Senin, 25 Mei 2020

Tapal Batas Minsel-Minahasa Mendesak Ditetapkan

AMURANG, (manadoterkini.com) – Akibat adanya saling klaim antara Desa Munte Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Desa Senduk Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa terhadap Tapal batas. Untuk penyelesaian tapal batas Minsel – Minahasa mendesak untuk segera dilakukan.

Sejumlah warga mengaku kuatir jika kondisi ini dibiarkan, akan memunculkan gesekan antar warga dua desa tersebut, apalagi pekan lalu persoalan ini sempat memanas. “Pihak terkait harus cepat menyelesaikan tapal batas ini. Takutnya dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab, akhirnya bisa memunculkan hal yang tidak diinginkan,” ujar Aloysius Petrus tokoh masyarakat Desa Senduk, Kabupaten Minahasa.

Dirinya kemudian mengingatkan agar masyarakat dapat menahan diri, karena penyelesaian tapal batas merupakan urusan pemerintah. “Memang waktu tim dari Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara datang dan memedisiasi dua hukum tua desa, sempat terjadi adu mulut kecil, namun tidak berlanjut karena mereka masih bersaudara,” tandasnya.

Persoalan tapal batas antara Desa Munte (Minsel) dan Desa Senduk (Minahasa) ini sendiri kembali mengemuka akhir pekan lalu sehubungan rencana pembangunan gapura selamat datang yang akan dibangun Pemkab Minsel. Dua kubu yakni pemerintah desa Munte dan Senduk, bersikukuh bahwa peta perbatasan yang mereka miliki merupakan yang valid. Sedangkan Tim Pemprop Sulut yang melakukan medisiasi menegaskan, hingga kini belum ada penetapan soal perbatasan kedua wilayah ini, karena masih akan menunggu surat dari Kementrian Dalam Negeri.(dav)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*