepolisian. “Memang benar, saya dipanggil untuk hadir dalam gelar perkara, tapi saya sudah izin kepada pihak penyidik tidak dapat hadir,” ucapnya.

Sekedar informasi, Man dilaporkan Hello Mokodompit warga Kotabangon, Kecamatan Kotamobagu Timur karena, diduga telah memalsukan tanda tangan dari Almarhum YA Mokoagow yang telah mewarisi tanahnya kepada Hello berlokasi di Desa Nuangan kecamatan Nuangan Kabupaten Boltim.(ojr)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*