Minggu, 31 Mei 2020

Warga Kakaskasen Tomohon Kaya Mendadak Karena Cabai

kumelembuai

Cabe rawit

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Hampir semua warga Sulut masih mengeluh karena harga harga cabai masih dirasa sangat mahal. Namun bagi Johan, petani asal Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, dia meraup keuntungan sampai lebih dari Rp 50 juta hanya dalam satu bulan.

Saat diwawancarai, ayah dua anak ini mengatakan saat menanam sekira 300 pohon tanaman cabai dia tidak memperkirakan akan mendapat keuntungan sebesar ini. Dia mengatakan pada pertengahan November silam harga cabai mulai mahal dan dia merasa beruntung panen saat harga sedang melambung tinggi. “Harga tertinggi yang sempat saya rasakan sekira Rp 200.000 per kilogram. Keuntungan sangat besar karena dari sekira 300 kilogram yang saya panen, uang yang didapat mencapai sekira Rp 50 juta,” ujarnya.

Dia mengatakan keuntungan akan lebih besar dalam beberapa pekan mendatang karena harga cabai masih tinggi. Dia mengatakan masih bisa memanen cabai sekira 100 kilogram lagi. “Ini berkat yang sangat besar pada akhir tahun karena mendapat keuntungan sebesar ini,” ujarnya lagi.

Saat ini harga cabai masih bertahan pada kisaran Rp150 ribu per kilogram. Jika tidak ada tambahan pasokan maka harga dipastikan kembali naik karena permintaan saat Natal dan Tahun Baru akan meningkat.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Tomohon, Eddy Turang mengatakan saat ini harga bahan pokok masih stabil walau ada yang mulai mengalami kenaikan harga. Komoditas tomat mulai mengikuti harga cabai yang mengalami kenaikan. “Harga tomat yang mengalami kenaikan cukup menonjol. Namun secara umum ketersediaannya masih cukup,” ujarnya.(fbi)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*