Kamis, 28 Mei 2020

1032 Kendis di Boltim Masih Proses BPNKB

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Ir Muhammad Assagaf mengungkapkan bahwa, ada sekitar 1032 kendaraan dinas (Kendis) milik Pemda Boltim yang tunggakan pajaknya masih dalam proses penyelesaian.

“Itu yang belum ada Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BPNKB) BPNKB, dibandingkan dengan Bolmong induk tercatat ada 4000-an lebih,” kata Assagaf diruang kerjannya.

Namun dikatakannya, dari 1032 kendis yang tercatat dalam data basenya Pemkab Boltim, itu tidak menutup kemungkinan juga akan dimutasikan kedaerah lain.

“Memang itu masih kewenangannya Pemkab Boltim, dan sudah saya ungkapkan langsung ke Kepala Samsat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Dan tentang pajak kendaraan itu juga nanti akan disosialisaikan dalam acara pesta masyarakat di Boltim,” ujarnya lagi.

Dia juga menegaskan, untuk ditahun 2015 mendatang bagi warga yang memiliki kendaraan jika akan mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) harus disertai surat keterangan yang menyatakan lunas pajak kendaraan.

“Ini akan menjadi himbauan agar kiranya bagi warga yang mampu bisa sadar pajak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Samsat Boltim, Denny Tenda sebelumnya mengatakan, pihaknya dalam menindak lanjuti tunggakan pajak bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Boltim, dirinya telah menyurat kepada Pemkab Boltim yang ditujukan ke masing-masing satuan kerja terkait tunggakan pajak tersebut. Hanya saja katanya, masih ada kendaraan dinas yang menunggak pajak.

“Kami telah memberikan pemberitahuan jika pembayaran pajak kendaraan mereka telah jatuh tempo. Dimana ini juga sesuai undang-undang (UU) Nomor 2008/2009 tentang, pajak dan retribusi daerah pemerintah kabupaten/kota tetap berkewajiban membayarkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),” jelas Tenda.

Terpisah, Kabid Aset Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD), Jemmy Paendong mengungkapkan, kendis yang menunggak pajak itu diantaranya adalah kendaraan yang dipinjam pakai oleh Polsek dan Koramil diwilayah Boltim dan beberapa kendaraan roda dua yang kondisi fisiknya sudah tidak memadai lagi.

“Namun sudah dalam proses pengurusan dan dipastikan selesai diakhir tahun 2014 ini. Adapun pihaknya tidak akan memproses Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) disetiap SKPD jika masih ada tunggakan pajaknya. Itu upaya kita untuk memaksimalkan pembayarannya,” tukasnya.(ojr)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*