Minggu, 31 Mei 2020

Ratusan Pala Duduki Kantor Dewan Manado

manado

Walikota Manado bersama kepala SKPD serta puluhan Pala yang sudah memasuki ruangan paripurna

MANADO, (manadoterkini.com) – Rapat paripurna penyampaian RAPBD tahun 2015 sempat beberapa kali di skors karena tidak korum karena sejumlah anggota DPRD Manado berulah alias beberapa fraksi lari dari komitmen. Tak pelak, Jumat (19/12) sekitar Pukul 23.00 WITA hingga Sabtu (20/12) Pukul 03.00 WITA ratusan Kepala Lingkungan (Pala) menduduki ruang rapat paripurna.

Menariknya, para anggota DPRD yang menunjukan taring berdalih memperjuangkan kepentingan rakyat menjadi bahan olok-olok dari Kepala Lingkungan dan warga Manado yang datang untuk menyaksikan penyampaian RAPBD tahun 2015. “Kalau tidak menyetujui turunkan saja para Wakil Rakyat tersebut,”koar para Pala.

Sejumlah kepala lingkungan pun menyayangkan komitmen para legislator yang seakan menghambat pembahasan RAPBD 2015.

“Mereka (DPRD,red) dipilih rakyat untuk kepentingan rakyat. Kalau seperti ini tidak lagi memperjuangkan kepentingan rakyat, tapi kepentingan pribadi. Disini (DPRD,red) pengabdian bukan untuk mencari keuntungan lebih demi kepentingan diri sendiri,”tegas salah satu Pala di Malalayang Dua.

Perlu diketahui pula, Walikota Manado GS Vicky Lumentut yang mengawal langsung RAPBD 2015 sejak Kamis (18/12) relah menunggu para anggota Dewan di ruang paripurna namun tidak juga korum. Sehingga Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone melakukan skor karena tidak korum.

Hingga pada Jumat malam, para anggota yang berlebel “terhormat” tersebut masih juga bertahan dengan keegoisan kepentingan pribadi dan kelompok masing-masing padahal Wakil Ketua DPRD Richard Sualang saja yang masih masa berduka berada di ruang paripurna untuk kepentingan warga Manado.

Akibat belum juga korum pelak saja ulah sejumlah anggota DPRD tersebut membuat kecewa pihak eksekutif termasuk di dalamnya Walikota GS Vicky Lumentut, serta Sekkot, Hearfey Sondoh, Asisten I, Josua Pengkerego, Asiten II Rum Usulu, Kaban Bappeda Bartje Assa dan sejumlah SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan Camat. yang telah ada sejak awal meninggalkan ruangan sidang.

Bersama itu muncul ratusan kepala lingkungan menduduki kantor dewan tersebut “Kalau kondisi dewan begini, sama saja mereka nda menghargai Pak Walikota yang hadir sebagai kepala daerah,’’ kata beberapa Pala.

Pasalnya, sepengetahuan mereka, Walikota Vicky Lumentut rela mengorbankan waktu tidak berangkat menerima dua penghargaan dari pemerintah pusat atas keberhasilan program-program yang diterapkan di Kota Manado hanya untuk menghadiri rapat paripurna RAPBD 2015 ini.

“Pengorbanan Pak Wali ini luar biasa sampe dua kali program nasional ditinggalkan. Saya dengar sudah ada tiket tapi Pak Wali batalkan tapi toh tidak dihargai, malah walk out di depan kepala daerah,’’ pungkas salah satu Camat.

Setelah melalui lobi-lobi Ketua DPRD Nortje Van Bone dan beberapa legislator lain, sejam kemudian Walikota Lumentut pun bersedia hadir dan rapat paripurna RAPBD dilanjutkan.(ald)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*