Hari Ini Kasus Pertama Positif COVID-19 di Sitaro

manadoterkini.com, SULUT – Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Utara (Sulut) Bidang Epidemiologis dr Steven Dandel, MPH dalam jumpa pers melalui video conference mengatakan bahwa hari ini, Minggu (28/6/2020) ada ketambahan 32 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut.

Yang menarik, satu dari tiga puluh dua orang positif COVID-19 di Sulut merupakan kasus pertama yang dilaporkan berasal dari Daerah Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro).

Lanjut Dandel yang ditemani oleh Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut Bidang Kebijakan Pemerintahan Dr Jemmy Kumendong menjelaskan bahwa dengan bertambahnya 32 kasus baru ini, jumlah akumulatif pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut mencapai 1.056 kasus.

Sementara pasien aktif atau yang sementara dirawat berjumlah 801 kasus

Kasus sembuh hari ini bertambah lima orang yakni kasus 502, 503, 581, 437 dan 524. Total kasus sembuh berjumlah 177.

Sementara yang dinyatakan telah meninggal dunia bertambah dua kasus yaitu kasus 268 dan 1.038. Total kasus meninggal dunia sebanyak 78, kata Dandel.

Berikut update terkini perkembangan epidemiologis COVID-19 di Sulut.

1. Kasus 1.025. Laki-laki 27 tahun asal Bitung. Pelaku perjalanan yang didetek dan di observasi di rumah singgah.

2. Kasus 1.026. Laki-laki 71 tahun asal Minahasa. Yang bersangkutan Kontak Erat Risiko Tinggi (KERT) dengan kasus 885.

3. Kasus 1.027. Perempuan 36 tahun asal Minahasa. KERT dengan kasus 885.

4. Kasus 1.028. Laki-laki 26 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan (Nakes) di salah satu institusi kesehatan (Faskes) di Manado.

5. Kasus 1.029. Perempuan 20 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

6. Kasus 1.030. Perempuan 52 tahun asal Manado. Screening Dinkes Manado di Pasar.

7. Kasus 1.031. Laki-laki 28 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Nakes di salah satu Faskes di Manado.

8. Kasus 1.032. Perempuan 75 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

9. Kasus 1.033. Laki-laki 45 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

10. Kasus 1.034. Laki-laki 66 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

11. Kasus 1.035. Perempuan 38 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan.

12. Kasus 1.036. Perempuan 29 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan.

13. Kasus 1.037 Perempuan 37 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah ODP juga karyawan di salah satu Faskes.

14. Kasus 1.038:. Perempuan 54 tahun asal Manado. PDP, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada 13 Juni 2020 dengan penyakit penyerta (Komorbid) diabetes dan hipertensi.

15. Kasus 1.039. Perempuan 25 tahun asal Kabupaten Minahasa. PDP.

16. Kasus 1.040. Laki-laki 74 tahunn asal Manado. Screening Dinkes Sulut.

17. Kasus 1.041. Laki-laki 59 tahun asal masih dalam verifikasi. PDP.

18. Kasus 1.042. Perempuan 56 tahun asal Manado. PDP.

19. Kasus 1.043. Perempuan 43 tahun asal Manado. PDP.

20. Kasus 1.044. Laki-laki 43 tahun asal Manado. PDP.

21. Kasus 1.045. Perempuan 40 tahun asal Manado. PDP.

22. Kasus 1.046. Perempuan 19 tahun asal Manado. PDP.

23. Kasus 1.047. Perempuan 31 tahun asal Manado. PDP.

24. Pasien 1.048. Perempuan 21 tahun asal Manado. PDP.

25. Kasus 1.049
Perempuan 33 tahun asal Manado. PDP.

26. Kasus 1.050 Perempuan 60 tahun asal Sitaro.

“Yang bersangkutan (Kasus 1.050) merupakan pasien pertama yang berasal dari Sitaro. Yang bersangkutan sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Sulut,” jelas Dandel.

27. Kasus 1.051. Laki-laki 49 tahun asal Bitung. PDP.

28. Kasus 1.052. Perempuan 49 tahun, asal Manado. PDP.

29. Kasus 1.053. Laki-laki 68 tahun asal Bitung. PDP.

30. Kasus 1.054 Perempuan 30 tahun asal Manado. PDP.

31. Kasus 1.055. Perempuan 69 tahun asal Minsel. PDP.

32. Kasus 1.056. Laki-laki 52 tahun asal Bitung. PDP.

Dandel juga mengklarifikasi, ada dua kasus yang diumumkan kemarin, Sabtu (27/6/2020) yakni kasus 974 setelah dilakukan verifikasi, ternyata yang bersangkutan asalnya dari Bitung bukan Manado.

Kedua adalah kasus dengan nomor 1.017, ternyata juga bukan berasal dari Manado, tapi berasal dari Minahasa Utara. (Rizath)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan