Senin, 25 Mei 2020

Terkait Pembangunan Tower di Buyungon, Warga Minta Aparat Hukum Tangkap Pemalsu Tanda Tangan

AMURANG, (manadoterkini.com) – Sejumlah Warga yang ada di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang, meminta aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Minsel, untuk menangkap otak dibalik pemalsuan tandatangan persetujuan ijin warga untuk pembangunan tower.

Menurut salah satu warga yang rumahnya tepat bersebelahan dengan pembangunan tower Helly J Mamahit, dirinya cukup heran tandatangannya bisa ada di surat pernyataan izin warga milik PT Dayamitra Telekomomunikasi. “Saya tidak pernah menandatangani surat ijin mendirikan tower, apalagi sampai diatas meterai. Ini merupakan pemalsuan tandatangan. Saya berharap aparat penegak hukum bisa mengusut masalah ini,”ujar Mamahit.

Hal senada dikatakan Stine Tumbuan, menurutnya sebagai warga yang tinggal bersebelahan dengan tower, dirinya tidak pernah menandatangni ijin pembangunan tower. “Bila dalam surat yang dibuat pihak perusahaan ada tandatangan saya, ini merupakan pemalsuan tandatangan yang harus diusut oleh pihak berwajib,” tukasnya.

Ditempat terpisah, pemilik lahan yang tanahnya dibangun tower Drs Rudolf Tumbuan mengungkapkan, sebelum dibangun tower dirinya telah meminta ijin kepada para tetangga, dan itu disetujui oleh para tetangga dengan bukti tandatangan. “Tidak mungkin kami membuat tandatangan palsu, apalagi ini diketahui pemerintah kelurahan dan juga kecamatan,” kata Tumbuan.

Sementara itu, Kepala Kantor Perijinan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Minsel Sonny Sondakh SPd kepada manadoterkini.com mengungkapkan, dirinya baru mengetahui ada pembangunan tower di Kelurahan Buyungon. “Sampai saat ini saya belum mengeluarkan ijin pembangunan tower. Nanti saya cek dulu. Bila tidak ada ijin maka pekerjaannya akan dihentikan,” tandasnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*