Minggu, 31 Mei 2020

Pertigaan Desa Tenga dan Pakuweru Rawan Pelemparan Batu

TENGA, (manadoterkini.com)-Ini merupakan tanda awas bagi pengendara mobil yang sering melintas di ruas jalan Trans Sulawesi, tepatnya di persimpangan masuk Desa Tenga hingga persimpangan masuk Desa Pakuweru Kecamatan Tenga.

Pasalnya, kedua persimpangan tersebut jika ada kendaraan yang lewat di atas jam 11:00 WIT, seringkali menjadi korban yang akan dilempari batu oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Seperti halnya yang terjadi pada kendaraan milik Anggota DPRD Sulut, Rocky Wowor bermaksud untuk natalan di Manado, saat melintasi jalur tersebut, kendaraanya kena lemparan batu. “Saat itu saya dari Kotamobagu mau ke Manado, sekitar jam 11 malam saat melewati antara dua Desa simpang Tenga dan Pakuweru, tidak disangka ada lemparan batu di samping kiri mobil saya. Akibatnya, samping kiri body belakang mobil pecah dan rusak berat akibat lemparan batu,” ujarnya.

Kejadian tersebut, membuat Wowor kecewa dengan kejadian tersebut. “Seharusnya di suasana natal ini hal tersebut tidak perlu terjadi,” ujarnya lagi.

Dengan kejadian ini juga Wowor berharap ada perhatian serius dari pihak Pemerintah Kecamatan dan Hukum Tua (Kumtua) yang ada di Dua Desa tersebut, khususnya, pihak kepolisian Polres Minsel dan Polsek Tenga, agar dapat membasmi oknum-oknum yang sering melakukan pelemparan kendaraan di dua titik tersebut. “Jangan sampai Opresai Lilin Tahun 2014 yang sementara digalakan pihak Polri hanya sia – sia dan gagal,” tandasnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*