Senin, 25 Mei 2020

F-PDIP dan F-PG DPRD Minsel Memanas

Saling Ancam Akan Buka-Bukaan Kejelekan

DPRD Minsel

Sangkoy – Lumowa

AMURANG, (manadoterkini.com) – Polemik seputar paripurna RAPBD Minsel 2015, sepertinya belum berakhir. Bahkan, dua fraksi besar di DPRD Minsel, yakni Golkar dan PDIP terlihat saling kritik hingga mengancam akan saling buka bukaan kejelekan soal latar belakang dibalik aksi walk out yang dilakukan oleh fraksi PDI-P lalu.

Personel F-PG DPRD Minsel Drs Robby Sangkoy MPd mengatakan, siap buka-bukaan soal polemik tersebut, termasuk soal kenapa F-PDIP walk out dari Paripurna. “Sebenarnya bukan soal belum adanya buku APBD sehingga F-PDIP tidak ikut paripurna. Tetapi ada alasan lain, dan kita siap buka-bukaan,” kata Sangkoy.

Menanggapi pernyataan Sangkoy tersebut, Ketua F-PDIP DPRD Minsel Stevanus Lumowa SE, justru mempersilahkan pihak F-PG buka-bukaan. “Kita juga akan buka-bukaan. Tetapi akan kita lakukan di forum resmi seperti saat RAPBD akan dievaluasi di Pemprov Sulut nanti,” tandas Lumowa.

Lanjut Politisi yang dikenal kritis ini, pernyataan Sangkoy bahwa sebelum paripurna sudah ada kesepakatan dari semua fraksi, Lumowa membantah hal tersebut. “Kesepakatan apa. Kalau memang kami (F-PDIP) menyepakati, pasti kami akan ikut paripurna,” tandas Lumowa.

Seperti diketahui, F-PDIP memilih tidak mengikuti Paripurna pengesahan RAPBD Minsel 2015 yang dilaksanakan akhir November lalu, dengan alasan ada komitmen yang dilanggar salah satunya belum adanya buku APBD.(dav)

Tags: , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Tugas dewan memperjuangkan kepentingan masyarakat bukan pribadi or kelompok. Memalukan …….. !!! Sese’ skali…..!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*