Kamis, 28 Mei 2020

Hari Anti Korupsi, Kejari Amurang Tahan Oknum Kadis Dinkes Minsel

AMURANG, (manadoterkini.com) – Hari Anti Korupsi Internasional yang diperingati setiap tanggal 9 Desember memakan ‘tumbal’ di Minsel. Pasalnya, jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Amurang menunjukkan tajinya dengan menahan oknum Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berinisial TP alias Terni serta dua tersangka lainnya yakni pejabat pembuat komitmen (PPK) berinisial ZMK alias Zet dan Direktur CV Harapan Niaga Kencana berinisial HFK alias Hellen selaku penyedia jasa kontruksi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum manadoterkini.com menyebutkan, ketiganya ditahan Kejari Amurang, karena diduga terjerat kasus korupsi penyimpangan pembangunan gedung Puskesmas Tumpaan.

Kepala Kejari Amurang Umaryadi SH MH melalui Kasi Intelenjen Yosephus Ary Sepiandoko SH juga didampingi Kasi Pidana Khusus Iwan Caunang SH, mengatakan, penahanan ini dilakukan setelah penyidik menemukan bukti yang cukup terkait penyalahgunaan pembangunan Puskesmas Tumpaan yang menggunakan DAK Bidang Kesehatan TA 2012 berkisar Rp 2.443.219.000. “Ya, kami menahan ketiga tersangka, karena bukti sudah cukup, bahkan kami mendapatkan ada empat item yang kami dapatkan yakni yang pertama volume pekerjaan yang dikerjakan tidak sesuai kontrak, kedua ada pekerjaan tercantum dalam kontrak namun tidak dikerjakan, ketiga didapati penggunaan bahan bangunan tak sesuai kontrak, terakhir tidak dikenakan denda keterlambatan kerja,” ujar Sepiandoko kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya.

Lanjutnya, atas tindakan korupsi yang dilakukan oleh ketiga tersangka tersebut, negara mengalami kerugian sebesar Rp 217 juta belum termasuk denda keterlambatan yang menjadi kewajiban kontraktor. Penahanan terhadap ketiga atas surat perintah Kepala Kejari Amurang bernomor 746/Fd.1/11/2014 tanggal 9 Desember 2014. “Kami menahan ketiga tersangka tersebut dengan maksud untuk mempermudah proses penyidikan terhadap para tersangka, dan juga mengindari adanya tersangka yang melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti atau mengulangi tindak pidana,” tandasnya.(dav)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*