Senin, 25 Mei 2020

DPRD Mitra Minta Dinkes Proaktif Terhadap Kasus Gizi Buruk

RATAHAN, (manadoterkini.com)-Kasus gizi buruk di Kabupaten Minahasa Tenggara, menjadi perhatian khusus DPRD Mitra. Para wakil rakyat meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Mitra mengambil langkah kongkrit terkait hal tersebut.

Salah satu anggota DPRD Mitra Kisman Halla mengatakan, Dinkes tak perlu bersikap reaktif dalam menyikapi soal gizi buruk di daerah ini.

” Jangan reaktif menanggapi masalah tersebut. Harusnya Dinkes proaktif dan melakukan antisipatif dalam menangani soal gizi buruk di daerah,” ujar Halla.

Lanjut dia gizi buruk bukan sesuatu penyakit, melainkan status kesehatan yang dipengaruhi oleh makanan dan lingkungan kesehatan masyarakat. Karenanya dia menyarankan perlu ada upaya penangulangan gizi buruk dimasyarakat.

” Bisa dilakukan oleh tim pembina desa yang dipimpin dokter Puskesmas dengan dukungan perawat, bidan, ahli gizi, dan sanitarian,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Mitra Rinny Tamuntuan tidak menampik adanya anak balita yang kekurangan gizi di wilayahnya.

” Kami sudah melakukan langkah antisipasi akan hal ini, misalnya melalui kegiatan pos pelayanan terpadu (Posyandu),” ujarnya sembari berharap kepada masyarakat, terlebih khusus kalangan ibu yang mempunyai anak balita, untuk proaktif mengikuti program Posyandu.(tr2)

 

Data Gizi Buruk di Mitra :

Tahun 2010, terdapat 10 kasus gizi buruk.

Tahun 2011 sebanyak 3 kasus gizi buruk.

Tahun 2012 sebanyak 3 kasus gizi buruk.

Tahun 2013 1 sebanyak 1 kasus.

Tahun 2014 sebanyak 3 kasus.

 

(Data Dinkes Mitra)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*