Minggu, 31 Mei 2020

Warga Tomohon Malas Bayar Retribusi Sampah

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi sampah tidak maksimal. Dari target Rp100 juta tahun 2014 ini, sampai kemarin baru terkumpul Rp49 juta.

Kepala Dinas Tataruang dan Persampahan (Tarumansa) Kota Tomohon, Lily Solang saat diwawancarai tidak menampik kalau pihaknya sedikit kesulitan menagih retribusi tersebut. Menurutnya, sebagian warga seolah tidak sadar akan tanggungjawab membayar retribusi tersebut. “Petugas sampai harus beberapa kali bolak-balik namun uang retribusi tidak dibayar. Kesadaran masyarakat masih rendah untuk membayar retribusi ini,” ujarnya.

Target PAD Rp100 juta ini hanya dihitung sejak Agustus 2014. Tahun 2015 nanti target PAD dari retribusi sampah naik menjadi Rp2 miliar karena akan ditagih sepanjang tahun. “Kami minta kerjasama masyarakat, pengusaha, dan semua pihak di Kota Tomohon untuk taat membayar retribusi sampah,” tuturnya.

Frans Rampengan, warga Kelurahan Matani mengaku belum membayar iuran kebersihan. Dia bahkan mengatakan sempat memarahi petugas penagih yang datang kerumahnya. Alasannya adalah pelayanan pengangkutan sampah. “Saya tidak mau membayar retribusi sampah karena pelayanan tidak maksimal. Sampah tidak diangkut sampai beberapa hari. Perbaiki dulu pelayanan pengangkutan sampah baru kami membayar uang retribusi,” tuturnya.(fbi)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*