Rabu, 3 Juni 2020

Gara Gara Rusak Baliho Anak Yatim Piatu Di Sangihe Diduga Dianiaya Oknum Polisi

sangihemanadoterkini.com, TAHUNA – Nasib malang diderita Samsudin Makapuas remaja asal kampung Beha kecamatan Tabukan Utara, gara gara dituding merusak salah satu baliho caleg peserta pemilu 2019 dirinya harus berurusan dengan oknum polisi.

Anehnya bukan digelandang ke Polsek namun dirinya diduga disekap dan dianiaya dirumah pelaku. Menurut sejumlah sumber oknum polisi berinisial AKM marah karena baliho dari ibunya dirusak korban.

Akibatnya korban sendiri dianiaya pelaku hingga korban harus dilarikan ke rumah sakit dan harus diistirahatkan guna menghilangkan trauma psikis.

Dihubungi terpisah sejumlah masyarakat menyayangkan sikap arogansi oknum AKM dan mendesak pihak Propam Polres Sangihe untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Torang minta pihak polisi khususnya propam segera tangani kasus ini kasihan rakyat kecil jadi korban, “ujar sejumlah warga prihatin.

Sementara Pihak kepolisian ketika dikonfirmasi terkait hal ini belum bisa memberikan komentar lebih karena Kapolres Sangihe masih diluar daerah.

“Pelaku dan barang bukti sudah ada di polres, dan laporan ini sudah diterima tapi kami masih menunggu atasan untuk memberikan penjelasan, “tutup sumber. (vic),

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*