Minggu, 31 Mei 2020

Bupati Tetty Hadiri Rakor Evaluasi Pertambangan, Mineral dan Batubara di Nusa Dua Bali

Bali

Bupati mengikuti rakor d Bali

BALI, (manadoterkini.com)-Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE Pada Kamis (4/12) pagi tadi, menghadiri rapat koordinasi terkait dengan Monitoring dan Evaluasi atas hasil koordinasi dan supervisi pertambangan mineral dan batu bara di Hotel Good Way Nusa Dua Bali. Tampak hadir, Perwakilan provinsi, juga para bupati se-Indonesia dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan yang dihadiri juga Direktoral Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), mengambil titik fokus pada pembahasan Jalan Perubahan (Nawacita) pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Penyederhanaan Perizinan, Penataan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Renegosiasi kontrak karya (KK) dan Perjanjian Karya Perusahaan Pertambagan Batubara (PKP2B), Progres hilirisasi, pelaksanaan Undang-Undang nomor 4 tahun 2009, Optimalisasi PNBP SDA mineral dan batubara, Pengawasan lingkungan, Pengawasan produksi dan penjualan, dan Tantangan dan upaya terobosan. Kegiatan Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat langkah dalam pembangunan kemajuan regional dan daerah untuk kemajuan.

” Perlu komitmen bersama untuk mencapai semua itu, satu sinergitas sehingga tidak ada kesan tumpang tindih dalam menerapkan aturan dan menghindari dalam praktik korupsi,” jelas Tetty sapaan akrab Bupati Minsel ini kepada manadoterkini.com Kamis (4/12) sambil mengaku sementara mengikuti acara tersebut di Nusa Dua Bali.

Menurutnya, rakor ini juga untuk mengakomodir kepentingan daerah terkait dengan adanya sumber daya alam yang ada di setiap Kabupaten/Kota terutama permasalahan pertambangan dan energi di tiap-tiap Provinsi dan Kabupaten.

” Selama ini kurang teratur dan tidak terfokus dalam sumber daya alam yang dikelola dengan peraturan yang ada, “ujarnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*