Selasa, 15 Oktober 2019

Anjuran Bupati Sangihe Soal ‘Lana Bango’ Timbulkan Pro Dan Kontra

manadoterkini.com, TAHUNA – Anjloknya harga kopra di Sangihe membuat para petani kelapa menjerit, akibatnya banyak kebun kelapa tak diurus pemiliknya. Pihak Pemkab Sangihe dalam hal ini Bupati Jabes E Gaghana menghimbau agar para petani membuat lana bango (minyak kelapa).

Sayang himbauan orang nomor satu di Sangihe itu menimbulkan pro dan kontra, sebagian petani setuju sedang yang lainnya tidak setuju.

“Torang bukannya nda mau mo beking minyak kelapa mar torang ragu mo dipasarkan kemana, harus pemkab sangihe bapikir keras bagaimana mocari jaringan investor untuk pabrik supaya lana bango ini pasarannya jelas deng nda mubasir, “ucap sejumlah warga prihatin.

Sementara mewakili tokoh akademisi Dr Frans Ijong, mengatakan apa yang dikatakan Pemkab melalui dinas terkait ada benarnya namun dirinya minta agar hal tersebut disosialisasikan terlebih dahulu.

“Memang betul terobosan yang dibuat pemerintah untuk lana bango namun harus ada sosialisasi agar betul betul matang, “kata Ijong.

Ditempat terpisah pemerhati pembangunan Sangihe,Indra Slat mendesak agar pihak Pemkab Sangihe melalui dinas terkait untuk segera bergerak dan jangan lagi menunggu perintah.

“Ini terobosan dan yang dipercayakan menangani hal tersebut harus peka dan inisiatif untuk membaca perekonomian yang ada, karena petani kelapa yang kami amati selama ini terus berteriak minta perbaikan harga, jangan biarkan daerah ini jalan ditempat nda maju maju, “beber Slat seraya mendesak semua pihak terkait jangan tidur.(Vic)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*