Kamis, 28 Mei 2020

Unggah Foto Kera di Medsos, Oknum Dosen Unsrat Dihujani Kecaman

mitra

Foto yang diungga ke sosial media

RATAHAN, (manadoterkini.com) – Belum lama digemparkan kasus pengunggahan foto pembantaian Yaki atau Kera yang merupakan hewan andemik Sulut oleh oknum Polisi Kehutanan Minsel, kini kasus serupa kembali terjadi dan menghebohkan.

Kali ini Gara-gara menggunggah Foto hasil buruan Kera yang diduga di unggah oleh oknum Dosen salah satu Universitas ternama di Sulawesi Utara, akhirnya menuai kecaman dari Pecinta Alam Sulut.

Foto yang diunggah melalui akun Facebook atas nama DS alias Devi diberi keterangan “Hasil Berburu Kemarin, Para kembaranku, Natalan Bersama” juga memperlihatkan, oknum Dosen Unsrat tersebut dengan begitu santai sambil setengah telanjang dada memegang dua ekor kera dalam keadaan mati, disamping kanan terlihat 3 buah senapan angin diduga digunakan untuk berburu dan mengeksekusi Yaki dan hewan lainnya.

Menanggapi foto tersebut, melalui media sosial, sejumlah anggota pecinta alam menghujani kecaman keras berupa kalimat-kalimat protes yang dilayangkan langsung kepada Oknum Dosen tersebut, atas ulah mengunggah foto kera hasil buruan ke akun Facebook.

Pengurus SHPA Mitra Ofni Tipal, kepada manadoterkini.com, mengatakan, seharusnya dosen harus mengerti hukum. “Yaki merupakan hewan andemik Sulut yang dilindungi, tapi dibantai secara sadis oleh oknum dosen. Jadi dia harus bertanggung jawab dengan apa yang suda dia lakukan. Namanya sudah melanggar hukum ya harus dihukum,” kata Tipal.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris FKPA Sulut Steven Sumolang dalam akun facebook pribadinya juga menulis kalimat protes. “Seorang akademisi yang memperlihatkan, semakin tinggi ILmu pengetahuan semakin tinggi kerakusannya. Sayang tidak menjaga keseimbangan ekologis,” katanya.

Sementara itu informasi terbaru melalui BKSDA telah melaporkan kasus ini ke Polda dan Dirjen kehutanan. Mengingat kasus ini sudah menjadi isu nasional karena sudah dimuat oleh beberapa media online nasional. (van)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*